Pelantikan Wali Kota Cimahi 2012-2017-Atty Siap Jalankan Amanat Masyarakat

oleh

Atty Suharti-Sudiarto dilantik dan diambil sumpahnya oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Gedung DPRD Kota Cimahi dalam Rapat Paripurna DPRD Pengucapan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi Periode 2012-2017. Acara pelantikan digelar berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 131.32-745 dan 131.32-746 Tahun2012tanggal19 Oktober 2012 tentang Pengesahan dan Pelantikan Wali Kota dan WakilWali Kota Cimahi.

Atty Suharti mengaku, bersyukur atas pelantikan dirinya sebagai Wali Kota Cimahi. Karena itu, dia berjanji untuk menjalankan sebaik-baiknya amanat yang telah diberikan masyarakat Cimahi. “Hari ini merupakan puncak Pilkada. Kami bersyukur telah dilantik dan mudah-mudahan amanah ini bisa dijalankan sebaikbaiknya demi pembangunan di Kota Cimahi.

Saya pun berharap, dalam 5 tahun ke depan,kami tidak mengecewakan masyarakat,” tutur Atty usai acara pelantikan, kemarin. Namun begitu,Atty pun menyadari, dirinya yang notabene baru menjabat sebagai wali kota membutuhkan kerja sama dari semua komponen masyarakat untuk menyukseskan program-program kerjanya.Selain menjalankan visi dan misinya seperti yang telah dijanjikannya saat kampanye Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Cimahi lalu,Atty pun mengaku akan tetap meneruskan program kerja yang telah disusun Wali Kota Cimahi, sebelumnya,Itoc Tochija.

“Program Pak Itoc tentu akan kami lanjutkan, seperti pembenahan insfrastruktur. Kami pun akan berkonsentrasi untuk mewujudkan pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan peningkatan mutu sumber daya manusia, termasuk didalamnya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) yang menjadi visi dan misi kami,”jelasnya.

Disinggung akan adanya perombakan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi,Atty mengatakan, akan melakukan evaluasi terlebih dahulu terhadap kinerja seluruh Satuan Operasional Daerah (SOPD) selama di bawah kepemimpinan Itoc Tochija. Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengucapkan selamat kepada Atty Suharti-Sudiarto sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi terpilih.

Menurut Heryawan,secara umum, Pemilukada Cimahi berjalan lancar. Meskipun di dalamnya terdapat lika-liku,hingga munculnya gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK),namun hal itu tidak menghambat proses demokrasi. Terbukti, kata Heryawan, Pemilukada Cimahi berjalan lancar,aman,dan kondusif.“ Perselisihan dan gesekan saat Pemilukada lalu jangan dibawa terus.Apalagi,sebenarnya itu timbul dari partai politik yang berbeda usungan.

Kalau sudah terpilih, Ibu Atty dan Pak Sudiarto jadi milik warga Kota Cimahi seluruhnya,” tegasnya seraya berharap Atty Suharti-Sudiarto terus mengoptimalkan pelayanan publik. Senada dengan Heryawan, Ketua DPRD Kota Cimahi,Ade Irawan mengatakan, rivalitas yang mewarnai kompetisi dalam Pemilukada Cimahi merupakan hal yang lumrah dan sangat wajar dalam demokrasi.

Ade berharap, pergantian pemerintah dapat diterima seluruh pihak baik yang menang atau yang kalah, termasuk seluruh masyarakat Kota Cimahi.“ Beda pilihan wajar, namun putus silaturahmi itu berdosa,” katanya. Sementara itu, acara pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi terpilih Atty Suharti-Sudiarto sempat diwarnai aksi protes.

Protes dipicu penggunaan ruang rapat paripurna DPRD Cimahi untuk pelantikan ketua dan pengurus baru Tim Penggerak PKK dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Cimahi yang notabene sebelumnya dijabat Atty Suharti. Salah seorang Anggota DPRD Cimahi, Ike Hikmawati mengaku kecewa dengan penggunaan ruang rapat paripurna untuk kegiatan lain di luar acara pelantikan. Bahkan, Ike menuding,Wali Kota Cimahi yang baru tidak pandai menempatkan diri. agung bakti sarasa

Sumber:seputar-indonesia.com