Ada Tongkang Terdampar, Puluhan Nelayan Tidak Bisa Melaut

4 February 2015

tongkangPuluhan nelayan tidak biasa melaut  karena ada  kapal tongkang ukuran besar terdampar di muara sungai Citarum, tepatnya di  Pantai Desa Pantaimekar, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sejak empat hari lalu.

Kapal tongkang yang belum diketahui siapa pemiliknya itu menutup muara sehingga kapal nelayan tak bisa keluar. “Sudah tiga hari kami menganggur, tidak bisa melaut karena muara tertutup tongkang,” kata seorang nelayan, Maman.

Ia mengatakan, kapal tongkang berukuran sekitar 100 X 50 meter tersebut terdampar sejak Minggu pagi. Awalnya tongkang berada di tengah, kemudian menepi karena terdorong angin hingga menutup muara. “Ada seratusan kapal di muara milik nelayan enggak bisa keluar,” katanya.

Padahal menurut dia, ratusan warga di sana menggantungkan hidupnya di laut. Dengan adanya kapal tongkang yang menutup itu, perekonomian warga menjadi lumpuh.

Sampai saat ini, warga tak mengetahui pemilik tongkang tersebut. Diduga, tongkang itu dari luar jawa menuju Cilincing, Jakarta Utara. Tongkang itu tak dapat dievakuasi karena tidak ada kapal tug boat untuk menarik dan mendorong tongkang.

“Biasanya tongkang yang lewat sini mengangkut batu bara. Tapi ini kosong,” kata Samsul, warga lain.

(Poskota)

Hasil Pencarian:

Duh, Kotornya Pantai Pangandaran

3 February 2015

pantaiPantai Pangandaran merupakan salah satu destinasi wisata Jawa Barat. Namun sayang keberadaannya kurang diperhatikan Pemerintah Kabupaten Pangandaran, terutama masalah kebersihan pantai.

Dari pantauan galamedianews, Selasa (3/2/2015), sampah nampak berserakan disepanjang pantai, sehingga mengganggu kenyamanan para pengunjung.

Menurut Ratna, salah seorang warga setempat, sampah itu berasal dari laut dan pengunjung , bukan dari warga. Namun kata dia sampah akan semakin banyak apabila musim hujan seperti sekarang ini.

“Warga mencoba membersihkan sampah, tapi tetap saja sampah masih mengotori pantai Pangandaran,” tambahnya.

Dikatakannya, warga Pangandaran bukan tidak peduli akan kebersihan.

“Tapi sampah-sampah itu memang sangat sulit dibersihkan,” katanya lagi.

Pantauan galamedianews.com, sampah mengotori sepanjang pantai Pangandaran (pantai Barat) sejauh kurang lebih 3 km. Kebanyakan adalah sampah rumah tangga maupun alam yang terbawa arus air laut.

(Galamedia)

Hasil Pencarian:

Hore!! KRL Nambo-Cibinong-Citayam Beroperasi April 2015

3 February 2015

krlWarga Cibinong, Kabupaten Bogor Jawa Barat, bisa bersenang hati dengan adanya moda transportasi umum yang baru. Pasalnya, PT KAI Commuter Line Jakarta (KCJ) akan mengoperasikan kereta Nambo-Cibinong-Jakarta pada bulan April 2015 ini.

“Direncanakan untuk jalur Nambo-Citayam bisa beroperasi pada bulan April ini,” ujar Humas PT KCJ, Eva Chairunisa, saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2015).

Eva mengatakan PT KCJ telah siap dari sisi sarana dan penunjang operasional. Mengenai fasilitas-fasilitas di jalur tersebut, PT KCJ menyerahkan sepenuhnya kepada PT KAI dan Kementerian Perhubungan.

“Mengenai berapa jumlah rangkaian lalu kesiapan di stasiun-stasiun, kita belum mengetahui detailnya,” ucap Eva.

Eva menambahkan jalur Nambo-Citayam merupakan jalur kereta barang. Tetapi karena melihat adanya potensi untuk dijadikan jalur penumpang maka PT KCJ bersama pihak terkait membuat jalur tersebut menjadi jalur transportasi umum untuk masyarakat. Diharapkan kehadiran jalur Nambo-Citayam mengurangi macet di lokasi sekitar.

“Semoga bisa dimanfaatkan dan dapat mengurangi kepadatan lalu-lintas di daerah yang dilalui kereta Citayam-Nambo,” ucapnya.

(detiknews)

Hasil Pencarian:

Bus Toilet di Bogor, Sambil Jongkok Bisa Dengerin Musik

3 February 2015

toiletPemerintah Kota Bogor terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada warganya. Salah bentuk pelayanan yaitu menyediakan Bus Toilet.  Toilet Mobile  tersebut dikelola oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bogor.

Bus Toilet telah dilaunching oleh Walikota Bogor Bima Arya saat peresmian difcungsikannya kembali Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Jalan Kapten Muslihat pekan lalu. Toilet mobile tersebut dilengkapi dua kloset duduk dan dua kloset jongkok  Untuk memberikan kenyamanan toilet tersebut juga dilengkapi AC dan musik.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bogor Irwan Riyanto mengatakan, bagi masyarakat yang membutuhkan bisa menguhubungi kantor DKP di Jalan Peledang. “ Silahkan kalau ada mayarakat membutuhkan Bus Tolilet untuk kegiatan event bisa datang ke kantor DKP, “ujarnya..

Tentang tarif sewa Bus Toilet tersebut Irwan belum berani menentukan harga sewa karena belum ada Perda (Peraturan Daerah). Namun, sambung Irwan, sebelum ada perda, nanti akan dibuatkan Peraturan Walikota (Perwali) yang akan mengatur tarif sewa Bus Toilet tersebut

Irwan  menambahkan, penyediaan Bus Toilet tersebut sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang terus diupayakan Pemkot Bogor.

(Bogornews)

Dua Pelaku Curanmor Sadis Berakhir di Grand Depok City

2 February 2015

dua-pelaku-curanmor-sadis-berakhir-di-grand-depok-cityPolsek Sukmajaya Depok menangkap tersangka D (19) dan IS (18), pelaku spesialis begal atau perampasan sepeda motor yang belakangan meresahkan warga Depok.

Penangkapan tersebut dilakukan saat mereka hendak beraksi lagi terhadap korban seorang laki – laki dan seorang perempuan yang sedang duduk – duduk di pinggir jalan di Grand Depok City.

Informasi yang dihimpun, pelaku pada Minggu pukul 03.30 WIB di Boulevard Kota Kembang Grand Depok City, Cilodong Depok, mencoba beraksi. Saat itu anggota Polsek Sukmajaya tengah melakukan observasi di daerah tersebut.

Pelaku dengan tiga sepeda motornya berputar – putar. Salah satunya tampak mengacungkan senjata tajam ke arah korban selanjutnya pelaku berusaha membawa kabur motor korban.

“Pada saat bersamaan korban berteriak minta tolong rampok – rampok. Kemudian anggota buser menangkap,” tegas Kapolresta Depok Kombes Pol Ahmad Subarkah di Polsek Sukmajaya, Minggu (1/2/2015).

Subarkah menambahkan salah seorang pelaku berinisial D berusaha melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tajam jenis sangkur. Hal itu membuat anggota akhirnya mengeluarkan tembakan peringatan dan selanjutnya anggota menyergap dua pelaku.

Total pelaku begal menjadi tiga pelaku di mana satu sebelumnya, Masduki, ditangkap di Jalan KSU Sukmajaya yang juga bermain di Tangerang.

“Mereka ini sudah melakukan begal di empat lokasi yakni Jalan Raya Krukut, Jalan Margonda, Jalan Juanda, dan Jalan Boulevard GDC,” tegasnya.

(okezone.com)

Lagi, PBB Pesan 40 Unit Anoa Buatan Pindad

30 January 2015

pbbProduk alat-alat pertahanan hasil PT. Pindad Indonesia mendapatkan sambutan positif di pasar alat-alat pertahanan dunia. Buktinya, Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), memesan kendaraan taktis yakni Anoa hasil buatan PT. Pindad. Tidak tanggung-tanggung, PBB Memesan Anoa sebanyak 40 unit. Kondisi ini menandakan, produksi PT. Pindad bisa berasaing dengan produk dari negara lain.

Direktur Utama (Dirut) PT. Pindad, Silmy Karim menyatakan, saat ini PBB telah menggunakan sebanyak 44 unit Anoa. Karena produk Anoa dari PT. Pindad sesuai dengan kebutuhan, maka PBB kemudian memesan kembali Anoa sebanyak 44 unit pada tahun ini.

“PBB mengapresiasi produk pertahanan yang dibuat di PT. Pindad. Setelah menggunakan 44 unit Anoa, PBB pun memesan kembali sebnyak 40 unit Anoa,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (29/1/2015).

Menurutnya, PT. Pindad tahun ini berupaya untuk meningkatkan ekspor. Hingga saat ini, pasar ekspor PT, Pindad baru mencapai 5 persen. Berbagai strategi pun tengah disusun PT. Pindad untuk meningkatkan sektor eskpor alat-alat pertahanan pada tahun ini.

“Ekspor kita baru mencapai 5 persen. Kita berusaha keras untuk meningkatkan nilai ekspor tahun ini hingga mencapai 20 hingga 25 persen,” ungkapnya.

Untuk merealisasikan proyeksi itu, pihaknya melakukan beberapa langkah dan upaya salah satunya menjalin kerjasama dengan industri pertahanan terkemuka. Kerjasama itu dalam hal pemenuhan pemesanan 120 juta butir peluru selama 5 tahun.

Selain itu juga, menjalin kerjasama strategis dengan imdustri sejenis lainnya. “Kerja sama ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kendaraan taktis,” katanya.

(Galamedia)

Hasil Pencarian:

Hujan Ringan Hingga Sedang di Jabodetabek

30 January 2015

hujanHujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan turun di hampir seluruh wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi, pada Jumat (30/1/2015). Hal ini seperti yang dilansir dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), www.bmkg.go.id.

Beberapa wilayah seperti Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Depok, Bekasi, dan Bogor diperkirakan akan turun hujan dengan intensitas ringan pada pagi hari. Sementara wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan masih berawan pada pagi hari.

Hujan ringan di wilayah Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara akan berlanjut hingga siang hari. Wilayah Jakarta Pusat yang semula berawan, diperkirakan akan turun hujan ringan pada siang hari.

Sementara, wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Depok, Tangerang, Bogor, dan Bekasi diperkirakan akan turun hujan dengan intensitas sedang pada siang hari. Kemudian, curah hujan diperkirakan akan mereda menjelang malam hari.

Cuaca Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Bekasi akan berawan pada malam hari. Sementara wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Depok, Tangerang, dan Bogor masih tetap diguyur hujan dengan intensitas hujan ringan.

(Kompas)

Hasil Pencarian:

Empat Kendaraan Tabrakan, Ibu dan Anak Tewas

30 January 2015

kecelakaanEmpat kendaraan terlibat tabrakan beruntun di jalur Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), tepatnya depan Rumah Makan Ayam Bakar Pak Karim, Rancamaya Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor Kamis (29/1) malam pukul 21.45 WIB malam. Akibatnya dua orang tewas.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Bramastyo Praji menuturkan, kecelakaan melibatkan truk Kontainer bernopol B 9911 ZI, truk Tronton dengan nomor polisi B 9238 BXS, dan satu angkutan kota (Angkot) 02 Jurusan Ciawi-Cicurug bernopol F 1931 N serta mobil Isuzu Panther bernopol D 138 GV.”Saat terjadi kecelakaan, kondisi arus lalu lintas di jalur ini ramai lancar,”kata AKP Bramastyo Kamis malam. Ia menambahkan, akibat kejadian ini,  Ibu dan anak yang merupakan penumpang angkot tewas.

Asep Ajizi 48, sopir Isuzu Panther kepada petugas menuturkan, saat itu ia melaju di TKP dengan kecepatan sedang, karena jalur ramai tapi lancar. “Tiba-tiba angkot didepan saya tertabrak truk kontainer didepannya hingga terseret,”kata Asep Ajizi.

AKP Bramastyo menambahkan, kejadian bermula saat truk tronton bermuatan penuh melaju kencang dari arah Sukabumi menuju Jakarta. Di lokasi kejadian, truk oleng karena  mengalami rem blong saat berusaha dihentikan sopirnya.

Truk kontainer yang kehilangan kendali, lalu menyerempet truk tronton bernopol B 9238 BXS. Karena masih terus jalan,  truk kontainer lalu menabrak angkot bernopol F 1931 N yang sarat penumpang.

“Angkot datang dari arah berlawanan. Jadi truk kontainer maut ini baru berhenti, setelah menabrak angkot dan tiang listrik seberang gerbang perumahan Rancamaya,”papar Kasat Lantas.

Kejadian ini membuat jalur  macet dari kedua arah hingga 10 kilometer. Selain merengguk dua nyawa, 13 orang lainnya mengalmi luka berat dan ringan. “Ada delapan korban kritis. Semua korban sudah dibawa ke RSUD Ciawi,”tandasnya.

Petugas Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Bogor dan Polres Bogor Kota hingga pukul 22.50 WIB masih berusaha melakukan proses evakuasi truk kontainer yang menghalangi setengah badan jalan, guna mengurai kemacetan panjang.

(Poskota)

Hasil Pencarian:

Kasus Korupsi Alat Mesin Pertanian, Polisi Sita 117 Dokumen dari Kantor Dinas Pertanian Jabar

29 January 2015

poldajabardistanjabarKantor Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat di Jalan Surapati No. 71, Bandung, digeledah oleh tim dari Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Jabar, Rabu (28/1/2015). Penggeledahan berlangsung selama 8 jam, mulai dari pukul 09.00 hingga pukul 17.00 WIB.

Kasubdit III Tipikor Polda Jabar AKBP Yayat Popon Ruhiyat mengatakan, dari penggeledahan itu polisi menyita sebanyak 117 dokumen.

“Kami sita 117 dokumen yang disita dari 5 ruangan di kantor Distan Jabar,” kata Yayat saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu, (28/1/2015).

Sejumlah ruangan itu, kata Yayat, di antaranya, ruang KPA, ruang PPK, ruang Arsip dan ruang Sumber Daya. “Dokumen-dokumen ini kita sita untuk mengumpulkan barang bukti yang akan menjadi alat bukti dugaan kasus korupsi di Distan Jabar ini,” kata Yayat.

Yayat melanjutkan, kasus yang dimaksud adalah kasus korupsi alat mesin pertanian (Alsintan) APBD tahun 2012 dengan nilai total proyek Rp 17 miliar dan kerugian negara mencapai Rp 1,9 miliar. Dalam kasus ini, lanjut Yayat, Polda Jabar sudah menetapkan tersangka kepada tujuh orang yang diduga terlibat melakukan korupsi. “Namun, belum kita tahan,” katanya.

Sementara itu, Kabis Humas Polda Jabar Kombes Pol. Pudjo Sulistyo Hartono memaparkan, tujuh tersangka itu di antaranya, WW selaku pejabat KPA, ND selaku pejabat PPK, DN selaku Direktur PT Utusan Karya Nusantara ( UKM ), DY suami DN, AR Direktur PT Mitra Teladan Jaya Karsa ( MTJK ), SW dan DP yang juga sama-sama sebagai direktur di sebuah perusahaan.

“Dan saksi yang sudah diperiksa sampai saat ini sudah ada 18 orang,” kata Pudjo.

Pudjo menambahkan, modus yang dilakukan tersangka adalah menetapkan dan mengusulkan spesifikasi barang yang mengarah pada produk tertentu dan memenangkan salah satu peserta lelang secara illegal. Masih dikatakan Pudjo, para tersangka dijerat dengan Pasal 2, 3 Undang – undang Nomor 31 tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Pemberantasan Tindak Pidana korupsi.

“Ancamannya 20 tahun penjara,” ujarnya.

(kompas.com, foro detik.com)

15 Tahun Terbengkalai, JPO Kapten Muslihat Akhirnya difungsikan

29 January 2015

jpoSetelah lebih dari 15 tahun terbengkalai Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) yang melintang di Jalan Kapten Muslihat Kota Bogor akhirnya di fungsikan kembali.  Secara resmi peresmian difungsikannya JPO tersebut dilakukan Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto,  Rabu (28/1/2015).

JPO yang tadinya kumuh kini terlihat nyaman, kanopi serta lampu-lampu sudah terpasang.  Para penumpang kereta api yang akan  masuk ke Stasiun Kereta Api  dan sebaliknya keluar dari stasiun bisa menggunakan JPO.   Untuk memudahkan warga menunggu kendaraan umum  Pemerintah Kota Bogor telah menyiapkan halte disamping Lapas Palendang tepatnya dipintu JPO.

Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan dengan dioperasikannya kembali JPO merupakan salah satu usaha untuk membenahi kesemerawutan yang terjadi di kawasan Stasiun Bogor. “ Ini baru tahap sosialisasi  yang akan dikawal oleh dinas intansi terkait, sehingga  diharapkan warga bisa tertib, “ kata Bima.

Terkait tindakan yang akan dilakukan terhadap  penyebrang yang tidak melalui JPO, Bima mengatakan,  pihaknya tidak  akan buru-buru mengeluarkan sanksi melalui Peraturan walikota (Perwali). “Sekarang baru tahap sosialisasi, kita berharap warga patuh dengan sendirinya, “ pungkasnya.

Lebih dari 15 tahun  JPO yang dibangun semasa Walikota Bogor Eddy Gunardi terbengkalai.  JPO yang dibangun yang menghabiskan dana ratusan juta rupiah selama lebih 15 tahun hanya dijadikan tempat untuk memasang sepanduk.    dan jika malam menjadi tempat menginapnya  gelandangan dan pengemis (gepeng), bahkan, kerap kali menjadi tempat mesum muda-mudi.

Sekedar mengingatkan, sekitar 15 tahun  lalu,  Pemerintah Kota Bogor membangun 3 JPO  Selain di Jalan Kapten Muslihat, juga di Jalan Veteran dan di Jalan  Pajajaran. Dari 3 JPO hanya JPO Jalan Pajajaran yang berfungsi.

Sebelum dibangun 3 JPO, dulu di Kota Bogor juga ada satu JPO di depan Pasar Bogor Jalan Suryakencana, namun seiring dibangunnya Pasar Bogor dan berdirinya Pusat Perbelanjaan Yogja Plaza JPO tersebut dibongkar.

(Bogornews)

« Previous PageNext Page »