Galian C Urugan Tol Cikapali Belum Berizin

Tol Cikampek-Palimanan(cikapali)

Tol Cikampek-Palimanan(cikapali)

Galian C untuk pengurugan ruas jalan tol Cikampek-Palimanan-Kertajati hingga kini belum berizin padahal penambangan tanah liat yang berlokasi tak jauh dari ruas tol yang sedang dibangun, tepatnya di Desa Majasuka, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu.

Diperoleh informasi lahan tanah masyarakat yang sudah dibeli oleh pihak pengusaha galian sudah mencapai seluas 120 hektare yang sebagian besar di antaranya adalah lahan tidur.

Masyarakat setempat menurut keterangan beberapa warga seperti disampaikan Asep, Wawan dan Ewo, sengaja menjual tanahnya untuk digali dengan harapan ke depan bekas galian tersebut bisa dijadikan sawah produktif yang digarap setahun dua kali. Sedangkan saat ini kondisi sawah hanya digarap setahun sekali akibat posisi sawah di atas permukaan air sungai yang melintasi ke wilayah tersebut.

“Makanya masyarakat kini semakin banyak yang menginginkan tanahnya digali hingga posisi permukaan tanah sama dengan permukaan air sungai. Bila sudah sama maka sawah tesrebut akan dialiri oleh pengairan teknis. Kebetulan saat ini ada pengusaha pengurugan tanah yang membeli tanah kami,” ungkap Asep.

Bagi masyarakat menurut Wawan, ada dua keuntungan yang diperoleh dengan adanya galian C tersebut, pertama masyarakat ke depan bisa menggarap tanahnya menajdi sawah karena posisi permukaan tanah sejajar dengan permukaan air sungai, kedua masyarakat juga mendapatkan uang dari hasil penjualan tanahnya. Karena tanah yang dijual hanya tanah merah yang menurut uji labolatorium bisa dipergunakan untuk pengurugan ruas tol.

“Makanya kami pikir kalau kodisi galian seperti ini tidak perlu berizin walapun kedalam galian cukup dalam,” kata Wawan. (C-28/A_88)***

sumber:pikiran-rakyat.com

Tags:

Related search

Related Posts

One Response

  1. author

    Bronjong Kawat Jakarta8 December 2016 at 14:27

    Jika beresiko, sebaiknya dapatkan dulu izinnya

Tinggalkan Balasan