web analytics

SKPD Kabupaten Pangandaran Tuntas Bulan Mei

LOGOPengisian Sistem Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Kabupaten Pangandaran sebagai daerah otonomi baru (DOB) akan tuntas bulan Mei ini, termasuk dengan pelantikan pejabat eselon yang akan mengisinya. Dan Pemkab Pangandaran pun akan berjalan dengan efektif.

“Proses pengisian SKPD Kabupaten Pangandaran sudah semakin mendekati final. Bulan Mei ini tuntas termasuk dengan pelantikan pejabat eselon yang akan mengisinya,” ujar Kabag Organisasi Pemkab Ciamis Drs H Dede Suparman Msi kepada Tribun Jumat (10/5).
Bagian dari langkah pembentukan dan pengisian SKPD Kabupaten Pangandaran ini, Jumat (10/5) berlangsung rapat konsultasi yangh dihadiri langsung oleh Pj Bupati Pangandaran Drs H Enjang Naffandi Msi, dan para pejabat Pemkab Ciamis mulai dari Sekda Ciamis Drs H Herdiat, Asda I Drs H Durochman, Asda II Drs H M Soekiman, Kepala Inspektorat Mahmud SH MH, Kepala BKDD Drs Yoni Kuswardiyono dan sejumlah pejabat lainnya. Rapat konsultasi yang dibuka Bupati Ciamis H Engkon Komara berlangsung di Ruang Rapat Sekda Ciamis dari siang sampai sore (sempat break untuk salat jumat).
Bentuk SKPD Pemkab Pangandaran yang diusulkan Pemkab Ciamis ke Kemendagri dan Kemenpan melalui Gubernur Jabar yakni 1 Sekda, 1 Sekwan, 2 Asda, 9 Dinas dan 3 Lemtek oleh Kemendagri dan KemenPAN kata Dede Suparman  disetujui dengan sususan SKPD meliputi 1 Sekda, 1 Sekwan, 2 Asda, 7 Dinas dan 4 lemtek (lembaga teknis).
“Ada dua dinas yang diusulkan digabung dengan dinas lain. Sementara Lemtek yang diusulkan 3, yang disetujui malah 4. Ada 1 Lemtek yang tidak diusulkan tapi malah dicantumkan Kemendagri dan Kemenpan yakni Badan Kesbangpolinmas, Trantib dan Penanggulangan Bencana  gabungan Kesbanglinmas, Satpol PP dan Penanggulangan Bencana (BPBD). Di Pangandaran nanti satpol berada dalam Badan Kesbang,” katanya. (sta)
Penulis : sta
Editor : dia
Sumber : Tribun Jabar

Harga Bunga Kamboja Melambung

May 7, 2013 by  
Filed under Ekbis, Jawa Barat Terkini

0705bunga-kambojaTingginya permintaan bunga kamboja (Plumeria alba), membuat harga bunga yang identik dengan bunga kuburan tersebut melambung tinggi.

Belakangan ini, harga bunga yang memiliki banyak manfaat itu, melambung sampai Rp 110.000 bahkan sampai Rp 120.000 per kg bunga kering.

Tingginya harga bunga kamboja terjadi karena belum memasuki musim berbunga, sehingga ketersediaan terbatas.

Bunga kamboja yang memiliki manfaat untuk kesehatan dan kecantikan yang masih basah, dihargai Rp 11.000 sampai Rp 12.000 per kg.

Menurut Dandi salah seorang pengepul bunga kamboja, sebenarnya memasuki bulan Mei bunga kamboja mulai banyak berbunga.

“Namun belum begitu banyak seperti bulan September sampai Januari. Sehingga harganya masih tinggi,” katanya.

Pada saat kondisi bunga sedikit, Dandi hanya bisa mengumpulkan 2 kuintal per minggu.
Menurut Dandi baik bunga kering maupun bunga basah yang dibelinya, masih tetap harus dijemur lagi.

Setelah dijemur beberapa hari, untuk setiap kg bunga kamboja basah, akan dihasilkan bunga kering sekitar 1,5 ons sampai 2 ons, tergantung warna bunganya.

“Untuk bunga kamboja yang putih 1,5 ons, sedangkan yang kuning dan merah muda bisa sampai 2 ons,” katanya.

Memasuki bulan September sampai Januari, saat bunga kamboja mulai banyak berbunga, harga mulai turun, namun tetap tergolong tinggi.

“Harga bunga kamboja kering paling murah saya beli Rp 90.000 per kg, atau kalau basah Rp 9.000 per kg,” kata Dandi.

Saat panen raya bunga kamboja, Dandi sanggup mengumpulkan sampai 5 kuintal per minggu.

“Kalau saya karena jadi pengepul bunga kamboja hanya sambilan, tidak terlalu banyak menampung,” jelasnya.

Meski sudah menjadi pengepul sejak 5 tahun ini, Dandi mengaku tidak tahu persis manfaat bunga kamboja.

Menurut Dandi, begitu sudah banyak terkumpul, seorang pengepul asal Solo Jawa Tengah akan datang untuk membeli. “Kalau proses pemanfaatan bunga kamboja itu katanya di Surabaya,” katanya.

Menurut Dandi, meski permintaan tinggi, setahu dia, belum pernah ada pihak yang sengaja membudidayakan bunga kuburan tersebut.

“Selama ini bunga kamboja yang saya beli ya dari kuburan-kuburan yang ada di Kota Cirebon,” katanya.

Sementaraa itu Ny. Endang warga Kalijaga Kota Cirebon yang ditemui saat tengah memetik bunga kamboja di TPU Kemlaten mengaku, sehari ia hanya bisa mengumpulkan 3 kg bunga kamboja basah. “Kalau lagi banyak sih, sehari bisa sampai 7 kg,” katanya. (A-92/A-89)***

sumber+foto:pikiran-rakyat.com

Empat Rumah Terancam Abrasi Cikapundung Kolot

SONY DSCMendirikan rumah tinggal dan segala jenis bangunan di sempadan sungai telah dilarang oleh peraturan pemerintah. Namun, jika sudah terlanjur ancaman bencana pun harus siap ditanggung oleh masyarakat.

Seperti kawasan permukiman di sempadan aliran Sungai Cikapundung Kolot, menurut aparat setempat setidaknnya empat buah rumah terancam abrasi. “Ada empat titik kirmir yang mengancam empat rumah di Sungai Cikapundung Kolot yang melewati Kecamatan Batununggal ini. Panjang kirmir yang rusak bervariasi, paling panjang 90 meter,” ujar Ketua Forum RW Kelurahan Binong Aa Priatna, kemarin. Aa mengungkapkan, rumah- rumah yang terancam terkena abrasi sungai di antaranya satu rumah di RW 03 dan 04 Kelurahan Binong, serta RW 06 dan 08 Kelurahan Gumuruh.

Kirmir atau tanggul penahan tanah (TPT) di kawasan tersebut sudah rusak parah, sehingga membuat sebagian warga khawatir. “Keberadaan tanggul yang rawan jebol ini buat warga khawatir. Kalau hujan, air dari Jalan Binong Jati mengalirnya ke rumah mereka,” kata dia. Bahkan, seringkali kawasan tersebut terkena banjir dengan ketinggian mengkhawatirkan. “Di RW 10 tingginya bisa sampai 130 sentimeter, di RW 08 dan 4 hanya 70 sentimeter, tapi di RW 03 120 sentimeter,” ucapnya.

Keterangan tersebut juga telah disampaikan Aa kepada Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda yang meninjau lokasi tersebut kemarin. Ayi pun berjanji Mei mendatang kondisi kirmir Cikapundung Kolot sudah membaik dan melindungi rumah warga dari banjir. “Kondisinya sekarang selalu banjir setiap hujan airnya meluap ke rumah warga. Bulan Mei sudah selesai tanggul-tanggulnya, karena April ini sudah tender semua proyek,” kata Ayi.

Dia optimistis prediksi tersebut dapat dicapai karena anggaran infrastruktur di Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) tahun ini mencapai Rp600 miliar. Selama menunggu realisasi anggaran di bulan Mei, Pemkot Bandung tetap melakukan pengerukan sedimentasi. gita pratiwi

Sumber : koran-sindo.com

Dari Sabang sampai Merauke, Soal UN Seragam

ujian-nasionalUjian Nasional (UN) 2013 sedianya akan dilaksanakan serentak pada bulan April untuk jenjang sekolah menengah dan bulan Mei untuk jenjang sekolah dasar (SD). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menyeragamkan soal yang akan diujikan dari Sabang sampai Merauke.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, tidak akan membedakan soal UN untuk siswa di Jakarta dengan siswa di Papua misalnya. Soal yang diberikan akan seragam sesuai dengan kisi-kisi UN yang telah dirilis pada tahun lalu.

“Semua sama sampai ke pelosok Indonesia. Tidak ada yang dibedakan,” kata Nuh di Jakarta, Senin (25/3/2012).

Ia menyadari bahwa kualitas pendidikan di tiap daerah berbeda. Namun, untuk masalah UN, pihaknya sudah melaksanakannya tiap tahun dan melakukan kajian mengenai standar soal yang sesuai untuk siswa di seluruh Indonesia sehingga tidak ada kesenjangan.

“Memang benar tidak bisa dibandingkan kota dengan daerah pelosok. Tapi ini kan sudah melalui kajian,” jelas Nuh.

Ia juga menegaskan bahwa variasi soal juga tetap akan diberlakukan pada tiap daerah. Variasi soal sebanyak 20 soal untuk tiap-tiap kelas ini merupakan sesuatu yang baru dalam penyelenggaraan UN. Adanya variasi soal ini bertujuan agar siswa lebih konsentrasi dalam mengerjakan soal.

“Bukan hanya substansi soal. Variasi soal juga tetap sama ada 20 dan pakai barcode,” tandasnya.

sumber: edukasi.kompas.com