Disebut Tak Pernah Bayar, Sopir Angkot Bunuh Pemilik Warung di Pulogadung

oleh

Unit Reskirm Polsek Pulogadung, Jakarta Timur meringkus Mose Dayak Simanjuntak (40) sopir tembak pelaku penusukan Juara Berkat Tambunan (34) di Terminal Pulogadung pada Sabtu (2/12/2017).

Mose yang akrab disapa Koring diciduk petugas saat berada di rumah sahabatnya di Kawasan Tarumajaya, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (3/12/2017).

Kapolsek Pulogadung Kompol Sukadi menjelaskan, penangkapan Koring dilakukan setelah pihaknya melakukan pengintaian.

“Sebelumnya pelaku melarikan diri ke kawasan Pondok Ungu, kami kejar ke sana sudah kabur. Tersangka kami rigkus saat baru datang ke rumah kerabatnya tersebut,” kata Sukadi.

“Saat diperiksa pelaku mengaku penusukan itu dilakukan spontan. Ucapan kasar korban membuat pelaku sakit hati,” katanya.

Berdasarkan laporan, peristiwa penusukan terjadi lantaran Koring merasa tersinggung atas ucapan korban. Saat Koring datang bersama temannya ke warung milik Juara, korban mengatakan bahwa Koring tidak pernah bayar.

“Saya main sama teman ke warung, rencanannya minum mau dibayar sama dia. Tetapi korban bilang, kamu cuma modal cungur aja ke sini, bayarnya kapan,” kata Koring.
Advertisment

Koring merasa kaget dan kesal karena merasa dipermalukan di depan temannya saat akan minum arak. Bahkan Koring makin kesal saat korban mengambil belati dan mengiris di kain serbet yang dipegangnya sambil mengatakan, “Jika tidak membayar kau akan begini”.

“Saya bilang sama dia, lihat aja saya datang lagi jam dua, kalau enggak nih potong kemaluan saya,” kata Koring.

Koring kembali datang bermodal pisau belati dan ia pun langsung menusuk Juara sebanyak sembilan kali hingga tewas.

(KOMPAS.com)