Bogor-Yogyakarta Bakal Bisa Lewat Kereta

by

Bagi warga Bogor yang akan ke Yogyakarta dengan menggunakan kereta api kedepan tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta terlebih dahulu.

Hal ini seiring dengan adanya proyek jalur ganda (double track) kereta api Bogor-Sukabumi dan reaktivitasi jalur rel Cianjur-Padalarang.

“Pada saatnya masyarakat dari Bogor yang mau ke Yogyakarta enggak perlu ke Jakarta. Jadi bisa lewat sini (jalur lintas Bogor-Sukabumi-Cianjur-Padalarang),” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) ini mengatakan, untuk proyek double track kereta api Bogor-Sukabumi akan mulai pada Desember 2017. Sementara untuk reaktivasi jalur kereta api yang sudah ada lintas Cianjur-Padalarang akan dilaksanakan pada tahun 2018.

Dengan reaktivasi, tutur Budi Karya, maka jalur kereta api Bogor bisa sampai Bandung yang nantinya bisa diteruskan ke Yogyakarta. Sehingga, rutenya mulai dari Bogor-Sukabumi-Cianjur-Padalarang-Bandung.

“Pada saat bersamaan kita membuat konektivitas dari Bogor-Bandung. Karena, selama ini Cianjur-Padalarang tidak terkoneksi dan kita lakukan reaktivasi,” ucap dia.
Budi Karya mengungkapkan, dua proyek tersebut memakan investasi sebesar Rp1,1 triliun. Adapun dananya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara tahun jamak atau multiyears.”Kita targetkan, ini bisa tersambung 2020,” ucapnya.

Sejatinya waktu groundbreaking mundur dari waktu sebelumnya yang direncanakan pada 10 November 2017. Menurut dia, pelaksanaan groundbreaking mundur karena terdapat lahan yang belum ditertibkan.

Budi menambahkan, hingga saat ini Kemenhub telah melakukan Basic Engineering Design (BED) double track Bogor-Sukabumi.”Ada section pembangunan yang kritikal yaitu di Cigombong dan Cicurug, di mana kemiringannya itu sangat terjal dan tikungannya terjal. Sehingga mengakibatkan kecepatan menurun dan daya dukung menurun?” tutur dia.

Pihaknya menargetkan pembangunan double track jalur kereta api sepanjang 57 kilometer ini akan selesai pada tahun 2018. “Kita harapkan dalam satu tahun, sampai 2018 kita selesaikan. Jalur ganda ini akan menambah fungsi aksesbilitas menjadi baik?” ucapnya.

Sekadar informasi, jalur kereta api ini dilewati oleh kereta api perintis dan kereta barang. Untuk kereta api perintis dengan kereta api pangrango dengan operasional 3 kali sehari pulang pergi.

(POJOKJABAR.com)