SBY Terima World Statesman Award 2013

hargaan1Setelah mengikuti serangkaian acara terkait posisinya sebagai Co Chair Panel Tingkat Tinggi PBB, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Kamis (30/5/2013) malam waktu setempat atau Jumat (31/5) pagi WIB, menerima penghargaan World Statesman Award 2013 dari Appeal of Conscience Foundation (ACF) di Garden Foyer, Hotel The Pierre, New York, Amerika Serikat. Dalam sambutannya Presiden SBY mengucapkan terima kasih atas penghargaan tersebut dan mengatakan bahwa penghargaan ini pada hakekatnya merupakan penghargaan bagi rakyat Indonesia yang telah bekerja keras untuk mendorong dan menciptakan perdamaian dan kondisi bangsa yang baik.

Ia berharap semoga penghargaan itu menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk melanjutkan upaya kita mempromosikan kemanusiaan dan kebaikan bagi semua pihak. “Semoga kerja keras dan ketetapan hati bangsa Indonesia semakin memperkuat upaya pencapaian impian para pendiri bangsa yaitu terciptanya masyarakat yang harmonis disatukan oleh kedamaian dan kesejahteraan,” ujarnya seperti tertulis melalui siaran pers yang diterima “PRlm” di Jakarta, Jumat (31/5/2013).

Presiden menegaskan, kecakapan sebagai negarawan pencapaiannya tidak selalu hasil dari upaya satu orang. Kecakapan sebagai negarawan dapat berbentuk kolektif. Presiden menambahkan, seorang negarawan bekerja untuk mencapai apa yang dipercayanya sebagai sebuah kebenaran dan tidak mendasarkan pada popularitas berbasis pada survei. “Mereka bekerja dengan resiko dan menghadapi tantangan yang ada,” katanya.

Sebelumnya, Pemimpin Appeal of Conscience Foundation (ACF), Rabbi Arthur Schneier, mengemukakan penganugerahan penghargaan World Statesman Award 2013 kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu merupakan pengakuan atas prestasinya dalam upaya internasional untuk memelihara perdamaian bersama dan adalah dorongan untuk meningkatkan hak asasi manusia, kebebasan beragama, dan kerja sama antar agama. “Kami menganugerahkan World Statesman Award 2013 kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Presiden dari negara berpenduduk muslim terbesar di dunia yang dipilih secara langsung, yang diakui atas upayanya mengejar perdamaian dan membantu Indonesia berkembang menjadi masyarakat demokratis, dan melawan ekstrimisme,” katanya.

Sebelum ini penghargaan serupa telah diberikan ACF kepada PM Kanada Stephen Harper, PM India Manmohan Singh, Presiden Perancis Nicholas Sarkozy, PM Jerman Angela Merkel, Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak, dan Presiden Mikhail Gorbachev. Hadir dalam acara pemberian penghargaan tersebut antara lain Ibu Negara Ani Yudhoyono, mantan Menlu Amerika Serikat Henry Kissinger, Menlu Marty Natalegawa, Dubes RI di AS Dino Patti Djalal, Ketua Komunitas Muslim New York Imam Shamsi Ali, Archbishop Khajag Barsamian, dan Rev Fred Anderson. (A-156/A-147)***

sumber:pikiran-rakyat.com

Surat Berkop Pemkot Bandung Berisi Ajakan Ritual Seks

May 30, 2013 by  
Filed under Bandung, Jawa Barat Terkini

logo pemkot bandung

logo pemkot bandung

Sedkitnya sepuluh PNS (Pegawai Negeri Sipil) Pemkot Bandung menerima surat berisi ajakan mengikuti ritual seks bebas di suatu tempat.

Surat yang mereka terima pun dilengkapi kop Pemkot Bandung, materai Rp6 ribu dan diakhiri tandatangan salah satu pejabat Pemkot dengan stempel resmi.

Adapun pejabat yang menerima surat ajakan tersebut, diantaranya Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Bandung, Muhammad Anwar. Selain itu di dalam surat juga terlampir nama salah seorang pejabat perempuan yang sudah mendapat penghargaan serta pial atas ritual seks bebas tersebut.

“Surat ini tidak benar. Saya merasa difitnah. Surat itu jelas palsu, lah,” katanya.

Ajakan dalam surat tersebut pun dibenarkan Kasubag Humas Polrestabes Bandung, Kompol Rosdiana. Bahkan ajakan tersebut ditujukan langsung kepada Anwar.

“Ya, surat itu berisi ajakan kepada para pejabat Pemkot Bandung untuk melakukan ritual seks bebas,” jelas Rosdiana di Mapolrestabes Bandung.

Saat ini polisi masih menyediki kebenaran tersebut. (JAT)

sumber:fokusjabar.com

Susno Duadji:Saya Tidak Melarikan Diri, Saya di Bandung

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES

Mantan Kabareskrim Komjen Pol (Purn) Susno Duadji dinyatakan buron oleh Kejaksaan Agung. Namun tepat saat dinyatakan buron Susno muncul dihadapan publik melalui rekaman yang diunggah di Youtube.

“Bismillahirahmanirrahim. Salam kepada masyaraka Indonesia yang khususnya mencintai kebenaran, keadilan dan penegakan huikum yang benar. Saya Susno Duadji dalam keadaan sehat walafiat,” tegas Susno yang mengenakan batik lengan pendek berwarna hitam dan bermotif warna putih dalam video youtube yang dipublikasikan hari Senin (29/4/2013).

“Saya berada di daerah pemilihan saya, di Dapil 1 Jawa Barat. Jadi tidak benar kalau saya hilang, tidak ada rimbanya apalagi dikatakan melarikan diri. saya tidak akan lari dari tanggungjawab, tegas Susno dengan nada tegas.

Susno mengaku tidak nampak di muka umum untuk menghindari eksekusi liar. “Saya tidak nampak di muka umum untuk menghindari eksekusi liar. Kenapa saya katakan liar, karena jaksa mempertontonkan melaksanakan eksekusi tanpa dasar hukum, sebagaiamna eksekusi di rumah saya di Dago Pakar hari Rabu (pekan) lalu,” tegas Susno.

Susno divonis hukuman 3,5 tahun penjara setelah dinyatakan terbukti melakukan korupsi dan pengamanan Pilgub Jabar dan menerima suap saat penyidikan  PT Salmah Arowana Lestari (SAL).

sumber+foto:triunnews.com

Dua Hari Lagi, KPU Publikasikan Daftar Caleg Parpol

186904_ketua-kpu-pusat-husni-kamil-malik_663_382Komisi Pemilihan Umum  menyatakan bahwa pihaknya siap merilis nama-nama daftar caleg sementara (DCS) partai politik melalui website KPU.

Ketua KPU Pusat, Husni Kamil Manik di kantornya, Jakarta, Selasa 23 April 2013, mengatakan publikasi tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dua atau tiga hari ini.
“Agar masyarakat mengetahui siapa saja bakal caleg yang diusung partai untuk dipilih oleh masyarakat yang akan mewakili mereka di lembaga legislatif,” kata Husni.
Husni menuturkan, KPU saat ini mulai melakukan verifikasi kelengkapan administrasi DCS yang diajukan oleh 12 partai politik sampai 6 Mei 2013 mendatang. Verifikasi akan dilakukan secara teliti, hati-hati dan cermat.
“Saya minta petugas untuk lebih berhati-hati dalam meneliti kebenaran dan keabsahan berkas bacaleg (bakal caleg). Jangan sampai ada dokumen yang tercecer,” ujarnya.
Husni menegaskan tidak boleh ada lagi dokumen yang masuk saat masa verifikasi tersebut. Petugas verifikasi juga harus fokus pada penelitian dokumen partai dan dokumen bacaleg. “Nanti, ada waktunya bagi partai politik untuk melakukan perbaikan terhadap berkas yang belum lengkap,” ujarnya.
Seperti diketahui, KPU telah menutup proses pendaftaran DCS partai politik peserta Pemilu 2014, Senin kemarin, 22 April 2013. 12 parpol secara keseluruhan sudah menyerahkan DCS mereka.
Selanjutnya, KPU akan melakukan verifikasi terhadap syarat pengajuan pencalonan dan syarat bakal calon dari tanggal 23 April sampai 6 Mei 2013.
Hasil verifikasi akan disampaikan kepada partai politik tanggal 7 sampai 8 Mei 2013. Partai diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan tanggal 9 sampai 22 Mei 2013.
Verifikasi terhadap perbaikan daftar calon dilaksanakan dari 23 Mei sampai 29 Mei 2013. Penyusunan dan penetapan Daftar Calon Tetap dilakukan 30 Mei sampai 12 Juni 2013. Sementara itu, pengumuman DCT dilaksanakan 13 sampai 17 Juni 2013
Berkut adalah jumlah bakal caleg yang didaftarkan parpol, antara lain:
1. PKS (492 orang)
2. Partai Hanura (560 orang)
3. Partai Golkar (560 orang)
4. Partai Demokrat (560 orang)
5. Partai Nasdem (560 orang)
6. PKPI (512 orang)
7. Partai Gerindra (560 orang)
8. PDIP (540 orang)
9. PAN (560 orang)
10. PBB (552 orang)
11. PPP (560 orang)
12. PKB (560 orang)

(umi)

sumber+foto;viva.co.id

Yusril Jadi Magnet Buat Susno Gabung PBB

yusril-Ihza-Mahendra22Komjen Pol (Purn) Susno Duadji memiliki dua alasan bergabung dengan Partai Bulan Bintang (PBB). Pertama dilihat dari sisi perjuangan, kedua dilihat dari figurnya.

Susno saat ditemui wartawan menjalaskan bahwa alasan pertama dirinya bergabung dengan PBB karena perjuangan partai yang dianggapnya seirama dengan dirinya.

“Garis perjuangan partai yang membela kebenaran dan keadilan, memberantas korupsi secara islami,” ungkap Susno di Markas PBB, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (27/3/2013).

Kemudian alasan kedua Susno bergabung dengan PBB karena dirinya tertarik dengan figur yang ada di PBB.

“Saya sangat tertarik dengan figur pimpinan dan figur ketua dewan syuro, siapa yang tidak kenal dengan Yusril, dengan figurnya siapa yang tidak kenal dengan beliau,” katanya.

Ditanya apakah Susno bergabung dengan PBB dalam rangka mencari perlindungan hukum, karena saat ini kejaksaan tetap ngotot akan mengeksekusi hukuman terhadap mantan Kabareskrim Polri tersebut.

Menyikapi pertanyaan tersebut Susno tidak menjawabnya secara pasti. “Oh itu saya kira, publik bisa menilai,” ucapnya.

Sumber + Foto : tribunnews.com

KPK Cekal Wali Kota Bandung Dada Rosada

Dada-RosadaKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan pencekalan terhadap Wali Kota Bandung Dada Rosada. Pencekalan Dada terkait penangkapan Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bandung Setyabudi Tedjocahyono yang menangani perkara Bantuan Sosial (Bansos) Pemkot Bandung.

Kepala Bagian Humas dan Tata Usaha Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Heriyanto mengatakan, pencekalan dilakukan per 23 Maret hingga enam bulan ke depan. “Yabenar sudah dicekal berdasarkan pengajuan KPK,” ujarnya, kemarin. KPK mengirimkan surat keputusan tentang pencegahan dengan nomor KEP 224/01/2013 atas nama Wali Kota Bandung Dada Rosada kepada Ditjen Imigrasi.

Seiring dengan putusan ini, Ditjen Imigrasi akan menarik paspor dan melarang Dada Rosada bepergian ke luar negeri untuk kepentingan penyidikan KPK. Juru Bicara KPK Johan Budi menjelaskan, pencegahan Dada Rosada ini terkait pengembangan kasus penyuapan yang menyeret Setyabudi. KPK memerlukan keterangan Dada.

“Statusnya sebagaisaksi,” ucapnya. KPKakan memeriksa Dada yang dianggap mengetahui, mendengar, dan melihat kebenaran dalam kasus yang tengah disidik. Sayangnya, Johan tidak mengungkapkan kapan mantan Sekretaris Daerah Kota Bandung itu diperiksa. “Belum ada jadwal, namun segera kami periksa,” kata Johan. Dalam kasus ini, KPK menangkap tangan Hakim Setyabudi yang menerima uang senilai Rp150 juta dari kurir bernama Asep.

Asep diduga diperintah Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) KotaBandungHeri Nurhayat danseorang pengusaha Toto Hutagalung. Keduanya sudah ditetapkan menjadi tersangka. KPK tengah menelusuri siapa yang memerintahkan Toto menyerahkan uang kepada Setyabudi. Berdasarkan penelusuran, Toto selain pengusaha merupakan pimpinan Organisasi Masyarakat (Ormas) Gasibu Padjajaran. Toto juga diketahui orang dekat Wali Kota Bandung Dada Rosada.

Saat ditanya apa ada keterlibatan Dada dalam kasus ini, Johan belum mengungkapnya. “Ini yang sedang dicari, apakah dia yang berinisiatif atau ada pihak-pihak lain. Ini masih didalami,” ujarnya. Selain Dada, KPK juga mengajukan pencekalan untuk Toto. Johanmengungkapkan, pada operasi tangkap tangan, di mobil Asep KPK menemukan Rp350 juta di luar Rp150 juta yang diberikan kepada Setyabudi. Belum diketahui, uang Rp350 juta itu akan diberikan kepada siapa.

“Akan kami kembangkan siapa penerima yang lain,” katanya. Penyuapan terhadap Setyabudi terkait pengurusan kasus dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos) Pemkot Bandung sebesar Rp66 miliar. Hakim Setyabudi diduga melanggar Pasal 5 ayat 2 atau Pasal 6 ayat 2 atau Pasal 12 huruf a atau b atau c atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU Nomor 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi junctoPasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara untuk tiga tersangka lainnya, Asep, Heri, dan Toto disangkakan Pasal 5 ayat 1 atau Pasal 6 ayat 1 atau Pasal 13 UU Nomor 31/1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Saat akan dikonfirmasi terkait pencekalan, Wali Kota Bandung Dada Rosada sulit ditemui. Kedua nomor ponsel pribadinya sempat aktif, namun tidak menjawab. Di rumah dinas Pendopo, Jalan Dalem Kaum 68, hanya tampak aktivitas seperti biasa kecuali Dada.

KPK Geledah DPKAD, Ruang Setyabudi Disegel

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Bandung, kemarin. Sebelumnya, petugas KPK juga sempat masuk ruang kerja Wali Kota Bandung Dada Rosada. Petugas mendatangi ruangan tengah Balai Kota Bandung pukul 15.30 WIB. Mereka ditemui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemkot Bandung Ubad Bachtiar.

Setelah mendapat permintaan dari tim KPK untuk mengantar ke Kantor DPKAD, Ubad mengantar tim tersebut sampai ke lantai tiga. Tim berjumlah delapan orang itu menolak masuk dari pintu depan Kantor DPKAD, melainkan dari bagian tengah. Setelah menaiki tangga, tim KPK masuk ke Kantor DPKAD kemudian langsung menutup pintu masuk. Hanya beberapa pejabat yang diminta menjadi saksi kegiatan.

“Saya hanya mengantar, selanjutnya ada pejabat di DPKAD yang mendampingi mereka,” kata Ubad. Aktivitas Kantor DPKAD Kota Bandung sepanjang kemarin tutup dan tidak ada aktivitas. Para karyawannya berada di lantai bawah dan dua. Penggeledahan itu terkait penangkapan Kepala DPKAD Kota Bandung Hery Nurhayat pada Jumat (22/3) beberapa saat setelah penangkapan Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bandung Setyabudi Tedjocahyono.

Di tempat terpisah, ruangan tersangka kasus penyuapan perkara Bantuan Sosial Pemkot Bandung, Setyabudi Tedjocahyono (ST), disegel KPK. Humas PN Bandung Djoko Indiarto mengatakan, penyegelan tersebut karena di dalam ruangan masih ada barang bukti. “Tidak boleh diganggu siapa pun,” ucapnya.

Sejak penangkapan hakim ST, semua perkara yang ditangani akan diganti hakimnya. “Pimpinan PN Bandung menyatakan semua perkara diganti majelisnya, anggota majelis I naik jadi ketua majelis dan majelis II naik ke satu dan majelis II ditunjuk penggantinya,” jelasnya.

Elektabilitas Incumbent Terancam

Pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Muradi mengatakan, penangkapan Wakil Ketua PN Bandung Setyabudi Tedjocahyono terkait suap kasus dana Bansos Pemkot Bandung bisa mengancam elektabilitas pasangan calon wali kotawakil wali kota Bandung, Ayi Vivananda-Nani Suryani Dada Rosada; dan Edi Siswadi-Erwan Setiawan.

“Kasusbansosinitidak hanya akan berpengaruh ke eksekutif, tapi juga legislatif. Jadi calon dari DPRD juga secara langsung atau tidak bisa dipandang terindikasi walaupun mereka bisasajabenar-benartidakpunya keterlibatan,” ujar Muradi. Tim Pemenangan Ayi-Nani, Aries Supriyatnya, menegaskan kasus penangkapan hakim Setyabudi sama sekali tidak berpengaruh ke calon yang diperjuangkan timnya.

Begitu pula dengan tim pemenangan Edi Siswadi-Erwan Setiawan (Eswan). Iwa Suhermawan, anggota tim pemenangan Eswan, mengatakan, Edi Siswadi kini sudah bebas tugas dari jabatannya sebagai Sekretaris Daerah Kota Bandung. krisiandi sacawisastra/ yugi prasetyo/ atep abdillah kurniawan/ gita pratiwi/ agung bakti sarasa/ raden bagja mulyana

Sumber : koran-sindo.com

Kasus Simulator SIM : Bambang Soesatyo, Kalau Korupsi Saya Siap Ditembak Mati

20130228_Bambang_Soesatyo_Diperiksa_KPK_1811Politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengaku dirinya terzolimi, dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi Simulator SIM yang kini sedang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan dan menahan beberapa tersangka, termasuk Irjen Djoko Susilo.

“Tudingan itu penzoliman luar biasa. Saya lebih senang di hukum mati dan disebut pembunuh ketimbang koruptor walaupun hanya dihukum 1 hari,” tegas Bambang kepada Tribunnews, Senin (4/3/2013).

Bambang menyesalkan pemberitaan yang seolah-olah dirinya dan sejumlah anggota Komisi III lainya seperti Aziz Syamsudin dan Herman Herry dikesankan mendapat sesuatu, masing-masing lebih dari Rp.1miliar sebagai imbalan mengurus anggaran pengadaan driving simulator SIM Korlantas Polri. Sebelumnya, didahului dengan beberapa kali pertemuan dengan disejumlah tempat bersama anggota komisi III lainnya Benny K Harman.

“Saya tegaskan. Berita tersebut tidak benar. Saya pribadi siap. Jangankan dipenjara. Ditembak matipun akan saya hadapi jika saya melakukan hal yang tidak terpuji itu. Dan saya tidak akan pernah bungkam menyuarakan kebenaran,” Bambang Soesatyo menegaskan.

“Kami juga menyayangkan penulisan tersebut hanya Berdasarkan keterangan saksi yang masih dalam pemeriksaan dan masih memerlukan pembuktian di pengadilan. Ini jelas pembunuhan karakter yg sangat luar biasa,” keluh Bambang.

Dalam pemeriksaan dan klarifikasi di hadapan penyidik KPK, Bambang menegaskan, dirinya sudah mengatakan dibawah sumpah, tidak kenal dengan saksi. Begitu juga saat di konfrontir.

Terkait dengan konstruksi hukum yang hendak dibangun dalam hal peran. Sebenarnya, kata Bambang lagi, dapat dikonfirmasi dengan seluruh dokumen atau notulen pembahasan dalam rapat-rapat anggaran baik di tingkat komisi III maupun di Badan Anggaran DPR.

Semua tercatat dan terdokumentasi dengan baik sebagai lembaran negara. Dapat diteliti disana. Sama sekali tidak ada pembahasan secara spesifik soal pengadaan driving simulator SIM karena pengadaannya bersumber dari PNBP.

“Dan jika mengacu pada pasal 5 PP no.73 tahun 1999, dikatakan “Instansi yg bersangkutan dpt menggunakan dana PNBP sebagaimana dimaksud pasal 4 setelah memperoleh persetujuan dari menteri keuangan,” urainya.

Dalam hal tender pengadaannya pun, katanya lagi, sepenuhnya merupakan kewenangan Polri dalam hal ini korlantas.

“Sesuai dg ketentuan dan peranturan yg ada. Seperti UU no.20/1997 tentang PNBP, PP no.22/1997 tentang jenis dan penyetoran PNBP, PP no.50/2010 ttg jenis dan tarif atas jenis PNBP yang berlaku di Kepolisian Negara RI dan Peraturan Dirjen Perbendaharaan no.Per-06/PB/2009 tentang Mekanisme Pelaksanaan APBN di lingkungan Kepolisian Negara RI,” pungkas Bambang Soesatyo.

Sumber + Foto : tribunnews.com

Polisi: Penodong Politisi di Bulgaria Cuma Ingin Tenar

Foto : reuters

Foto : reuters

Pelaku penodongan politisi di Bulgaria tengah mengaku siap mati dalam melancarkan aksinya. Dalam penyelidikan polisi, tidak jelas motifnya apa, namun yang jelas pelaku cuma ingin tenar.

Diberitakan Telegraph, Kamis 20 Januari 2013, pelaku Oktay Enimehmedov menodong pistol kecil ke kepala Ahmed Dogan, ketua Partai Hak dan Kebebasan (MRF) yang sedang pidato di tengah konferensi partai. Dua kali tembakan yang dilepaskannya tidak meletus, Enimehmedov kemudian menjadi bulan-bulanan petugas keamanan dan anggota partai.

Dalam penyelidikan, diketahui bahwa Enimehmedov sudah mengira bahwa dia akan mati dalam aksinya itu. Hal ini bisa diketahui dari wasiat terakhirnya yang ditinggalkan di apartemen untuk ibunya.

Dalam surat itu, dia meminta maaf karena tidak gagal menyelesaikan sekolahnya. Enimehmedov adalah warga etnis Turki yang berasal dari kota Burgas di Laut Hitam. Polisi mengatakan bahwa dia menggunakan pistol gas yang tidak berbahaya. Dia juga membawa dua pisau dalam aksinya.

Para penyidik mengatakan bahwa dia hanya ingin mencapai “ketenaran dalam waktu singkat” dan untuk menunjukkan pada Dogan bahwa dia “bisa dilukai”.

Hasil penyelidikan ini diprotes keras oleh Lyutvi Metsan, pemimpin baru MRF. Dia mengatakan bahwa polisi mencoba menutupi kebenaran, karena MRF yakin bahwa pelaku ingin membunuh Dogan.

“Dogan sempat berbicara dengan penyerangnya dan pelaku mengatakan ingin menembak dan membunuhnya,” kata Metsan.

Jaksa penuntut yang menangani kasus ini mengatakan akan mengajukan gugatan pada beberapa orang anggota partai yang melakukan tindakan main hakim sendiri pada Enimehmedov. Dalam sebuah rekaman video, terlihat Enimehmedov berhasil dilumpuhkan dan ditendangi kepalanya oleh banyak orang.

MENUJU JABAR 1 : Pemilihan Gubernur Diprediksi Satu Putaran

December 28, 2012 by  
Filed under Berita Jawa Barat, Jawa Barat Terkini

Pilgub Jabar 2013Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2013 mendatang diprediksikan akan berlangsung satu putaran. Pasalnya tingkat elektabilitas tiga dari lima pasangan gubernur dan calon gubernur mencapai lebih dari 10 persen. Sementara swing voter atau yang belum menentukan pilihan mencapai 20,84 persen sehingga dengan perhitungan statistik akan ada yang lebih dari 30 persen.

Berdasarkan survei yang dilakukan Pusat Kajian dan Kepakaran Statistika (PK2S) Universitas Padjadjaran pasangan nomor urut tiga , Dede Yusuf . Effendi dan Lex Laksamana meraih 31,28 persen suara. Selanjutnya diikuti Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar 26,46 persen, Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki 10,44 persen. Sementara Irianto M Syafiuddin dan Tatang Farhanul Hakim meraih 8,63 persen serta Dikdik Mulyana dan Cecep Nana S.Toyip meraih 1,15 persen

“Dengan ada swing voter, hasil akhir dari pilgub bisa berubah. Jadi belum bisa dipastikan nomer urut tiga ini yang utama. Kalau dilakukan dengan kampanye bagus, bisa berubah hasilnya,” kata Ketua PK2S Dr Toni Toharudin dalam jumpa pers “Survei Pilgub Jabar 2013″ di Kampus Unpad Jln. Dipati Ukur, Kota Bandung, Jumat (28/12/2012).

Dia juga memaparkan jika dilihat tingkat popularitas pasangan, Ahmad Heryawan- Deddy Mizwar meraih 42, 48 persen, sedangkan Dede Yusuf- Lex Laksamana meraih 27,91 persen tidak jauh berbeda dari Rieke Diah Pitaloka- Teten Masduki meraih 26,08 persen.

“Survei ini dilakukan secara proporsional dengan indikator sampling tidak hanya 26 kota/kabupaten di Jabar tapi juga pekerjaan responden. Diharapkan survei berikutnya bisa menjawab mendekati kebenaran. Survei sekarang ini dilakukan sebelum penentuan nomer urut pasangan tapi sudah ada deklarasi pasangan,” ka