web analytics

Penyebab Kebakaran Gedung TI ITB Belum Terungkap

2 July 2013   605 views

42878a9485f6908d07f851a38450eae3Penyebab pasti kebakaran yang melanda lantai dua gedung Teknik Industri (TI) di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) belum terungkap. Polisi masih menyelidiki asal sumber api yang melumat 10 ruang dosen itu.

“Belum jelas apa penyebabnya. Sementara ini kami menunggu hasil laboratorium forensik (Labfor) Mabes Polri,” jelas Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Sutarno sewaktu ditemui di Mapolres Bandung, Senin (1/7/2013).

Disinggung soal dugaan penyebabnya korsleting, Sutarno enggan berspekulasi. Ia menerangkan, pihaknya sudah mengirim material bekas terbakar di gedung tersebut untuk diinvestigasi Labfor Mabes Polri. Selain itu, sejumlah saksi turut dimintai keterangan.

“Untuk menentukan sumber api dari mana itu berdasarkan hasil penyelidikan Labfor,” kata Sutarno yang belum bisa memastikan hasil dari Labfor Mabes Polri selesai.

Kebakaran gedung TI ITB di Jalan Ganeca, Kota Bandung, terjadi pada Jumat (28/6/2013) malam. Namun api telah padam pada Sabtu (29/6/2013) dinihari. Pihak ITB menyebutkan kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp 100 juta. Selain kerugian materil, banyak arsip dan data pribadi dosen yang ikut ludes terbakar.

sumber: detik.com

Rektor Baru IPDN Tak Mau Jawab Kasus I Nyoman

26 June 2013   114 views

rektor-ipdn-baruSehari setelah menjabat sebagai Pelaksana (Plt) Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Prof DR Sadu Wasistiono, MS langsung menggelar jumpa pers, Rabu (26/6). Bertempat di sebuah ruang pertemuan di IPDN, Jatinangor, Sumedang, Sadu melayani beragam pertanyaan wartawan.

Namun, sebelum sesi tanya jawab berlangsung. pria yang kini merangkap jabatan sebagai Wakil Rektor dan Plt Rektor IPDN mewanti-wanti para pemburu berita. Ia menekankan, tidak akan menjawab kasus Nyoman karena dia tidak tahu.

“Kalau kasus akan ditangani oleh Menteri Dalam Negeri melalui tim yang dibentuk. Tim itu dipimpin oleh Sekjen Kemendagri. Jadi, saya tidak akan menjawab, karena saya tidak tahu,” ujar Sadu sambil mempersilakan wartawan bertanya.

Diberitakan sebelumnya, teka-teki pejabat sementara sebagai Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) terjawab sudah. Pascamundurnya I Nyoman Sumaryadi, Jumat (21/6) lalu, Mendagri Gamawan Fauzi menunjuk Prof DR Sadu Wasistiono, MS untuk menjadi Pelaksana (Plt) Rektor IPDN sebelum adanya Rektor IPDN definitif.

Pria kelahiran Pekalongan, 19 Januari 1954 ini adalah alumnus APDN Bandung dan Guru Besar di Bidang Otonomi Daerah. Saat ini aktif sebagai dosen tetap di IPDN – Kemendagri. Kepastian Sadu menjadi Plt Rektor IPDN pun diperoleh Tribun saat menghubunginya lewat sambungan telepon, Selasa (25/6). (*)

sumber+foto:tribunnews.com

Bambang: Dada Rosada Dua Kali Diperiksa untuk Penyelidikan Baru

22 June 2013   122 views

p_201306211304395Wali Kota Bandung Dada Rosada telah delapan kali menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ternyata dari delapan kali pemeriksaan itu, Dada dua kali dipanggil untuk dimintai keterangan dalam penyelidikan baru, yakni pengembangan dari kasus dugaan suap dana Bansos di Pemkot Bandung.

“Dada Rosada kemarin dipanggil dalam kapasitas sebagai saksi, namun ada juga kapasitasnya sebagai pemberi keterangan dalam proses penyelidikan baru, sudah dua kali,” ujar Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, di KPK, Jakarta, Jumat (21/6/2013).

Namun sayangnya, Bambang enggan menjelaskan penyelidikan tersebut terkait apa. Apakah KPK membidik indikasi dalam pemberi suapnya ataukah yang lain.

“Saya belum berani jelaskan, prosesnya sedang dilakukan,” ujarnya.

Sebelumnya salah satu tersangka kasus ini, Toto Hutagalung mengaku dirinya sebagai perantara untuk menyuap Hakim Setyabudi Tejocahyono. Toto mengaku dirinya mengambil uang yang dikumpulkan dari para pejabat Pemkot dari tangan Sekda.

Meski demikian, Toto membantah perintah suap itu datang dari Sekda ataupun Wali kota Bandung Dada Rosada.

“Saya perantara dari Setiabudi yang meminta hingga saya meminta ke Pemkot dan diberikan Sekda,” jelasnya.

Sementara itu, mantan Sekda Edi Siswadi yang pernah diperiksa di KPK, mengaku dirinya diperintah oleh Dada Rosada untuk mengumpulkan duit suap untuk Hakim Setya. Uang itu dikumpulkan dari para pejabat Pemkot Bandung untuk menyuap Hakim Setyabudi Tejocahyono yang menjadi Ketua Majelis Hakim perkara itu.

“Ya seperti itulah. Dikoordinasikan saja,” ungkap Edi.

sumber+foto:klik-galamedia.com

KPU Gelar Konferensi Pers Menjawab Pertanyaan Publik

21 June 2013   123 views

0705Pengumuman_CawalkotKetua KPU Kota Bandung berencana akan kembali menggelar konferensi pers untuk menjawab berbagai pertanyaan publik terkait penyelenggaraan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2013. Konferensi pers digelar di kantor KPU Bandung, Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Jumat (21/6/2013).

KPU akan menjelaskan kembali mengenai surat suara dan pendistribusiannya, maskot Pilwalkot Bandung 2013 yang dianggap tidak tepat, pelaksanaan putusan MK terkait hak konstitusional warga, dan tempat pemungutan suara (TPS) yang disediakan KPU.

“Kita akan gelar konferensi pers Jumat, 21 Juni 2013 Pukul 10.00 WIB di Aula KPU Kota Bandung. Ini menjadi upaya KPU untuk menjelaskan pada masyarakat agar tidak ada yang khawatir tentang penyelenggaraan pilwalkot,” kata Appipudin. (A-199/A-147)***

sumber+foto:pikiran-rakyat.com

Pilwalkot Bandung, Warga Harus Punya Formulir C6 untuk Mencoblos

20 June 2013   114 views

Formulir c6

Formulir c6

Hanya warga Bandung yang membawa formulir C6 yang bisa melakukan pencoblosan pada Minggu, 23 Juni 2013. Formulir C6 ini diperoleh paling lambat H-1 hari pencoblosan dan dikeluarkan resmi dari KPU. Beberapa jenis formulir dan alat kelengkapan mencoblos ini juga sudah ada di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) sehingga KPU menargetkan H-1, formulir C6 sudah di tangan warga.

“Warga harus memastikan dengan mengecek ke PPS apakah sudah terdaftar atau belum. Jika belum, segera lapor ke PPS untuk dicatat agar bisa mendapat formulir undangan C6. Warga yang sudah memiliki C6 nantinya bisa mencoblos di tempat pemungutan suaranya (TPS),” kata Kepala Pokja Logistik Yusi Hasibuan di Kota Bandung, Rabu (19/6/13).

Sementara itu, warga yang sedang memiliki tugas dan tidak bisa memilih di TPS tempat tinggalnya, dapat menghubungi kembali pihak PPS untuk mendapatkan formulir C8. Formulir C8 ini akan merujuk pada TPS terdekat dengan tempat warga yang bersangkutan pada hari pencoblosan. Hal ini pun harus dilakukan secepatnya agar nama warga tetap tercantum pada daftar nama yang mencoblos di TPS yang dituju.

Kondisi ini menurut Yusi terjadi pada para pekerja yang sedang bertugas jauh dari tempat tinggal saat hari pencoblosan seperti para dokter, perawat, pasien, dan para pekerja lainnya. “Untuk pemilih dari TPS lain, mekanismenya tetap harus membawa C8 dan dilaporkan di TPS tempat tujuan. Artinya C6-nya akan ditukar dengan C8, lalu namanya di TPS semula akan dicoret,” kata Yusi.

Warga Bandung yang sedang berada dalam pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan juga mendapat hak untuk memilih. Data ini menurut Yusi sudah jelas dan tidak repot seperti di rumah sakit. Namun, dalam pemungutan suara warga binaan ini akan dikawal.

KPU juga berkoordinasi dengan rumah sakit-rumah sakit yang ada di Bandung untuk meminta jumlah para tenaga medis dan pasien yang berada di rumah sakit tersebut pada Minggu, 23 Juni 2013. Ketua Pokja Pemuktahiran Data Pemilih KPU Bandung Heri Sapari mengatakan PPS melalui PPK harus melaporkan potensi jumlah pemilih yang tercantum dalam formulir C8 kepada KPU paling lambat 21 Juni 2013.

Heri juga mengatakan KPU tetap memfasilitasi warga yang belum terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) jika memang memiliki KTP Bandung. “Mereka yang masuk dalam daftar pemilih khusus ini akan dibuat rekapnya terpisah dari DPT. Nama pemilih khusus ini pun harus disampaikan pada KPU. Jika terveriifikasi, PPS akan memberi C6 untuk mencoblos,” kata Heri.

Kondisi atau pelayanan ini pun dipastikan Heri akan berlaku pada hari pemungutan suara. Artinya, warga Bandung yang tidak terdaftar dalam DPT dan daftar pemilih khusus tetap dapat menggunakan hak pilihnya. Hal ini sesuai pula dengan surat edaran KPU Bandung pada Ketua PPK se-Kota Bandung bernomor 324/KPU-Kota/VI/2013.

“Pemilih yang tidak terdaftar di DPT dan daftar pemilih khusus, tetap dapat menggunakan hak pilihnya di TPS yangs esuai dengan alamat pada identitas kependudukannya pada pukul 12.00-13.00 WIB,” kata Heri.(A-199/A-108)***

sumber;pikiran-rakyat.com

Tim Cawalkot Nomor 4 Setuju Sortir Ulang Surat Suara

19 June 2013   132 views

1806Protes_surat-suaraPerwakilan pendukung nomor 4 Jajang menyetujui jika ada kesepakatan membuat berita acara untuk sortir ulang surat suara. Hal ini disampaikannya di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandung, Jalan Soekarno Hatta, saat puluhan orang pendukung mempertanyakan dugaaan adanya surat suara yang sengaja dicoblos.

“Semua ini juga merugikan kami. Pasangan nomor 4 yang disebut-sebut sengaja ditusuk menunjukkan seperti ada skenario ingin mendiskualifikasi kami. Ini bukan kami yang bikin karena kami tidak punya kekuasaan untuk bermain,” kata Jajang.

Sebelumnya, para pasangan dan tim kampanye pasangan yang bersaing dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2013 mempertanyakan kebenaran kondisi rusaknya surat suara. Mereka mengaku mendengar kabar surat suara rusak akibat ada kesengajaan mencoblos kotak pasangan nomor 4, Ridwan Kamil-Oded M Danial (Rido).

Tidak hanya beberapa pendukung pasangan, calon wali kota nomor 8 Bambang Setiadi, Ketua Tim Advokasi pasangan nomor 5 Ahmad Nugraha, Tim Sukses pasangan nomor 3 Ishak dan semua perwakilan pasangan hadir di KPU. Mereka diterima langsung para komisioner KPU seperti Apipudin, Evie Ariadne Shinta Dewi, Yusi Hasibuan, Rifqy Alimubarok, dan Heri Sapari. (A-199/A-147)***

sumber+foto:pikiran-rakyat.com

Pilwalkot Bandung, Pengembangan Education Estate Hasilkan Generasi Pemimpin

18 June 2013   157 views

ORvNPcQVDbPara calon wali kota dan wakil wali kota Bandung ditantang untuk dapat mengembangkan education estate di Kota Bandung. Education estate merupakan suatu pembuktian pendidikan di Kota Bandung yang terintegrasi. Misalnya dari Paud, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi untuk dapat menghasilkan pemimpin Indonesia tidak sekadar pemimpin di lingkup Kota Bandung.

Demikian dikemukakan Dosen Pembangunan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran Affan Sulaeman seusai Diskusi Terbatas Masa Depan Bandung dalam Perspektif Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Pasundan, Jln. Lengkong Besar, Kota Bandung.

“Mereka (para calon.red) baru berbicara tentang bayar uang sekolah gratis. Itu tumpang tindih dengan kebijakan nasional. Wali kota harus punya kebijakan yang tidak tumpang tindih dengan kebijakan provinsi dan nasional. Harusnya Kota Bandung fokus apa yang tidak ditangani nasional dan provinsi. Kota Bandung harus punya paradigma sendiri tapi tdak melanggar aturan malah harus jadi ciri khas,” kata Affan.

Selain itu, para calon juga ditantang untuk dapat membuat perpustakaan di Kota Bandung yang menarik dan modern seperti mall. Tujuannya agar para generasi muda dapat berinteraksi sekaligus menimba ilmu pengetahuan. “Orang yang belajar di Bandung bisa enjoy dan saling berinteraksi sehingga tidak ekslusif berjalan sendiri belajarnya. Ini potensi agar lulusan bisa menjadi berkualitas dunia,” ujarnya. (A-208/A-147)***

sumber:pikiran-rakyat.com

Pilwalkot Bandung, Verifikasi Laporan Harta Calon Terlihat Janggal

15 June 2013   284 views

pilwalkot-bandung-300x229Hasil verifikasi laporan harta kekayaan para pasangan calon dalam ajang Pilwalkot Bandung, akhirnya diserahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada KPU Kota Bandung pada Kamis (13/6).

Konferensi pers Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ini akan dilaksanakan KPU Kota Bandung pada Senin mendatang. Hal ini disampaikan Ketua Pokja Sosialisasi Evie Ariadne Shinta Dewi dan Ketua KPU Kota Bandung Apipudin di kantor KPU Kota Bandung.

“Saya rasa agak aneh karena ternyata tanggal suratnya 24 Mei. Tapi disposisi ekspedisi penerimaan surat, tetap kemarin (Kamis). Isinya ada 16 lembar hasil verifikasi LHKPN para kandidat. Juga ada pemberitahuan dan permintaan kepada KPU Kota Bandung untuk menyampaikan hasil tersebut kepada publik,” ujar Evie.

Apipudin mengatakan, KPU Kota Bandung langsung berkirim surat resmi dengan para kandidat, menawarkan apakah penyampaian LHKPN dilakukan oleh KPU Kota Bandung atau dilakukan sendiri. “Tapi secara lisan, KPU akan menyampaikan kepada pasangan calon bahwa penyampaian LHKPN lebih baik oleh KPU dan dihadiri oleh mereka,” katanya.

“Jadi KPU akan menyelenggarakan konferensi pers dan diharapkan semua kandidat untuk hadir. Mereka bisa menyampaikan sendiri atau dibacakan, dan tentu sambil mengkonfirmasi kekayaan mereka kepada wartawan,” ujar Evie. Konferensi pers yang dilaksanakan Senin (17/6), akan diselenggarakan pada malam hari, karena siang harinya para kandidat masih melakukan kampanye. (*)

sumber:tribunnews.com

Teriakan ‘Sapi’ dan Bansos’ Warnai Debat Kandidat Pertama

14 June 2013   78 views

debat-cawalkotAda keriuhan saat debat kandidat calon wali kota (cawalkot) dan calon wakil wali kota (cawawalkot) digelar di Gedung Wahana Bhakti Pos, Jalan LRE Martadinata, Kamis (13/03/2013) sore. Para pendukung berteriak-teriak mulai menyampaikan dukungannya, hingga menyindir kandidat lain.

Salah satu yang menarik perhatian adalah ketika pendukung dan simpatisan para kandidat saling melempar sindiran dengan isu yang sedang hangat dibicarakan masyarakat.

“Sapi, sapi,” koor sekelompok penonton.

Kemudian di kerumunan pendukung lain, berteriak sindiran lainnya. “Bansos, bansos,” teriak mereka.

Sontak situasi tersebut mengundang tawa saat jeda iklan acara debat kandidat yang ditayangkan di salah satu tv lokal tersebut. Kondisi tersebut juga memancing panelis Aiman Wicaksono untuk berkomentar.

“Pasti yang paling kencang teriaknya, bayarannya paling gede,” ucap Aiman disambut tawa penonton.

sumber:detik.com

foto:pikiran rakyat.com

 

Gubernur-Wagub Jabar Dilantik Hari Ini

13 June 2013   538 views

polda-jabar-siapkan-penembak-jitu-pada-pelantikan-gubernurAhmad Heryawan dan Deddy Mizwar akan resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, hari ini (13/6) pukul 10.00 Wib. Aher-Demiz akan dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di Gedung Merdeka, Jalan Asia-Afrika, Bandung.

Persiapan untuk acara pelantikan masih dilakukan hingga pukul 07.00 Wib tadi. Panitia acara terus mempersiapkan beberapa kebutuhan logistik dan atribut acara seperti tenda bagi undangan di sektor A Jalan Braga Kecil dan di sektor B di Jalan Cikapundung Timur, juga panggung hiburan di Jalan Asia-Afrika serta panggung hiburan.

Sebelumnya, Sekretariat DPRD Jabar telah menyebar 3.600 undangan. Sejumlah gubernur provinsi se-Indonesia, Bupati dan Wali Kota se-Jawa Barat, 15 menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, tokoh politik, dan tokoh masyarakat Jabar, akan menghadiri acara tersebut.

Untuk mengamankan acara, sebanyak 4.300 personil gabungan Polda Jabar dan Satpol PP dikerahkan. Petugas keamanan dikerahkan di tiga cincin (ring) utama wilayah acara, yakni ring satu Gedung Merdeka, ring dua Jalan Asia-Afrika, dan ring tiga Jalan Braga dan Jalan Cikapundung.

Dengan adanya acara pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar, beberapa jalan di sekitar Gedung Merdeka akan ditutup. Jalan yang ditutup yaitu rute Jalan Naripan-Braga Kecil-Asia Afrika, Asia Afrika-Tamblong-Dalem Kaum, dan Asia Afrika-Cikapundung Timur.

sumber :http://www.metrotvnews.com

« Previous PageNext Page »

PERSIB

Persib laporkan Sergio ke FIFA

Langkah tegas dilakukan Persib Bandung terkait kepergian mesin golnya musim lalu,... 

FERDINAND SINAGA : Pemain Terbaik Asia Tenggara Pekan Ini

Ferdinand Sinaga tengah dalam performa terbaik sebagaimana ia mencetak dua gol dan... 

Konate: Insya Allah Musim ini Persib Menang di Gresik

GRESIK United di kandangnya sulit dikalahkan Persib. Setidaknya itu terjadi di dua... 

Informasi Sebelumnya