Benahi Angkot, Bogor Operasikan Trans Pakuan Terintegrasi Kereta Ringan

12 June 2015

angkotPembenahan tata ruang menjadi kunci paling utama dan penting untuk mengurai kemacetan di kota Bogor. Terlebih dalam kondisi sekarang, semua aktivitas kota terpusat di tengah kota.

Sekolah-sekolah favorit, tempat ibadah besar, pusat pemerintahan, atau pusat perkantoran, semua tertuju ke pusat kota. Belum lagi, jumlah komuter yang setiap harinya mencapai kurang lebih 800.000. Fakta-fakta ini yang membuat mengurai kemacetan di “Kot Hujan” bukan persoalan mudah.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, mengutarakan hal tersebut saat berbicara pada forum Bogor Transportation Program Summit 2015 di Bogor Green Room Balaikota Bogor, Kamis (11/6/2015).

“Salah satu pekerjaan rumah yang harus segera dilakukan adalah redistribusi pelayanan. Selain itu, penting pula, peningkatan jaringan jalan seperti akselerasi Bogor Outer Ring Road (BORR) dan Bogor Inner Riang Road (BIRR), rerouting angkutan umum, dan pembangunan terminal, termasuk terminal batas kota,” sebut Bima.

Mimpi penataan transportasi yang lain, lanjut Bima, adalah pembangunan dan perluasan pedestrian. Bogota merupakan kota yang menginspirasi Bogor karena tidak hanya memusatkan pada pembangunan infrastruktur transportasinya, tetapi juga memperbanyak pedestrian bagi warga.

Bogor pun, menurut Bima akan terus berkonsentrasi pada upaya percepatan angkot berbadan hukum yang memiliki tenggat pada Agustus tahun ini.

“Ke depan kita pun berharap penyediaan bis sekolah, bis karyawan, dan bis wisata akan segera terwujud. Semuanya untuk mengurangi beban lalu lintas di kota Bogor,” ujar Bima.

Kereta ringan

Tak hanya itu, Bogor pun akan mempercepat terealisasinya angkutan berbasis massal yakni Trans Pakuan. Angkutan ini direncanakan memiliki tujuh koridor dengan prediksi kebutuhan sekitar 151 bis.

“Keberadaan bis Trans Pakuan ini akan mereduksi jumlah angkot. Setiap 1 bis Trans Pakuan akan menggantikan fungsi 3 angkot. Dan pekerjaan rumah besarnya adalah bagaimana membangun komunikasi dengan pengusaha dan pengemudi angkot untuk meyakinkan tentang konsep ini,” papar Bima.

Selain soal bis Trans Pakuan, Bima pun menjabarkan rencana pembangunan Light Rail Transit (LRT) atau kereta ringan dari Jakarta menuju Bogor dan terintegrasi dengan Trans Pakuan. Bulan Agustus ini, akan dilakukan ground breaking dengan titik akhir di Bogor ada di terminal Baranangsiang.

“Ini yang saya usulkan untuk diubah karena tidak sesuai dengan konsep penataan transportasi dengan beban di pusat kota akan tetap besar. Pada saat rapat di Kementrian Perekonomian kemarin, kami mengusulkan agar titik akhir di kota Bogornya ada di Tanah Baru,” beber Bima.

(Kompas)

Legenda Gunung Pawitra dari Naskah Tantu Panggelaran

12 June 2015

gunungKabut putih silih berganti menyelimuti puncak Gunung Penanggungan. Meski sinar mentari sudah terasa di kulit, namun kabut seakan tak pernah berhenti menyelimuti puncak gunung setinggi 1.653 mdpl ini. Tak heran jika dulu gunung ini disebut Gunung Pawitra yang juga berarti kabut.

Legenda gunung ini berasal dari salinan naskah {Tantu Panggelaran} bertarikh Saka 1557, atau 1635 M. Diceritakan dalam salinan naskah itu, kata Kusworo, anggota tim Ekspedisi Penanggungan Ubaya, Pulau Jawa pada jaman dahulu tanahnya senantiasa bergetar. Tidak ada bukit maupun manusia. Karenanya, Bhatara Guru mengumpulkan semua dewa dan makhluk Kahyangan dan menugaskan mereka ke pegunungan Himalaya di Jambudwipa (India).

Para dewa-dewa ini mendapat tugas memindahkan gunung suci Mahameru ke Jawa agar tanahnya menjadi stabil dan berhenti bergoyang-goyang. Setelah pamit, para dewa pergi ke Himalaya dan melihat Sang Hyang Mahameru yang tingginya sampai menyentuh langit. Puncaknya lalu dipotong dan diusung beramai-ramai ke Jawa.

Sesampai di Jawa, potongan puncak Mahameru itu mulai runtuh dan beberapa bagiannya jatuh dalam perjalanan ke timur. Reruntuhan ini kemudian menjadi gunung Wilis, diikuti gunung Kelud, Kawi, Arjuna dan Welirang. Sisanya lalu diletakkan di daerah Lumajang dan dikenal sebagai Gunung Semeru hingga sekarang. Adapun puncak tertinggi melepas dan berdiri sendiri yang disebut Pawitra (kini Penanggungan), yang berarti bersih, murni, keramat atau suci, bebas dari bahaya.

Selain naskah kuno itu, nama Pawitra juga disebutkan dalam beberapa sumber sejarah seperti prasasti batu dari Dusun Sukci, di kaki timur Gunung Penanggungan. Prasasti itu, seperti yang disebutkan dalam buku tim Ekspedisi Penanggungan Ubaya, dikeluarkan atas nama Raja Mpu Sindok pada tahun Saka 851 (929 M), dan menunjuk kepada sebuah pertapaan (dharmasrama) serta sumber air (pancuran) di Pawitra.

Menurut buku ini, rupanya pertapaan di Pawitra yang disebutkan dalam Prasasti Sukci dikenal juga pada masa Majapahit, bahkan penduduknya pernah menerima kunjungan dari Raja Sri Rajasanagara (Hayam Wuruk). Peristiwa tersebut diabadikan dalam kakawin Desawarnana, Karya Mpu Prapanca yang selesai ditulis pada tahun 1365 M.

Gunung Pawitra juga digambarkan alam sebuah karya tulis dari Tanah Sunda yang dikarang sekira tahun 1500 M. Ceritanya mengenai seorang pangeran dari Pakuan bernama Bujangga Manik, yang meninggalkan keluarganya untuk mencari ilmu di Jawa. Dalam perjalanannya ke arah timur disebutkan bahwa ia melewati Kota Majapahit dan mendaki Gunung Pawitra, sekaligus berkunjung ke ‘Gunung Gajahmungkur yang suci’. Gunung Gajah Mungkur ini juga dikenal sebagai salah satu dari empat bukit yang mengelilingi Puncak Penanggungan.

Di masa kerajaan Mataram Islam, juga ada naskah berjudul Babad Sangkala, atau ‘daftar tahun peristiwa Jawa’, yang mencatat 1543 M sebagai tahun jatuhnya gunung keramat Penanggungan di bawah kekuasaan Kesultanan Demak. Sehingga Gunung Penanggungan ini menjadi saksi bisu kerajaan-kerajaan di masa lalu mulai Mataram kuno hingga Majapahit akhir. “Ada tujuh abad peradaban masa lalu yang peninggalannya di Gunung Penanggungan,” ucap Kusworo.

(Okezone)

Usai 200 Hari di Antariksa, 3 Astronot Kembali ke Bumi

12 June 2015

astronotSebuah kapsul antariksa Soyuz yang membawa astronot NASA Terry Virts, Samantha Cristoforetti dari Badan Antariksa Eropa dan kosmonot Rusia Anton Shkaplerov mendarat dengan selamat hari Kamis (11/6/2015) di stepa di Kazakhstan.
Ketiga orang itu tiba di ISS pada 24 November 2014, dan melewatkan waktu lebih dari enam bulan untuk melakukan penelitian dan demonstrasi teknologi.
NASA menyatakan mereka tinggal di ISS selama 199 hari dan mencatat perjalanan hampir 84 juta mil selama berada di sana.
Yang masih berada di ISS adalah Komandan Ekspedisi 44 Gennady Padalka dari Badan Antariksa Federal Rusia, insinyur penerbang NASA Scott Kelly dan Mikhail Kornienko dari Roscosmos.
Kelly dan Kornienko sudah sekitar sembilan bulan berada di ISS di mana NASA menyatakan mereka akan mengumpulkan informasi berharga untuk merencanakan misi-misi berjangka lama jauh di antariksa pada masa depan.
NASA menyatakan pesawat yang membawa awak Ekspedisi 44 selebihnya, astronot NASA Kjell Lindgren, kosmonot Rusia Oleg Kononenko dan Kimiya Yui dari Badan Eksplorasi Antariksa Jepang, dijadwalkan akan diluncurkan dari Baikonur, Kazakhstan, pada akhir Juli.

(Tribunnews)

Puluhan Ribu Bikers Bakal Riuhkan Hari Jadi Brotherhood di Bandung

11 June 2015

bikersSetelah melalui perbincangan panjang, ulang tahun ke-27 Bikers Brotherhood Motorcycle Club (BBMC) Indonesia akhirnya akan digelar di kota kelahirannya, Bandung. Acara puncak akan digelar pada Sabtu-Minggu (13-14 Juni 2015) di Gedung Persediaan PT KAI Cikudapateh, Jalan Sukabumi, Bandung.

“Kalau perkirakan sekitar 20.000 biker akan hadir dalam peringatan ultah Brotherhood kali ini. Bagi rekan bikers dari komunitas apapun yang undangannya belum tersampaikan, lewat media kami mengundang. Mari bergabung besama kami,” ujar Committee BBMC, Reza Pamungkas kepada KompasOtomotif di Bandung, Kamis (11/6/2015).

Reza mengatakan, dalam event sebelumnya, sebanyak 20.000 biker menghadiri acara yang diselenggarakan Brotherhood. Karena itu diyakini dalam acara ini pun sebanyak 20.000 biker akan hadir. Bahkan, dari konfirmasi undangan yang diterima panitia, bukan hanya bikers dari Indonesia saja yang hadir. Biker dari Australia, Singapura, dan Belanda pun siap merapat untuk hadir.

“Selain di Indonesia, anggota kami tersebar di Amerika Serikat, Inggris, hingga Jeddah. Bagi yang memungkinkan menggunakan motor ke Bandung, mereka akan gunakan motor. Bagi yang lokasinya jauh, mereka akan menggunakan pesawat,” tutur Reza.

Diakui Reza, Bandung dipilih sebagai tempat perayaan setelah melalui pemikiran yang panjang. Sejumlah chapter menawarkan kotanya untuk dijadikan lokasi pelaksanaan peringatan ultah. Namun akhirnya panitia memutuskan Bandung dengan berbagai alasan, salah satunya kesesuaian dengan tema yang diangkat, yakni ‘Pride to Ride the Heritages…to Keep & Immortalize Our Percious Legacy…’.

“Itulah mengapa kami mengambil Gedung Persediaan PT KAI sebagai lokasi tempat. Selain karena lokasinya bisa menampung 20.000 bikers, lokasi ini merupakan warisan yang harus dijaga serta dilestarikan,” ungkap Reza.

Ketua Panitia Ultah BBMCI ke-27, Pegy mengungkapkan, lewat tema tersebut, pihaknya mengajak diri sendiri dan seluruh masyarakat Indonesia untuk menghargai, merawat, dan menjaga nilai-nilai sejarah serta warisan budaya yang ada di Indonesia. Tujuannya, agar abadi di Tanah Air Indonesia.

Selama ini, sambung Pegy, BBMCI berhasil merawat dan menjaga motor-motor klasik milik mereka. Semangat itu harus ditularkan dengan merawat, menjaga, dan melestarikan gedung-gedung tua kebanggaan Indonesia.

(kompas)

Bangun Sejuta Taman Wujudkan Bogor Nyaman

11 June 2015

bogorPemerintah Kota (Pemkot) Bogor, dibawah kepemimpinan Wali Kota Bima Arya terus berkomitmen dalam upayanya menangani sejumlah persoalan yang menjadi skala prioritas. Dalam hal ini salah satunya mengenai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Paska pelantikannya 7 April 2014 lalu, Wali Kota langsung berlari cepat dalam menangani persoalan yang satu ini. Tak hanya trotoar dan pedestrian saja, termasuk juga di dalamnya adalah revitalisasi dan pembangunan sejumlah taman-taman kota baru.

bogor 2
Seperti yang kerap disebutkannya dalam setiap kesempatan, Bima Arya mengatakan bahwa persoalan RTH dan termasuk taman-taman kota di dalamnya menjadi skala prioritas dibawah pemerintahannya. Tak hanya sebatas mengejar nilai estetika, namun keberadaan taman-taman ini bisa berfungsi menjadi ruang publik yang dapat digunakan masyarakat untuk berinteraksi dan melakukan beragam kegiatan.

”Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau ini juga menjadi fokus perhatian Pemkot Bogor. Oleh sebab itu, kami berupaya seoptimal mungkin untuk melakukan perbaikan, penataan, dan pembangunan Ruang Terbuka Hijau dan taman-taman,” jelas Bima dalam suatu kesempatan.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bogor Yadi Cahyadi mengungkapkan, sedikitnya ada sebelas taman yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bogor yang kini tengah dalam progres pelaksanaan kegiatan pembangunan RTH di tahun anggaran 2015 ini dengan total anggaran yang dikucurkan hingga mencapai Rp 10.113.105.000.

Ini termasuk juga dengan penataan dua Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Muslihat, Bogor Tengah dan JPO di Jalan Pajajaran, Bogor Timur tak jauh dari Terminal Baranangsiang. ”Apa yang dilakukan DKP Kota Bogor ini adalah demi mewujudkan Kota Bogor yang nyaman. Maka, hal ini diawali dengan tahap perencanaan pembangunan yang akan semakin difokuskan lagi. Salah satunya adalah pembangunan taman,” jelas Yadi.

bogor 3

Ia juga menjelaskan, dari ke-11 taman dan JPO ini dimana ada beberapa taman dan juga fasilitas pelengkapnya yang merupakan bantuan dari pihak-pihak swasta melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR). Di antaranya taman pasif di Jalan Pajajaran depan Terminal Baranangsiang, seberang eks Gedung Pangrango Plaza tak jauh dari rumah dinas Wali Kota Bogor, dan Skate Park di kawasan Lapangan Sempur.

”Taman-taman itu pun kita buat tematik. Yaitu seperti Taman Ekspresi di lereng kawasan Lapangan Sempur dan Taman Grafiti atau Taman Adnanwijaya di kawasan Bantar Jati, Bogor Utara. Jadi, bagi para remaja khususnya yang memiliki bakat dan hobi mural atau grafiti ini bisa memanfaatkannya di taman ini,” ungkap Yadi.

Taman Grafiti yang terletak di Pandu Raya, Bogor Utara ini memang sengaja dibangun sebagai wadah para seniman grafiti dan mural jalanan asal Bogor. Keberadaan Taman Grafiti ini juga disambut baik oleh para pecinta seni mural atau grafiti yang ada di Bogor.

Kalangan yang banyak didominasi kaum muda ini berharap dengan adanya Taman Grafiti akan membuat anak muda Bogor mempunyai kegiatan yang positif. ”Bagus sih, saya pribadi sangat senang jadi kita punya tempat untuk menuangkan karya kita,” papar Efan salah seorang pencinta seni mural asal Bogor.

Kepengurusan taman ini nantinya juga akan melibatkan komunitas mural dan grafiti yang ada di Bogor. Hal ini sebagai ajakan Pemkot kepada warga Bogor untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang ada. “Karena ini fasilitas yang sudah disediakan Pemkot tentu kita pasti akan menjaga baik dari segi kebersihan dan keindahan tempat ini,” tukas Efan.

Selain taman-taman yang berada di kawasan pemukiman dan jalan-jalan protokol, jelas Yadi, Pemkot Bogor melalui Bidang Pertamanan pada DKP juga menggarap penataan dan pembangunan median-median jalan. Di antaranya pembangunan vertikal garden di tiang fly over Jalan Sholeh Iskandar (Jalan Baru), penataan taman median Jalan R3, penataan vertikal garden di Jalan Mayor Oking, dan penataan median Jalan Kapten Muslihat.

Berdasarkan data dari Bidang Pertamanan, sejumlah progres pekerjaan taman sudah dilaksanakan yang meliputi Taman Adnanwijaya, Taman Ekspresi, Vertikal Garden Jalan Sholeh Iskandar, penataan taman median Jalan R3, penataan Vertikal Garden di Mayor Oking, dan penataan JPO di Jalan Kapten Muslihat serta di Baranangsiang. Juga penataan taman median Jalan Sholeh Iskandar, taman median Jalan Kapten Muslihat, serta penataan Taman Pandu Raya.

”Sejumlah perusahaan juga di tahun 2015 ini sudah siap berpartisipasi dan berkontribusi dalam penataan taman-taman kota, seperti PT Goodyear Indonesia yang akan menggarap Taman Peranginan di Jalan Jenderal Sudirman. Telkomsel juga sudah membuatkan Skate park di Sempur, dan Pilar Hijau Madani juga sudah membangun taman perlintasan di Jalan Pajajaran,” tutup Yadi.

Wali Kota Bogor Bima Arya, Sabtu (23/05/15), akhirnya meresmikan Taman Air Mancur di Jalan Jenderal Sudirman, Bogor Tengah. Ini setelah sekitar dua bulan lamanya taman tersebut direvitalisasi.

“Kita sudah meresmikan dua taman. Keduanya dibangun atas kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan pihak swasta,” kata Bima.

bogor 4
Anggaran yang digunakan untuk membangun kedua taman tersebut, Bima menyebutkan bahwa menghabiskan dana sekitar Rp 599 juta. Anggaran sebesar itu berasal dari Pemkot Bogor dan Pilar Hijau Madani, perusahaan yang mengucurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Sementara untuk pemasangan lampu dan pengecatannya dana yang digunakan berasal dari Vihara Dhanagun.

“Kawasan-kawasan heritage di Kota Bogor ini bukan hanya dirawat saja, tetapi dipercantik juga. Kami berharap warga pun memiliki tempat untuk berekreasi dan selfie serta melepas lelah di Taman Air Mancur ini,” jelas Bima.

Taman Air Mancur ini, kini telah disulap menjadi taman yang indah dengan memiliki delapan air mancur dan lampu yang berwarna-warni di setiap air yang menyembur ke atasnya.

Air-air mancur itu akan menyala setiap pukul 16.00 hingga pukul 23.00 WIB. Kemudian akan menyala kembali pukul 07.00-11.00 WIB. Jadi setiap harinya akan menyala sebanyak dua kali.

Hadir dalam peresemian Taman Air Mancur itu Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Irwan Riyanto, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Eko Prabowo serta Direktur PHM Mulyadi.

(Heibogor)

Enoh Tewas Tertabrak Commuter Line saat Periksa Rel Kereta Api

11 June 2015

keretaPetugas pengontrol rel kereta api tewas tertabrak kereta lantaran kereta api Commuter Line dari Jakarta menuju Bogor salah jalur dan menabraknya hingga tewas di Kampung Kedung Halang, Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (10/06/15) malam.

Korban diketahui bernama Muhamad Enoh Suryana warga Depok yang tewas secara mengenaskan, saat tengah mengecek rel dan tubuh korban hancur tak berbentuk sehingga kepolisian bersama warga sekitar berusaha mengumpulkan bagian-bagian tubuh korban yang berceceran disekitar kejadian untuk dimasukkan ke dalam karung.

Menurut salah satu petugas palang pintu kereta Api Masduki yang berada di dekat lokasi kejadian mengatakan, dirinya mendapat laporan dari Ketua RT setempat yang mengatakan ada seseorang yang tertabrak kereta.

“Tadi setelah dicek ternyata korban yang tertabrak adalah petugas pengontrol rel kereta yang sering melintas,” ujarnya kepada heibogor.com.

Ia mengatakan, diduga korban tertabrak akibat kereta sedang mengalami gangguan, sehingga kereta dari Jakarta menuju Bogor yang seharusnya melaju di jalur kiri saat kejadian kereta berubah jalur di sebelah kanan.

“Karena ada gangguan, jadi kereta menggunakan jalur kanan,” jelasnya.

Saat ini jasad korban dibawa oleh petugas forensik dengan menggunakan mobil ambulans ke Rumah Sakit Bhayangkara Polres Bogor Kota untuk ditindaklanjuti.

(Heibogor)

Pembunuh Angeline Layak Dihukum Mati

11 June 2015

angelineAngeline ditemukan tewas terkubur di halaman belakang rumahnya di Jalan Sedap Malam, Sanur, Denpasar, Bali, kemarin siang. Penemuan jasad bocah 8 tahun itu sekaligus menjawab teka-teki keberadaannya karena sejak tiga pekan lalu ia dilaporkan hilang.

Angeline selama ini diasuh oleh keluarga angkatnya. Ibu angkatnya bernama Margaretha (55), kini dalam pemeriksaan petugas karena diduga terlibat dalam kematian putri angkatnya itu. Selama berada di rumah keluarga angkatnya, Angeline juga dikabarkan mengalami kekerasan fisik.

Berangkat dari peristiwa tragis yang menimpa Angeline, Ketua Bidang Pelayanan Penegakan Hukum dan Pendampingan, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar, Siti Sapurah akan melakukan banyak hak untuk keluarga kandung Angeline dalam menyelesaikan kasus itu.

“Akan banyak yang saya lakukan untuk mereka (keluarga Angeline), yang terpenting sekarang adalah menenangkan keluarga anggelina dulu,” ujar Ipung -sapaan Siti Sapurah- saat berbincang dengan Okezone.

Selain menenangkan pihak keluarga, lanjut Ipung, pihaknya juga akan mengupayakan langkah hukum bagi pembunuh siswi yang baru kelas dua SD itu. Bahkan Ipung tak segan menuntut pelaku dihukum mati atas perbuatannya tersebut.

“Langkah hukum tetap akan kami lakukan untuk kasus itu, karena kasus itu tragis ya, kalau bisa hukuman mati, karena ini telah terlalu sadis dan lama,” pungkasnya.

Atas kematian Angeline, polisi telah menetapkan satu orang tersangka yakni Agus yang merupakan pembantu merangkap satpam di rumah keluarga angkat Angeline. Selain mengakui telah membunuh Angeline, Agus juga mengaku memerkosa bocah tersebut.

Sementara itu, ibu angkat Angeline, Margareta, yang diduga terlibat dalam kematian putri angkatnya itu, masih berstatus sebagai saksi. Polisi mengaku belum menemukan keterkaitan pembunuhan Angeline dengan Margareta.

(okezone)

Kapal Perang AS Berhasil Menolong 65 Penumpang Korban KM Titian

11 June 2015

kapal perangUSS Rushmore, kapal perang AS yang melintas di Selat Makassar, Sulawesi Selatan, menolong 65 penumpang KM Titian Muhibah yang tenggelam Selasa (9/6/2015) pukul 24.00-01.00 WIB, dalam kondisi para korban selamat.
KM Titian Muhibah tenggelam pada koordinat 01 derajat 07 menit 3 detik lintang utara dan 118 derajat 43 menit 2 detik bujur timur. Belum diketahui penyebab musibah tersebut.
Dikabarkan juga 5 penumpang juga ditolong oleh nelayan dari Sulawesi Barat dalam kondisi selamat. Saat ini seluruh penumpang dibawa ke Mamuju, SulawTResi Barat.
Dari data yang dikumpulkan di Kantor SAR Balikpapan, diketahui KM Titian Muhibah membawa 65 penumpang dan 32 anak buah kapal (ABK). Kapal berangkat mulai pukul 13.30 dari Pelabuhan Tanjung Laut, Bontang, Kalimantan Timur, menuju Mamuju, Sulawesi Barat. Kapal juga mengangkut 10 unit sepeda motor.
Dirincikan oleh Husman, operator SAR di kantor SAR Balikpapan, dari penumpang tersebut tercatat antara lain 13 lelaki dewasa, 13 perempuan dewasa, 3 anak laki-laki, dan 3 anak perempuan, dan 1 orang tua. Dari orang dewasa, diketahui 1 orang mengalami luka terbuka.
Tadi pukul 19.00 kami juga mengirim Rescue Boat 215 menuju lokasi, terang Husman. Kapal itu membawa 12 ABK dan 8 penyelamat.
Pelabuhan Tanjung Laut di Bontang adalah salah satu pelabuhan yang melayani penyeberangan menuju berbagai tujuan di Sulawesi bagian barat. Berangkat dari Bontang adalah pilihan bagi mereka yang bermukim di Kutai Timur, Bontang, atau dari Kecamatan Marang Kayu, Kutai Kartanegara bila memilih transportasi laut menuju ke Sulawesi.
USS Rushmore, kapal perang Amerika Serikat jenis landing ship deck atau kapal pengangkut pasukan dan kendaraan tempur. Kapal ini lebih kurang sama dengan KRI Makassar 590 yang dimiliki TNI AL. Belum diketahui ihwal keberadaan USS Rushmore di Selat Makassar tersebut.

(tribunnews)

“Guide to Bogor” Memudahkan Wisatawan Berpelesir…

8 June 2015

cigameaDinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menerbitkan buku ‘Guide to Bogor’ untuk memberikan kemudahan pelayanan informasi keanekaragaman obyek wisata alam, budaya dan fasilitas yang layak dikunjungi wisatawan lokal dan internasional.

“Buku ini memberikan kemudahan informasi kepada wisatawan untuk mengenal keanekaragaman obyek wisata alam dan budaya Kabupaten Bogor,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Rahmat Surdjana di Cibinong, Sabtu (6/6/2015).

Rahmat mengatakan aneka informasi dan paket wisata pilihan yang ditawarkan disajikan secara lengkap sehingga wisatawan dapat dengan mudah menentukan paket wisata yang paling disukai. “Kabupaten Bogor yang sering disebut daerah hujan mampu memancarkan pesona wisata dan budaya yang luar biasa,” katanya.

Di dalam buku ‘Guide to Bogor’ memberikan informasi 21 tempat wisata alam, adat dan tradisi. Keramahan dan kekayaan warisan budaya merupakan magnet yang kuat untuk menarik wisatawan berpetualangan menikmati setiap sudutnya. Tetapi tempat peristirahatan dan rumah makan tetap jadi pendukung untuk kenikmatan wisatawan.

Disbudpar, menurut Rahmat, sedang melakukan tahapan evaluasi tingkat efektif dan efesien desa wisata yang ada di Pemkab Bogor. “Beradasarkan data Disbudpar ada 35 desa wisata yang tersebar di Pemkab Bogor,” katanya.

Desa tersebut sedang masuk dalam tahapan penyaringan. Disbudpar Bogor, saat ini tidak membentuk desa wisata tetapi hanya mendukung keinginan masyarakat yang mau maju dalam ekonomi kreatif lalu mendaftarkan desanya menjadi tempat wisata. “Setelah ditetapkan menjadi desa wisata dengan keunggulan masing-masing desa maka secara otomatis ekonomi kreatif akan muncul dari warga sekitar,” katanya.

Untuk mewujudkan desa wisata maka perlu kerja sama dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di Pemkab Bogor. Kerja sama itu berkaitan dengan potensi yang ada di desa wisata. “Contoh sederhanya bila desa wisata memliki potensi di bidang sejarah tentunya perlu bekerja sama dengan Dinas Pendidikan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bogor Nurhayanti mengatakan penerbitan buku ‘Guide to Bogor’ ini untuk mewujudkan Kabupaten Bogor sebagai kabupaten termaju di Indonesia dan salah satu destinasi periwisata di Jawa Barat. “Sudah menjadi komitmen Pemkab Bogor untuk membangun pariwisata secara maksimal agar tercipta pelayanan prima kepada wisatawan,” katanya.

(kompas.com)

Kakorlantas Cari Anggota Patwal yang Kawal Konvoi Lamborghini

8 June 2015

mobilsport02copyKonvoi Lamborghini menuai kontroversi karena dikawal oleh Patwal. Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri Irjen Pol Condro Kirono memerintahkan jajarannya untuk mencari siapa petugas yang mengawal rombongan mobil mewah tersebut.

“Saya masih menunggu informasi dari Kadenwal (Kepala Detasemen Pengawalan) PJR Pak Rozimi, anggota dari mana yang melakukan pengawalan tersebut,” ungkap Condro saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (7/6/2015).

Sejumlah mobil Lamborghini yang sedang dikawal patwal bermotor tertangkap kamera saat sedang melintas di ruas Jl Tendean, Jaksel, Minggu (7/6) pagi. Beberapa di antaranya juga terlihat tidak memasang pelat nopol.

Bahkan 2 supercar tersebut disetop dan ditilang Ditlantas Polda Metro Jaya karena tidak memiliki surat-surat. Bukan kali ini saja konvoi Lamborghini di Jakarta mendapat pengawalan. Pada Minggu (3/5) lalu, terlihat mobil dan motor patwal polisi mendampingi konvoi Lamborghini.

Kakorlantas pun berjanji, jika sudah mendapat informasi mengenai siapa pihak yang melakukan pengawalan terhadap rombongan Lamborghini, ia akan segera mengungkapkannya. Condro pun tak segan-segan akan memberikan sanksi terhadap anggota polisi yang melakukan pengawalan untuk mobil mewah.

“Kalau sudah ada informasi (mengenai Patwal yang mengawal konvoi Lamborghini) saya kabari,” kata Condro.

“Kalau ada anggota yang masih melakukan pengawalan akan kita periksa dan diberikan sanksi,” imbuh Jenderal Bintang 2 itu tegas.

Condro sudah berkali-kali menegaskan dan memberi perintah kepada jajarannya untuk menindak mobil mewah yang tak dilengkapi surat-surat sah. Ia juga telah melarang anggota kepolisian memberikan pengawalan untuk kendaraan mewah.

“Saya sudah perintahkan untuk tidak melakukan pengawalan bagi mobil mewah dan moge (motor gede) dan meminta untuk terus menindak dan memeriksa mobil-mobil mewah yang bodong,” pungkasnya.

(detik.com)

« Previous PageNext Page »