Menuju Jabar 1 : Gubernur Terpilih Harus Buat Perda Antikorupsi

oleh
Foto : sindo
Foto : sindo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap gubernur terpilih Jabar bisa membuat aturan pencegahan tindak pidana korupsi. Gubernur baru periode 2013- 2018 juga harus memecat PNS yang memiliki rekening mencurigakan dan terindikasi korupsi.

Tujuannya mencegah secara langsung modus korupsi yang terjadi di tubuh birokrasi. “Diharapkan nanti ada peraturan daerah (perda) yang mendorong pencegahan dan pemberantasan korupsi. Segera nonaktifkan pegawai yang memiliki rekening mencurigakan,” ujar Pimpinan KPK Adnan Pandu Praja dalam pembekalan lima pasang calon gubernur- wakil gubernur Jabar di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro,Kota Bandung,kemarin.

KPK memberikan pembekalan kepada lima pasang calon untuk membangun pemerintahan yang baik dan bebas korupsi. “Para calon diberi masukan bagaimana membangun pemerintahan yang baik dan bersih,” kata Adnan. Incumbent Ahmad Heryawan menegaskan setuju jika perda terkait pemberantasan korupsi secara terintegrasi di tubuh pemerintahan dibentuk. Dia tidak keberatan jika anggota KPK ditempatkan di Pemprov Jabar.

“Lebih baik begitu, bahkan kalau perlu anggota KPK ditempatkan di setiap dinas agar terpantau dari dalam. Bagus begitu daripada mantaunya dari luar,”katanya. Calon wakil gubernur Jabar dari PDIP Teten Masduki mengaku setuju petugas KPK ditugaskan di tubuh birokrasi untuk menghindari modus-modus korupsi.“Tinggal nanti harus dicari peluang untuk membuat aturannya,”ucapnya.

Kekayaan Calon

Seusai wejangan dari KPK,lima pasangan calon menyampaikan secara langsung harta kekayaan yang dimiliki.Hanya cagub Rieke Diah Pitaloka yang tidak hadir.“BuRiekekebetulanharus menghadiri acara penting,”kata Teten seusai pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Dalam laporan harta kekayaan, aktivis antikorupsi itu memiliki piutang terbesar di antara kandidat lainnya.

Harta kekayaan Teten juga merupakan kedua terkecil di antara kandidat lain setelah cawagub jalur in-dependen Cecep Nana Suryana Toyib sebesar Rp1.413.789.161. “Total harta kekayaan saya Rp1.468.127.852. Namun, saya punya piutang mencapai Rp164.100.000.Itu untuk asuransi jiwa seluruh anggota keluarga saya termasuk asuransi pendidikan anak-anak,”jelas Teten.

Cagub dari jalur independen Dikdik Mulyana Arif Mansur menjadi cagub terkaya dibanding calon lainnya. KPK mencatat total kekayaan mantan Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) itu mencapai Rp30.564.377.843.Kekayaan itu berupa harta bergerak dan tidak bergerak. ”Harta saya kebanyakan berupa lahan.Orang rata-rata tahu kalau di Bukit Nagreg (Bandung) itu tanah saya. Juga ada tanah warisan yang nambah sedikit,”katanya.

Menurut dia, hartanya bertambah lebih dari Rp20 miliar ketika tim klarifikasi LHKPN dari KPK memeriksa harta kekayaannya, “Pada tahun 2004, saat saya menjabat Kanitserse dan jadi Kapolda nilainya hanya berkisar Rp10 miliar. Ketika diklarifikasi KPK, ternyata harga jualnya naik signifikan,”ucapnya. atep abdillah kurniawan

Sumber : seputar-indonesia.com