Modus Penipuan Amplop Berisi Cek Miliaran di Jalanan Kini Marak di Kota Bogor

oleh

Kasus penipuan dengan modus menyebarkan amplop berisi cek miliaran kini merambah Kota Bogor. Seperti yang dialami pedagang warung makan Unus (22) yang sehari-hari berjualan di Jalan Dr Semeru. Dia nyaris menjadi korban penipuan cek senilai Rp4,5 miliar yang ditemukannya di depan warung miliknya.

Kepada wartawan, Unus menuturkan, menemukan amplop tersebut ketika sedang menyapu lapaknya usai dikunjungi pembeli. Namun, tidak disangka, ada amplop coklat yang tertinggal yang dia duga milik salah seorang pengunjung. “Pas saya lihat ada amplop cokelat bertuliskan ‘Secret Document’,” jelasnya.

Mengetahui amplop itu sangat penting, ia pun langsung mengamankannya. Karena berniat mengembalikan amplop tersebut kepada pemilik, ia membuka amplop untuk mencari alamat. Saat dibuka, Unus tercengang melihat sebuah Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)-Besar dan sebuah cek bernilai Rp4,5 miliar.

“Ketika dibuka isinya surat – surat penting dena nama pemiliknya DR H Sutoro, SE. Kebetulan saya nemuninnya dibawah kolong meja sekitar jam 9 malam, pas pelanggan sudah mulai sepi, “ungkapnya.

Usai ditemukan, dia pun mencoba mencari pemiliknya. Namun, tidak satupun pengunjung yang mengakui keberadaan amplop tersebut. Akhirnya, karena ketakutan, ia sempat membuang amplop tersebut dengan harapan, pemiliknya dapat menemukan.

“Saya buang depan lapak saya, tapi setelah beberapa jam, tidak ada satupun yang mungut, akhirnya saya ambil dan saya simpan, siapa tahu pemiliknya kembali di warung saya, “kata Unus.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Syaifudin Gayo mengatakan, penemuan amplop dengan cek miliaran merupakan modus penipuan. Nantinya calon korban akan diminta mentransfer sejumlah uang kepada pelaku dengan imbalan dia akan membagikan hasil cek tersebut degan calon korban.

Karena itu, Ia meminta, kepada masyarakat, untuk segera melaporkan jika menemukan kejadian tersebut kepada polisi. “Sudah beberapa kali kejadian penemuan amplop seperti ini dan beberapa laporan juga sudah kami terima dari warga, “ucapnya. Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak tergiur dengan nominal yang tertera di cek tersebut.

(jabar.pojoksatu.id)