Monyet Sumbing Jadi Penunggu Goa Si Geulis

by

Gunung Kapur yang berada di Kecamatan Ciampea memiliki 22 goa yang tersebar di setiap puncak. Salah satunya masyarakat Goa sekitar, si Geulis. goa Bagi kalangan masyarakat sekitar , goa tersebut merupakan yang dikeramatkan sebab sering muncul penampakan wanita cantik, goa itu juga ditunggu moyet sumbing.

Warga Cikampak, RT 02/03, Desa Bo jongrangkas, Muhamad Aleh (23), mengatakan bahwa untuk masuk ke Goa si Geulis harus melalui Puncak Roti. Usai mendaki sejauh dua kilometer, baru sampai ke puncak utama.

Di sana ada Goa AC yang terkenal dengan suasana dinginnya, Puncak Roti dengan pemandangannya yang indah dan yang sering dilupakan pengunjung yakni Goa si Geulis.

Mulut Goa si Geulismemang tidak terurus sehingga dan dipenuhi menyeramkan. rumputliar serta rumputl iar serta pepohonan sehingga menyeramkan. Namun kecantikan goa itu terpancar dari warna-warni dinding goanya. Kecantikan itu membuat suasana goa layaknya di istana.Karena itu, goa ini disebut Goa si Geulis yang artinya Goa Cantik.

Selain kecantikannya, goa ini juga diselimuti mitos bahwa ada sosok perempuan cantik dengan rambut panjang yang sering menampakkan dirinya di goa.

“Mulut Goa si Geulis hanya satu meter dengan kedalaman 70 meter. Jangan aneh ketika masuk goa itu luas seperti lapangan bola dengan keindahan warna-warni dindingnya,” jelasnya.

Sementara di mulut Goa si Geulis, lanjutnya, puluhan kawanan monyet liar jenis ekor panjang sudah menunggu. Jika tidak ingin mengganggu, pengunjung harus memberi makanan kepada kawanan monyet tersebut. Dari puluhan monyet tersebut, ada satu monyet yang tubuhnya paling besar. Warga sekitar menyebutnya Monyet Sumbing karena kondisi mulutnya yang sumbing.

(metropolitan)