Gadis Sunda Terapkan Rahasia Istri Rasulullah, Pantas Terlihat Cantik dan Sehat

30 December 2015

cantikMasyarakat Sunda sangat gemar makan nasi bersanding dengan sayuran mentah, seperti mentimun, terong, leunca, dan lainnya.
Sayuran ini sangat nikmat bila disatukan dengan samball ketika melahabnya. Lezat.
Mentium juga banyak disandingkan dengan menu makanan lainnya, seperti ayam goreng, pecel lele, gunungan tumpeng, dan lainnya.
Mengapa sayuran ini terlihat spesial? Tentu karena memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Bukan hanya itu, mentimun ternyata juga baik untuk kecantikan.
Bahkan di zaman Rasulullah Muhammad SAW, sayuran ini sudah digunakan sebagai bahan kesehatan dan kecantikan.
Selama ini, mungkin, kita hanya tahu mentimun sebagai sayuran dan pelengkap makanan.

Padahal banyak manfaat yang dikandung oleh sayuran ini, baik untuk kecantikan maupun kesehatan.
Dikutip dari laman, amalkita.com, sebuah hadits disebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam sering memakan mentimun untuk kesehatan.
Dari Aisyah bahwasanya, “Rasulullah sering makan mentimun dicampur dengan kurma basah.” (Riwayat Tirmidzi)

Selain untuk menjaga kesehatan, kombinasi keduanya juga untuk meningkatkan berat badan dan mengubah bentuk tubuh yang semula kurus ceking menjadi lebih berisi.
Nah untuk manfaat kecantikan, dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Aisyah Radhiyallahu ‘anha ketika hendak dipertemukan dengan Rasulullah, rutin mengkonsumsi mentimun dan kurma basah untuk mendapatkan tubuh yang ideal.
Maklum, ketika itu tubuhnya kecil dan kurus.

Aisyah berkata, “Ibuku mengobatiku agar aku kelihatan gemuk, saat dia hendak mempertemukan aku dengan Rasulullah, dan usaha itu tidak membuahkan hasil sehingga aku memakan timun dengan kurma basah. Kemudian aku menjadi gemuk dengan bentuk yang ideal.” (Riwayat Ibnu Majah).
Ditinjau dari kandungannya, timun adalah salah satu sumber kalium (potassium) terbaik, yaitu mengandung 147 miligram kalium per 100 gram.
Senyawa Elektrolit yang ramah jantung ini bermanfaat untuk mengurangi tingkat darah tinggi mengurangi denyut jantung dengan meminimalkan efek natrium.
Kandungan antioksidan seperti B karoten, karoten, zea – xanthin dan lutein pada mentimun ini.
Bertindak sebagai pembersih radikal bebas yang umum menyebabkan penuaan dan penyakit terkait usia lainnya.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa makanan tinggi kalium, magnesium dan serat dapat mengurangi tekanan darah.
Dengan dikombinasikan dengan diet yang sehat, makanan tersebut akan mampu menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 5 poin, serta tekanan darah diastolik sebesar 3,5 poin.

Manfaat mentimun begitu besar, maka terungkaplah kencatikan gadis-gadis Sunda atau daerah lain satu di antaranta disebabkan karena gemar mengonsumsi menitum.

(Tribunnews)

Tol Cipali Beroperasi, Perekonomian Indramayu Terpuruk

29 December 2015

-kendaraan-memasuki-gerbang-keluar-palimanan-jalan-tol-cipali-jawa-_150713154720-376Keberadaan jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang diresmikan Presiden Jokowi pada Juni 2015, secara umum meningkatkan perekonomian di Wilayah Cirebon. Namun, untuk Kabupaten Indramayu, tol terpanjang di Indonesia itu malah membuat sejumlah sektor usaha mengalami penurunan omzet bahkan bangkrut.

Hal itu terungkap dari hasil kajian yang dilakukan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, yang menggandeng PT Otima Solusi Indonesia selaku konsultan riset. Survei terkait dampak Tol Cipali terhadap sektor perekonomian di Wilayah Cirebon itu dilakukan selama tiga bulan.

Direktur Optima Solusi Indonesia, Budi Raharjo menjelaskan, di Kabupaten Indramayu, ada lima sektor usaha yang disurvei di antaranya, restoran, SPBU, dan angkutan umum.

”Sejak Tol Cipali beroperasi, sekitar 46 persen restoran di jalur pantura Indramayu gulung tikar,” terang Budi, saat menjadi pemateri di acara Economy Outlock 2015 Dampak Tol Cipali di Kantor Bank Indonesia Cirebon, Selasa (29/12).

Untuk sektor usaha SPBU, kata Budi, para pengusaha SPBU di jalur pantura Indramayu pun menurun omzetnya hingga 75 persen. Hal ini karena, banyak kendaraan yang semula melalui jalur pantura kini beralih ke Tol Cipali.

Menurut Budi, penurunan omzet pun terjadi di sektor angkutan umum yang biasa beroperasi di jalur Pantura. Sejak Tol Cipali diresmikan, omzet pengusaha angkutan umum di jalur Pantura Indramayu berkurang sekitar 43 persen. Kondisi tersebut akhirnya membuat para nasabah yang memiliki usaha di jalur pantura Indramayu mengalami kredit macet.

(Republika)

115 Pelajar SMA di Depok Direkrut Polisi Ikut Amankan Tahun Baru

29 December 2015

SMAMembantu tugas kepolisian dalam pengamanan Tahun Baru 2016, Kapolsek Pancoran Mas Kompol Tata Irawan membentuk ratusan Pramuka penegak pelajar di Halaman Pesantren AL-Hikmah, Cipayung Jaya, Kota Depok.

Sebanyak 115 pelajar kelas 10 SMA sederakat se-kota Depok, oleh anggota bhabinkamtibmas Pancoran Mas, Bripka Edi Mujiran melatih pelajar untuk menjadi saka bhayangkara.

“Pelatihan dasar menjadi Pramuka Penegak Pelajar dibekali selama tiga hari dari Senin (28/12) hingga Rabu (30/12) dilatih sama anggota kita Bripka Edi Mujiran sebagai pembina,”ujarnya kepada Pos Kota usai acara.

Perwira mantan Propam Polda Metro Jaya ini mengungkapkan tujuan pembinaan pelajar menjadi Pramuka penegak pelajar adalah sebagai pembina pramuka serta untuk membantu tugas kepolisian dalam rangka pengamanan Tahun Baru 2016.

“Yang akan kita ajarkan nanti mulai dari pengaturan lalulintas hingga menjaga lingkungan sendiri,”tambahnya.

Kepada saka bhayangkara yang baru selesai dibina, lanjut Kapolsek, dapat menanamkan mental pejuang dan pembentukan penegak hukum yang baik.

“Diawal dari disiplin mulai ditanamkan sejak dini, akan didapatkan pelajar yang tinggi akan rasa kepedulian dalam menjaga keamanan di lingkungan atau sekitar masyarakat,”tambahnya.

Sementara itu sebelum acara dimulai, calon saka bhayangkara melakukan aksi long mars sejauh 3 Km dari kantor Kecamatan Cipayung hingga Pesantren Al-Hikmah sebelum dilanjutkan ke acara pembukaan. Selain itu hadir juga Kasat Binmas Polresta Depok selaku irup Kompol Suharto, Kanit Binmas Polsek Pancoran Mas AKP Hendro, serta unsur muspika, serta tokoh agama.

(Poskota)

H-1 Pilkada, Depok Berlakukan Siaga I

8 December 2015

pilkada depokPemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok akan berlangsung besok serempak dengan Pilkada di 268 wilayah lainnya di Indonesia. Kapolresta Depok, Kombes (Pol) Dwiyono memberlakukan status siaga I pengamanan

Ada 1.800 personel gabungan dari Polri dan TNI yang menjaga pelaksanaan pemungutan suara besok, Rabu (9/12). Personel terdiri dari 300 personel Sabhara Polda Metro Jaya, 2 Kompi Brimob dan 300 personel TNI dari Kodim 0508 Depok.

“Siaga I ini sangat penting untuk mengamankan pilkada esok. Siaga I ini sudah berlangsung sejak kemarin Senin (7/12),” ujar Kombes Dwiyono, Selasa (8/12/2015).

Dalam apel gelar pasukan di Mapolresta Depok, Jl Raya Margonda, Dwiyono memberi pesan tegas kepada pasukannya. Personel tidak boleh meninggalkan posnya tanpa seizin komandan.

“Ini Siaga I. Jangan ada yang aneh-aneh. Jangan ada yang meninggalkan pos tempat ditugaskan. Jangan ada yang melanggar atau yang melakukan tindakan pidana. Kalian dapat dikategorikan desersi,” tuturnya.

Para personel gabungan ditugaskan menjaga proses pemungutan suara di 3.235 TPS termasuk kantor KPU Kota Depok dan sejumlah tempat lainnya.

“Personel ini sudah kami siagakan di berbagai tempat yang berkaitan dengan pencoblosan, rawan, dan vital,” sebuntnya.

Untuk tugas pengamanan Pilkda, Polresta Depok juga mulai menggunakan 80 unit sepeda motor hibah dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Pilkada Kota Depok diikuti dua pasangan calon yakni, nomor urut 1 Dimas Oky Nugroho-Babai Suheimi dan pasangan nomor urut 2 M Idris Abdul Shamad-Pradi Supriatna.

“Saya selaku kandidat berharap proses pencoblosan esok dapat berlangsung aman dan damai. Mari kita sama-sama jalani proses demokrasi di kota ini,” sebut calon wakil walkot Depok Pradi Supriatna di Mapolresta Depok.

(detik.com)

Sistem Satu Arah di Depan Kebun Raya Bogor Pindahkan Kemacetan

8 December 2015

JALANSistem satu arah (SSA) di seputaran Kebun Raya Bogor (KRB) Bogor, Jawa Barat, yang bakal diterapkan awal 2016, dinilai hanya akan memindahkan kemacetan di sejumlah jalur alternatif. Sebab bagi pengendara daripada memutar jauh, lebih memilih jalur tikus.

Pakar tranportasi Universitas Pakuan Budi Arief mengatakan, dampak penerapan SSA ini akan berujung pada meningkatnya penggunaan jalur alternatif. Misalnya, bagi pengendara dari Jalan Sudirman yang hendak ke Balaikota Bogor atau kantor dan sekolah di sekitar Istana Bogor di Jalan Juanda akan memilih jalur alternatif.

“Pengendara tidak mau mengkuti jalur SSA Jalan Jalak Harupat-Jalan Pajajaran-Tugu Kujang-Jl,Otista-Bogar Trade Mall (BTM)-Jalan Juanda. Akibatnya kemacetan akan pindah ke jalur alternatif seperti Jalan Pengadilan, Kapten Muslihat, Mayor Oking, Paledang, dan sekitar Pasar Anyar,” jelasnya, Selasa (8/12)

Dia justru meminta Pemkot Bogor melakukan kajian mendalam. “Kalau saya kemectan di skeitara KRB itu akibat banyak angkot, begitupula kendaraan pribadi yang parkir sembarangan. Sebab itu perlu ada kajian lagi,” katanya.

Sedangkan Ketua Tim Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan (TP4) Kota Bogor Yayat Supriyatna mengatakan, SSA seharusnya sudah diterapkan November lalu. Sebab itu, kajian ilmiahnya sudah lengkap dan hanya ada beberapa item yang mengganjal, salah satunya masalah Kaki-5 di beberapa jalur tersebut.

Selain itu, ada beberapa rambu lalu lintas yang harus dibongkar, salah satunya posisi lampu merah. Dia optimis dengan SSA ini tidak akan ada lagi penumpang yang turun sembarangan di seputar Istana Bogor. “SSA ini dipastikan akan membuat Jalan Juanda sangat lebar, dan akan kita buatkan jalur jalan untuk pesepeda,” tutupnya.

(Poskota)

Polresta Bekasi Tangkap Dua Begal Bersenjata Api

5 December 2015

begalPolresta Bekasi tangkap dua begal bersenjata api di Jalan Inspeksi Kalimalang, Kecamatan Tambun Selatan pada Jumat (4/12/2015).

“Pelaku merupakan residivis berinisial WA (20) dan PAR (19) kita bekuk pada Jumat kemarin beberapa saat setelah beraksi,” kata Kasubag Humas Polresta Bekasi Iptu Makmur di Cikarang, Sabtu (5/12/2015).

Menurut dia, para pelaku beraksi pada Jumat dini hari dengan mengincar sepeda motor korban yang tengah berboncengan tiga orang dengan satu sepeda motor.

“Pelaku datang memepet korban dan menodongkan senjata api. Lalu dengan cepat merampas ponsel dan uang milik korban,” katanya.

Pelaku sempat memepet motor korban dari samping kanan dan menendang kendaraan korban hingga oleng dan terjatuh.

Kepada polisi, pelaku mengaku sudah lima kali melakukan aksi pembegalan di wilayah hukum Kabupaten Bekasi dengan modus yang sama.

Pascakejadia itun, kata Makmur, korban langsung melaporkan kejadian itu kepada polisi.

Polisi pun langsung memburu kedua pembegal tersebut dan mencari lokasi yang dicurigai, yakni Jalan Inspeksi Kalimalang.

“Petugas kami mencurigai gerak-gerik pelaku. Sempat beberapa waktu membuntuti sampai akhirnya melakukan penyergapan di Kalimalang,” katanya.

Barang bukti yang berhasil diamankan, yaitu satu unit sepeda motorB 4089 FAK, satu senjata replika (airsoft gun) jenis revolver, enam butir selongsong peluru, empat telepon genggam dan uang tunai Rp59 ribu.

“Untuk mempertanggungJawabkan atas perbuatannya pelaku diancam dengan pasal 365 KUHP dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara,” katanya.

(Galamedia)

One Day No Rice : Pengusaha Hotel dan Restoran di Bandung Diimbau Tak Sediakan Nasi Tiap Senin

4 December 2015

ubiDinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan KP) Kota Bandung menggelar sosialisasi program one day no rice kepada 60 pengusaha hotel dan restoran se-Kota Bandung, Kamis, (03/12/2015).
“Sosialisasi kepada 60 pengusaha hotel dan restoran sebagai tindak lanjut dari launching program one day no rice Agustus 2015 lalu,” ujar Kepala Dispertan KP, Elly Wasliah di Hotel Grand Serela, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, di Kamis ((03/12/2015).
Elly mengimbau, setiap hari Senin, para pengusaha hotel dan restoran tidak menyediakan nasi dan mengganti dengan umbi-umbian, kentang, jagung, dan makanan penghasil karbohidrat lainnya.
“Tujuan one day no rice untuk mengurangi konsumsi beras karena warga Kota Bandung, terbilang cukup tinggi mencapai 96 kilogram per kapita per tahun mengkosumsi beras,” ujar Elly.
Elly berharap program one day no rice ini angka konsumsi beras di kota Bandung bisa turun agar impor beras juga tidak terlalu tinggi. Di negara maju seperti Jepang 40 kilogram pe rkapita per tahun..
Di tempat yang sama, Dewo Anggono, Executive Chef Hotel Royal Merdeka, mengatakan sulit untuk mengubah menu nasi menjadi umbi-umbian meskipun hanya satu hari saja.
“Kita sudah mencoba tampilan pakai beras singkong, tapi belum familiar untuk makan siang,” ujarnya.

Dewo menambahkan, umbi-umbian kurang cocok disajikan untuk makan berat seperti makan siang kalau untuk coffee break tak masalah..
Selain itu, Dewo mengaku kesulitan untuk mendapatkan penganan pengganti nasi seperti beras jagung atau beras singkong Selain sulit, harganya juga lebih mahal.
Menanggapi penguusaha hotel sulitnya menerapkan one day no rice menurut Elly membutuhkan waktu dan harus dilakukan secara bertahap. “Tahun 2015 masih himbauan tapi tahun 2016 akan dibuat Perwal sehingga ada kewajiban untuk melaksanakan one day no rice” ujar Elly.
Menurut Elly bagi yang terbiasa pasti berat tapi bisa bertahap sehari biasa makan nasi tiga dikurangi jadi sekali.lamai-lama jadi terbiasa.

(Tribunnews)

TOLAK ISIS, MUSPIKA CIAMPEA GELAR RAZIA KONTRAKAN

4 December 2015

isisGabungan Muspika Ciampea mengadakan razia di tempat kos dan rumah sewa di wilayah Kecamatan Ciampea, kemarin. Razia penyakit masyarakat (pekat) itu digelar dalam giat Cipta Kondisi jelang pergantian tahun. Dalam razia tersebut, petugas juga memeriksa identitas diri pemilik kontrakan atau yang menyewa kosan.
Sekretaris Kecamatan Ciampea Entis Sutisna mengatakan, razia tersebut dilakukan untuk mendata warga pendatang, karena Ciampea berdekatan dengan Kampus IPB serta untuk memberikan rasa aman warga dari gangguan kamtibmas. “Penghuni kosan diminta melengkapi kartu identitas diri sebelum bekerja atau kuliah dan melapor ke ketua RT setempat,” ucapnya kepada Metropolitan, kemarin.
Sementara itu, Kapolsek Ciampea Kompol Safiuddin Ibrahim menuturkan, selain memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga, razia tersebut juga untuk mencegah penyusupan dan penyebaran aliran ISIS atau aliran radikal sesat serta mendata pendatang yang tidak memiliki identitas. “Kami mengimbau pemilik kosan harus berkoordinasi dengan ketua RT, termasuk Muspika Kecamatan, apabila ada hal yang mencurigakan,” tuturnya.
Terpisah, Kapten ARM Endang Lili mengatakan, metode tersebut dilakukan dengan cara wawancara ke pemilik dan penghuni kosan. Sedangkan indikasi ke arah ideologi belum ditemukan. Untuk itu, Endang mengajak masyarakat hidup rukun, berdampingan dan patuhi aturan hukum dengan mengedepankan persaudaraan.

(Metropolitan.id)

30 Persen Penduduk Kabupaten Bekasi Belum Miliki e-KTP

4 December 2015

ktpSebanyak 600 ribu orang belum memiliki e-KTP di Kabupaten Bekasi, jawa Baret. Artinya hal ini masih 30 persen lagi yang belum memiliki dari total 2,1 jiwa warga Kabupaten Bekasi yang wajib KTP.

“Kita menargetkan akhir 2016 semua rampung, “ kata Kabid Kependudukan Disdukcapil Kabupaten Bekasi, Neman.

Untuk mengejar yang belum lakukan e-KTP, pihaknya akan lakukan jemput bola.

Disdukcapil menerapkan pelayanan administrasi kependudukan keliling menggunakan kendaraan operasional. Ia merasa yakin kalau hal itu mampu memenuhi target pembuatan e-KTP seluruh warga.

“Pelayanan keliling ini juga diharapkan mampu mempermudah akses warga dalam mengurus administrasi kependudukan,” lanjutnya.

Pelayanan keliling pembuatan administrasi kependudukan dilakukan tiga kali dalam seminggu di beberapa kecamatan yang sudah ditetapkan. Dalam program itu, mobil operasional Disdukcapil melayani perekaman e-KTP, pencetakan dan pembuatan akta kelahiran.

Kata dia, dalam sehari beroperasi, mobil keliling mampu mencetak hingga 400 lembar e-KTP. Pelayanan keliling itu dilakukan setiap Selasa, Kamis dan Sabtu di kantor kecamatan yang sudah ditetapkan.

Dia sangat berharap warga untuk aktif berpatisipasi segera mengurus e-KTP. “Saya harap warga manfaatkan pelayanan kelililing ini agar semuanya memiliki e-KTP,” pungkasnya.

(Poskota)

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Belasan Orang Tewas

3 December 2015

kecelakaanKecelakaan maut terjadi di Tol Cipali km 137, Kamis (3/12/2015) pagi.
Belasan orang dikabarkan tewas dalam kecelakaan tersebut.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, mengatakan, sebanyak 11 orang meninggal akibat mengalami kecelakaan itu.

Selain itu, tiga orang mengalami luka berat.
“Saya tadi di tempat kejadian perkara. Kejadian diperkirakan subuh,” ujar Sulistyo melalui pesan singkatnya, Kamis (3/12/2015).
Di TKP, kata Sulistyo, terdapat satu unit mobil elf hitam yang kondisinya rusak parah.
Belum diketahui penyebab pasti kecelakaan tersebut terjadi.
Petugas PJR masih di lokasi mengevakuasi korban dan menjaga TKP.
“Diduga menabrak bagian belakang kendaraan lain. Tapi mobil yang ditabrak tidak diketahui karena tidak ada di TKP,” ujar Sulistyo.

(Tribunnews)

« Previous PageNext Page »