web analytics

Bocor, Laporan soal Kebrutalan CIA Tangani Tersangka Kasus Terorisme

12 April 2014   16 views

Central Intelligence AgencySebuah laporan dari Komite Intelijen Senat Amerika berisi pola metode brutal CIA dalam menginterogasi para tersangka teroris setelah serangan 11 September 2001 bocor. Tim dari komite itu akan meminta Kementerian Kehakiman menyelidiki bagaimana bisa dokumen tersebut bocor.

Pemberitaan dari media The McClathcy, Kamis (10/4/2014) malam, memuat dokumen berisi 20 temuan dari laporan komite itu. (Baca: dokumen berisi 20 temuan itu). Menurut pemberitaan tersebut, laporan komite Senat menyimpulkan bahwa teknik interogasi CIA gagal menghasilkan data intelijen yang berharga.

CIA, menurut laporan itu juga, telah menyesatkan pemerintahan Presiden George Bush, Kongres, dan masyarakat, tentang perlakuan yang brutal CIA kepada para tersangka. Badan intelijen ini disebut pula menggunakan teknik tak sah untuk menahan tersangka dan melakukan kesalahan penahanan, yang semua kesalahan itu tak pernah dievaluasi.

Baik teknik interogasi CIA maupun penahanan yang brutal dinyatakan akan semakin memburuk, kecuali lembaga ini berkomitmen membuat kebijakan baru. Temuan tersebut konsisten dengan rincian senator yang sejak 2009 menyelidiki pola penanganan CIA atas para tersangka teroris.

Penyelidikan Senat merujuk pula pada beragam laporan dari pemberitaan, organisasi HAM, dan berbagai penelitian, baik dari pemerintah maupun non-pemerintah. Presiden Barack Obama menyamakan interogasi brutal itu sebagai penyiksaan, tetapi CIA membela tindakan para agennya dan mengatakan laporan Senat tak akurat.

Komite Intelijen Senat pada pekan lalu mengumumkan telah membuat ulasan dan kesimpulan dari peninjauan atas 6.600 lembar dokumen terkait kinerja CIA itu. Mereka saat ini masih menunggu pemerintahan Obama menyensor materi sensitif dari laporan itu terhadap keamanan nasional sebelum publikasi.

Ketua Panel mengatakan penyelidikan atas temuan kebocoran laporan itu masih berlangsung. Namun, dua halaman temuan publikasi McClatchy tersebut akan memasukkan nama-nama dari para pegawai pemerintah maupun tahanan yang menghadapi siksaan, lokasi penjara rahasia CIA, maupun hal lain yang mengancam keamanan nasional negara itu. Dokumen itu pun tak menunjukkan cara maupun alasan panitia sampai kepada kesimpulan itu.

“Jika seseorang menyebarkan setiap bagian dari laporan rahasia ini, mereka melanggar hukum dan harus dituntut,” kata Senator Demokrat Dianne Feinstein. “Komite ini menyelidiki pengungkapan yang tak sah tersebut, dan saya merujuk (penyelidikan itu) kepada Kementerian Kehakinan.”

Juru Bicara CIA Dean Boyd menolak berkomentar atas publikasi temuan itu. “Mengingat laporan tersebut masih bersifat rahasia, kami tidak dapat berkomentar,” tepis dia. Boyd mengatakan CIA berkomitmen mmbuat klasifikasi ulasan yang cepat untuk konsumsi publik atas laporan komite Senat.

Namun, dalam sebuah opini di The Washington Post, Feinstein dan Senator Jay Rockefeller, dua anggota komite dari Demokrat, mengatakan pengungkapan 500 halaman dari laporan ini ke publik merupakan cara terbaik untuk memastikan bahwa program penahanan rahasia dan interogasi koersif tak pernah terjadi lagi. “Ini juga akan berfungsi menegakkan praktik Amerika mengakui kesalahan dan belajar dari kesalahan,” kata mereka.

Para senator berusaha menjawab dua kritik utama atas laporan yang diajukan antara lain oleh mantan pejabat CIA. Kritik itu menyatakan kesimpulan laporan sudah ditetapkan terlebih dahulu dan diambil tanpa ada wawancara langsung dengan para pejabat CIA.

Menyebut laporan itu sebagai “fact based”, Feinstein dan Rockefeller mengatakan hampir setiap kalimat dalam laporan tersebut diatribusikan pada jaringan telekomunikasi CIA, e-mail, catatan internal, kesaksian, dan dokumen lainnya.

Mereka mengakui review Kementerian Kehakiman atas program dinas mata-mata itu berarti pimpinan tertinggi, pengacara, agen kontraterorisme, analis, dan interigator CIA tak harus berbicara dengan komite Senat.

Namun, mereka berdua mengatakan bahwa para penyelidik di Senat menggunakan transkrip lebih dari 100 wawancara oleh auditor internal CIA maupun dari lembaga lain yang digelar selama pola brutal interogasi maupun setelah pola itu tak lagi dipakai. (sumber: kompas.com)

Hitung Cepat Bongkar Ulang Peta Politik 2014

11 April 2014   41 views

hasil hitung cepatHasil hitung cepat, baik quick count maupun exit poll, untuk Pemilu Legislatif 2014, membongkar ulang perkiraan peta politik yang sebelumnya diperkirakan berdasarkan beragam survei sepanjang 2013 hingga menjelang hari pemungutan suara pemilu legislatif.

Perubahan besar diperkirakan bakal terjadi setelah perolehan suara Partai Demokrat, sekalipun turun tajam dibandingkan capaian pada Pemilu 2009, ternyata menurut hitung cepat tak seburuk yang diperkirakan. Sebaliknya, suara untuk partai-partai berbasis massa Islam, yang sebelumnya diduga akan terkikis nyaris habis, justru mengejutkan dengan capaian di atas 6 persen selain Partai Bulan Bintang.

Maka, Pemilu Presiden 2014 tak lagi hanya memandang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Golkar sebagai lokomotif utama. Tak pula peta politik hanya akan menunggu “gerbong ketiga” sebagai kubu penantang. Bisa jadi, empat pasangan calon presiden dan wakil presiden bisa muncul dalam Pemilu Presiden 2014.

Survei tertebas hitung cepat

Data hitung cepat Kompas yang dilansir Kamis (10/4/2014) dan survei ketiga dari serial survei Kompas yang dirilis pada Kamis (9/1/2014) menjadi salah satu gambaran bahwa hitung cepat menebas beragam perkiraan dari aneka rupa survei yang sebelumnya ada.

Meski Partai Demokrat sejak jauh-jauh hari diramalkan bakal tersungkur setelah rangkaian krisis internal dan kasus korupsi melanda partai tersebut, hitung cepat menyodorkan perolehan suara partai itu masih cukup signifikan.

Survei terakhir Kompas memperkirakan suara Partai Demokrat hanya akan ada di kisaran 7,2 persen. Hitung cepat menunjukkan, partai ini masih mendapatkan 9,47 persen suara, sekalipun rontok 11,34 persen dari capaian pada Pemilu 2009.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Golkar memang tak menunjukkan perbedaan signifikan antara hitung cepat dan survei. Namun, perolehan mereka lebih rendah hampir 2 persen dibandingkan survei terakhir Kompas.

“Jokowi Effect”, istilah untuk harapan pengusungan Joko Widodo menjadi bakal calon presiden dari PDI-P, tak memberikan efek penambahan dukungan suara yang oleh beragam survei disebut bisa membawa suara PDI-P jadi lebih dari 30 persen. Sebaliknya, insiden semacam “Teddy Bear di Maladewa” juga tak membuat Partai Golkar terempas.

Partai-partai yang sempat digadang-gadang survei bakal terus memupuk tambahan suara, Partai Hanura dan Partai Nasdem, ternyata mandek pasokan dukungannya. Bila survei terakhir Kompas memotret Nasdem akan mendapatkan 6,9 persen suara dan Hanura 6,6 persen, hitung cepat Kompas mendapatkan Nasdem tertahan di angka 6,7 persen dan Hanura turun ke 5,11 persen.

Lagi-lagi retorika politik kembali termentahkan oleh kenyataan. Bagi para wartawan yang mendapatkan muka bersungut-sungut Hary Tanoesoedibjo, bisa jadi masih terekam jelas kalimat, “Begini deh, kita buktikan nanti pemilu 9 April (Hanura) menang atau tidak.” (Baca: Ditanya soal Kampanye Akbar Hanura yang Sepi, Win-HT Emosi)

Kalimat tersebut terlontar ketika wartawan meminta konfirmasi atas tak terbuktinya 150.000 orang akan memadati Gelora Bung Karno di kampanye terbuka terakhir partai itu. Pak Hary, ternyata pemungutan suara pun tak beda dengan saat kampanye di Gelora Bung Karno, sepertinya.

Sebaliknya, partai-partai politik berbasis massa Islam membuktikan diri mereka belum tamat. (Baca: Partai Politik Berbasis Massa Islam Menjungkirbalikkan Survei). Selain Partai Bulan Bintang, empat partai politik berbasis massa Islam mendapatkan suara jauh di atas 6 persen, bahkan Partai Keadilan Sejahtera, yang dirundung hujan badai dugaan korupsi impor sapi dan “kembang-kembang” perkara itu.

Peta politik berubah

Karenanya, peta politik pun diperkirakan berubah. Selain PDI-P dan Partai Golkar yang memimpin di hitung suara, lokomotif pun diperkirakan diperankan oleh Partai Gerindra dan Partai Demokrat. Capaian suara Partai Gerindra di hitung cepat tak berubah banyak dari survei terakhir Kompas, dari 11,5 persen menjadi 11,77 persen. (Baca: PDI-P, Golkar, Gerindra, dan Demokrat Penentu Peta Koalisi).

Namun, semua masih menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU dan perolehan kursi DPR sebagai hasil konversi suara di pemilu legislatif. Perhitungan suara resmi jelas merupakan satu-satunya basis yang dapat dipergunakan secara sah. Adapun konversi kursi dapat menjadi alternatif daya tawar yang tak bisa diabaikan begitu saja.

Pasal 9 UU Pemilu Presiden menyatakan syarat pencalonan pasangan calon presiden dan wakil presiden adalah kepemilikan dukungan 25 persen suara sah atau 20 persen kursi di DPR. Suara sah jelas sudah, tak satu pun bisa mendongkrak suara mendekati syarat minimal itu, bila merujuk data beragam hitung cepat. Bila berbasis suara, semua partai mutlak berkoalisi.

Namun, peluang lain masih datang dari “konversi kursi”. “PDI-P bisa jadi akan mendapatkan suara dan jumlah kursi yang persentasenya sama,” kata Presiden PKS Anis Matta saat berbincang dengan Kompas.com, Rabu (9/4/2014) malam. Artinya, kata dia, PDI-P masih punya kemungkinan maju mengusung sendiri pasangan calon presiden dan wakil presiden, bila suara sah yang setara kursi bisa mencapai 20 persen.

Anis pun memaparkan, untuk partai selain PDI-P dan Golkar, perolehan suara dan kursi bisa jadi masih akan sangat naik turun. “Selisih suara dan kursi, biasanya antara 3 hingga 4 persen, bisa naik maupun turun,” ujar dia.

Karenanya, PKS yang di hitung cepat Kompas mendapatkan 7,02 persen pun masih bisa optimistis naik tingkat dari peringkat 7 hitung cepat, ketika suara sudah dikonversi menjadi kursi. Namun, Anis mengakui target tiga besar kemungkinan tak akan tercapai.

Menurut Anis, lokomotif koalisi pun bisa menjadi empat alternatif. Apalagi, secara mengejutkan PKB mendapatkan kenaikan besar perolehan suara. Hitung cepat Kompas mendapatkan PKB meraup 9,17 persen suara, sekalipun pada survei hanya terpotret target tertingginya tak sampai 6 persen. “Daya tawar sudah berubah. Permainan semakin seru,” ujar dia sembari merujuk teori politik adalah fun game.

Koalisi partai berbasis massa Islam

Pembuktian partai politik berbasis massa Islam pun langsung memunculkan sinyalemen bakal naik pula posisi tawar partai-partai ini. Tak kurang dari Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Marzuki Alie, menyebut partai politik berbasis massa Islam sebagai gadis cantik yang siap dilamar. (Baca: tulisan berjudul pernyataan Marzuki itu).

Anis mengatakan hasil hitung cepat ini memperlihatkan peta politik Indonesia saat ini memasuki fase merata. “Flat. Tak ada yang dapat suara melejit di atas 20 persen. Semua menjadi partai papan tengah,” sebut dia.

Keyakinan bahwa partai politik berbasis massa Islam akan menjadi kunci penentu koalisi juga disampaikan Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Hari Wibowo. “Selain PDI-P, semua partai butuh tambahan suara. Tambahan itu ada di jajaran partai yang suaranya di bawah 10 persen, yang mayoritas adalah partai dengan basis massa Islam,” papar dia.

Seperti halnya Anis, Dradjad pun berkeyakinan perolehan kursi beberapa partai juga akan melampaui perolehan suara. Sebaliknya partai yang saat ini mendapatkan suara cukup tinggi masih terancam berkurang persentase perolehan kursinya. “Ini soal sebaran dan harga kursi di tiap daerah pemilihan,” ujar dia sembari menyebutkan PAN masih optimistis mewujudkan target 10 persen kursi DPR.

Baik Anis maupun Dradjad tak yakin koalisi akan dibangun sendiri oleh kalangan partai politik berbasis massa Islam. Kemungkinan tetap ada, tetapi keduanya berkilah saat ini fokus partai masih pada hasil akhir perolehan suara dan konversi kursi. Justru Ketua DPP PKB Marwan Jafar yang tegas mengatakan, “Impossible.”

Marwan mengatakan bahkan tak semua orang Islam memilih partai politik berbasis massa Islam. Karenanya, dia berpendapat untuk mewujudkan pemerintahan yang kuat, koalisi lebih baik menggabungkan kekuatan dengan partai-partai nasionalis.

Terkait daya tawar partai, Marwan pun menepis bakal terulangnya tren PKB yang biasanya mendapatkan kursi lebih sedikit dibandingkan suara. Konsentrasi suara hanya di beberapa daerah, sekalipun secara akumulasi nasional tetap tinggi, dalam dua pemilu langsung sebelumnya terbukti tak efektif untuk mengakumulasi konversi kursi. “Kali ini suara kami lebih merata, tak hanya dari massa tradisional dan daerah basis,” ujar dia.

Terlepas dari semua data dan penantian hasil final Pemilu Legislatif 2014, peta politik Indonesia tak lagi sepenuhnya dapat disandingkan dengan “peta rujukan” berdasarkan hasil Pemilu 1955. Pemilu pertama Indonesia itu menjadi rujukan karena dianggap paling demokratis dengan hasil yang dianggap mewakili preferensi politik murni rakyat Indonesia berbasis kultural. Benar atau tidaknya, mari kita lihat bersama…(sumber: kompas.com

Setiap Minggu Ratusan Petugas Diterjunkan Tata Gasibu

11 April 2014   19 views

gasibuSatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jawa Barat menuturkan setiap minggu mengerahkan 400 hingga 500 petugas gabungan melakukan penataan di sekitar Lapangan Gasibu dan pedagang agar berjualan di wilayah Monumen Perjuangan Kota Bandung untuk sementara.

“Hingga kini, penataan kawasan Gasibu terus berjalan nggak akan pernah berhenti hingga masyarakat merasakan betul Gasibu bisa dirasakan nyaman oleh semua pihak. Kita tata orang-orang yang berkegiatan di Gasibu untuk lebih tertib dan nyaman,” kata Kepala Satpol PP Jawa Barat Udjawalaparna Sigit, di Bandung, Kamis.

Pihaknya menegaskan tidak akan segan-segan menindak bawahannya yang terbukti melakukan pungli kepada pedagang di kawasan Lapangan Gasibu.

Selain itu, Sigit juga meminta agar masyarakat segera melaporkan oknum petugas Satpol PP yang melakukan pungli di Lapngan Gasibu.

“Pokoknya pungli harus diberantas, kalau ada segera laporkan. Siapa yang melakukan itu, tidak peduli apakah itu aparat atau apa. Sebab kami sudah komitmen untuk memberantas,” kata Sigit.

Jika ada salah satu bawahannya yang justru menjadi pelaku pungli, kata Sigit, maka pihaknya bisa lebih leluasa melakukan tindakan seperti dengan memindahkan atau memutasi petugas tersebut.

“Pokoknya akan kami sikat, libas saja, nggak bener itu. Karena peringatan sudah berkali-kali. Kalau misalkan itu aparat saya, malah lebih senang, lebih leluasa. Langsung saja dipindahkan, tindak tegas,” ujarnya.

Menurut dia, sampai saat ini masih belum optimal sehingga pihaknya bersama tim gabungan dari TNI dan Satpol PP Kota Bandung terus berupaya untuk melakukan penataan.

“Kami masih berupaya terus sampai kawasan Gasibu nyaman dinikmati, dikunjungi semua warga jawa barat. Kita tata supaya enak dilihat. Sedang ditata termasuk dimana harus dagang yang betul dan tidak menganggu kenyamanan orang lain,” ujarnya.

Ia menuturkan, dalam proses penertiban ini tentu diperlukan anggaran, namun pihaknya tidak mempermasalahkan anggaran, termasuk jika anggaran yang tersedia kurang memadai.

“Terkait anggaran tidak memadai tidak jadi masalah yang penting gubernur dan pemkot tetap berupaya untuk menata dan semua pihak memiliki komitmen untuk membantu,” ujarnya. (sumber: http://antarajawabarat.com)

Hari Ini Bobotoh-The Jack Mania Berdamai di Bogor

11 April 2014   42 views

bobotohPendukung Persib Bandung (Bototoh) dan suporter Persija Jakarta (The Jack Mania) akan mengikrarkan dan menandatangani kesepakatan damai antarsuporter di Bogor, Jumat (11/4).
Sebanyak 25 perwakilan Bototoh bersama sekitar lima perwakilan dari Kepolisian Daerah (Polda) Jabar, termasuk Kapolda Jabar Irjen M Iriawan, serta beberapa perwakilan dari PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) dijadwalkan berangkat dari markas Polda Jabar, Bandung, sekitar pukul 06.30.
“Semua perwakilan diharapkan berkumpul di Mapolda pada pukul 06.00. Kami berangkat dengan dua bus,” ujar Dirbimas Polda Jabar, Kombes Erwin C Rusmana, seusai pertemuan dengan perwakilan Bototoh dan PT PBB di Polda Jabar, Kamis (10/4) sore.
Ia mengharapkan rombongan dari Bandung tiba di Bogor sebelum pukul 10.00. Rombongan ini akan bertemu rombongan perwakilan The Jack Mania dan perwakilan manajemen Persija di Bogor. Ia mengatakan hal ini merupakan usaha Polda Jabar dan Polda Metro untuk mendamaikan kedua suporter klub bola itu.
“Kami berusaha semaksimal mungkin membakukan kesepakatan dalam satu ikrar sehingga mereka terikat dengan komitmen itu. Kami juga melakukan pembinaan rutin kepada Bobotoh dan Jakmania. Pertemuan tidak hanya berakhir pada pertemuan di Bogor,” kata Erwin.
Ketua Umum Viking Persib Club, Heru Joko, menyebut acara di Bogor itu sebagai langkah awal yang bagus untuk perdamaian Bobotoh dan The Jack. “Semoga pihak berwenang pun membereskan semua yang pernah ada. Karena ini pihak berwenang, kami ikut. Ini positif,” ujarnya. Heru enggan berkomentar lebih banyak.
Juru Bicara Forum Diskusi Bobotoh Persib, Aby Gardini, pun sepakat dengan ucapan Heru. “Kami sangat mendukung islah, terutama secara pribadi. Sesama muslim itu kan perseteruan tiga hari adalah haram.
Untuk pertemuan di Bogor, kami usahakan datang dan memberikan dukungan,” kata Aby.
Ia mengharapkan islah ini menjadi Bobotoh dan The Jack bersaudara seperti antara Bobotoh dan Bonek (pendukung Persebaya Surabaya). Aby pun berjanji Forum Diskusi Bobotoh Persib berkoordinasi intens dengan perwakilan pimpinan Bobotoh baik yang di Viking, Bombs, Bomber, dan lainnya. (tom)
Sumber: jabar.tribunnews.com

KPU Bandung Unggah Formulir C1 Ke website

10 April 2014   42 views

kpuKomisi Pemilihan Umum Kota Bandung, Jawa Barat, akan mengunggah atau memposting hasil scaning formulir C1 laporan dari seluruh panitia pemilihan kecamatan (PPK) setempat ke website KPU.

“Hasil scan formulir C1 ini nantinya akan kami posting ke situs resmi KPU Pusat dalam format foto JPEG,” kata Ketua KPU Kota Bandung Rifki Ali Mubarok di Bandung, Kamis.

Ia menyebutkan proses scanning atau penyekenan berlangsung sejak Rabu (9/4) malam hingga Kamis (10/4). Kecepatannya tergantung kapan formulir C1 tersebut sampai ke KPU Kota Bandung.

Menurut dia, hasil scanning formulir C1 diunggah ke situs resmi KPU agar semua orang baik caleg maupun masyarakat bisa mengakses hasil perhitungan surat suara di tiap-tiap TPS di seluruh Kota Bandung.

“Dengan demikian hasil penghitungan surat suara pun akan lebih transparan,” katanya.

Menurut Rifki rekapitulasi surat suara di Kota Bandung nantinya akan dibagi ke dalam tiga tahapan. Pertama surat suara akan dihitung pada TPS tingkat kelurahan (PPS) pada tanggal 10-13 April 2014.

Selanjutnya rekapitulasi akan dilanjutkan di tingkat PPK kecamatan pada 13-17 April. Rekapitulasi kemudian akan diakhiri pada tingkat KPU Kota Bandung pada 19-21 April.

Rencananya rekapitulasi tingkat KPU Kota Bandung akan diadakan di Hotel Grand Pasundan. “Rekapitulasi surat suara akan dilakukan mulai dari tingkat TPS, PPK hingga KPU kota,” kata Rifki.

Ia menjelaskan pemungutan suara pada Pemilu 2014 berjalan cukup lancar dan tidak ada kendala berarti. Hal itu dilihat dari hasil monitoring yang dilakukan yaitu surat suara yang terpenuhi. Salah satu kendala yang ditemui di lapangan yaitu masalah formulir A5. (sumber: http://antarajawabarat.com)

Ini Penampakan Sumur Migas Terdalam RI yang Disedot Perusahaan Malaysia

7 April 2014   35 views

bor minyakPerusahaan asal Malaysia Genting Oil saat ini sedang berburu minyak dan gas bumi di dataran Kido, Papua. Sumur yang dibor Genting telah mencapai kedalaman 5.355 meter, atau menjadi sumur paling dalam yang pernah dibor di Indonesia.

Sumur yang dibor menggunakan rig (alat bor) berukuran cukup besar, untuk mencapai kedalam 5.355 meter tersebut dibutuhkan waktu selama 320 hari.

Kepala Humas SKK Migas Perwakilan Papua-Maluku Bambang Dwi Djanuarto mengungkapkan, untuk eksplorasi pencarian migas di Papua, Genting Oil sudah menghabiskan dana US$ 300 juta-US$ 400 juta (sekitar Rp 4 triliun).

“Sampai saat ini, belum diketahui sumur tersebut menghasilkan minyak atau gas bumi, tapi diketahui potensi migasnya ada. Ini menandakan mencari minyak dan gas bumi saat ini tidaklah mudah, perlu dana besar dan risiko kegagalan cukup tinggi,” ungkap Bambang kepada detikFinance, Senin (7/4/2014).

“Jika sumur yang dibor tersebut nanti menghasilkan minyak, berarti ini sumur minyak terdalam di Indonesia, kalau hasilnya gas berarti sumur gas terdalam di Indonesia. Sumur terdalam sebelumnya ada di Nilam, Kalimantan Timur yang dioperasikan perusahaan Vico,” tutup Bambang.

(sumber:detik.com

Ratusan Rumah Warga Karangwangi Terendam Banjir Bandang

7 April 2014   33 views

banjirRatusan rumah dan dua hektare areal pesawahan milik warga yang siap panen di Kampung Pasirgadung, Desa Karangwangi, Kecamatan Ciranjang, Cianjur, Jabar, terendam banjir bandang akibat meluapnya sungai Cibodas.

“Luapan air sungai hampir satu meter merendam rumah penduduk yang berada di sepanjang aliran sungai. Derasnya air bah tersebut mengakibatkan sejumlah pagar dan tembok teras rumah warga jebol dan hanyut terbawa arus,” kata Yuyun (43) salah serorang warga, Minggu.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Saat kejadian, menjelang pagi dimana sebagian besar warga tengah tertidur pulas, sehingga tidak sempat menyelamatkan barang dan perabotan rumah tangga dari genangan air.

“Hampir semua perabotan rumah tangga milik warga hanyut terbawa air bah. Saya tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga karena tengah tertidur lelap. Kami terbangun, saat mendengar suara gemuruh dari luar rumah,” ucapnya.

Mendapati hal tersebut, dia membangunkan suami dan anak-anaknya, untuk menyelamatkan diri karena air dengan cepat masuk ke dalam rumah, sehingga tidak sempat membawa barang apapun.

“Setelah surut, saya balik ke rumah dan kondisinya sudah berantakan, uang, pakaian dan perabotan hilang dan lainnya banyak yang rusak,” pungkasnya.

Selain melanda wilayah Ciranjang, banjir bandang merendam puluhan rumah warga di wilayah Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, akibat Sungai Cibiuk dan Sungai Ciranjang meluap. Air bah juga merendam bangunan sekolah dan kantor desa.

“Tidak ada harta benda yang bisa kami selamatkan, saat ini kami terpaksa mengungsi ke rumah famili kerabatnya. Rumah beserta isinya rusak, bahkan beberapa barang dan surat berharga ada yang hilang terbawa hanyut,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukaratu, Ahmad Hidayat mengatakan, hasil pendataan yang dilakukan pihaknya, tercatat 200 rumah warga terendam banjir dan dua diantaranya hancur. Selain itu dua hektar pesawahan rusak dan terancam gagal panen.

“Sebagian besar korban saat ini mengungsi ke rumah sanak saudaranya atau menumpang di rumah tetangga yang aman dari banjir. Kami telah melaporkan hal tersebut ke pihak terkait di Pemkab Cianjur, namun warga belum mendapat bantuan,¿ katanya singkat.(sumber:http://antarajawabarat.com)

POLDA Jabar Geser Pasukan Kawal Surat Suara

7 April 2014   68 views

polisiPolda Jawa Barat mulai menggeser penugasan personelnya untuk mengawal ditribusi surat suara hingga ke tempat pemungutan suara.

“Personel mulai Senin (7/4) digeser dengan tugas pengamanan distribusi surat suara, pemungutan suara hingga pengamanan surat suara kembali ke PPK dan KPU,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul di Bandung, Senin.

Penggeseran pasukan itu dilakukan melalui apel pergeseran pasukan Operasi Mantap Brata 2014 yang dilakukan di Lapangan Gasibu Kota Bandung dengan inspektur upacara Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan.

Penempatan personel dilakukan sesuai dengan kebutuhan di lapangan, dan jumlah personel. Satu anggota polisi mengawal dua hingga empat TPS. Di setiap TPS pengamanan dibantu dua anggota perlindungan masyarakat (Linmas).

Berdasarkan data di KPU Jawa Barat jumlah TPS di provinsi ini sebanyak 90.917 TPS yang tersebar di 27 kabupaten/kota.

Sementara itu, aktivitas masyarakat sudah mulai menyiapkan tempat untuk TPS, serta mendirikan tenda untuk petugas TPS serta ruang tunggu pemilih.

TPS selain dibangun di lapangan terbuka, juga menggunakan fasilitas umum seperti aula, GOR, gedung sekolah, dan tempat lainnya sesuai dengan perundang-undangan.

Pencoblosan akan digelar pada 9 April 2014 mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Selanjutnya dilakukan penghitungan suara dan rekapilutasi suara yang masuk di TPS, untuk kemudian dilaporkan ke KPU.
(sumber:http://antarajawabarat.com)

Kecelakaan KA Malabar di Tasikmalaya, Satu Lokomotif dan Dua Gerbong Anjlok

5 April 2014   32 views

keretaKepala Humas Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung, Zunerfin, membenarkan bahwa Kereta Api (KA) Malabar anjlok di Km 244 antara Tasikmalaya dan Ciawi.

Belum ada informasi mengenai korban akibat peristiwa yang terjadi pada Jumat (4/4/2014) pukul 18.46 WIB ini.

“Benar, as roda lokomotif, kereta makan, dan kereta penumpang (anjlok),” katanya melalui sambungan telepon.

Zunerfin mengatakan, KA tujuan Malang, Jawa Timur, yang berangkat dari Stasiun Bandung pukul 15.30, itu membawa 367 penumpang dari rangkaian 7 gerbong yang terdiri dari kereta penumpang, kereta makan, dan kereta bagasi.

“Maaf, kami belum bisa kasih detail laporan ini (kejadian) karena kami fokus dulu kepada penumpang,” katanya. (sumber:kompas.com)

8 Penambang Emas Tertimpa Longsor

4 April 2014   21 views

longsorDelapan warga Sukabumi tewas tertimbun longsor di area tambang emas ilegal Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Keluarga korban menangis histeris dan pingsan mengetahui anggota keluarganya pulang dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Keluarga Maman, salah satu dari 8 korban yang tewas tertimbun longsor, terus menangis. Mereka seolah tidak percaya salah satu anggota keluarganya ini pulang dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Tidak hanya keluarga, kerabat dan tetangga korban di Desa Cianaga, Kabandungan Sukabumi ini juga larut dalam kesedihan. Tangisan pun pecah kembali manakala warga mengangkat jasad Nurdin, korban tewas lainya, dari mobil untuk dibawa kerumah duka.

Kedua korban ini merupakan satu keluarga. Keduanya tewas akibat tertimbun longsor dilokasi galian emas tanpa izin di Ciguha, Pongkor, Kabupaten Bogor.

Kedelapan korban tewas tersebut berasal dari dua desa berbeda. Maman, Nurdin, Iding dan Yayan, keempatnya merupakan warga Desa Cinaga, sedangkan tiga korban lainya Dedi, Ahmad dan Amir berasal dari Celengsi, Kecamatan Kabandungan. Kedelapan korban ditemukan tewas kemarin sore di kedalaman 40 meter.
(sumber:news.mnctv.com)

« Previous PageNext Page »

PERSIB

Persib laporkan Sergio ke FIFA

Langkah tegas dilakukan Persib Bandung terkait kepergian mesin golnya musim lalu,... 

FERDINAND SINAGA : Pemain Terbaik Asia Tenggara Pekan Ini

Ferdinand Sinaga tengah dalam performa terbaik sebagaimana ia mencetak dua gol dan... 

Konate: Insya Allah Musim ini Persib Menang di Gresik

GRESIK United di kandangnya sulit dikalahkan Persib. Setidaknya itu terjadi di dua... 

Informasi Sebelumnya