web analytics

Ratusan Anak di Kota Cimahi Telantar

19 March 2013   240 views

1247-mencari-kebahagiaan-dengan-ngelemNasib 687 anak di Kota Cimahi memprihatinkan. Kehidupan mereka telantar. Faktor ekonomi menjadi salah satu pemicu munculnya persoalan ini. Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Kota Cimahi mencatat jumlah itu mengalami peningkatan sebesar 4% dibandingkan dengan data tahun 2011, yakni mencapai 663 anak.

Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial dan Kesejahteraan Sosial Disnakertransos Kota Cimahi Agustus Fajar mengatakan, peningkatan angka tersebut dipengaruhi berbagai macam faktor mulai dari persoalan internal hingga eksternal. “Sesuai dengan data yang kami miliki peningkatan jumlah anak terlantar di Cimahi pada tahun lalu mencapai 24 jiwa atau sekitar 4% dari jumlah keseluruhan,” ujar Agus di ruang kerjanya, kemarin.

Dia menjelaskan, anak-anak terlantar ini merupakan anak yang terlantar secara sosial, terlantar secara ekonomi dan terlantar di bidang pendidikan. Mereka berusia antara 6 hingga 18 tahun. Kendati demikian, pihaknya tetap mengakomodasi dengan memanfaatkan rumah singgah yang dikelola Pemkot. “Hal ini diharapkan dapat menentukan nasib mereka ke depan. Sebab, anak-anak adalah harapan dan penerus perjuangan bangsa,” ungkapnya.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Cimahi Ike Hikmawati meminta, Pemkot Cimahi lebih serius dalam menangani persoalan sosial ini meski sudah menyediakan tempat penampungan, ataupun adanya pengakomodiran bagi mereka.

“Jika tidak diantisipasi, akan menjadi permasalahan baru yang akan terus mengalami peningkatan. Selain itu, keseriusan dalam penanganan mutlak ditingkatkan,” kata Ike. Ike mengatakan, anak-anak telantar itu bukan berarti hidup menjadi gelandangan di jalan, tetapi mengalami tumbuh kembang yang tidak sehat. dila nashear

Sumber : koran-sindo.com

Foto : bedanews.com

Gudang Distributor Kebutuhan Rumah Tangga Terbakar

7 January 2013   158 views

kebakaran-gudangGudang distributor makanan dan produk kebutuhan rumah tangga PT Banceuy Tunggal Jaya di Jln. Sangkuriang Kota Cimahi, terbakar, Minggu (6/1/13) malam. Belum diketahui penyebab munculnya api, hingga berita ini diturunkan api masih bertahan.

Warga sekitar kejadian di RT 1 RW 2 Kp. Mekarjaya-Sawahlega Kel. Cipageran Kec. Cimahi Utara Heri Heryantiana (40) mengatakan, dirinya mencium bau asap dari benda terbakar lewat pintu rumah.

“Saya keluar rumah, di langit terlihat ada kepulan asap hitam tapi belum jelas darimana. Saat saya dan warga keliling lingkungan, ternyata dari arah gudang,” katanya.

Dia bersama warga lainnya menggedor-gedor gerbang gudang. “Ternyata, kunci gudang tidak ada karena dibawa pemiliknya. Ya kami bongkar untuk melihat kondisi api. Takut membesar karena di belakangnya permukiman warga,” ujarnya.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi tiba di lokasi sekitar pukul 20.30 WIB. Mereka masih berupaya memadamkan api dibantu warga setempat.
sumber:pikiran-rakyat.com

Pelantikan Wali Kota Cimahi 2012-2017-Atty Siap Jalankan Amanat Masyarakat

23 October 2012   236 views

Atty Suharti-Sudiarto dilantik dan diambil sumpahnya oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Gedung DPRD Kota Cimahi dalam Rapat Paripurna DPRD Pengucapan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi Periode 2012-2017. Acara pelantikan digelar berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 131.32-745 dan 131.32-746 Tahun2012tanggal19 Oktober 2012 tentang Pengesahan dan Pelantikan Wali Kota dan WakilWali Kota Cimahi.

Atty Suharti mengaku, bersyukur atas pelantikan dirinya sebagai Wali Kota Cimahi. Karena itu, dia berjanji untuk menjalankan sebaik-baiknya amanat yang telah diberikan masyarakat Cimahi. “Hari ini merupakan puncak Pilkada. Kami bersyukur telah dilantik dan mudah-mudahan amanah ini bisa dijalankan sebaikbaiknya demi pembangunan di Kota Cimahi.

Saya pun berharap, dalam 5 tahun ke depan,kami tidak mengecewakan masyarakat,” tutur Atty usai acara pelantikan, kemarin. Namun begitu,Atty pun menyadari, dirinya yang notabene baru menjabat sebagai wali kota membutuhkan kerja sama dari semua komponen masyarakat untuk menyukseskan program-program kerjanya.Selain menjalankan visi dan misinya seperti yang telah dijanjikannya saat kampanye Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Cimahi lalu,Atty pun mengaku akan tetap meneruskan program kerja yang telah disusun Wali Kota Cimahi, sebelumnya,Itoc Tochija.

“Program Pak Itoc tentu akan kami lanjutkan, seperti pembenahan insfrastruktur. Kami pun akan berkonsentrasi untuk mewujudkan pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan peningkatan mutu sumber daya manusia, termasuk didalamnya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) yang menjadi visi dan misi kami,”jelasnya.

Disinggung akan adanya perombakan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi,Atty mengatakan, akan melakukan evaluasi terlebih dahulu terhadap kinerja seluruh Satuan Operasional Daerah (SOPD) selama di bawah kepemimpinan Itoc Tochija. Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengucapkan selamat kepada Atty Suharti-Sudiarto sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi terpilih.

Menurut Heryawan,secara umum, Pemilukada Cimahi berjalan lancar. Meskipun di dalamnya terdapat lika-liku,hingga munculnya gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK),namun hal itu tidak menghambat proses demokrasi. Terbukti, kata Heryawan, Pemilukada Cimahi berjalan lancar,aman,dan kondusif.“ Perselisihan dan gesekan saat Pemilukada lalu jangan dibawa terus.Apalagi,sebenarnya itu timbul dari partai politik yang berbeda usungan.

Kalau sudah terpilih, Ibu Atty dan Pak Sudiarto jadi milik warga Kota Cimahi seluruhnya,” tegasnya seraya berharap Atty Suharti-Sudiarto terus mengoptimalkan pelayanan publik. Senada dengan Heryawan, Ketua DPRD Kota Cimahi,Ade Irawan mengatakan, rivalitas yang mewarnai kompetisi dalam Pemilukada Cimahi merupakan hal yang lumrah dan sangat wajar dalam demokrasi.

Ade berharap, pergantian pemerintah dapat diterima seluruh pihak baik yang menang atau yang kalah, termasuk seluruh masyarakat Kota Cimahi.“ Beda pilihan wajar, namun putus silaturahmi itu berdosa,” katanya. Sementara itu, acara pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi terpilih Atty Suharti-Sudiarto sempat diwarnai aksi protes.

Protes dipicu penggunaan ruang rapat paripurna DPRD Cimahi untuk pelantikan ketua dan pengurus baru Tim Penggerak PKK dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Cimahi yang notabene sebelumnya dijabat Atty Suharti. Salah seorang Anggota DPRD Cimahi, Ike Hikmawati mengaku kecewa dengan penggunaan ruang rapat paripurna untuk kegiatan lain di luar acara pelantikan. Bahkan, Ike menuding,Wali Kota Cimahi yang baru tidak pandai menempatkan diri. agung bakti sarasa

Sumber:seputar-indonesia.com

Lagu “Pileuleuyan” Iringi Kepergian Itoc dan Eddy

16 October 2012   161 views

Foto:RIRIN N.F./”PRLM”

Iringan petikan kecapi dan tiupan seruling disertai nyanyian lagu “pileuleuyan” mengiringi kepergian Wali Kota-Wakil Wali Kota Cimahi periode 2007-2012 dari kompleks Pemkot Cimahi Jln. Rd. Demang Hardjakusumah Kota Cimahi, Selasa (16/10). Pasangan tersebut mengakhiri masa jabatannya sebagai kepala daerah di Kota Cimahi tertanggal 17 Oktober 2012.

Kepergian Itoc-Eddy dari kompleks Pemkot Cimahi diiringi lambaian tangan dan tepuk tangan dari ribuan PNS. Mereka berjejer di sisi kiri-kanan Itoc dan Eddy sebagai penghormatan terakhir. Di ujung barisan, keluarga Itoc dan Eddy telah menjemput keduanya. Hal itu menandakan Itoc-Eddy telah melepas jabatan sebagai pimpinan di Pemkot Cimahi dan kembali ke lingkungannya semula.

Hingga menaiki kendaraan masing-masing, para PNS masih memburu Itoc dan Eddy untuk bersalaman. Seolah tak ingin melepas keduanya, banyak PNS yang berderai air mata.

Itoc mengatakan, banyak kenangan bersama PNS Kota Cimahi. “Saya tidak menyangka, bahwa kepergian kami ditangisi. Mudah-mudahan, ke depan Cimahi akan lebih maju lagi,” ujarnya.

Hal serupa diungkapkan Eddy. “Saya banyak memiliki kesalahan, PNS yang di sekitar kami sebagai motivator untuk bekerja lebih baik,” ucapnya.

Itoc-Eddy akan digantikan oleh pasangan terpilih pemenang Pemilihan Wali Kota-Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Cimahi 2012-2017 Atty Suharti Tochija-Sudiarto. Pelantikan pasangan terpilih akan berlangsung 22 Oktober 2012 mendatang di DPRD Kota Cimahi. (A-158/A-147)***

sumber:pikiran-rakyat.com

Petugas Amankan Kegiatan Rapat Pleno KPU

13 September 2012   160 views

RIRIN/”PRLM”

Sedikitnya 300 personil Polres Cimahi diturunkan untuk pengamanan kegiatan Rapat Pleno KPU Kota Cimahi penetapan pemenang Pemilihan Wali kota-Wakil Wali kota (Pilwalkot) Cimahi 2012 di Graha Vidya Chandra Jln. Sangkuriang Kota Cimahi, Kamis (13/9). Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan pada pleno yang akan menetapkan Wali kota-Wakil Wali kota Cimahi terpilih periode 2012-2017.

Kapolsek Cimahi Kompol Ending Rohendi mengatakan, pihaknya mengamankan agar kegiatan berlangsung tertib. “Yang memiliki ke dalam gedung hanya yang mendapat undangan dari KPU dan menggunakan ID Khusus,” katanya.

Terkait banyaknya massa yang membeludak di luar area, lanjut Ending, pihaknya tidak mempermasalahkan. “Yang penting, menjaga kondusifitas dan ketertiban dan tidak mengganggu kegiatan pleno di dalam,” tuturnya. (A-158/A-107)***

Sumber :www.pikiran-rakyat.com

Calon Walikota Cimahi “SAE” Menang di Kec.Cimahi Tengah

11 September 2012   153 views

Pasangan Supriyardi-Encep Saepulloh (SAE) – inilah.com/Dicky Zulfikar Nawazaki

Pasangan calon wali kota-wakil wali kota nomor urut 2 peserta Pemilihan Wali kota-Wakil Wali kota (Pilwalkot) Cimahi 2012 Supiyardi-Encep Saepulloh (SAE) unggul dari empat kandidat lain di proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Wali kota-Wakil Wali kota (Pilwalkot) Cimahi 2012 di tingkat Kec. Cimahi Tengah Jln. Terusan, Selasa (11/9). Angka yang diraih yaitu 28.955 pemilih dari 104.854 pemilih sesuai daftar pemilih tetap (DPT) Pilwalkot Cimahi 2012 tingkat Kec. Cimahi Tengah.

Secara lengkap, raihan tiap paslon yaitu nomor urut 1 pasangan Gantira Kusumah-Bambang Suprihatin(TIBA) yang diusung Partai Hanura-Partai Gerindra 2.832 suara, nomor urut 2 pasangan Supiyardi-Encep Saepulloh (SAE) diusung PDI-P-PKS 28.955 suara, nomor urut 3 pasangan Atty Suharti Tochija-Sudiarto (PASTI) diusung PPP-Partai Golkar-PKB-PBB 28.465 suara, nomor urut 4 Cecep Rustandi-Eman Sulaeman (CEP-EMAN) diusung Partai Demokrat 7.109 suara, dan nomor urut 5 pasangan Ahmad Ramli Assagaf-Jumadi (ARJUNA) dari jalur independen 3.894.

Hasil pleno tersebut disetujui oleh semua pihak, terutama 4 saksi perwakilan tim paslon. “Tidak ada yang menyatakan keberatan atas hasil penghitungan suara,” kata Ketua PPK Cimahi Tengah Miming Rachmat. (A-158/A-107)***

Sumber : www.pikiran-rakyat.com

Tim Sukses Atty-Supiyardi Saling Klaim Menang

10 September 2012   205 views

ilustrasi

Tim sukses Atty Suharti Tochija-Sudiarto dan Supiyardi- Encep Saepulloh sama- sama menyakini pasangannya menang dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi 2012-2017. Seperti diketahui,berdasarkan hasil penghitungan cepat (quick count) Lembaga Survei Nasional (LSN) usai pencoblosan Pemilukada tuntas digelar, Sabtu (8/9) siang, perolehan suara pasangan Atty -Sudiarto unggul tipis dari pasangan Supiyardi-Encep Saepulloh. Tidak lama kemudian, tim sukses Supiyardi-Encep pun merilis hasil quick count internalnya dan menyatakan jagonya menang tipis dari Atty-Sudiarto. Kemarin, tim sukses Atty-Sudiarto kembali merilis hitungan perolehan suara terbarunya. Kali ini,hitungan yang mereka umumkan bukanlah quick count yang berdasarkan pada sample, tetapi hitungan perolehan suara sebenarnya (real count) yang diperoleh dari 832 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 15 kelurahan di Kota Cimahi. Ketua tim sukses pasangan Atty-Sudiarto, Ahmad Solihin mengatakan,seluruh perolehan suara Atty-Sudiarto berhasil dihitung pada sekitar pukul 04.15 WIB pagi kemarin. Pihaknya memperolehdataperolehansuara darisaksi-saksiyangditempatkandisetiap TPS. Ahmad menyebutkan, Atty-Sudiarto meraih 41,27% dari 239.433 suara sah. “Kami unggul di 11 kelurahan dari 15 kelurahan yang ada di Kota Cimahi,” ujar Ahmad dalam jumpa pers di kawasan Jalan Baros, Kota Cimahi,kemarin. Ahmad melanjutkan,Atty- Sudiarto hanya terpaut 2,4% lebih tinggi atau 5.737 suara lebih banyak dibandingkan suara yang diperoleh pasangan Supiyardi- Encep yang tercatat 38,87%. “Ini menandakan indahnya demokrasi.Kami tidak melihat tebal tipisnya (suara yang diperoleh) karena kami mengedepankan kedekatan wilayah. Atty-Sudiarto unggul di 11 kelurahan,”katanya. Namun begitu,Ahmad menambahkan, pihaknya akan tetap menghormati proses verifikasi penghitungan suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Cimahi, meskipun dirinya yakin KPUD pun akan memeroleh data yang sama. Sementara itu, tim sukses pasangan Supiyardi-Encep bersyukur atas hasil quick count internalnya. Dalam quick count internal, Supiyardi-Encep mengungguli Atty-Sudiarto. Ketua tim sukses Supyardi- Encep, Gunadi Taufiq mengatakan, hasil quick countdari data yang diperoleh para saksi di TPS, perolehan suara yang diperoleh Supiyardi-Encep cukup menggembirakan. Suara yang diperoleh Supiyardi-Encep mencapai 41%, sementara Atty-Sudiarto 40%. Gunadi menjelaskan, Supiyardi- Encep unggul di Kecamatan Cimahi Selatan dan Cimahi Tengah sementara di Kecamatan Cimahi Utara, Supiyardi-Encep kalah tipis dari Atty-Sudiarto.Namun, pihaknya mengaku belum bisa merasa lega karena kemenangan Supiyardi-Encep sangat tipis. “Kecurangan-kecurangan untuk menggembosi suara Supyardi- Encep ataupun penggelembungan suara kepada calon tertentu sangat mungkin terjadi. Oleh karenanya kami telah menugaskan para saksi dari tingkat KPPS,PPS,PPK hingga KPUD untuk mengawal dengan ketat kemenangan ini. Bahkan, di internal, kami sedang mencermati setiap laporan dari setiap TPS agar tidak ada 1 suara pun yang hilang atau masuk ke calon lain,” tuturnya. Menanggapi hasil quick count LSN yang menyebutkan kemenangan untuk Atty-Sudiarto, pihaknya mengaku tidak akan ambil pusing.Gunadi menyatakan, sementara KPUD belum mengumumkan hasil pemungutan suara, tim sukses SAE hanya merujuk pada hasil internal. “Hasil survey LSN kemarin memprediksi Supiyardi- Encep hanya akan memperoleh 6% tapi buktinya berhasil mendapat 41%. Jadi kami tidak mau ambil pusing dengan hasil quick count mereka saat ini”tegasnya. Dalam Quick Count yang dilakukan oleh Lembaga Survei Nasional (LSN) pada Sabtu (8/9), Atty-Sudiarto meraih 41,32%. Diikuti oleh Supiyardi- Encep Saepulloh (38,4%), Cecep Rustandi-Eman Sulaeman (11,6%), Ahmad Ramli Assagaf- Jumadi (4,84%), Gantira Kusumah-Bambang Suprihatin (4,11%). Tim sukses Supiyardi-Encep menghormati proses perhitungan suara yang saat ini masih berlangsung di tingkat PPS dan PPK.”Kita akan menunggu hasil resmi dari KPUD”katanya. agung bakti sarasa

Sumber : www.seputar-indonesia.com

Pasokan Air Bersih sampai Akhir Tahun

7 September 2012   118 views

ilustrasi

Pemerintah Kota Cimahi akan menyalurkan air bersih kepada warga hingga akhir tahun ini. Hal itu untuk mengatasi krisis air bersih karena kemarau.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Cimahi Sri Nurul Handayani memprediksi, kemarau akan berlangsung hingga November. DKP akan tetap siaga menyalurkan air bersih hingga tahun ini untuk mengatasi kelangkaan air bersih. “Kami akan tetap siaga menyalurkan bantuan air bersih hingga akhir tahun,”ujar Nurul di ruang kerjanya,kemarin. Menurut Nurul, Pemkot Cimahi selama ini sudah gencar melakukan berbagai program untuk mengantisipasi kelangkaan air bersih di musim kemarau.

Program itu, kata Nurul sudah melalui persetujuan DPRD dan menjadi bagian dari rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Tidak hanya itu, pihaknya pun kini tengah menyusun masterplan pembangunan sanitasi yang di dalamnya termasuk upaya penyediaan air bersih. “Apa yang disampaikan salah seorang anggota DPRD itu tidak benar, selama ini kami sudah berbuat banyak untuk mengantisipasi kelangkaan air sebagai dampak musim kemarau,” tegas Nurul.

Berbagai program yang telah dilakukan pihaknya antara lain pembangunansumurartesisyang kini jumlahnya mencapai 39 sumur, pembangunanembung-embung atau kolam penampungan air, penanaman pohon, hingga pembuatan lubang biopori.Begitu pun dalam hal kebijakan,Pemkot Cimahi mengeluarkan aturan pembuatan sumur resapan dan ruang terbuka hijau sebagai syarat untuk memperoleh izin mendirikan bangunan (IMB).

Nurul menjelaskan, program- program tersebut merupakan langkah antisipasi jangka panjang. Sementara program jangka pendeknya selalu bersiaga untuk menyalurkan bantuan air bersih selama musim kemarau. agung bakti sarasa.

Sumber : www.seputar-indonesia.com

Logistik Pemilukada Cimahi Sudah 100%

6 September 2012   163 views

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) menegaskan kebutuhan logistik untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi pada Sabtu, 8 September 2012 sudah memadai.

Anggota KPUD Kota Cimahi Herry Ahmad mengatakan, secara umum, Pemilukada Cimahi siap digelar Sabtu, 8 September mendatang. Kesiapan pihaknya didukung dengan kesiapan logistik pemilukada yang seluruhnya telah siap didistribusikan kepada seluruh tempat pemungutan suara (TPS).

“Secara umum, kami telah siap,begitu pun dengan kesiapan logistik.Yang belum dikerjakan hanya memasukan surat suara ke dalam kotak suara yang nantinya akan didistribusikan ke setiap TPS,” ujar Herry ditemui di Kantor KPUD Cimahi, JalanTerusan Pesantren, Kota Cimahi,kemarin. Bahkan, kata Herry, untuk bilik suara sudah lebih dulu didistribusikan, Senin (3/8) lalu. Setiap TPS memperoleh empat bilik suara. Seluruh logistik Pemilukada akan mulai didistribusikan kepada setiap TPS,7 September nanti.

“Begitu pun dengan tinta, paku, tanda pengenal, dan seluruh logistik lainnya akan didistribusikan sehari sebelum hari H,”katanya. Menurut Herry, sebelum didistribusikan, seluruh logistik pemilukadaakandisimpandigudang KPUD di Jalan Padasuka, Cimahi dengan penjagaan ketat polisi.“Selain polisi bersenjata lengkap, logistik pemilukada pun dikawal petugas KPUD dan Satpol PP,”pungkasnya. Divisi Teknis KPUD Kota Cimahi Handi Dananjaya menambahkan, sebanyak 367.208 surat suara kini sudah tersimpan rapi dalam sampul setelah melalui proses penyortiran.

Handi menjelaskan,setiap TPS nantinya mendapatkan satu sampul berisi surat suara yang jumlahnya sesuai dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di TPS yang bersangkutan.“Setelah disortir,surat suara itu dimasukkan dalam sampul suara dan langsung disegel,”katanya. Handi menjelaskan, pada tiap sampul surat suara, pihaknya memasukan surat suara tambahan sebanyak 2,5% dari jumlah DPT. Sementara untuk jumlah DPT dalam Pemilukada Cimahi,kata Handi seluruhnya mencapai 358.252 orang.

Sementara itu, masing-masing tim sukses pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi pun turut melakukan berbagai persiapan. Salah satunya menyiapkan saksi-saksi saat hari pencoblosan nanti. Anggota tim pemenangan pasangan Supiyardi-Encep Saepulloh (SAE),Santoso Anto mengatakan, pihaknya sudah mengantisipasi terjadinya kecurangan dalam penghitungan suara di TPS nanti dengan pembentukan tim saksi yang diketuai seorang manajer TPS.

“Tim tersebut akan berupaya pula untuk menarik simpati calon pemilih,tapi bukan dengan money politics dan semacamnya, namun melalui program yang diusung SAE,”katanya. Begitu pun dengan pasangan calon dari jalur independen, Ahmad Ramli Assagaf-Jumadi (Arjuna).KetuaTim Sukses Arjuna Muhamad Efendi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan ribuan saksi guna mengawal jalannya pemungutan suara.

“Sebanyak 1644 orang sudah siap disebar ke 832 TPS,”jelas Efendi. Sama halnya dengan Arjuna, tim sukses pasangan calon Cecep Rustandi-Eman Sulaeman (Cep-Eman) Juni Sulistianto menyebutkan,pihaknya pun menyiagakan dua orang saksi di setiap TPS selama pemungutan suara berlangsung. Juni mengaku sudah memberikan berbagai pembekalan bagi para saksi yang akan ditempatkan.

“ Kami berharap tidak ada kecurangan. Saksi yang kami siapkan sudah diberikan pembekalan untuk segera memberikan laporan bila terjadi indikasi kecurangan,”katanya. Menurut Juni,Cep-Eman sudah siap bertarung dalam Pemilukada Cimahi. Bahkan dengan yakin, Juni mengatakan Cep-Eman siap menang.Pihaknya mengaku sudah berupaya maksimal mengenalkan sosok pasangan calonnya kepada masyarakat.

“ Kini,kami tinggal berdoa dan menyerahkan seluruhnya kepada Yang Mahakuasa.Semoga apa yang kami harapkan terkabul,”pungkasnya. agung bakti sarasa.

Sumber : www.seputar-indonesia.com

Debit Air Situ Lembang Menyusut

5 September 2012   148 views

ilustrasi

Kelangkaan air bersih di Kota Cimahi kian mengkhawatirkan. Debit air Situ Lembang yang merupakan sumber air baku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja kian menyusut.

Kondisi tersebut disebabkan kemarau yang hingga kini masih terjadi.Alhasil,warga di sejumlah wilayah Kota Cimahi kekurangan pasokan air bersih. Kepala Bagian Humas PDAM Tirta Raharja Dadang Supriyadi mengatakan, pelanggan PDAM di Kota Cimahi merasakan dampak kemarau paling parah jika dibandingkan pelanggan di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Kondisi tersebut terjadi akibat debit air Situ Lembang sebagai satu-satunya sumber air baku bagi pelanggan di Kota Cimahi menurun drastis.“Pasokan air baku dari Situ Lembang kini hanya 100 liter per detik dari kondisi normal sekitar 160 liter per detik.Kondisi ini bisa dikatakan sudah memasuki tahap kritis,” ungkap Dadang saat ditemui di Kantor PDAM Tirta Raharja, Jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi, kemarin.

Wilayah yang terkena dampakkemarauterparahberadadi kawasan selatan dan timur Kota Cimahi. Di wilayah barat, gangguan pelayanan air bersih dirasakan pelanggan di daerah Dustira hingga Leuwigajah. Sementara di wilayah timur,dampaknya dirasakan pelanggan di daerahCibabathinggaCimindi. Di kedua wilayah tersebut, pihaknya terpaksa memberlakukan pembagian pelayanan. Pelanggan di wilayah timur hanya mendapatkan pasokan air bersih selama delapan jam, sedangkan di wilayah selatan hanya tiga jam saja.

“Dari 15.289 pelanggan PDAM di Kota Cimahi, 6.000 pelanggan di antaranya atau sekitar 36.000 jiwa kini kekurangan pasokan air bersih,”tutur Dadang. Sementara untuk pelanggan di wilayah barat dan utara Kota Cimahi, pelayanan masih bisa dikatakan normal. Di kedua wilayah tersebut, kata Dadang, hanya terjadi penurunan tekanan pada jam-jam tertentu.Khusus untuk mengatasi gangguan pelayanan di wilayah barat, pihaknya kini kembali mengaktifkan sumur air bawah tanah yang lokasinya berada di Cidahu. “Dari sumur itu diperoleh delapan liter per detik. Kami gunakan untuk menyuplai wilayah Cidahu, Cipageran, dan Haji Gofur,”katanya.

Menurut Dadang, untuk mengatasi krisis air bersih di Kota Cimahi yang kerap kali terjadi saat kemarau, diperlukan penanganan menyeluruh terhadap Situ Lembang. “Pemerintah pusat harus turun tangan untuk normalisasi Situ Lembang melalui pengerukan,” ujarnya. Dadang menambahkan, selama dua minggu terakhir, PDAM Tirta Raharja menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 68 tangki yang disebar ke berbagai wilayah di Kota Cimahi. agung bakti saras.

Sumber : www.seputar-indonesia.com

Next Page »