Puting Beliung di Cianjur Rusak Puluhan Rumah

14 October 2015

anginPuluhan anggota kepolisian dari Polres Cianjur melakukan pengamanan terhadap sejumlah harta benda milik korban puting beliung yang melanda dua desa di Kecamatan Cianjur, Jawa Barat. Menurut keterangan yang diberikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sekitar pukul 13.00 WIB, Rabu (14/10) ada 78 rumah milik warga rusak ringan dan ada dua rumah rata dengan tanah.

“Desa Sukaharja dan Desa Sukamaju, dua daerah ini yang paling parah kerusakannya. Angin puting beliung yang terjadi pada pukul 16.30 WIB, Selasa (13/10) itu tak menelan korban jiwa karena saat kejadian pemilik rumah tengah berada di masjid menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1437 Hijriyah,” terang Asep Suparman Kepala BPBD Kabupaten Cianjur.

Rumah warga yang rata dengan tanah adalah milik Indra (40) dan Amud (45). Puluhan Kepala Keluarga (KK) lainnya terpaksa diungsikan sementara ke kerabat terdekat.

“Kita sudah koordinasi dengan aparat TNI dan Polri untuk membantu melakukan evakuasi, Alhamdulillah kondisi di lokasi berangsur pulih,” lanjut Asep.

Dihubungi terpisah, Kapolres Cianjur AKBP Asep Guntur Rahayu mengaku sudah menerjunkan sebanyak 50 personil sejak pukul 20.00 WIB, atau beberapa jam setelah kejadian puting beliung. Penempatan personil selain membantu proses evakuasi juga mengamankan sejumlah aset berharga yang ditinggalkan penghuninya.

“Anggota saya all out di lokasi sejak pukul 20.00 WIB, Selasa (13/10). Kita intensifkan patroli terhadap rumah, barang dan ternak milik warga yang ditinggalkan. Bersyukur tidak ada korban jiwa karena saat angin datang warga sedang salawatan di masjid,” katanya.

(Detik)

Puluhan Ribu Bobotoh Siap Birukan Stadion GBK Jakarta, Semoga Aman!

13 October 2015

bobotohBobotoh Persib siap bertolak ke Jakarta untuk menyaksikan langsung laga final Piala Presiden 2015 yang rencananya digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Persib menghadapi Sriwijaya FC pada Minggu 18 Oktober mendatang. Diprediksi puluhan ribu bobotoh beratribut serba biru akan membirukan kursi stadion tersebut.

“Dimanapun Persib bermain, di situ bobotoh selalu mendukung,” kata pentolan Viking Persib Fans Club, Yana Umar, kepada wartawan di Stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Selasa (13/10/2015).

Menurut Yana, bobotoh Persib tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat antara lain Bandung, Cianjur, Bogor, Garut, Depok dan Karawang. “Siapa sih yang enggak tahu Persib,” katanya.

Bila pertandingan final tersebut jadi berlangsung di GBK Jakarta, Yana menambahkan, merupakan keuntungan besar bagi para bobotoh Persib. Sebab jarak Bandung ke Jakarta tergolong dekat atau butuh waktu tiga jam dengan menggunakan kendaraan via jalan tol.

“Ya 50 ribu hingga 70 ribu (bobotoh) pasti adalah yang ke Jakarta,” ucap Yana.

Bagi Yana, Stadion GBK memiliki nilai histori. Persib pernah menjuarai Liga Indonesia pertama di stadion yang dahulunya bernama Senayan itu.

“GBK itu kandang kedua Persib. Memang laga final idealnya di GBK, tempatnya strategis. Siapapun tim asal Indonesia main di GBK, ya silakan. Stadion itu tempat kita bersama. Kami optimistis Persib juara (Piala Presiden 2015),” kata Yana singkat.

(detik.com)

Santri Diserempet, Pesantren: Perhimpunan Moge Bogor Sudah Beri Santunan

13 October 2015

Tiga santri Pesantren di Kampung Bojong Hilir mengalami luka di kepala dan kaki setelah diserempet motor gede di Bogor, Jawa Barat. Mengetahui hal itu, perhimpunan Moge di Bogor pun mendatangi pesantren dan memberikan santunan.

“Dari perhimpunan motor gede sudah silahturahim kemari berkunjung. Mereka juga memberikan santunan,” ujar salah satu pengajar, Ustadz Abas di Pesantren khusus anak Yatim Piatau, Duafa dan Mualaf, Selasa (13/10/2015).

Abas mengatakan, santunan yang diberikan dapat digunakan untuk biaya pengobatan para korban. Pihak Moge berjanji akan mengusut jika benar ada kawanannya terlibat. Para santri itu pada Sabtu kemarin mengendarai motor berboncengan. Mereka biasanya diantarkan staf, tapi hari itu seorang santri yang biasa membawa motor yang mengemudikan. Tak disangka di jalan ada motor gede yang menyerempet.

“Kalau menurut mereka kalau memang dari mereka yang melakukan mereka akan bantu nyari tahu,” terang Ustadz Abas.

Ustad Abas mengatakan, untuk biaya pengobatan dan operasi kecil pihaknya sudah menghabiskan Rp 9 juta rupiah. “Untung dapat santunan jadi bisa sangat membantu,” tutupnya.

(detik.com)

Besok, Tempat Usaha yang Bandel tak Daftar Wajib Pajak Disegel

12 October 2015

ridwan kamilWali Kota Bandung Ridwan Kamil bakal merazia tempat-tempat usaha di Bandung yang masih membandel tak mendaftarkan diri sebagai wajib pajak. Padahal Pemkot Bandung telah memberikan tenggang waktu selama 4 pekan dengan batas waktu 7 Oktober lalu.

“Kita akan persiapan penyegelan. Teknisnya seperti apa saya belum tahu,” ujar Emil begitu Ridwan Kamil akrab disapa saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Senin (12/10/2015).

Emil mengatakan selama Pemkot memberikan waktu selama 4 minggu hingga 7 Oktober ada sekitar 520 tempat usaha yang mendaftar. “Yang sudah daftar lumayan banyak 520 usaha. Besok kita akan bergerak menyisir sekitar 300 titik yang diduga bandel, sudah diberi waktu tapi tidak juga daftar,” katanya.

Ia mengatakan kebanyakan tempat usaha di Bandung di antaranya kafe atau restoran serta hotel. “Kita juga akan minta lurah supaya turun melakukan pandatangan mata dan pengumpulan data, mana-mana tempat yang terlihat aktif, ramai tapi belum mendaftar pajaknya,” tutur Emil.

Emil menjelaskan hal ini dilakukan supaya para pemilik tempat usaha memberikan distribusi untuk warga Kota Bandung. “Ya biar fair aja, mereka kan punya usaha yang berjalan lama dan baik. Jadi laksanakan kewajibannya dong. Kami sudah beri waktu,” katanya.

(detik.com)

Truk Pertamina Terguling Tabrak Rumah Warga, 6 ribu Liter Solar Tumpah Ke Jalan

9 October 2015

kecelakaanSebuah truk tangki bernomor polisi B 9340 SPU bermuatan 6.000 liter solar milik pertamina terguling setelah menabrak rumah milik warga. Peristiwa ini terjadi dini hari tadi.

Informasi yang diperoleh, kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.15 WIB, Jumat (9/10/2015) di Jalan raya Gunungbatu, Kampung Gunungbatu, Talagamurni RT 22 RW 0, Kecamatan Cibitung, Sukabumi, Jawa Barat. Solar sebanyak 6.000 liter tumpah kejalan, sopir atas nama Ajib dan kondekturnya Wildan terluka parah dan dilarikan ke RSUD Jampang Kulon.

Informasi dihimpun, sebelum menabrak rumah truk nahas tersebut nyaris menabrak pos ronda berada tak jauh dari lokasi kejadian. Empat orang warga yang berada di dalam pos ronda langsung berhamburan begitu melihat truk melesat dengan kecepatan tinggi dari arah Sukabumi menuju Surade.

“Dari jauh sudah terlihat oleng, nyaris nabrak pos ronda. Terus melesat dan nyerempet ke bahu jalan sebelah kiri dan nabrak rumag milik Pak Husen hingga truk tangkinya terguling,” ujar Didin (40) warga setempat yang menyaksikan peristiwa tersebut.

Saat kejadian, Husen pemilik warung tengah berada di dalam kamar tidur. Begitu mendengar suara kerasnya benturan ia dan keluarganya buru-buru keluar rumah begitu juga dengan warga lainnya yang langsung terbangun dan merangsek ke lokasi kejadian.

“Posisi kernet tergencet, supir sendiri berhasil menyelamatkan diri keduanya terluka parah. Oleh warga saat itu juga keduanya dibawa ke RS,” imbuhnya.

Hingga saat ini truk tangki masih dalam posisi terguling dan belum dievakuasi. Sementara muatan solar tumpah meruah memenuhi jalan tempat lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut kini dalam penanganan Unit Laka Polres Sukabumi. “Kejadiannya dinihari tadi, anggota masih dilapangan karena lokasi kejadian lumayan jauh dari pusat kota, kita sudah koordinasi dengan pihak pertamina untuk memindahkan muatan yang tersisa didalam tangki, ” singkat AKP R Erik Bangun Prakasa Kasatlantas Polres Sukabumi.

(detik.com)

Pengojek Pangkalan Intimidasi Pengemudi Go-Jek Kala Asyik Ngopi

8 October 2015

gojekSekelompok pengojek pangkalan di Desa Dramaga, Kabupaten Bogor, mengintimidasi Taufik, pengemudi Go-Jek, Kamis (8/10/2015).
Kapolsek Dramaga, AKP Syaifuddin Gayo, mengatakan Taufik diintimidasi saat mampir di warung kopi di depan pintu dua kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) di Dramaga.
“Kejadiannya kira-kira pukul 11.00 WIB. Taufik lagi melintas lalu melihat temannya bernama Agung lagi ngopi. Makanya dia ikut mampir,” kata Syaifuddinkepada TribunnewsBogor.com.
Tak berselang lama menyeduh kopinya, datang sekelompok pengendara ojek pangkalan menghampiri Taufik dan temannya. Mereka menegur dan mengusir kedua pengendara Go-Jek.
“Jadi mereka diusir oleh kelompok ojek pangkalan. Sambil pergi, si Taufik dipukul di bagian helmnya,” sambung dia.
Akibat intimidasi tersebut, Taufik dan temannya menuju Polsek Dramaga. Rupanya, pengemudi Go-Jek lainnya ikut datang ke Polsek Dramaga sebagai bentuk solidaritas.
“Ada kira-kira 50-an lah. Mungkin informasi ini langsung disebar ke anggota Go-Jek lainnya. Untuk itu, saya minta hanya yang berkepentingan saja yang di sini, sisanya boleh pulang,” terang dia.

(Tribunnews)

Emil Akan Menyapa Warga dan Mapay Lembur

8 October 2015

Aridwan-kamil-bersepeda_20150916_082721genda Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Kamis (08/10/15) ini akan menghadiri acara konferensi pers program Misi Hidup Sehat Dettol dan serah terima donasi wastafel di SD YWKA Jalan Rajawali I no.5 .
Emil, panggilan Ridwan Kamil juga menggelar sapa warga dan Mapay Lembur di Kecamatan Gedebage.

Emil juga dijadwalkan jam 14.30 menjadi narasumber acara Talk Show Indonesia mencari Doktor, Aula Barat ITB.
Emil akan rapat dengan Menristekdikti di Balai Kota jam 16.00. Emil menutup kegiatan dengan memberikan sambutan acara launchingayam Betutu, di Ciwalk .

(jabar.tribunnews.com )

Ridwan Kamil Diusulkan Raih Satya Lencana Kebaktian

7 October 2015

Wali Kotaridwan kamil 1 Bandung Ridwan Kamil menjadi kandidat peraih penghargaan Satya Lencana Kebaktian dari Presiden Joko Widodo pada puncak acara Hari Kesetiakawanan Sosial yang bakal digelar di Kupang, NTT 20 Desember mendatang.

Direktur Kepahlawanan, Keperintisan dan Kesetiakawanan Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Andi Hanindito mengatakan Ridwan Kamil dinilai mampu menangani masalah sosial kemanusiaan di Kota Bandung.

“Kami menemui Wali Kota Bandung bersama tim dalam rangka merespon aspirasi teman-teman Karang Taruna dan Pilar Sosial Kota Bandung yang mengusulkan kepada presiden agar Wali Kota Bandung mendapatkan penghargaan Satya Lencana Kebaktian,” ujar Andi usai berkunjung ke Balai Kota Bandung, Rabu (7/10/2015).

Salah satu indikator diusulkannya Ridwan Kamil mendapat penghargaan yakni, revitalisasi taman-taman tematik untuk membangun relasi sosial dalam bentuk monumental. “Dirintis dengan konsep-konsep lebih terukur. Tidak hanya sekedar eforia saja tapi parameternya jelas,” tambah dia.

Sementara itu, Ridwan Kamil mengaku kaget dengan usulan pemberian penghargaan itu. “Saya juga tidak tahu kalau ada penganugerahan itu. Jadi tadi saya tanya maksudnya apa, ternyata yang dinilai itu adalah indeks kemasyarakatan, yaitu seberapa banyak warga Bandung bergotong-royong. Seberapa banyak warga Bandung sering berinteraksi dan mengikuti kerelawanan,” paparnya.

Meski begitu, dia mengaku tersanjung mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Dia berpendapat, salah satu penilaian dari panitia yakni menjadi satu-satunya kota yang memberikan anggaran kepada unsur sosial seperti Karang Taruna dan PIPPK.

“Kita anggarkan hampir Rp 1 triliun selama lima tahun untuk penguatan indeks kemasayarakatan. Saya tidak meminta untuk diberi penghargaan karena hidup adalah kerja, karena itu kewajiban. Kalau itu diapresiasi dengan nilai yang komperhensif ya, itu terserah panitianya. Alhamdulilah berarti ada upaya kami yang diapresiasi,” tutupnya.(Kompas.com)

Enam Mobil di Parkiran ITB Tertimpa Pohon Tumbang

7 October 2015

mobilEnam unit kendaraan roda empat tertimpa pohon tumbang di depan Kampus ITB, Jalan Ganesha, Kota Bandung, Rabu (7/10/2015). Hingga saat ini belum ada satu pun petugad yang memotong pohon tersebut. Pemilik kendaraan tersebut adalah mahasiswa ITB. Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

(Tribunjabar)

Bandung Dilanda Hujan Deras Angin dan Petir

7 October 2015

hujanCuaca di Kota Bandung mendadak mengerikan. Biasanya cuaca panas tanpa hujan, kalaupun hujan hanya sebentar.
Kini, Rabu (7/10/2015), mulai sekitar pukul 14.10, mendadak gelap kemudian hujan lebat turun disertai petir dan angin yang kencang.
Hingga berita ini dilaporkan, hujan masih deras turun di Kota Bandung, khususnya di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Kiaracondong dan Buah Batu.
Sementara angin sudah mulai menurun tidak seperti pada hujan turun permulaan. Begitu juga dengan petir kini sudah mulai tidak terdengar keras.
Sementara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada tengah pekan ini, Rabu 7 Oktober 2015 memprakirakanKhusus bagi warga kota Bandung yang ingin beraktifitas, Bandung diprakirakan hujan ringan dengan suhu kota Bandung dikisaran 19.31 derajat celcius dan kelembaban antara 43 hingga 86 persen.

(Tribunjabar)

« Previous PageNext Page »