Ridwan Kamil: Batu Akik dari Sahabat, Cuco Gak?

2 March 2015

batu-akik-emil2Setelah mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjukkan batu akik yang dipakainya kemudian fotonya diunggah di media sosial, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pun tak mau kalah.

Kang Emil, sapaan akrabnya, mengunggah foto batu akik yang dipakainya pada Sabtu (28/2) di media Instagram. Batu itu berwarna cokelat dengan ukuran kecil. Ia membubuhi foto dengan keterangan,”Dikasih cincin akik oleh sahabat. Cuco gak?”.

Hingga Senin (2/3) siang, foto itu disukai 14.075 follower. Spontan komentar pun berseliweran.  “Cuco bingiiitss pak hihihi,” tulis akun funnystephani. Akun bintangzaelani juga berkomentar,”Cuco pa, ukeun pa sapotong,haha”. Ada pula yang komentar bercanda seperti ditulis vivanyyunita165,”Ga cucoooo pa, cuconya buat saya ajaah hehehe…”.

Sementara akun indramahyudani berkomentar begini,”Keren pak batu akiknya. Kayak bapak kerennya, hehehe”. Akun lain, sggumilar mempertanyakan rencana membuat acara khusus batu akik. “Pa walkot kapan nih katanya mau adain semacem kulinary night tapi temanya batu akik,” kata ssgumilar. (tribunjabar)

Tragis, Mahasiswa di Bandung Tewas Terseret Mobil Belasan Kilometer

28 February 2015

fotomayitFirman Hidayat (21), seorang mahasiswa tewas terseret mobil hingga belasan kilometer. Pengendara mobil sempat berusaha kabur.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat malam (27/2/2015). Kepala PJR Tol Padaleunyi Otong Rustandi menjelaskan sekitar pukul 23.00 WIB, Firman yang menaiki sepeda motor bersenggolan dengan motor lainnya.

Firman terjatuh ke arah berlawanan dan pada saat bersamaan sebuah mobil Honda City Nopol D 1347 UI, yang dikendarai Yana (43), melintas.

“Korban kena mobil bagian depan kap mobilnya. Entah kenapa sopir mobil enggak berhenti, dia malah memacu kendaraannya dan masuk pintu Tol Pasirkoja,” ujar Otong saat dihubungi detikcom melalui telepon, Sabtu pagi (28/2/2015).

Jarak antara lokasi kejadian yaitu di Jalan Kebon Kopi hingga pintu tol Pasikoja sekitar 3 kilometer. Warga sekitar yang melihat kejadian itu mengejar mobil itu, namun mobil malah mempercepat lajunya.

“Menurut saksi yang melihat korban awalnya tersangkut di bagian depan kanan mobil,” kata dia.

Kemudian petugas PJR yang berpatroli mengejar mobil itu saat masuk tol. Kejar-kejaran pun terjadi. Petugas Laka Lantas Polsek Cikamuning juga ikut membantu pengejaran.

“Akhirnya mobil terhenti di KM 116.700. Itu jauh sekali. Pintu Tol Pasirkoja itu KM 132,” kata Otong.

Pada saat ditemukan, tangan korban masuk ke sayap belakang mobil bagian belakang. “Mukanya sudah hancur,” ungkap Otong.

Jenazah korban dibawa ke RS Cahya Kawaluyaan. Sementara sopirnya dibawa ke Polres Cimahi. “Kasus ini ditangani Polres Cimahi,” pungkasnya.

(detik.com)

Ridwan Kamil Tunggu Kesiapan Jokowi Resmikan Bandung Teknopolis

27 February 2015

Bandung-Teknopolis-2015Kamis (26/2/2015) kemarin, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membahas konsep Bandung Teknopolis di kawasan Gedebage. Pria yang akrab disapa Emil itu mengaku sudah siap, tinggal menunggu kesiapan Jokowi.

“Jadi kemarin saya lapor kepada Pak Presiden, kalau Teknopolis sudah siap,” ujar Emil saat ditemui usai acara di SD Angkasa, di Komplek sLanud Hussein Sastranegara, Bandung, Jumat (27/2/2015).

Seperti diketahui, Bandung Teknopolis adalah kawasan kota moderen yang didesain dengan konsep futuristik. Dalam area seluas 800 hektar tersebut, akan didirikan bangunan-bangunan untuk riset teknologi, perusahaan elektronik dan ‘rumah’ bagi para kreatif di bidang IT.

“Kalau Pak Presiden berkenan, bulan April akan dilaunching,” katanya.

Emil mengatakan, dalam pertemuan tersebut Jokowi juga menyampaikan akan memberi dukungan terhadap kawasan yang nantinya akan menjadi Silicon Valley Indonesia tersebut.

“Pak presiden menyampaikan akan memberikan dukungan, bahkan akan membantu sebisa mungkin. Juga ada rencana nanti ITB risetnya sebagian besar akan di sana,” kata Emil.

(detik.com)

Kepala BLH Mencak-Mencak : KLH Nilai Depok Masuk Peringkat Kota Terkotor

26 February 2015

depokPiala Adipura yang diangan-angankan Kota Depok ibarat panggang jauh dari api. Menyusul tersebarnya penilaian Kota Terkotor penilaian sementara Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)

Rekapitulasi nilai fisik P1 Adipura 2014-2015 Ekoregion Jawa KLH itu menyebut Kota Depok menempati urutan ke-13 dari 25 daerah tingkat II Provinsi Jawa Barat.

Asisten Deputi Pengelolaan Sampah KLH, Sudirman, mengungkapkan telah mengeluarkan penilaian sampai urutan ke-14 kota metropolitan se-Indonesia dalam tahap pertama Piala Adipura 2015. Katanya, peringkat terendah adalah Kota Bekasi. “Kriteria itu berasal dari penilaian kualitas air, kebersihan, dan keteduhan,” ujarnya saat dihubungi wartawan.

Dijelaskannya, Kota Depok menempati urutan ke-9 setelah Kota Surabaya, Palembang, Tangerang, Semarang, Medan, Jakarta Pusat, Makassar, dan Jakarta Selatan. Disusul peringkat ke-10 Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Bandung, dan ke-14 Bekasi.

Menanggapi ini, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Wijayanto, mencak-mencak ketika dituding Depok sebagai Kota Terkotor. Pasalnya, hasil penilaian KLH pada proses seleksi pertama Piala Adipura dinyatakan Kota Depok lolos dengan nilai yang cukup yaitu 71,28.

“Kota Depok tidak terkotor karena lolos tahap berikutnya, dan saya akan klarifikasi KLH,” tandasnya dengan nada geram seraya mengungkap Kota Bekasi-lah yang tidak lolos proses seleksi sehingga seharusnya predikat terkotor bukan ditujukan kepada Kota Depok.

Sementara itu, seorang pejabat Kota Depok mengakui sekarang ini penilaian Piala Adipura tidak lagi ditentukan titik-titik penilaiannya melainkan menyeluruh termasuk sudut-sudut perumahan, manajemen kerja nilai daerah, nilai fisik air dan udara, serta nilai manajemen air dan udara, juga penilaian dari masyarakat. “Penilaian sekarang ini lebih paripurna sehingga tidak bisa ada yang ditutup-tutupi,” ujarnya seraya minta tidak disebutkan namanya.

(Poskota)

Aksi Wartawan Berlanjut ke Gedung DPRD Cianjur

23 February 2015

sahliSetelah menggelar aksi di bundaran tugu Gerbang Marhamah, puluhan wartawan cetak, elektronik dan online itu melanjutkan aksi ke gedung DPRD Cianjur di Jalan KH. Abdullah bin Nuh. Sesampainya di gedung wakil rakyat itu, para wartawan langsung masuk ke dalam gedung DPRD Cianjur.

Mereka masuk ke dalam untuk mencari anggota dewan dari Partai Amanat Nasional (PAN). Namun setelah mengelilingi sejumlah ruangan, tidak ditemukan anggota DPRD dari PAN. Wartawan akhirnya menemukan ruangan Fraksi Gerakan Pembangunan Nasional. Seorang wartawan sempat memasang karton bertuliskan PAN Partai Asal Ngegebuk.

Aksi tersebut sempat membuat marah Ketua Fraksi Gerakan Pembangunan Nasional, Sahli Saidi. Bahkan ia sempat mempertanyakan izin menggelar aksi. Namun hal itu tidak berlangsung lama, Sahli meminta untuk mendatangi kantor PAN jika ingin bertemu dengan anggota dari PAN.

“Silahkan datang ke kantor PAN, ini kantor fraksi. Memang dia menjadi anggota kami, sekarang tidak ada di fraksi. Silahkan datang ke kantornya,” kata Sahli.

Selaku ketua fraksi pihaknya menolak kekerasan terhadap wartawan. Apapun alasannya aksi kekerasan tidak bisa dibenarkan. “Seharusnya partai mendekati wartawan, bukan melakukan pemukulan,” katanya (pikiran-rakyat.com)***

DKP Cimahi Tingkatkan Pengolahan Sampah

21 February 2015

paradigmaBencana tragedi longsor sampah di TPA Leuwigajah pada 21 Februari 2005 menjadi dasar peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Cimahi meningkatkan berbagai upaya pengolahan sampah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesadaran mengolah sampah mulai dari sumbernya.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Cimahi Budi Raharja didampingi Kabid. Kebersihan H. Nana Sujana mengatakan, penanganan sampah di Kota Cimahi mengacu pada Perda No. 16/2011 tentang Pengelolaan Sampah. “Paradigma kami sampah tak lagi sekadar dibuang, tapi dipilah sejak dari sumber hingga diolah,” ujarnya.

Berbagai cara dilakukan untuk mengajak masyarakat memilah sampah sejak dari sumber. Di antaranya, menggalakkan gerakan 3R (reuse, reduce, recycle), mendirikan tempat pengolahan sampah terpadu (TPSP) yang tersedia di 4 RW, reaktor sampah yang mengolah sampah organik menjadi kompos di 17 RW, hingga pendirian bank sampah baik unit skala lingkungan seperti sekolah dan perkantoran dan bank sampah induk Kota Cimahi (Samici).

Dengan momentum peringatan HPSN, Budi menyatakan, hal itu dimanfaatkan dalam rangka upaya sosialisasi pemilahan dan pengolahan sampah di Kota Cimahi. “Mengingatkan ke masyarakat bahwa 21 Februari 2005 pernah terjadi bencana longsor sampah di TPA Leuwigajah yang memakan korban jiwa. Tentunya hal itu harus disikapi dengan tindakan agar tragedi serupa tak terulang,” ujarnya.

Pada tahun 2015, peringatan HPSN Kota Cimahi akan digelar pada Kamis (26/2/2015) mendatang. Berbagai kegiatan dilakukan dengan meningkatkan pemberdayaan masyarakat untuk pengolahan sampah.

Kegiatan yang dilakukan diantaranya gebyar operasi bersih (opsih) dengan melibatkan seluruh unsur pimpinan SKPD Pemkot Cimahi di masing-masing wilayah binaan dengan fokus kegiatan di wilayah RW 12 Kel. Pasirkaliki untuk pembersihan sampah Sungai Cilember.

Setelah itu, akan dilakukan peresmian Bank Sampah Unit SMA Santa Maria Jln. Gatot Subroto untuk meningkatkan volume pengelolaan sampah Bank Samici. Ditempat yang sama akan dilaunching sistem manajemen pengolahan sampah (Siembah) yang bisa menjadi basis data persampahan Kota Cimahi. Serta, akan dilaunching pemanfaatan kartu ATM Bank Samici bekerjasama dengan Bank Bukopin sehingga nasabah Bank Samici bisa mengambil uang lewat ATM Bank Bukopin maupun ATM bersama yang ada di Kota Cimahi.

Sebagai puncaknya, dilakukan sosialisasi Perda No. 16/2011 tentang Pengelolaan Sampah Kota Cimahi kepada pengguna jalan oleh Wali Kota Cimahi Atty Suharti dan jajaran Pemkot Cimahi. Perda mengatur setiap pihak yang membuang sampah sembarangan akan dikenai denda maksimal Rp 50 juta dan kurungan 3 bulan penjara.

“Hal itu berlaku juga saat berkendaraan, dalam perda tercantum setiap kendaraan yang memasuki Kota Cimahi harus menyediakan tempat sampah tidak terkecuali angkutan umum. Selama ini memang belum diterapkan optimal karena kami masih berupaya melakukan penyadaran masyarakat,” tutur Budi.
Aspek pemilahan dan pengolahan sampah masih harus diperbaiki. Pihaknya berharap masyarakat mau berpartisipasi untuk menjaga kebersihan Kota Cimahi. (pikiran-rakyat.com)

Sony Sugema College dan SMA Alfa Centauri Mengadakan Belajar Bahasa Inggris dan Arab Online

16 February 2015

online-UFLSKebutuhan percakapan dengan bahasa asing memang sedang digalakan oleh pemerintah kota Bandung. Adalah Ridwan Kamil atau biasa disapa Kang Emil mencanangkan hari kamis itu hari Bahasa inggris. Ide tersebut otomatis disambut baik oleh seorang owner Bimbingan Belajar ternama di Bandung yaitu Sony Sugema,MBA. Dengan metode UFLS nya (Ultra Fast Learning System) mengajarkan siswa belajar Bahasa Inggris dan Arab sistem Online.

“Metode ini sudah diterapkan di kalangan guru SSC dan SMA Alfa Centauri, Alhamdulillah berhasil, makanya saya akan menerapkan ke siswa dan orang tua siswa” ujar pendiri Bimbel dan Sekolah tersebut.

Belajar Online ini bukan hanya diikuti oleh siswa SSC dan SMA Alfa Centauri saja, tapi orang tua siswa pun bisa mengikuti belajar online tersebut. Dengan mengakses http://online.sonysugemacollege.com dan mendownload softwarenya, lalu menjalankan software tersebut dan memasukkan NOTES dan PIN yang diberikan waktu pendaftaran di SSC. Siswa bisa melihat, mendengarkan dan bisa berinteraksi dengan pengajar tersebut.

“Fasilitas ini hanya bisa dirasakan oleh siswa SSC dan SMA Alfa Centauri saja, kemungkinan kedepannya bisa juga dirasakan oleh selain siswa SSC dan SMA Alcent” kata Iwan Djutiawan salah seorang staff IT SSC dan Sekolah tersebut. (jabarmedia,AZ)

Atalia Kamil Beri Tips Cegah Suami Korupsi

16 February 2015

atalia-kamilIstri Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Atalia Kamil ikut serta mendukung aksi damai perempuan Indonesia Antikorupsi Bandung. Sebagai istri orang nomor satu di Bandung ini, Atalia punya cara untuk mencegah agar suaminya tidak tersandung korupsi. Seperti apa caranya?

Ibu dari dua orang anak ini berpandangaan bahwa perempuan bisa memiliki kekuatan untuk memberantas korupsi mulai dari lingkungan sekitarnya sendiri.

“Perempuan itu sebagi pendidik punya kekuatan. Yang kedua, perempuaan bisa menjadi auditor keuangaan. Yang ketiga perempuan punya pengaruh di pengajian, arisan dan kegiatan lainnya. Saya kira dengan menanamkaan antikorupsi ini bisa menjadi teladan,” ujar Atalia ditemui usai kegiatan di Taman Alun-alun, Jalan Asia Afrika, Minggu (15/2/2015).

Kini semenjak menjadi istri kepala daerah, Atalia mengaku memiliki tanggung jawab besar untuk keluarga khususnya kepada suami untuk mengingatkan agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif, apalagi korupsi.

“Saya sebagai istri Kang Emil (Ridwan Kamil), selalu mengingatkan terus menerus, agar hati-hati, harus sangat hati-hati dalam menjalani aktivitasnya sebagai wali kota,” ujarnya.

Atalia juga sering mengingatkan kepada suaminya agar berapapun uang yang dibawa suaminya ke rumah harus halal.

“Saya selalu bertanya apapun yang diterima Kang Emil ini apakah halal atau tidak? Apapun yang beliau berikan kepada keluarga harus halal,” tandasnya.

Hari ini, Atalia bergabung dalam aksi yang dilakukan Aliansi Perempuan Indonesia Antikorupsi Bandung di Taman Alun-alun Bandung, Jalan Asia Afrika. Ratusan perempuan yang memakai baju dengan tema putih ini melakukan sejumlah kegiatan seperti face painting, yoga meditasi lawan korupsi hingga selfie lawan korupsi. (detik.com)

Jurus Wali Kota Bandung Ridwan Kamil Wujudkan Smart City

12 February 2015

ridwan_kamil_bandungLatar belakang sebagai arsitek dan master tata kota dimanfaatkan Ridwan Kamil untuk mengubah wajah Bandung yang sempat kusam. Melihat kiprahnya selama hampir dua tahun menjadi wali kota, impian mewujudkan Bandung sebagai smart city sangat mungkin terwujud.

Emil –sapaan Ridwan Kamil– begitu populer. Tidak hanya di kalangan warga Bandung, tetapi juga di tingkat nasional. Dia merupakan salah seorang kepala daerah yang dianggap berhasil di Indonesia.

Ketika menjabat pertama pada 2013, Emil dihadapkan pada persoalan klasik kota. Kemacetan, pedagang kaki lima, sampah, dan infrastruktur, terutama banyaknya jalan yang rusak. Dia pun bertekad menjadikan Bandung sebagai smart city.

Konsep smart city ala Emil adalah menjadikan Bandung kota digital. Setiap SKPD (satuan kerja perangkat daerah) terintegrasi. Dengan begitu, pelayanan masyarakat juga bisa dilakukan secara online. ”Kami minta mahasiswa ITB membuat aplikasi online untuk memudahkan pelayanan masyarakat,” katanya.

Untuk menunjang itu, dibangunlah command center di Balai Kota Bandung dengan anggaran Rp 30 miliar. Pusat komando tersebut terhubung dengan CCTV yang dipasang di 80 titik strategis Kota Bandung. Dari ruangan itu, petugas pemkot bisa memantau kemacetan lalu lintas hingga pedagang kaki lima. Awal tahun ini command center siap beroperasi. ”Untuk membangun Kota Bandung, kami punya segi tiga strategi, yaitu inovasi, desentralisasi, dan kolaborasi,” ujar Emil.

Sebagai kota yang memiliki daya tarik pariwisata, Emil berupaya memberikan kesan positif kepada para wisatawan. Salah satu terobosan adalah dioperasikannya bus city tour yang dinamai Bandung Tour on the Bus (Bandros). Bus tingkat itu mirip dengan yang ada di Singapura dan London. Lantai 2 bus dibuat terbuka agar turis bisa menikmati city tour dengan leluasa. Bus tersebut nanti stand by di sejumlah hotel.

Untuk desentralisasi, Emil memerintah camat dan lurah secara rutin dan bergiliran makan malam bersama di rumah warga dan salat Jumat keliling kampung. ”Dengan begitu, aparat jadi lebih tahu masalah yang dihadapi warganya. Jika pemimpin paham kesulitan warganya, bisa mencari solusinya dengan baik,” katanya.

Emil juga mencoba berkolaborasi dengan beberapa pihak ketiga untuk mewujudkan pembangunan. Misalnya pembangunan sejumlah taman kota seperti taman film dan taman Persib. Di era Emil, taman kota di Bandung dihidupkan kembali. Beberapa taman dibuat tematik seperti Taman Lansia, Taman Jomblo, Taman Musik Centrum, Taman Fotografi, dan Taman Pustaka Bunga.

Pelayanan masyarakat menjadi salah satu prioritas Emil. Salah satu terobosan yang dilakukan ada di bidang kependudukan. Yakni menyediakan pelayanan pembuatan akta kelahiran di rumah sakit. Jadi, warga tidak perlu datang ke pemkot untuk mengurus akta. Berkas bisa diproses di rumah sakit ketika anak mereka lahir.

Hingga saat ini, kata Emil, baru 20 persen programnya yang bisa dilaksanakan. ”Masih ada beberapa hal yang menurut saya sulit untuk diubah. Terutama yang terkait perilaku,” ujarnya.

Salah satu contohnya adalah perilaku birokrasi. Misalnya, dalam hal perizinan, masih banyak aparat pemkot yang bekerja terlalu lamban. Karena itu, Emil harus turun tangan sendiri ke lapangan untuk sidak.

Kerja keras Emil pun berbuah manis. Kepercayaan masyarakat kepada pemkot meningkat. Survei Lemhanas menunjukkan, kepercayaan warga Bandung kepada pemkot meningkat sampai 90 persen.

”Artinya, masyarakat percaya bahwa pemerintah melakukan sesuatu untuk perubahan,” tambahnya. Berbagai penghargaan juga diraih Ridwan pada 2013 dan 2014. Salah satunya datang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kategori unit pengendalian gratifikasi terbaik dan jumlah laporan gratifikasi terbanyak. (jpnn.com)

Ini Dia 3 Tempat Pemandian Air Panas di Bogor

11 February 2015

Ada tiga tempat pemandian air panas Bogor yang dapat Anda pilih di Bogor. Ketiga tempat mandi air panas ini kerap didatangi pengunjung, terlebih di akhir pekan dengan arus kedatangan pengunjung dari Jakarta.

Sebagai salah satu tujuan wisata akhir pekan warga Jakarta, tempat pemandian air panas Bogor adalah kegiatan wisata berbiaya murah dan menyegarkan.

Berendam di air panas adalah sebuah terapi alami yang sangat ampuh mengembalikan kesegaran tubuh dan memperlancar sirkulasi darah. Setelah bekerja keras mencari nafkah, maka akhir pekan adalah saat yang tepat untuk mendapatkan kembali kebugaran badan melalui mandi air panas.

Selain kawasan Puncak Bogor dan sejumlah tempat wisata di Bogor favorit lainnya, ada juga tempat pemandian air panas di Bogor yang dapat menyegarkan tubuh Anda. Berikut ini adalah 3 tempat air panas di Bogor yang patut Anda kunjungi:
1. Wisata Air Panas Gunung Pancar Bogor

Tempat pemandian air panas Bogor yang satu ini adalah kolam air panas alami yang bersumber dari Gunung Pancar. Lokasi pemandian air panas Gunung Pancar ini berada di daerah Babakan Madang, berjarak sekitar 45 menit dari Sirkuit Sentul. Pemandian air panas di Bogor ini berada dalam kawasan hutan lindung pinus Gunung Pancar.

Air-Panas-Gunung-Pancar-BogorOleh karena itu, untuk dapat masuk ke dalam kawasan hutan lindung ini, Anda akan dikenai tiket masuk sebesar Rp 2 ribu per orang untuk wisatawan domestik, dan Rp 5 ribu untuk wisatawan mancanegara. Jika Anda membawa kendaraan sendiri, maka tarif parkir di kawasan wisata Gunung Pancar adalah sebesar Rp 1000 untuk mobil ataupun motor.

Tiket masuk di atas belumlah termasuk biaya untuk berendam air panas. Untuk dapat menikmati air panas Gunung Pancar Bogor ini, maka Anda harus membayar tiket masuk kolam pemandian di sana. Harga tiket masuk air panas Gunung Pancar adalah sebesar Rp 10 ribu per orang. Untuk tarif parkir kendaraan di area pemandian air panas, Anda harus membayar sebesar Rp 2 ribu untuk motor dan Rp 4 ribu untuk mobil.

Wisata air panas Gunung Pancar Bogor memiliki sejumlah fasilitas publik yang cukup baik. Tersedia kolam-kolam pemandian air panas, yakni kolam umum, kolam keluarga, dan kolam 3 rasa.

Anda tidak perlu khawatir, sebab kolam umum ini terbagi lagi untuk pengunjung laki-laki dan pengunjung perempuan. Ada juga kolam air panas yang tertutup dan menjaga privasi Anda, ini diperuntukkan bagi Anda yang memang menginginkan suasana yang lebih pribadi. Anda dapat menggunakan kolam air panas tertutup ini untuk Anda sendiri, bersama pasangan, atau bersama dengan anggota keluarga Anda.

Jika ingin privasi, Anda harus membayar biaya untuk mendapatkan kolam privat di sana, yakni sebesar Rp 25 ribu per orang selama satu jam atau Rp 100 ribu per keluarga selama satu jam.

Tempat pemandian air panas Gunung Pancar Bogor dikenal juga dengan khasiat air panasnya yang mampu menyembuhkan penyakit. Oleh sebab itu, terdapat fasilitas terapi air panas di tempat wisata ini. Kapanpun Anda ingin mandi air panas, kolam air panas Gunung Pancar terbuka 24 jam untuk Anda.
2. Wisata Air Panas Tirta Sanita Ciseeng Bogor

Lokasi tempat pemandian air panas di Bogor ini terletak di Desa Ciseeng, Parung. Oleh karenanya, tempat wisata ini lebih sering disebut sebagai tempat air panas Ciseeng di Bogor. Untuk dapat masuk ke kawasan air panas Tirta Sanita di Ciseeng ini Anda akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 8 ribu untuk orang dewasa dan Rp 6 ribu untuk anak-anak.

Tirta-Sanita-Ciseeng-BogorSementara itu, untuk dapat berendam di kolam air panas Ciseeng maka Anda wajib membayar lagi untuk dapat berendam. Harga berendam di kolam air panas Ciseeng bervariasi, dari harga Rp 10 ribu hingga 50 ribu per orang. Di tempat wisata air panas Ciseeng ini, juga tersedia aneka kegiatan menarik lainnya. Di antaranya adalah wahana permainan anak-anak, penginapan, water park mini, serta tempat makan.

Air panas Ciseeng ini bersumber dari Gunung Kapur Ciseeng. Kandungan air panas di tempat ini juga berkhasiat menyembuhkan penyakit, seperti rematik dan pegal-pegal. Tempat wisata air panas Tirta Sanita Ciseeng terbuka untuk umum, dibuka dari pukul 7 pagi hingga 8 malam setiap hari.
3. Wisata Air Panas Gunung Salak Endah, Ciparay Bogor

Air-panas-Gunung-Salak-Endah-BogorDi antara wisata pemandian air panas di Bogor, kolam air panas Ciparay adalah yang paling murah. Lokasi air panas Ciparay ini terletak di Desa Ciparay, Kecamatan Pamijahan, Gunung Salak Endah, Bogor. Untuk dapat berendam di kolam air panas Ciparay, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp 4 ribu per orang.

Anda harus menuruni sekitar 400 anak tangga untuk dapat sampai ke tempat pemandian ini. Salah satu tempat pemandian air panas favorit di Bogor ini diminati pengunjung karena suasananya yang masih alami.

Juga, tersedia saung untuk bersantai serta warung-warung penduduk lokal yang menyediakan menu kopi, teh manis, indomie rebus, dan makanan ringan lainnya. (initempatsiwata.com)

Next Page »