Polda Metro Kerahkan 3 Ribu Polantas Amankan Arus Mudik

9 July 2015

polisi dan motornyaDirektorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengerahkan total kekuatan 3.200 personil untuk mengamankan arus mudik lebaran. Ribuan personil ini akan disebar di sejumlah titik rawan kecelakaan dan kemacetan lalu lintas selama Operasi Ketupat Jaya 2015.

Untuk mendukung kelancaran dan keamanan selama operasi ini, Polda Metro Jaya menyiapkan sekitar 120 pos pengamanan dan 40 pos pelayanan bagi para pemudik. Operasi terpusat ini digelar selama 16 hari mulai tanggal 9 Juli-25 Juli 2015.

“Jadi inti dari kegiatan ini merupakan operasi kemanusiaan dimana kita harus melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Risyapudin Nursin kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7/2015).

Risyapudin mengatakan, pasukan disebar ke sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas dan Pos Pelayanan. Ada 40 Pos Pelayanan di terminal-terminal, stasiun, bandara dan pelabuhan untuk melayani para pemudik.

Selain mengamankan tempat keberangkatan pemudik, Polda Metro Jaya juga mengamankan sejumlah tempat obyek wisata seperti TMII, Ancol, Ragunan dan Monas.

(detik.com)

Pemerintah Gelar Sidang Isbat pada 16 Juli

8 July 2015

itshbatPemerintah akan menyelenggarakan sidang penetapan (isbat) hari raya Idul Fitri 1436 Hijriah/2015 Masehi pada 16 Juli dengan mengundang perwakilan ormas Islam, ahli astronomi dan tamu penting lainnya.

“Jadi terkait dengan penetapan isbat kapan 1 Syawal, pemerintah akan mengadakan sidang isbat dengan mengundang tokoh agama dan ahli astronomi tanggal 16 Juli,” kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di rumah dinasnya, area Widya Chandra, Jakarta, Selasa (7/7/2015).

Di sela-sela acara Majelis Kemisan bertema “Islam Nusantara”, Lukman mengatakan Kementerian Agama akan mendayagunakan sejumlah perukyat yang berkompeten dan telah disumpah untuk menyaksikan bulan di titik-titik tertentu di Indonesia.

Menurut dia, terdapat kemungkinan Idul Fitri tahun ini tidak dilaksanakan bersama-sama oleh sebagian besar umat Islam di Indonesia.

“Kalau hilal terlihat memenuhi syarat besok (16 Juli), maka sholat ied dilakukan esok harinya, kalau tidak terlihat itu berpulang kepada peserta sidang isbat,” kata Menag Lukman.

Intinya, kata dia, pemerintah menunggu keputusan hasil sidang isbat untuk penentuan Lebaran.

Kendati demikian, Lukman tetap berharap agar Lebaran dirayakan secara bersama-sama di semua lapisan umat Islam.

“Dari sisi kemungkinan beda itu ada, tetapi untuk disamakan juga besar peluangnya. Kami berharap semua satu pandangan menentukan hilal itu terlihat seperti apa. Tapi kalau perbedaan itu tidak bisa samakan, kita harus berjiwa besar untuk menghargai itu,” katanya.

(Galamedia)

Kapolda Metro Kesal “Sahur on The Road” Dimanfaatkan Jadi Ajang Tawuran

8 July 2015

polisiKapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian menanggapi serius penyalahgunaan aktivitas sahur on the road (SOTR) di wilayahnya. Sebab, aktivitas tersebut malah jadi ajang aktivitas negatif, salah satunya tawuran dan mabuk-mabukan.

“Masalah paling sepele, masalah lalu lintas, tidak menggunakan helm, membuka pintu belakang mobil kemudian duduk ramai-ramai di situ, iring-iringan bergerak sambil klakson dihidupkan. Itu berbahaya,” kata Tito di ruangannya, Selasa (7/7/2015).

Masalah lainnya yang tak kalah serius yakni soal orang-orang yang memanfaatkan SOTR sebagai ajang mabuk-mabukan. Mereka juga membawa senjata tajam saat aksi tersebut dan menyebabkan tawuran.

“Kemudian yang lebih ekstrem, ada beberapa kasus yang rombongan arak-arakan ini saling ledek dengan yang lain terus nanti tawuran. Itu terjadi 2-3 hari lalu di Mampang,” kata Tito.

Ke depan, polisi tidak akan segan merazia rombongan orang yang melalukan SOTR. Apabila ditemukan benda-benda berbahaya maka akan dilakukan penahanan.

“Yang melanggar lalu lintas kita tilang, yang enggak bawa surat mobil atau motornya akan kita tahan, kemudian yang membawa senjata tajam akan kita tahan. Kemudian mabuk-mabukan, apalagi obat-obatan akan kita terapkan undang-undangnya, yang tawuran juga akan kita tangkap,” kata Tito.

(Kompas)

Mulai Hari Ini Masuk Tol Cipali Bayar, Ini Tarifnya

26 June 2015

pintu tol cipaliBagi Anda yang biasa melewati Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) hari ini sejak pukul 00.00 WIB, tarif tol ini resmi berlaku. Tol sepanjang 116 km ini sempat digratiskan sejak 14 Juni 2015 sebagai ajang sosialisasi.

Tarif ruas tol Cikopo-Palimanan, sesuai Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 323/KPTS/M/2015 adalah sebesar Rp823 per kilometer (km) untuk kendaraan golongan I.

Berdasarkan situs Setkab dikutip, Jumat (25/6/2015), besaran tarif adalah sesuai jarak yang ditempuh, misalnya untuk jarak terjauh (dari Cikopo sampai Palimanan).

Golongan I akan membayar Rp 96.000.
Golongan V akan membayar Rp 288.500.

Berikut rincian jumlah yang harus dikeluarkan pengguna jalan tol dari Jakarta hingga Pejagan (Brebes):

– Tol JORR Rp 8.500

– Tol Jakarta- Cikampek Rp 13.500

– Tol Cikopo-Palimanan Rp 96.000

– Tol Palimanan-Kanci Rp 4.500,

Jumlah total Rp 146.000

Selama arus mudik lebaran Idul Fitri terhitung mulai H-10 hingga H+5 tarif tol akan didiscount sebesar 25%-35 %, hingga menjadi:

– Tol JORR Rp 5.500

– Tol Jakarta- Cikampek Rp 8.500

– Tol Cikopo-Palimanan Rp 72.000

– Tol Kanci-Pejagan Rp 18.000

Jumlah total Rp 107.000

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memberikan diskon atau potongan harga sebesar 25-35 persen khusus untuk ruas-ruas tol yang dioperasikan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk, berlaku hingga H-10 hingga H+3 Lebaran 2015.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dalam Peresmian Tol Cipali di Puwakarta, Sabtu mengatakan penetapan potongan tarif dilakukan oleh operator sesuai SK Menpupera.

(detik.com)

Banyak Penolakan Peserta BPJS di Bogor, Ini Penyebabnya

26 June 2015

bpjsJumlah peserta BPJS yang meledak di Kabupaten Bogor tidak sebanding dengan keberadaan jumlah bed atau kasur yang tersedia. Hal ini membuat banyak peserta BPJS tidak mendapatkan pelayanan rawat inap di rumah sakit.

“Saat ini kami mengakui masih adanya peserta BPJS yang belum bisa dirawat inap di rumah sakit, karena tidak tersedianya bed atau kasur,” kata Bupati Bogor Nurhayanti kepada heibogor.com, Kamis (25/07/15).

Saat ini jumlah peserta BPJS sendiri di Kabupaten Bogor mencapai 2.430.880 jiwa, sedangkan jumlah bed yang tersedia dari total keselurahn rumah sakit penrima BPJS hanya sebanyak 1702 buah.

“Memang dari perbandingan pasien dengan bed masih 1:1428, yang artinya kita masih kekurangan banyak bed dan semoga dengan direnovasinya RSUD Cibinong dan pembangunan Rumah Sakit di wilayah Parung perbandingan pasien dengan bed lebih seimbang,” harap Nurhayanti.

Dari total 31 Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Bogor, 10 diantaranya belum menerima peserta BPJS atau bekerjasama dengan BPJS. 10 Rumah Sakit tersebut merupakan milik swasta dan mereka masih menolak bekerjasama dengan BPJS karena alasan tertentu.

Oleh karena itu, rapat koordinasi yang dilakukan oleh insan kesehatan dengan bupati dan DPRD. Dinilai penting untuk membicarakan kekurangan sistem BPJS. Sehingga kedepan kendala yang ada bisa diperbaiki dan bisa diterima oleh rumah sakit swasta.

Selain itu, Nurhayanti juga meminta Dinas Kesehatan untuk terus berkomunikasi secara intens dengan rumah sakit swasta, agar mau bekerja sama. Dengan penambahan rumah sakit penerima BPJS, kekurangan bed bisa sedikit tertutupi.

“Walaupun kami tidak bisa memaksa, kami terus melakukan negoisasi agar mereka mau bekerja sama dan peran swasta melalui rumah sakitnya bisa membantu indeks kesehatan Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

(Heibogor)

Polres Tasik Siagakan Tim Ganjal di Wilayah Kadipaten – Gentong Bawah

26 June 2015

gentongPolres Tasikmalaya Kota menyiapkan 750 personel untuk mengamankan arus mudik dan arus balik.

Selain petugas kepolisian, ia mengkoordinir sebanyak 40 orang warga setempat yang ditugaskan sebagai tim ganjal. Tim tersebut mengantisipasi kemacetan yang terjadi di tanjakan yang ada di Kota Tasikmalaya.
“Selain itu kami mendahulukan kendaraan yang naik, menyiapkan mobil derek. Sedangkan tim ganjal dari masyarakat itu siaga di wilayah Kadipaten sampai Gentong Bawah yang bertugas secara bergantian,” kata Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Asep S, Kamis (25/6/2015).
Dikatakan Asep, untuk jalur mudik sendiri disiapkan dua jalur utama. Jalur utama pertama sepanjang 27 km yang berada di Kadipaten-Jalan Ciawi-Rajapolah-Cihauerbeuti-Cikoneng-Ciamis. Sedangkan jalur utama kedua sejauh 36 km yang berada di Kadipaten-Ciawi-Rajaolah-Kota Tasik-Cikoneng-Ciamis 1 jam.
“Hal ini untuk mengantisipasi jarak tempuh perjalanan arus mudik yang bisa mencapai lima jam pada arus mudik tahun lalu,” kata Asep.

(Tribunjabar)

Sopir Taksi Protes Uber, Paris Dilanda Kerusuhan

26 June 2015

French riot police stand next to an overturned car as striking French taxi drivers demonstrate at the Porte Maillot to block the traffic on the Paris ring road during a national protest against car-sharing service Uber, in Paris, France, June 25, 2015. French taxi drivers stepped up protests against U.S. online cab service UberPOP on Thursday, blocking road access to airports and train stations in Paris and other cities. REUTERS/Charles Platiau  TPX IMAGES OF THE DAY

Kerusuhan terjadi di Paris ketika para sopir taksi melakukan protes menentang beroperasinya kendaraan taksi Uber di ibu kota Prancis itu. Para demonstran membakar ban, dan melakukan pemblokiran jalan.

Beberapa kelompok pengemudi taksi memburu para pengemudi taksi Uber di Bandara Charles de Gaulle dan Roissy. Limusin yang diduga beroperasi sebagai taksi Uber digulingkan di Charles de Gaulle dan Porte Maillot di tepi Kota Paris.

Pasukan anti huru-hara terpaksa diterjunkan untuk mengendalikan situasi yang semakin memburuk. Protes tersebut dilakukan karena para pengemudi taksi menganggap Perusahaan Uber Taxi melakukan persaingan tidak sehat dengan perusahaan taksi resmi di Paris.

“Mereka menghalangi kami, mencoba mengambil pekerjaan kami, mencoba membuat profesi pengemudi taksi menghilang. Anda harus tahu bahwa orang-orang ini (pengemudi taksi Uber) tidak terdaftar dan bekerja tanpa adanya aturan,” kata salah seorang sopir taksi sebagaimana dikutip Russia Today, Kamis (25/6/2015).

Menteri Dalam Negeri Prancis, Bernard Cazeneuve, menyatakan berpihak kepada para sopir taksi dan mendesak tindakan hukum yang keras di seluruh Prancis bagi layanan Uber Taxi. Sebelumnya, undang-undang Prancis yang disahkan pada Oktober 2014 telah melarang pengangkutan penumpang oleh sopir taksi yang tidak terdaftar.

Pemerintah Prancis telah menyatakan akan melarang beroperasinya Uber Taxi pada Januari 2015, namun sampai Juni 2015 para pengemudi Uber Taxi masih berseliweran di Prancis.

Selain di Prancis, Uber Taxi telah dilarang beroperasi di beberapa negara seperti Italia, Belanda, dan Spanyol. Sementara di Jerman, Belgia, serta Meksiko keberadaannya mengundang protes dan desakan untuk penerbitan pelarangan.

(Okezone)

Jelang Lebaran Uang Palsu Marak, BI Himbau Masyrakat Waspada

26 June 2015

upalBank Indonesia (BI) menyatakan masyakarat tak perlu khawatir terhadap ketersediaan uang pada periode Ramadhan dan Lebaran 2015 kerena persediaan BI lebih dari cukup.

Namun BI juga mengimbau agar masyarakat waspada dan berhati-hati dalam bertransaksi dengan uang agar terhindar dari peredaran uang palsu jelang Lebaran.

“Masyarakat harus selalu cermat, dan teliti terhadap ciri keaslian uang rupiah. Ingat 3D: Dilihat, diraba, dan diterawang,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara di kantor BI, Jakarta, Kamis (25/6/2015).

Peredaran yang palsu jelang Lebaran memang kerap terjadi. BI sendiri telah mempersiapkan uang tunai Rp 125,2 triliun untuk kebutuhan masyarakat saat Ramadhan dan Lebaran 2015. Sampai 24 Juni 2015 kemarin, penarikan uang tunai itu sudah mencapai Rp 6,6 triliun.

“Realisasinya sampai 24 Juni kemarin sudah Rp 6,6 triliun atau 5,3 persen dari proyek di Rp 125,2 triliun,” kata Deputi Departemen Pengeloaan Uang BI Yudhi Harymukti.

Menurut dia, realisasi penarikan uang tunai tersebut berada di wilayah Jawa sebesar Rp 4,1 triliun atau 5,4 persen dari proyeksi Rp 76 triliun selama Ramadhan dan Lebaran. Sedangkan realisasi penarikan uang tunai di Sumatera mencapai Rp 1,5 triliun, Sulawesi-Maluku-Papua-Bali-Nusa Tenggara mencapai Rp 600 miliar, dan Kalimantan mencapai Rp 400 miliar.

Sementara itu, penarikan uang dalam kegiatan kas keliling mencapai Rp 56,9 miliar yang mayoritas di wilayah Jawa sebesar Rp 18,7 miliar, Kalimantan Rp 16 miliar, Sulawesi-Maluku-Palua-Bali-Nusa Tenggara mencapai Rp 12,2 miliar, dan Sumatera Rp 9,1 miliar.

(Kompas)

Polsek Dramaga Ringkus 2 Pengedar Ganja Siap Edar

25 June 2015

ganjaPolsek Dramaga berhasil membekuk bandar narkotika jenis ganja berinisial YS (23) dan MA (19). Keduanya ditangkap setelah mendapatkan informasi dari masyarakat dan perkembangan penyelidikan.

“Pelaku kami tangkap pada Rabu (24/06/15) pukul 21:30 WIB di rumahnya Kampung Dramaga Tanjakan RT 04 RW 05,” ucap Kapolsek Dramaga AKP Syaifuddin Gayo kepada heibogor.com, Kamis (25/05/15).

Gayo menjelaskan dalam penangkapan pengedar ganja ini, kepolisian berhasil mengamankan barang bukti ganja siap edar. “Barang bukti yang kami amankan adalah 68 paket ganja kecil seharga 20 ribu per paket, dan 1 paket ganja sebanyak 0,5 Kg. Saat ini kami sedang mengembangkan penyelidikan dari mana ganja tersebut berasal,” katanya.

Gayo menambahkan dua pelaku dijerat UU 32 tahun 2009 tentang narkotika pasal 111, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

“Menurut pengakuan tersangka keduanya baru dua bulan menjadi pengedar narkotika jenis ganja dan pengedarannya pun hanya di wilayah Dramaga saja serta orang yang sudah mereka kenal,” jelasnya.

(Heibogor)

Antisipasi Kejahatan, Polretabes Bandung Luncurkan Pos Mobile

25 June 2015

polisiMengantisipasi kejahatan di Kota Bandung, Polrestabes Kota Bandung meluncurkan program Pos Mobile Kamtibmas, Kamis (25/6/2015). Sejumlah polisi akan ditempatkan di titik-titik rawan kejahatan.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol A.R Yoyol mengatakan, saat ini ada 24 titik yang dianggap rawan kejahatan di Kota Bandung. Sehingga, membutuhkan anggota kepolisian yang ditempatkan dilokasi-lokasi tersebut.
“24 titik itu yang dianggap paling rawan seperti daerah rawan kebut-kebutan, rawan curanmor atau perumahan yang dianggap masyarakat sering kehilangan atau tidak tenang dan terganggu,” ujar Yoyol saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa Kota Bandung.
Yoyol mengatakan, ada 248 personil kepolisian yang diterjunkan untuk program pos mobile kamtibmas ini. Untuk pelaksanaannya, lanjut Yoyol, selama ini, untuk patroli biasa, para petugas hanya berpatroli menggunakan kendaraan polisi saja. Namun untuk kali ini, nantinya para petugas akan membuat tenda di titik-titik yang telah ditentukan tersebut.
“Jadi ini pos yang berjalan, cuma ditambah payung sehingga masyarakat tahu oh ini ada polisi, selama ini kan hanya mobil, jadi anggota dalam mobil, tapi kalau di kasih payung, anggota akan duduk diluar mengantisipasi kegiatan,” katanya.
Yoyol menambahkan, para petugas akan stand by dititik-titik tersebut selama 24 jam penuh jika kondisi dianggap belum aman. Namun, ketika kondisi dianggap sudah aman, para petugas akan pindah ke lokasi lainnya yang dianggap rawan.
“Mobil ini tidak selamanya disitu kalau dirasa daerah sudah aman, dia bergeser ke daerah yang paling rawan lagi,” katanya.

(Tribunjabar)

« Previous PageNext Page »