Meski Baru Beroperasi, Besok TTM Harus Tutup Kembali

21 February 2015

TTMKendati Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Dinas Pengawasan Bangunan dan Pemukiman (Wasbangkim) Kota Bogor telah mendatangi Tajur Trade Mall (TTM) di Jalan Raya Tajur, Bogor Selatan, Jumat (20/02/15), lantaran nekat beroperasi meski sejumlah pelanggaran belum dituntaskan, tetapi mereka sudah memberikan peringatan keras.

Seperti apa yang diungkapkan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Saryana bahwa atas hal itulah maka pihaknya memerintahkan kepada pihak supermarket yang menyewa tempat di TTM untuk segera menutup sementara operasionalnya hingga seluruh pelanggaran diselesaikan pihak TTM.

“Tadi kami sudah sampaikan kepada pihak pengelola supermarketnya bahwa TTM masih belum menyelesaikan persoalan atas pelanggaran yang telah dilakukan. Oleh karena itu, kami meminta supaya mereka untuk menutup usahanya mulai besok (Sabtu, 21/02/15, red),” ungkapnya.

Namun sayang, saat hal ini akan diklarifikasi kepada pengelola supermarket, mereka memilih bungkam. Sedangkan saat akan dilakukan hal serupa kepada salah satu pengelola TTM Halimi, dirinya hanya mengatakan bahwa persoalan itu akan coba dilakukan mediasi dengan Satpol PP.

“Nanti saja komentarnya, tanyakan saja kepada petugas, tapi sekarang kami sedang coba lakukan mediasi dulu dengan Satpol PP,” ujarnya.

Seperti diketahui bahwa pihak pengelola maupun penanggung jawab TTM telah melakukan sejumlah pelanggaran. Bahkan, beberapa waktu lalu pernah dilakukan sidak bersama ke lokasi antara Satpol PP, Wasbangkim, dan Komisi C DPRD Kota Bogor.

Dari hasil sidak tersebut ditemukan banyak pelanggaran yang telah dilakukan pihak TTM, di antaranya adalah tidak adanya celukan untuk angkot, bangunan kanopi di bagian depan gedung, bangunan di bagian belakang yang melanggar Garis Sempadan Sungai (GSS), serta tersedianya lift yang tidak tercantum di dalam site plan mereka.

(Heibogor)

Hasil Pencarian:

Innalillahi, Wali Kota Cirebon Meninggal Dunia

20 February 2015

wali-kota-cirebon-ano-sutrisno-baju-putih-kiri-Innalillahi wa innailaihi rojiun. Kota Cirebon dirundung duka. Wali Kota Cirebon Ano Sutrisno meninggal dunia sekitar pukul 15.00 WIB di RS Siloam, Tangerang, Kamis (19/2).

Kabar tersebut menyebar melalui media sosial, pesan singkat dan broadcast (BC) di Blackberry Messenger.

“Innalillahi Wa Inna Ilaihirojiun, telah wafat Bpk Drs H Ano Sutrisno, MM Wali Kota Crb hr ini pukul 15.00 di RS Siloam Tangerang. Mohon doa u almarhum dan keluarganya. Trims. Adang Djumhur S,” demikian bunyi BC yang dikirimkan Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat.

Salah seorang staf humas Pemkot Cirebon Kukuh Gunatama, melalui grup milis Humas Pemkot Cirebon, menyatakan jenazah rencananya akan diberangkatkan dari Jakarta, Kamis (19/2) sekitar pukul 18.00 WIB. Jenazah rencananya akan dishalatkan di Masjid At Taqwa Kota Cirebon setelah shalat Jumat (20/2).

“Almarhum akan dikebumikan di TMP Kemlaten,” ujar Kukuh.

Ano meninggalkan seorang istri, dua orang anak dan satu orang cucu. Jenazahnya diperkirakan tiba di Cirebon sekitar pukul 22.00 WIB dan akan disemayamkan di rumah dinas di Jalan Siliwangi Kota Cirebon.

Ano Sutrisno menderita sakit sejak Oktober 2014. Dia bahkan sempat koma dan dilarikan ke RS Siloam Tangerang pada 29 Desember 2014.

(http://www.republika.co.id/)

Hasil Pencarian:

Ditolak RS Ciawi dan RSCM, Tumor Ganas di Wajah Ikhsan Pecah

20 February 2015

tumorIkhsan Azman Fadillah (4), warga Kampung Tarikolot, Desa Cimande Kecamatan Caringin, penderita tumor ganas di bagian wajahnya. Hingga kini masih belum mendapatkan perawatan medis, setelah ditelantarkan oleh pihak RSUD Ciawi dan juga Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Hingga kini, Ikhsan yang menderita tumor sejak enam bulan silam hanya bisa terbaring lemah di kediamannya dan dirawat seadanya oleh pihak keluarga. Hilal Azman ayah Ikhsan menuturkan, pembengkakan di wajah anaknya itu terjadi sejak enam bulan lalu. Saat itu, Ikhsan mengeluh kesakitan di bagian wajah setelah tertusuk lidi. ”Beberapa hari kemudian, wajahnya membengkak dan langsung kami bawa ke Puskesmas. Tapi menurut pihak puskesmas, pembengkakan di wajah Ikhsan hanyalah bisul biasa,” tuturnya kepada heibogor.com, Jumat (20/02/15). Dirinya menceritakan, pembengkakan yang dialami bocah  tersebut semakin bertambah parah hingga membesar. Sehingga, membuat dirinya memutuskan untuk membawa Ikhsan ke RSUD Ciawi, untuk mendapatkan pengobatan lanjutan. Dengan alasan tidak memiliki peralatan yang memadai untuk pemeriksaan, sambungnya, Pihak RSUD Ciawi tidak mengambil tindakan pengobatan apapun dan menganjurkan kami untuk berobat ke  RSCM. ”Kami disarankan ke RSCM untuk menjalani tes Biopsi guna  memastikan penyakit anak saya, dengan cara mengambil contoh daging di bagian wajahnya,” ujarnya. Namun, harapan itu pupus karena pihak RSCM tak juga melaksanakan tes Biopsi. ”Sebelum dilakukannya tes Biopsi, Ikhsan harus dirawat di ICU. Tapi alasannya karena ruang ICU masih penuh,” ujar Hilal. Hingga akhirnya, kata dia dua minggu lalu, bengkak di wajah Ikhsan pecah. ”Wajahnya jadi tak berbentuk sehingga sulit untuk berbicara apalagi makan dan minum,” lanjutnya. Kini, Hilal bersama keluarganya hanya menunggu harapan akan adanya bantuan dari pihak Pemerintah Kabupaten Bogor. Agar bisa mendapatkan keringanan dan juga bantuan medis dari pemerintah, untuk pengobatan puteranya tersebut. ”Sampai saat ini belum ada bantuan dari pemerintah daerah. Pihak kecamatan pun belum menengok, padahal sudah saya beritahu. Kami berharap, pemerintah bisa membantu pengobatan anak saya ini,” pungkasnya.

(Heibogor)

Hasil Pencarian:

Ridwan Kamil Targetkan 30 Sekolah Sehat di 2015

17 February 2015

walikota-bandung-ridwan-kamilWalikota Bandung Ridwan Kamil menargetkan akan merealisasikan 30 Sekolah Sehat di tahun 2015 ini. ‘’Dari jumlah enam Sekolah Sehat di 2014, kami tingkatkan dan komitmen merealisasikan 30 Sekolah Sehat di 2015 ini,’’ tandas Ridwan Kamil dalam perbincangan dengan wartawan Republika Rachmat Santosa Basarah usai berbagi ilmu dan konsep tentang Sekolah Sehat di Forum PBB, SEAMO INNOTECH, Bangkok, Thailand, Ahad (15/2).

Dikatakan Ridwan Kamil, salah satu standar minimal Sekolah Sehat sesuai yang diterapkan oleh organisasi dunia SEAMO INNOTECH, yaitu rasio ketersediaan jumlah toilet dengan jumlah siswa. ‘’ Rasio toilet ini, yaitu setiap 25 siswa perempuan harus ada satu toilet. Setiap 40 siswa laki-laki harus ada satu toilet. Nah di kita masih sekitar 80 an siswa untuk satu toilet,’’ ungkap Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil.

Selain itu menurutnya, dalam Sekolah Sehat ini juga akan ada program menyikat gigi bersama serta program mencuci tangan bersama. Juga program minum obat cacing secara berkala.’’ Ini yang menjadi syarat minimal sebagai sekolah sehat. Sehingga mengurangi penyakit di sekolah serta mengurangi permasalahan kesehatan di sekolah,’’ papar Kang Emil. Kota Bandung terpilih dalam pertemuan tahunan ini untuk menyampaikan materi atau berbagi dengan negara-negara se-Asia Tenggara terkait dengan Sekolah Sehat.

Ditambahkannya, menurut PBB banyak penyakit-penyakit anak yang terjadi justru karena pengaruh lingkungan sekolah penanganannya kurang serius. ‘’Bandung Alhamdulillah terpilih dan kita sharing terkait konsep sekolah sehat di Indonesia khususnya di Bandung,’’ ungkapnya usai pertemuan yang dihadiri peserta dari 11 negara se-Asia Tenggara. Dikatakan Kang Emil, pihaknya akan menggandeng pihak ketiga atau kalangan dunia usaha untuk mewujudkan target 30 Sekolah Sehat di 2015 ini.

Sementara itu visi misi SEAMEO INNOTECH terutama untuk mengidentifikasi permasalahan pendidikan umum dan khusus serta kebutuhan negara-negara Asia Tenggara. Serta mengembangkan solusi berbasis teknologi yang inovatif dan solusi untuk mengatasi masalah ini. (rol.co.id)

Hasil Pencarian:

Sony Sugema College dan SMA Alfa Centauri Mengadakan Belajar Bahasa Inggris dan Arab Online

16 February 2015

online-UFLSKebutuhan percakapan dengan bahasa asing memang sedang digalakan oleh pemerintah kota Bandung. Adalah Ridwan Kamil atau biasa disapa Kang Emil mencanangkan hari kamis itu hari Bahasa inggris. Ide tersebut otomatis disambut baik oleh seorang owner Bimbingan Belajar ternama di Bandung yaitu Sony Sugema,MBA. Dengan metode UFLS nya (Ultra Fast Learning System) mengajarkan siswa belajar Bahasa Inggris dan Arab sistem Online.

“Metode ini sudah diterapkan di kalangan guru SSC dan SMA Alfa Centauri, Alhamdulillah berhasil, makanya saya akan menerapkan ke siswa dan orang tua siswa” ujar pendiri Bimbel dan Sekolah tersebut.

Belajar Online ini bukan hanya diikuti oleh siswa SSC dan SMA Alfa Centauri saja, tapi orang tua siswa pun bisa mengikuti belajar online tersebut. Dengan mengakses http://online.sonysugemacollege.com dan mendownload softwarenya, lalu menjalankan software tersebut dan memasukkan NOTES dan PIN yang diberikan waktu pendaftaran di SSC. Siswa bisa melihat, mendengarkan dan bisa berinteraksi dengan pengajar tersebut.

“Fasilitas ini hanya bisa dirasakan oleh siswa SSC dan SMA Alfa Centauri saja, kemungkinan kedepannya bisa juga dirasakan oleh selain siswa SSC dan SMA Alcent” kata Iwan Djutiawan salah seorang staff IT SSC dan Sekolah tersebut. (jabarmedia,AZ)

Hasil Pencarian:

Atalia Kamil Beri Tips Cegah Suami Korupsi

16 February 2015

atalia-kamilIstri Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Atalia Kamil ikut serta mendukung aksi damai perempuan Indonesia Antikorupsi Bandung. Sebagai istri orang nomor satu di Bandung ini, Atalia punya cara untuk mencegah agar suaminya tidak tersandung korupsi. Seperti apa caranya?

Ibu dari dua orang anak ini berpandangaan bahwa perempuan bisa memiliki kekuatan untuk memberantas korupsi mulai dari lingkungan sekitarnya sendiri.

“Perempuan itu sebagi pendidik punya kekuatan. Yang kedua, perempuaan bisa menjadi auditor keuangaan. Yang ketiga perempuan punya pengaruh di pengajian, arisan dan kegiatan lainnya. Saya kira dengan menanamkaan antikorupsi ini bisa menjadi teladan,” ujar Atalia ditemui usai kegiatan di Taman Alun-alun, Jalan Asia Afrika, Minggu (15/2/2015).

Kini semenjak menjadi istri kepala daerah, Atalia mengaku memiliki tanggung jawab besar untuk keluarga khususnya kepada suami untuk mengingatkan agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif, apalagi korupsi.

“Saya sebagai istri Kang Emil (Ridwan Kamil), selalu mengingatkan terus menerus, agar hati-hati, harus sangat hati-hati dalam menjalani aktivitasnya sebagai wali kota,” ujarnya.

Atalia juga sering mengingatkan kepada suaminya agar berapapun uang yang dibawa suaminya ke rumah harus halal.

“Saya selalu bertanya apapun yang diterima Kang Emil ini apakah halal atau tidak? Apapun yang beliau berikan kepada keluarga harus halal,” tandasnya.

Hari ini, Atalia bergabung dalam aksi yang dilakukan Aliansi Perempuan Indonesia Antikorupsi Bandung di Taman Alun-alun Bandung, Jalan Asia Afrika. Ratusan perempuan yang memakai baju dengan tema putih ini melakukan sejumlah kegiatan seperti face painting, yoga meditasi lawan korupsi hingga selfie lawan korupsi. (detik.com)

Hasil Pencarian:

Gubernur Hadiri Dakwah On The Street di Dago

15 February 2015

ahmad-heryawanGubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan Minggu pagi (15/2) baru saja tiba di Bandung, setelah kunjungan kerja ke Bali. Dari Bandara Husein Sastra Negara, Gubernur langsung menuju CFD Dago untuk menghadiri acara Dakwah On The Street yang digagas komunitas Saling Sapa. Dalam sambutannya, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan atau Kang Aher menyambut baik konsep acara Dakwah On The Street.

“Ini bagus, karena dakwah itu bisa di mana saja. Apalagi CFD Dago ini banyak dikunjungi orang setiap hari Minggu. Meski waktunya hanya beberapa jam, tapi bisa efektif dakwah di tempat seperti ini” ujarnya.

Aher juga menyebutkan, dakwah dengan mendatangkan publik figur seperti Ustad Yusuf Mansur dan motivator lain, akan semakin mengena pada umat.

“Saya bahagia ada Ustad Yusuf Mansyur di sini, ada beberapa orang juga yang Saya nilai menjadi inspirator bagi kita dengan pengalamannya bisa menjadi seseorang” sambung Aher.

Dalam kesempatan itu dibuka juga sesi tanya jawab dengan audience yang hadir. Salah seorang audience menanyakan tentang apakah cinta itu anugerah atau musibah. Gubernur yang didaulat menjawab oleh Ustad Yusuf Mansyur langsung menegaskan.

“Cinta itu anugerah karena cinta adalah baik dan datangnya dari Alloh. Asal kita bisa memaknainya dengan baik” pungkasnya. (jabarprov.go.id)

Hasil Pencarian:

Hanya Dua Jam, Polisi Amankan 638 Motor Berknalpot Bising

15 February 2015

razia-knalpot-bisingHanya dua jam, polisi berhasil mengamankan 638 motor dalam sebuah operasi yang digelar serentak pada Minggu (15/2) dini hari. Operasi kendaraan bermotor ini digelar Polrestabes Bandung dan seluruh polsek jajaran.

Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Dhafi menuturkan, operasi kendaraan ini difokuskan pada motor yang tak sesuai standar, terutama berknalpot bising. Namun saat dilakukan operasi, polisi berhasil mengamankan puluhan motor yang tak dilengkapi surat-surat.

Dhafi mengatakan, operasi knalpot bising digelar karena masih banyaknya keluhan masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Polrestabes Bandung bersama jajaran menggelar operasi serentak.

“Hasilnya, kami berhasil mengamankan ratusan motor yang tidak standar khususnya berknalpot bising. Kami lakukan penindakan langsung kepada para pengendara yang membawa kendaraan tidak sesuai standar itu,” tutur Dhafi.

Ia menambahkan, dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan 638 kendaraan berknalpot bising. Kemudian ada 533 pengemudi motor yang tak membawa SIM (surat izin mengemudi) dan 1.062 pengendara tidak membawa surat tanda kendaraan bermotor (STNK). (jabar.tribunnews.com)

Berhenti di RHK, Mobil Bakal Ditilang

14 February 2015

ruang-henti-khususMulai besok, Sat Lantas Polrestabes Bandung akan menilang mobil yang berhenti di ruang henti khusus (RHK). Fasilitas RHK diadakan untuk perhentian pengendara sepeda motor di setiap lampu lalu lintas.

Wakasat Lantas Polrestabes Bandung Kompol Santiadjie mengatakan, mulai besok kendaraan roda empat atau lebih yang menunggu lampu merah dan berhenti di RHK akan ditilang.

“Kami lihat, di Kota Bandung RHK seolah-olah tidak ada fungsinya karena ditempati oleh kendaraan roda empat. Jadi mulai besok akan kita tilang,” katanya kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kamis (12/2/2015).

Dia menyebutkan, RHK dibuat khusus untuk pengendara sepeda motor saat menunggu lampu merah. Maksud ruang henti khusus adalah agar motor bisa berkumpul menjadi satu. Sehingga saat lampu lalu lintas berwarna hijau, rangkaian kendaraan bisa lebih cepat melaju.

“Dengan begitu, akselerasi rangkaian kendaraan dan arus lalu lintas jadi lancar,” ujarnya.

Dengan demikian, jika ada mobil yang berdiam ada beberapa opsi. Opsi pertama memindahkan kendaraan ke arus lain, dan opsi kedua dilakukan tindakan penilangan. (inilahkoran.com)

Hasil Pencarian:

Diduga Kelebihan Penumpang Perahu Penyeberangan Terbalik

13 February 2015

tenggelamPerahu penyebrangan terbalik di Sungai Cimanuk masuk wilayah Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jumat (13/2/2015) pagi diduga kelebihan muatan. Perahu hilang keseimbangan sehingga terbalik dan menghanyutkan belasan orang dan sepeda motor.

Kapolres Indramayu, AKBP Wijonarko mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 08.00. Ketika itu perahu berisi sekitar 17 orang warga dan 12 unit sepeda motor. “Hendak menyebrang dari Blok Pulo Cangak, Desa/Kecamatan Bangodua menuju Kertasemaya. Tapi dalam perjalanan perahu hilang keseimbangan sehingga terbalik,” katanya melalui sambungan telepon.

Kapolres menduga, perahu kelebihan muatan. Namun, kata dia, ini masih diselidiki.

Jumlah korban hanyut, kata kapolres belum diketahui pasti karena tidak ada data pasti. Hanya, kata dia, beberapa warga yang jadi korban berhasil menyelamatkan diri.

“Korban hanyut masih dalam pencarian tim gabungan Pol Air Polda Jabar, instansi terkait, dan warga,” kata kapolres.

(Tribunnews)

Hasil Pencarian:

« Previous PageNext Page »