Hujan Terus Menerus, Bendungan Katulampa Siaga II

April 21, 2016 by  
Filed under Berita Jawa Barat, Jawa Barat Terkini

katulampaHujan yang terus mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya membuat ketinggian air di Bendungan Katulampa, Bogor, Jawa Barat mencapai ketinggian hingga 150 centimeter atau berstatus siaga II, Kamis (21/4/2016) pukul 05.05 WIB.

Seperti informasi yang didapat dari Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, ketinggian air di Bendungan Katulampa sejak pukul 06.00 WIB sudah mulai turun di angka 100 centimeter.

Namun begitu, BPBD tetap meminta warga DKI Jakarta untuk mewaspadai banjir kiriman dari Bogor yang mengalir melalui Sungai Ciliwung. Pasalnya, air diperkirakan mulai membanjiri sejumlah wilayah Jakarta sekira sembilan jam ke depan.

Daerah-daerah yang harus diwaspadai datangnya banjir kiriman antara lain Srengseng Sawah, Pejaten Timur, Rawajati, Kalibata, Pengagedan, Gang Arus, Bukit Duri, Kebon Baru, Bidara Cina, dan Kampung Melayu.

Tak hanya di Bendungan Katulampa Bogor, ketinggian air juga sudah mulai meningkat di pintu-pintu air lainnya. Tercatat oleh BPBD Jakarta, ketinggian di Pintu Air Manggarai tercatat sudah mencapai 790 centimeter atau berstatus siaga III alias waspada.

(Okezone)

Siap-siap! Bakal Ada Hujan Meteor Sebulan Penuh Mulai Pertengahan April

March 30, 2016 by  
Filed under Berita Nasional, IPTEK, Jawa Barat Terkini

METEORHujan meteor Eta Aquarids dikabarkan akan terjadi selama sebulan penuh mulai pertengahan April mendatang, tepatnya mulai sekitar tanggal 20 April hingga 21 Mei.
Waktu terbaik untuk melihat mereka antara tanggal 5 dan 7 Mei, ketika langit menjadi gelap selama bulan baru.
Terlihat bintik-bintik, Anda akan melihat potongan-potongan kecil dari puing-puing dari Komet Halley yang menabrak atmosfer Bumi dan terbakar. Mereka disebut Eta Aquarids seperti yang muncul dari konstelasi Aquarius.
Hujan meteor ini akan lebih terlihat di belahan bumi bagian selatan. Namun, orang-orang di belahan bumi utara dapat menangkapnya juga.
Terutama jika Anda dekat dengan garis khatulistiwa. Pada puncaknya, orang-orang di belahan bumi selatan dapat melihat hingga 30 meteor setiap jam.
Bahkan, jika kondisi cuaca menguntungkan, mereka yang berada di utara khatulistiwa masih bisa melihat 10 meteor setiap jam.
Seperti biasa untuk melihat hujan meteor, lebih baik untuk pergi ke luar selama setengah jam sebelum mandi, agar mata Anda menjadi diaklimatisasi untuk melihat dalam cahaya rendah.
Selain itu, meteor akan lebih jelas terlihat, jika terbebas dari polusi cahaya dari lampu-lampu kota dan lampu jalan.

(Tribunnews)

Di Tengah Hujan, Polda Metro Gelar Apel Operasi Simpatik Jaya

apel polda metrojayaPolda Metro Jaya pagi ini menggelar apel Operasi Simpatik Jaya. Apel itu berlangsung di tengah hujan yang mengguyur Jakarta.

Pantauan detikcom, apel dilakukan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan Selasa (1/3/2015) sekitar pukul 07.00 WIB. Apel tetap berlanjut meski hujan lebat mengguyur.

Dalam apel yang dipimpin oleh Wakapolda Brigjen Nandang itu, satuan dari TNI, Jasa Raharja, Satpol PP dan Dishub DKI Jakarta juga tampak hadir.

Nandang mengatakan, Operasi Simpatik Jaya akan berlangsung hingga Senin (21/3/2016) mendatang. Operasi ini bertujuan untuk menciptakan keamanan dan keselamatan serta ketertiban dalam berlalu lintas.

“Diharapkan kesadaran pemakai jalan dalam berlalu lintas meningkat. Lalin aman, pelanggaran dan kecelakaan menurun,” ujar Nandang dalam amanatnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Risyapudin Nursin mengatakan, imbauan dan teguran lebih ditekankan pada operasi ini ketimbang tilang.

“Kita mengingatkan tidak menggunakan tilang. Kita gunakan surat teguran, Kalau fatal tetap ditilang,” ujarnya kepada wartawan usai apel.

(detik.com)

BMKG prediksikan Jabodetabek diguyur hujan seharian

February 26, 2016 by  
Filed under Jawa Barat Terkini, Serba Serbi

BMKGBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi akan diguyur hujan ringan hingga sedang sejak pagi hingga malam.

Berdasarkan data BMKG yang dikutip di Jakarta, Jumat, suhu cuaca berkisar antara 24 hingga 32 derajat celcius dengan kelembaban mulai 67 persen hingga 95 persen.

Wilayah Kepulauan Seribu diprakirakan akan diguyur hujan sedang pada pagi dan hujan ringan pada siang, sementara malamnya diprakirakan hanya berawan. Jakarta Utara akan mengalami hujan ringan-sedang-ringan mulai pagi siang dan malam.

Pola hujan ringan-sedang-ringan mulai pagi-siang-malam juga dialami di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Sedangkan Jakarta Barat diprediksi mengalami hujan ringan sejak pagi hingga siang dan berawan pada malam hari.

Di Kota Depok diprakirakan akan mengalami hujan sedang pada siang hari, adapun pagi dan malam harinya hanya berawan. Wilayah Tangerang diprakirakan akan hujan seharian dengan intensitas ringan hingga sedang.

Selanjutnya sekitar wilayah Bekasi diprediksi berawan pada pagi hari dan mengalami hujan ringan dan hujan sedang pada siang sampai malam hari. Adapun “Kota Hujan” Bogor diprediksi hujan ringan hanya pada siang hari dan sisanya berawan.

Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga terhadap potensi kejadian hujan lebat dalam beberapa hari ke depan, terutama di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Yunus S. Swarinoto mengatakan hal tersebut terpantau dari perkembangan dinamika atmosfer wilayah Indonesia sejak Kamis (24/2) sore.

“Wilayah Utara Jabodetabek intensitas hujan relatif mulai meningkat, sehingga perlu diantisipasi dalam beberapa hari ke depan akumulasi curah hujan juga akan tinggi,” katanya.

(Antara)

Hujan Terus Mengguyur Sejak Kamis Malam, Jakarta Kebanjiran

February 26, 2016 by  
Filed under Berita Daerah, Jawa Barat Terkini

BANJIR JAKARTAHujan yang mengguyur Jakarta sejak Kamis malam hingga Jumat pagi membuat sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya kebanjiran. Pantauan sementara yang terparah di wilayah Jakarta Barat.

Bahkan seperti di Rumah Susun BCI Cengkareng Jakarta Barat ketinggian air mencapai 70 Cm dan tidak jauh dari rusun di Perumahan Taman Kencana Cengkareng juga terjadi banjir hingga 50 Cm.

Tidak itu saja Jalan S Parman, Tanjung Duren, Jalan Kiai Tapa juga tampak tergenang. Akibatnya arus lalulintas yang biasa macet pada pagi hari semakin macet. Penyebab genangan adalah intesitas hujan yang turun lebat sehingga kali dan saluran tidak lagi mampu menampung air.

Tidak hanya di Jakarta Barat, beberapa wilayah juga tampak ada genangan. Seperti di Jalan Hybrida Kelapa Gading Jakarta Utara dan Jalan Cacing tampak ada genangan meski tiak terlalu tinggi namun cukup membuat pengendara kerepotan.

Beberapa wilayah di Bekasi juga kebanjiran. Seperti di Perumahan Harapan Indah tampak genangan di sejumlah ruas jalan, namun air belum masuk ke rumah. Sementara itu di wilayah Cikarang tampak banjir cukup dalam dan terus meluas.

(Poskota)

Pekan ini Curah Hujan Meningkat, Waspada Banjir dan Pohon Tumbang

February 2, 2016 by  
Filed under Jawa Barat Terkini

curah hujanBadan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian wilayah Indonesia pada awal Februari memasuki masa puncak musim hujan. Dalam sepekan ke depan potensi hujan akan semakin meningkat khususnya di Jawa hingga Nusa Tenggara.

“Kondisi atmosfer juga menunjukkan berbagai fenomena yang mendukung pembentukan awan hujan yang lebih intensif dalam beberapa waktu ke depan. Ini ditandai dengan kondisi monsoon Asia yang intensif disertai kondisi seruakan dingin (cold surge) yang terindikasi menguat. Bersamaan juga dengan fase basah dari fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang memasuki wilayah maritim kontinen (Indonesia). Selain itu daerah pertemuan massa udara terpantau terbentuk di sekitar Jawa hingga NTT,” ujar Kepala Pusat Informasi Meteorologi Publik BMKG, Mulyono R Prabowo dalam keterangannya seperti dikutip dari akun twitter resmi BMKG @infoBMKG, Selasa (2/2/2016).

Menurut Mulyono adanya daerah tekanan daerah di utara Australia memberikan pengaruh tidak langsung yakni semakin banyaknya pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.

“Kondisi tersebut mengakibatkan munculnya hujan lebat yang akan dominan terjadi khususnya di wilayah Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali dan Nusa Tenggara. Seiring dengan hal tersebut diperkirakan potensi angin kencang, petir dan hujan es juga akan terjadi di beberapa wilayah,” imbuhnya.

Peningkatan curah hujan dalam seminggu ke depan juga terjadi di Jakarta dan sekitarnya. Hujan sambung Mulyono cenderung berpeluang terjadi pada pagi hari dan kembali turun pada sore hari dengan intensintas antara sedang hingga lebat.

“Terutama di akhir pekan nanti dimana daerah sekitar Jabodetabek juga menunjukkan peluang hujan yang cukup tinggi,” sebut dia.

BMKG mengimbau agar masyarakat mewaspadai peluang cuaca ekstrem terutama bagi wilayah yang rawan terdampak pada kejadian banjir, tanah longsor, pohon tumbang termasuk banjir bandang.

“Kepada seluruh pengelola dan pengguna jasa transportasi baik darat, laut maupun udara agar lebih siaga dan selalu memperbarui informasi cuaca terkini melalui BMKG setempat dan tidak memaksakan ketika kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi berpeluang terjadi di sepanjang jalur perjalanan,” imbuh Mulyono.

(detik.com)

Curah Hujan Tinggi, Warga Waspada Ular Berbisa

January 26, 2016 by  
Filed under Berita Daerah, Jawa Barat Terkini

HUJAN ULAR 260116Warga Kabupaten Lebak, Provinsi Banten diminta mewaspadai bahaya gigitan ular berbisa. Peningkatan kewaspadaan sehubungan curah hujan di daerah itu relatif meningkat.

“Biasanya, musim hujan pada malam hari ular berbisa jenis ular tanah (Ankistrodon rhodostoma) berkeliaran di jalanan maupun ke permukiman penduduk,” kata Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dr Firman Rachmatullah, Senin (25/1).

Selama ini, wilayah Kabupaten Lebak terdapat populasi ular berbisa yang bisa mematikan jika terlambat mendapat pertolongan medis. Sebab, gigitan ular berbisa menimbulkan korban muntah darah dan cukup berbahaya. Pihaknya meminta masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan agar terhindari dari gigitan ular berbisa.

Biasanya populasi ular berbisa itu menyerbu permukiman juga berkeliaran di jalan-jalan lingkungan warga menyusul tibanya musim penghujan. Pada musim penghujan itu di lokasi habitat ular tanah mengalami suhu dingin, sehingga berkeliaran mencari tempat-tempat yang hangat.

Apabila ada warga menjadi korban gigitan ular tanah, katanya, maka harus segera dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapat penanganan medis. “Kami menjamin semua obat anti bisa ular (ABU) di Puskesmas-Puskesmas mencukupinya,” katanya.

(Republika)

Jabodetabek Diprakirakan Hujan Sepanjang Hari Ini

January 26, 2016 by  
Filed under Berita, Jawa Barat Terkini

HUJAN 250116Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi merata di hampir seluruh wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) sepanjang hari ini, Selasa (26/1/2016).

Pada pagi hari, menurut BMKG, wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Tangerang akan hujan dengan intensitas sedang.

Sementara Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Depok, Bekasi, dan Bogor akan hujan ringan.

Siang hari hampir seluruh wilayah di Jabodetabek diprakirakan hujan dengan intensitas sedang dan hujan dengan intensitas ringan diprakirakan turun merata di seluruh wilayah Jabodetabek malamnya.

BMKG sebelumnya menyatakan puncak hujan di wilayah Jabodetabek akan terjadi pada pekan ketiga Januari hingga 10 hari pertama Februari 2016.

BMKG juga menegaskan bahwa badai siklon tropis Corentin yang sempat terdeteksi tumbuh di Samudera Hindia pada Senin (25/1), tidak memengaruhi cuaca Indonesia.

“Memperhatikan posisi siklon tersebut yang cukup jauh, siklon tidak memberi berdampak signifikan pada cuaca di Indonesia pada saat ini,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Yunus Swarinoto.

(Kompas)

Hujan Deras Guyur Bogor, Status Bendung Katulampa Siaga 3

November 24, 2015 by  
Filed under Berita Jawa Barat, Jawa Barat Terkini

katulampaHujan deras yang melanda merata di wilayah Bogor membuat Ketinggian air di Bendung Katulampa, mengalami peningkatan.

Ketinggian air di Bendung Katulampa mencapai angka 80 cm dengan status Siaga 3, Selasa (24/11/2015).

“Ketinggian air mencapai 80 cm pukul 16.30 WIB. Sebelumnya pada pukul 16.00 WIB masih normal yaitu 50 cm,” kata petugas Bendung Katulampa, Yuki saat dihubungi TribunnewsBogor.com.

Diperkirakan debit air yang mengalir di Sungai Ciliwung menuju Jakarta mencapai 90 ribu liter air per detik.

Kondisi cuaca di kawasan Bogor dan Puncak masih turun hujan dengan intensitas sedang.

(Tribunnews)

Kisah Penjaga Pintu Air Katulampa: Kalau Musim Hujan Siap Tidak Tidur

November 19, 2015 by  
Filed under Berita Jawa Barat, Jawa Barat Terkini

PETUGAS PINTU AIR KATULAMPASaat musim hujan tiba, banyak warga Jakarta di bantaran sungai mengkhawatirkan banjir kiriman dari Bogor. Salah satunya melalui Pintu Air Katulampa. Petugas pengawas Bendungan Katulampa menjadi sumber informasi soal ketinggian air di bendungan kepada rakyat Jakarta.

“Harus siap 24 jam. Saya sudah kurus begini nanti tambah kurus kurang tidur. Apalagi Kalau musim hujan, tidur paling tidak pukul 03.00-04.00 WIB karena kita harus memonitor terus. Itu suatu tanggung jawab,” ujar Kepala Petugas Pelaksana Bendung, Andi Sudirman di Bendung Katulampa, Jl. Babadak, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/11/2015).

Pria berkulit sawo matang dan memakai kacamata ini sudah mengabdikan diri sebagai petugas pengawas di Bendungan Katulampa sejak tahun 1987. Bendungan Katulampa sendiri telah berdiri sejak masa pemerintahan kolonial Belanda pada tahun 1911.

Saat kawasan puncak Bogor dibasahi hujan, beberapa relawan akan mengabarkan penjaga Katulampa terkait durasi lamanya hujan. Dengan demikian, Andi dan timnya akan memantau perkembangan air tersebut.

“Kalau di puncak sudah hujan 2 jam, kita laporan kondisi terbaru kordinasi dengan Depok dan Jakarta. Setelah itu kita lakukan pengecekan. Nah setelah di bendung aman, baru kita ke lapangan untuk cari sampah atau ada longsor,” kata Andi yang merupakan warga sekitar bendungan itu.

Andi dengan 7 orang rekannya rutin berjaga di lokasi setiap hari dengan aturan 3 shift: pagi, sore, dan malam. Timnya berkumpul lengkap di saat ada situasi genting, misalnya ketika ketinggian air mencapai berstatus siaga 1 atau 200 cm.

Andi yang merupakan PNS Jawa Barat ini kerap memberitahu rekannya di Depok dan Jakarta dengan peringatan ‘awas air dari Bogor di atas normal’. Setelah koordinasi itu, diperkirakan air akan sampai ke depok 4-5 jam setelah banjir di Katulampa.

Sedangkan Jakarta diprediksi mendapat kiriman banjir 10 -12 jam setelah siaga 1 di Katulampa. Menurut Andi, kondisi siaga satu ini pernah terjadi pada tahun 1996, 2007, 2010, 2013, 2014, dan 2015. Biasanya ketinggian tersebut datang pada pertengahan Desember, tapi menurutnya pada November ini status sudah siaga satu yang tingginya mencapai 230 cm.

“Disaat musim hujan normalnya alirannya 20.000 – 40.000 liter per detik, tapi tiba-tiba msim hujan ini sampai 400.000 liter per detik di kawasan ini, kondisi itu termasuk pada saat siaga 1 baru November ini,” papar Andi.

Petugas Bendungan Katulampa terdapat 8 orang, Andi dan tujuh orang lainnya mengaku sering mengangkut sampah saat banjir di Katulampa usai. Andi mengatakan, sampah kiriman dari Katulampa ke Jakarta tidak terlalu mendominasi karena masih terdapat anak-anak sungai lain sepanjang kali Ciliwung.

“Kita sudah bersihkan pohon-pohon, kebanyakan sampah yang ada karena sampah alam, misalnya longsor. Setelah banjir sarapan pagi kita adalah mengangkut sampah pohon. Nanti kalau kita biarkan bisa terbawa ke hilir,” papar Andi yang berkata dengan nada cepat itu.

“Setelah banjir kita bikin sodetan-sodetan supaya sedimentasinya tidak menumpuk dan mengurangi kapasitas bendungan. Setelah dibangun sodetan air langsung digelontor ke hilir,” imbuhnya.

(DETIK.COM)

Next Page »