Heboh Batik Mega Mendung Diklaim Turki

10 January 2015

batikDunia maya dihebohkan dengan dugaan Batik Mega Mendung Cirebon diklaim Turki. Hal itu terjadi ketika Musisi Katon Bagaskara melalui twitternya @katonbagaskara meng-capture sebuah postingan dari Ingrid, pengguna media sosial yang isinya sebuah kesedihan karena melihat Batik Mega Mendung bertuliskan “Turki Limited Edition” di Butik Mark Spencer Champ élyées Paris.
“Pls read the photo, ini bener2 sedih (motif batik Cirebon!), ayo laporkan paten ini ke Pemerintah Indonesia??” tulis @katonbagaskara, Rabu (7/1). Tidak hanya sekali Katon Bagaskara meng-upload gambar tersebut. Masih dalam hari yang sama, Katon bahkan menuliskan sebuah permohonan agar Presiden RI, Ir H Joko Widodo dan Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel turut beraksi.
“Pls read the photo(motif batik Cirebon diclaim milik Turki UK!),mhn actionnya pk @jokowi_do2 @RachmatGobel,” tulisnya. Tweet yang dilontarkan Katon Bagaskara tersebut menuai banyak respons dari netizen. Tak sedikit yang mengecam hal ini. Adapula yang mengajak seluruh masyarakat untuk semakin bangga dan mencintai produk dalam negeri. Seperti yang dituliskan @tikolaut dalam mengomentari postingan tersebut. “ayooo….banggalah dg produk nusantara, biara ga ling lung..,” tulisnya.
Sementara itu, mendengar kabar ini, perajin dan penjual batik, Indrawati, merasa miris. Ia mempertanyakan mengapa hal tersebut bisa terjadi. Hal ini sangat disayangkan mengingat mega mendung merupakan salah satu motif batik ciri khas Cirebon. “Mega Mendung itu sudah jelas Cirebon punya. Kenapa bisa diklaim ya sama Turki? Turki dasarnya dari apa untuk mempertahankan mega mendung itu? Saya tidak mengerti saja, kok tiba-tiba bisa diklaim sama Turki. Tidak habis pikir,” katanya kepada Radar, Kamis (8/1).
Sementara Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat SE menanggapi hal ini dengan melihat sisi positif. Dengan adanya kejadian ini membuka mata banyak pihak untuk lebih peduli dengan batik mega mendung yang merupakan ciri khas Cirebon.

(radar cirebon)

Black Box AirAsia QZ8501 Tidak Pada Posisinya

10 January 2015

black boxOperasi pencarian Black Box AirAsia QZ8501 berlanjut Jumat (9/1) pagi tadi. Namun informasi dari tim penyelam yang dibenarkan oleh Panglima TNI, Jenderal Moeldoko, Si Kotak Hitam yang dicari-cari tersebut tidak terlihat di tempat seharusnya.

Panglima yang beberapa hari ini bergabung bersama prajuritnya di medan mission area, di perairan Selat Karimata, Kalimantan Tengah, tidak membantah soal tidak adanya Black Box yang dicari itu di ekor pesawat.

“Ya benar (Black Box tidak ada di tempatnya). Tim kami yang menyelam menemukan ekor pesawat yang rusak. Dikhawatirkan Black Box mungkin sudah pecah dan keluar dari ekor. Mungkin karena benturan. Namun masih ada bagian (ekor) yang tertutup lumpur,” ujar Moeldoko.

Saat ini, Moeldoko mengatakan tim yang dikomandoi oleh Basarnas ini sedang dikejar waktu untuk bisa mengangkat ekor pesawat, agar kepastian Black Box bisa diketahui.

“Ini sedang mau diangkat menggunakan crane di kapal Crest Onyx,” singkat Moeldoko.

(indopos)

Basarnas Kejar Pengangkatan Ekor AirAsia QZ8501 Sebelum Terendam Lumpur

10 January 2015

basarnasPencarian pesawat AirAsia QZ8501 di hari keempat belas, Sabtu (10/1/2015) kembali berfokus pada pengangkatan ekor pesawat dan evakuasi para penumpang.

Menurut Direktur Operasional Badan SAR Nasional (Basarnas) SB Supriyadi, tidak ada skenario khusus untuk pencarian di hari ini, tetapi pengangkatan ekor pesawat harus disegerakan sebelum semakin sulit diangkat karena terendam lumpur.

“Lifting bag sedang diupayakan untuk dipakai. Ini ekor pesawat mungkin bisa lebih berat karena lumpur di sana, pasir juga sudah masuk ke dalamnya. Tetapi ini sudah diperhitungkan,” kata Supriyadi.

Lifting bag atau kantong pengangkat awalnya disediakan tujuh buah. Lifting bag itu merupakan milik TNI Angkatan Laut yang berada di Komando Armada Timur (Koarmatim), Surabaya, Jawa Timur.

Tujuh lifting bag itu memiliki kemampuan untuk mengangkat beban hingga 110 ton. Sebelumnya, Kepala Tim Penyelam Kapten Saiful Afrianto menjelaskan, ketujuh lifting bag terdiri atas kantong yang bisa mengangkut beberapa kapasitas, yaitu 35 ton dua, 10 ton tiga, dan lima ton dua.

Lifting bag telah coba dipasang pada Jumat (9/1/2015) kemarin, tetapi belum bisa diangkat karena faktor cuaca dan arus bawah laut yang deras. Pencarian hari ini, khususnya untuk pengangkatan ekor pesawat, masih akan dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal Moeldoko.

Moeldoko beserta rombongan menempati Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh. Penyisiran dengan pesawat untuk memantau di permukaan air juga masih berlangsung.

Supriyadi menuturkan, patroli udara seperti ini akan terus-menerus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan masih ada puing maupun korban yang muncul ke permukaan laut. “Mudah-mudahan tidak ada lagi, tetapi jika ada, akan kami angkat segera,” ucap dia.

(kompas)

Mau Pasang Tiang, Tiga Pekerja Internet Tewas Tersetrum

10 January 2015

listrikTiga pekerja proyek pemasangan jaringan internet tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka tersengat aliran listrik di Jalan Raya Narogong, Kampung Klapanunggal RT 2/1, Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jumat (9/1/2015) pukul 14.40 WIB.

Kapolres Bogor, AKBP Sonny Mulvianto Utomo menjelaskan, tiga korban tewas di lokasi kejadian saat memasang tiang untuk jaringan internet sebuah perusahaan telekomunikasi.

“Dua orang pekerja selamat dan hanya mengalami luka ringan, sekarang masih menjalani pemeriksaan di Polsek Klapanunggal,” ujarnya saat dikonfirmasi Wartakotalive, Jumat malam.

Kanit Reskrim Polsek Klapanunggal, Iptu Dody R Permana menjelaskan, kejadian yang menewaskan tiga pekerja bermula saat kegiatan kegiatan pemasangan tiang besi untuk kabel internet dari PT First Media Tanggerang.

“Tiang besi yang akan dipasang diangkat oleh lima pekerja,namun bagian ujung tiang menyentuh kabel listrik tegangan tinggi yang berada dekat dengan tiang internet yang akan dipasang,” ujarnya.

Tiga pekerja tewas seketika,yaitu Andi, Nur dan Ari. Sedangkan dua korban luka ringan, Supriyadi dan Rudi. “Korban tewas sudah dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk dilakukan otopsi, sedangkan korban luka sedang menjalani pemeriksaan,” katanya.

Dody mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kejadian yang menewaskan tiga orang tersebut.”Kita sedang selidiki terkait unsur kelalain dalam pemasangan tiang jaringan internet itu. Mandor dan dua pekerja sedang diperiksa di Polsek,” ujarnya.

(tribunnews)

Cari Batu Akik dari Gunung Salak ada di Pasar Devris

9 January 2015

akik lgGunung Salak ternyata tidak hanya mempunyai  pemandangan indah, hawanya yang segar, dan Kawah Ratu yang mempesona, namun dibalik itu juga menyimpan batu-batu akik. Untuk mencari batu akik asal Gunung Salak tinggal datang ke Pasar Devris Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor.

Choerul Solihin (45) pedagang batu akik yang membuka lapak di Pasar Dev ris  mengaku dirinya menjual batu batu akik di Pasar Devris Bogor diambil dari  kawasan Gunung Salak.  Batu akik dengan nama Panca Warna  nilai jualnya paling tinggi jenis Panca Warna, “ kata Choerul.

Ia menuturkan, awal mulanya dia mengetahui tersimpan batu akik di Gunung Salak, dia bersama seorang rekannya, mencoba menggali untuk mencari batu di sekitar Gunung Salak, dan ternyata  sudah banyak orang yang mengadu nasib mencari berbagai batu mulia di kawasan tersebut.

Dia mengaku mulai mencari peruntungan di sekitar Gunung Salak sekitar 3 bulan lalu. “Infomasinya hanya dari mulut ke mulut dan sekarang jadi penambangan batu-batu akik,”ujarnya kepada, bogornews.com Rabu (7/1/2015).

Menurut Choerul,  ternyata tidak hanya jenis Panca Warna tetapi ada juga kecubung, black oval, kalimaya serta batu-batuan jenis kristal. “Saat ini, batu Panca Warna yang dijualnya berkisar Rp 50 ribu hingga Rp100 ribu perbuahnya.

Chaerul  berkeyakinan, kalau sudah terkenal batu akik asal Gunung Salak harganya akan terus beranjak naik, seperti batu akik dari  Kalimantan, Garut serta wilayah lainnya.

“Jenis batu akik Panca Warna yang paling mahal dari Gunung Salak harganya bisa mencapai Rp 800 ribu. Sebenarnya kualitas batu akik Gunung Salak tidak kalah dengan batu-batu asal daerah lain. Persoalannya, tinggal bagaimana mempromosikan kepada masyarakat, “ kata dia

Choirul bertekad untuk membawa batu asal Bogor ini menjadi ikon lain untuk Bogor. Makanya, dia sangat menyambut gembira dengan adanya Pusat Penjualan Akik di Bogor.  “Wilayah lainnya di Bogor  yang mempunyai potensi menyimpan batu akik adalah Sentul, tapi kualitasnya masih di bawah batu akik dari Gunung Salak, “ pungkasny.

(bogornews)

Pesawat Airasia Jatuh : Perizinan Terbang AirAsia Surabaya-Singappura Legal

9 January 2015

pesawatPengamat kebijakan publik Agus Pambagio mengatakan, persoalan izin terbang AirAsia QZ8501 rute Surabaya-Singapura pada Minggu (28/1/2015) legal.

Menurutnya, pihak maskapai pastinya sudah melakukan prosedur perizinan tersebut. Namun yang menjadi masalah adanya mal administrasi di pihak Kemenhub.

“Flight schedule-nya nggak masalah, Otoritas Bandara sudah konfirmasi, dan sudah mengeluarkan confirmation slot dan akhirnya pesawat itu terbang ke Singapura sebelum mengalami kecelakaan,” kata Agus kepada wartawan, Kamis (8/1/2015).

Pernyataan Agus Pambagio ini sangat sinkron dengan data yang beredar di kalangan wartawan di Surabaya yang ditulis beberapa media. Tak heran pihak Singapura ngotot bahwa penerbangan QZ8501 ini sudah memiliki izin.

“Memang sudah ada permit, dan Singapura tetap ngeyel kalau itu ada izin,” katanya.

Oleh karena itu, kata Agus, pembekuan izin rute itu bisa dicabut lagi oleh Kemenhub.
Seperti diketahui, legal atau ilegalnya penerbangan Air Asia QZ8501 masih menjadi tanda tanya  di hari yang ke 11 pascaterjadinya peristiwa kecelakaan tersebut.

Bersamaan dengan itu, kini dokumen yang menyebutkan legalitas penerbangan Air Asia tersebut bocor di beberapa wartawan di Surabaya. Jika memang dokumen tersebut benar, maka bisa jadi fakta itu membuktikan bahwa penerbangan Air Asia adalah legal. Dokumen tersebut setebal hampir 20 halaman yang menyebutkan jadwal-jadwal penerbangan AirAsia secara legal.

Selain itu ada surat izin dari Kementrian Perhubungan Direktorat Jenderal Pehubungan Udara tertanggal 24 oktober 2014 setebal 3 lampiran, bernomor AU.008/30/6/Orju-DHU-2014 terkait ijin penerbangan luar negeri periode winter 2014/2015.

Dalam surat yang ditujukan kepada Direktur Utama PT Indonesia AirAsia di Jakarta, berisi diantaranya: Menunjuk PT Indonesia AirAsia nomor AGRR/71//X/2013 tertanggal 16 Oktober 2014.

Dengan ini disampaikan bahwa Direktorat jenderal Perhubungan Udara dapat mengizinkan penerbangan Indonesia Air Asia untuk periode Winter 2014/2015 yang berlaku 26 oktober 2014 sampai 28 Maret 2015. Dalam lampiran halaman pertama tersebut dibubuhui tanda tangan Direktur Jenderal Perhubungan Udara atas nama Ir Santoso Eddy Wibowo M.SI beserta stempel.

Sementara pada lampiran kedua dan ketiga, berisi tembusan pada jajaran Bandara Juanda, diantaranya kepada Kepala Otoritas bandar udara wilayah III, Surabaya, GM PT Angkasa Pura W, kepala otoritas Bandara wilayah III, serta jajaran lainnya yang berkaitan dengan bandara Juanda Surabaya.

Selanjutnya surat tersebut ditindaklanjuti oleh PT Indonesia AirAsia tertanggal 25 okotber 2014, dengan Nomer : IAA/GOP/GS/SHSUB/0349/X/2014 tentang jadwal penerbangan AirAsia, di antaranya Surabaya-Singapura.

(tribunnews)

KA Argo Parahyangan Tak Bisa Lewat Karena Ada Pemblokiran Rel di Tambun

7 January 2015

detik_tambunDemo penumpang dengan memblokir rel kereta di Stasiun Tambun membuat perjalanan kereta ke luar kota tertahan. Kereta ke arah Bandung dan Cirebon tak bisa melintas akibat adanya demo penumpang itu. “Sudah hampir 45 menit kereta api Argo Parahyangan tertahan di Stasiun Kedunggedeh,” tulis Damaresevan di pasangmata.com, Rabu (7/1/2015) pukul 09.00 WIB. Di Stasiun Tambun, kereta Cirebon Ekspres (Cireks) dan KA Purwojaya tertahan. “Dua kereta api, KA Purwojaya dan KA Cirebon ekspres tertahan di stasiun Bekasi. Kereta tersebut belum dapat melanjutkan perjalanannya,” tulis Roy di pasangmata.com. Para penumpang menggelar demo dengan duduk-duduk di tengah rel kereta. Mereka adalah penumpang kereta Tambun-Jakarta yang tidak mendapatkan tiket. Mereka memprotes PT KAI yang dianggapnya mengurangi jatah tiket di ruas tersebut.(detik.com)

Tiket Kereta Api Ekonomi Turun Harga 1 Maret

7 January 2015

kereta-apiDengan telah ditandatanganinya kontrak kewajiban pelayanan publik (Public Service Obligation/ PSO) tahun 2015 oleh Dirjen Perkeretaapian Kemenhub dan PT KAI maka tarif KA ekonomi jarak jauh dan jarak menengah tertentu akan kembali mendapatkan subsidi dari pemerintah.
Manager Humas PT KAI Daop 5 Surono mengatakan, kembalinya tarif KA ekonomi tertentu menggunakan tarif subsidi (PSO) tersebut akan berlaku mulai 1 Maret 2015.
PT KAI, telah menetapkan pemberlakuan tarif subsidi (PSO) untuk KA ekonomi tertentu jarak jauh adalah mulai 1 Maret sampai dengan 19 Juni 2015. Sedangkan tarif PSO untuk KA ekonomi tertentu jarak menengah mulai berlaku 1 Maret sampai dengan 30 Juni 2015.
“Untuk tarif masa keberangkatan setelah tanggal tersebut akan ditetapkan kemudian,” kata Surono, Selasa (6/1/2015).
Kereta Api jarak jauh yang menggunakan tarif subsidi 1 Maret – 19 Juni 2015 diantaranya KA Logawa (Purwokerto- Jember pp), KA Kahuripan (Kediri- Kiaracondong pp), KA Bengawan (Purwosari- Pasarsenen pp), KA Progo (Lempuyangan- Pasarsenen pp), masing- masing dengan tarif Rp 50.000.
KA Gaya Baru Malam Selatan (Surabayagubeng- Pasarsenen pp), dan KA Pasundan (Surabayagubeng- Kiaracondong pp) dengan tarif Rp. 55.000. Serta KA Kutojaya Utara (Kutoarjo- Pasarsenen pp) dengan tarif Rp. 40.000.
Sedangkan KA ekonomi jarak menengah yang kembali menggunakan tarif subsidi (PSO) mulai 1 Maret – 30 Juni 2015 di lintas selatan adalah KA Serayu Malam/ Pagi (Purwokerto- Jakarta lewat Bandung pp), dan KA Kutojaya Selatan (Kutoarjo- Kiaracondong pp), Untuk kedua KA ini akan diberlakukan tarif PSO sebesar Rp.35.000. (jogja.tribunnews.com)

Persib Kalahkan Pusamania Borneo FC 3-0

7 January 2015

persib-menangPersib Bandung memastikan tiket final Turnamen Piala Wali Kota Padang setelah melucuti Pusamania Borneo FC 3-0 pada laga terakhir Grup A di Stadion H. Agus Salim, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (6/1/2014).

Persib mendominasi pertandingan, terutama setelah Borneo kehilangan Victor Pae akibat menerima dua kartu kuning. Dominasi kemudian berujung rangkaian gol cantik.

Gol-gol kemenangan Maung Bandung tercipta dari tembakan spektakuler kapten tim Atep pada menit ke‎-38 dan tembakan lob cantik Tantan pada menit ke-54 dan sundulan menit ke-9.

Kemenangan ini membuat Persib maju ke final berkat 6 poin hasil dua kali menang. Pada laga pertama, Persib juga menang 3-0 atas PP Padang.

Di babak final, Persib sudah ditunggu oleh Persiba Balikpapan yang menjadi juara Grup B setelah menang atas Semen Padang dan Selangor FA‎.

Babak final akan digelar Kamis (8/1/2015)‎ pukul 19.00 WIB.(pikiran-rakyat.com)

Pangandaran Hanya Punya Satu Unit Mobil Pemadam Kebakaran

7 January 2015

firePemerintah Kabupaten Pangandaran hanya memiliki satu unit kendaraan pemadam kebakaran. Padahal, kecamatan yang ada di Pangandaran berjumlah 10 kecamatan.

Tidak hanya itu, satu-satunya kendaraan pemadam kebakaran yang ada itu pun sudah tidak layak digunakan. Selain usianya sudah cukup lama, bagian badan kendaraan itu sudah banyak yang keropos.

Dikatakan Uton Sutarsa selaku Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD Damkar Lat dan laboratorium Dinas Pekerjaan Umum, Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Pangandaran, pihaknya sudah mengusulkan untuk pengajuan pembelian satu unit kendaraan pemadam kebakaran lagi.

“Jelas kurang kendaraan yang ada dan sudah tidak layik. Dari 10 kecamatan yang ada di sini, hanya ada satu kendaraan. Kejadian yang sudah-sudah, kami kelimpungan,” ucapnya, Selasa (6/1/2015).

Ia mengatakan, beberapa waktu lalu, ketika sedang melakukan pemadaman di daerah Sidamulih, di saat berbarengan adapula kebakaran di Kecamatan Pangandaran. Dengan kondisi itu, akan menyulitkan petugas untuk melakukan pemadaman.

Uton menyebutkan idealnya dengan luas wilayah yang ada setidaknya tiga hingga lima unit kendaraan pemadam kebakaran itu mutlak. Nantinya akan dibagi per wilayah.

“Misalnya kita bagi menjadi tiga wilayah. Satu unit di Kalipucang, Pangandaran, dan Parigi. Dengan demikian setidaknya ketika ada kejadian di Kalipucang atau Parigi, ada kendaraan terdekat di sana, jadi tidak perlu dari Pangandaran seperti saat ini. Juga dapat saling membantu,” ujarnya. (pikiran-rakyat.com)

« Previous PageNext Page »