Ketua DPD Jabar Hanura Disandera

April 23, 2013 by  
Filed under Jawa Barat Terkini, Politik

kecewa-puluhan-kader-sandera-mobil-ketua-dpd-hanura-jabarPartai politik mayoritas mendaftarkan calon anggota legislatifnya pada injury time atau di hari terakhir pendaftaran, Senin (22/4). Tak ayal, hal ini membuat sibuk petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar. Terbukti meski pendaftaran ditutup pukul 16.00 WIB, namun rekapitulasi persyaratan masih berlangsung hingga malam hari.

Berdasarkan pantauan “GM”, hari terakhir pendaftaran caleg kemarin, diwarnai insiden menyandera mobil yang ditumpangi Ketua DPD Hanura Jabar, Azhar Aung dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu), Fitrun Fitriansyah.

Mobil Ford Escape hitam nopol B 8670 BS disandera oleh puluhan anggota PAC Partai Hanura Kota Bandung usai Azhar mendaftarkan daftar calon sementara (DCS).

Penyandaeraan tersebut diduga karena kecewa atas sikap Azhar Aung yang tidak meloloskan Ketua DPC Hanura Kota Bandung, Tedi Kurniawan sebagai caleg untuk DPRD Jabar.

Menurut Tedi, awalnya ia memang mendaftar menjadi caleg DPR RI. Namun, DPP merekomendasikan agar Tedi dimasukkan sebagai caleg DPRD Jabar. Akan tetapi pihak DPD tidak mencatumkan dirinya dalam DCS DPRD Jabar.

“Ini bukti Azhar tidak menaati fatsun partai. Kami sudah mendaptkan rekomendasi dari DPP, tapi tidak dimasukkan dalam DCS. Kalau alasan saya telat mendaftar, mengapa ada caleg yang baru mendaftar minggu lalu masuk dalam DCS,” kata Tedi.

Sementara itu, saat dikofirmasi wartawan, Azhar Aung mengatakan alasan DPD tidak mendaftarkan Teddy Kurniawan karena belum melengkapi persyaratan.

“Bukan tidak mendaftarkan atau tidak meloloskan, tapi proses tahapan caleg untuk provinsi sudah telat. Ia itu ‘kan daftar ke DPR RI dan belum ada kesempatan untuk lolos. Namun begitu ke provinsi, tahapannya sudah selesai,” kata Azhar.

Keunikan PAN

Sementara itu, pendaftaran caleg PAN Jabar cukup unik. Kedatangan mereka ke kantor KPU diiringi tabuhan kendang yang ditabuh kader perempuan PAN dari pintu masuk Jalan Garut menuju kantor KPU Jabar.

Saat di kantor KPU, Ketua DPW PAN Jabar, Edi Darnadi yang didampingi sejumlah caleg dari PAN langsung menyerahkan berkas pencalegan dari PAN Jabar.

Edi mengatakan dari jumlah bakal calon legislatif dari PAN Jabar, 61 di antaranya caleg laki-laki dan 39 perempuan. Untuk kuota perempuan pihaknya mengaku caleg perempuannya berlebih. Tidak semua calegnya kader PAN tapi ada sekitar 10 persen yang berasal dari profesional atau di luar kader.

“Kader dari luar memang ada, tapi tidak banyak, hanya 10 persen. Itu pun tokoh masyarakat yang dianggap potensial untuk mendongkrak suara partai,” ungkap Edi kepada wartawan.

Dikatakan, pihaknya tidak muluk-muluk menentukan target. Yakni setiap daerah pemilihan mendapatkan satu kursi. “Syukur-syukur dapat 15-30 kursi. Ya alhamdulillah,” katanya.

Edi sendiri diakuinya mendaftar jadi caleg di dapil Bekasi, Karawang, Purwakarta. Selain itu, semua incumbent anggota legislatif DPRD Jabar yang jumlahnya 5 orang kembali nyaleg. Satu di antaranya di DPR RI, yaitu Uum syarif Usman dan sisanya di DPRD Jabar.

sumber :galamedia.com

Hasil Pencarian:

Agus Hamdani Fokus Urus Pilkada Garut

20130405jbrAgus Hamdani resmi menjadi Bupati Garut setelah dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dalam sidang paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Garut, Jalan Patriot Garut, kemarin.

Ketua DPRD Kabupaten Garut Ahmad Badjuri mengatakan, acara pelantikan dalam sidang paripurna ini terbuka untuk umum. Sidang paripurna, kata Ahmad, hanya mengagendakan pengambilan sumpah jabatan Agus Hamdani menjadi Bupati Garut pengganti Aceng. “Hanya pengambilan sumpah dan jabatan saja,” kata Badjuri. Gubernur Jabar Ahmad Heryawan meminta, agar Agus dapat melaksanakan tugasnya sebagai bupati di sisa masa jabatan ini.

”Saya berpesan kepada Bupati Garut agar lebih fokus pada penyelenggaraan pembangunan yang ditunjang profesionalisme birokrasi, serta political willdemi terciptanya Kabupaten Garut yang lebih baik di masa yang akan datang,” ujarnya. Usai pelantikan, Agus mengaku akan menjalankan tugas sebaik mungkin. Prioritas utama, kata Agus, adalah melanjutkan berbagai program yang telah dirintis oleh bupati sebelumnya, Aceng HM Fikri. ”Langkah awal yang akan saya lakukan, yakni konsolidasi internal yang berkaitan dengan administrasi dan keuangan.

Terlebih, saat ini kepentingan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Garut tengah menanti pencairan dana hibah untuk menunjang kelancaran pemilihan kepala daerah dan pemilihan umum,” katanya. Terpisah, Aceng HM Fikri mengatakan, sangat mendukung atas pelantikan Agus menjadi bupati ini. Dia menyatakan tidak memiliki prasangka buruk kepada penggantinya tersebut.

“Bagaimanapunjuga, AgusHamdani akan melanjutkan masa bakti yang tersisa ini hingga akhir jabatan 2013 nanti. Kami semua harus mendukungnya. Saya sendiri, datang kemari karena diundang. Tidak ada alasan bagi saya untuk menolaknya,” kata Aceng. Usai dilantik, Aceng tampak menyalami Agus yang telah resmi menjabat sebagai bupati. Aceng juga turut memberikan selamat kepada Agus di akhir prosesi pelantikan itu. fani ferdiansyah

Sumber + Foto : koran-sindo.com

Hasil Pencarian:

PILWALKOT BANDUNG- KPUD Dinilai Tak Konsisten

pilkada bdgTim pemenangan pasangan bakal calon (balon) wali kota dan wakil wali kota dari jalur perseorangan, Budi Setiawan-Rizal Firdaus, menyayangkan kinerja Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bandung.

Mereka menilai KPUD tidak konsisten terhadap aturan yang menjadi landasan tahapan Pilwalkot Bandung 2013. Ketidakkonsistenan itu terlihat ketika surat edaran Nomor 131/KPU-Kota- 011.329135/III/2013 tentang berkas persyaratan administrasi dari pasangan Budi-Riza telah dinyatakan lengkap oleh KPUD. Surat itu ditandatangani Ketua KPUD Kota Bandung Apipudin.

Namun, ada sebuah pernyataan dalam surat itu bahwa persyaratan administrasi pasangan Budi-Riza belum lengkap dan harus disampaikan ke KPUD melalui pokja pencalonan sejak 1–7 April 2013. Padahal, berdasarkan rapat pleno 7 Januari, Keputusan KPUD Nomor 05/kpst/KPUKota- 011.329135/2013 yang ditandatangani ketua KPU menyatakanbalondari jalurperseorangan wajib melengkapi dan memperbaiki surat pencalonan beserta persyaratan pasangan calon perseorangan paling lambat 24 Maret 2013.

”Sehingga apa yang menjadi pegangan KPUD mengubah jadwal yang sudah ditetapkan pada rapat pleno,” kata Ketua Tim Sukses Budi-Riza, Irawan, kemarin. Dia meminta, KPUD merevisi surat edaran yang menyatakan berkas administrasi dapat diberikan pada 1–7 April demi menjaga kepastian hukum agar konsisten pada jadwal tahapan. Ketua KPUD Kota Bandung Apipudin mengatakan, perubahan jadwal tahap ketiga landasan hukumnya adalah hasil rapat pleno KPUD pada 25 Maret 2013. Terkait protes dari tim sukses Budi- Dalton, menurutnya, tidak ada masalah.

“Karena KPUD merasa perubahan dibolehkan dan mengacu pada peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2010,” ucapnya. Pengamat politik UIN Sunan GunungDjatiBandungAsepSaeful Muhtadi mengimbau, KPUD berhati-hati dengan keputusan yang dikeluarkan berupa surat edaran Nomor 131/KPU-Kota- 011.329135/III/2013 pada 26 Maret 2013 tentang Pemberitahuan Hasil Penelitian Persyaratan Administrasi Calon. Sebab, surat edaran itu bisa merugikan pasangan calon lain.

“KPUD harus hati-hati, jangan asal membuat keputusan. Apalagi, sampai merugikan pasangan calon lain,” kata Asep. Saat ini, merupakan tahap pencalonan yang merupakan masa kritis bagi setiap kandidat, baikbakalcalonyangdiusungpartai politik maupun dari jalur independen. “Yang jelas KPUD harus jujur dan obyektif,” ucapnya. Di tempat terpisah, dua bakal calon wali kota Bandung, yakni Ayi Vivananda dan MQ Iswara mengunjungi Kawasan Sentra Rajut di Binong Jati, kemarin.

“Sebelum jadi anggota DPRD Jabar, wakil wali kota Bandung, hingga bakal calon wali kota, saya sudah seperti ini. Dulu membantu keperluan advokasi masyarakat gunung-gunung dan perkotaan untuk melihat seperti apa realitas masyarakat,” kata Ayi. MQ Iswara juga meninjau kirmir rusak di RW 07 Kelurahan Gumuruh, Kecamatan Batununggal. Dalam kunjungan tersebut, balon dari Partai Golkar itu menyoroti Sungai Cikapundung Kolot yang sering meluap ketika hujan deras sehingga warga bantaran sungai terkena dampaknya seperti banjir cileuncang.

“Masih banyak warga membuang sampah ke sungai, selain itu armada pengangkut sampah masih kurang. Setiap hari terdapat 1.600 ton sampah, tapi yang terangkut hanya 1.000 ton, sisanya dibuang ke sungai,” jelasnya. CR-1/ atep abdillah kurniawan/ gita pratiwi

Sumber : koran-sindo.com

Pilkada Bandung Barat : Calon Demokrat Paling Kaya

pilkada-kota-bandung-_130217120909-478Calon Wakil Bupati Bandung Barat dari Partai Demokrat, Kosasih memiliki kekayaan jauh lebih banyak dibandingkan calon lainnya. Harta kekayaan calon yang bersanding dengan calon bupati dari Partai Keadilan Sejahtera, Aep Nurdin mencapai Rp40 miliar.

Harta tersebut berupa aset bergerak, tidak bergerak, giro, dan surat berharga lainnya. Sementara calon lain, Abubakar memiliki kekayaan Rp1,39 miliar, Panji Tirtayasa Rp2,69 miliar, Kusna Sunardi Rp2,84 miliar, Aep Nurdin Rp640 juta, Djamu Kertabudi Rp860 juta, Agus Yasmin Rp4,38 miliar, Erni Rusyani Ernawan Rp12,73 miliar, Samsul Maarif Rp850 juta, dan Yayat T Soemitra Rp18,7 miliar.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) KBB Pokja Pencalonan, Ai Wildani Sri Aidah mengatakan, penyerahan laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) sesuai dengan Surat KPK Nomor B-634/12/- 03/2013 pada 7 Maret 2013. Hal itu diatur dalam ketentuan pasal 74-84 Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2012.

Ada dua model formulir LHKPN yang harus dilengkapi para bakal pasangan calon, yaitu model KPK-A bagi bakal calon yang baru pertama kali membuat laporan kekayaan, dan model KPK-B bagi yang sudah pernah melaporkannya.

“Hasil laporan menunjukkan, jika calon wakil bupati nomor urut dua, memiliki daftar kekayaan terbanyak sampai Rp40 miliar,” tuturnya usai Acara Penandatanganan Naskah Kampanye Damai dan Pengumuman LHKPN Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Pemilukada KBB, di Aula Mapolres Cimahi, kemarin.

Cawabup Kosasih mengaku, melaporkan hartanya apa adanya. Rinciannya, aset tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp25 miliar, harta bergerak berupa kendaraan dan mesin Rp455 juta, dan giro serta surat berharga lainnya Rp7 miliar. Ketua KPUD KBB Asep Mamat meminta, deklarasi damai yang dilakukan seluruh pasangan calon dan simpatisan pendukung bisa dipatuhi. adi haryanto

Sumber : koran-sindo.com

Hasil Pencarian:

Menuju Bandung 1 : Pasangan Edi Siswadi-Erwan Setiawan Daftar ke KPU

ediPasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang diusung Partai Demokrat Edi Siswadi-Erwan Setiawan mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung, Jln. Soekarno Hatta, Sabtu (16/3) pagi. Pasangan ini tiba setengah jam lebih awal daripada yang direncanakan, yaitu pukul 08.30 WIB.

Edi Siswadi dan Erwan Setiawan yang mengenakan atasan berwarna biru dan celana hitam ini, diantarkan oleh ratusan pendukungnya. Mereka kemudian menyerahkan berkas-berkas dukungan yang disyaratkan oleh PKPU No. 9 tahun 2012 mengenai Pedoman Teknis Pencalonan.

Ketua Pokja Pencalonan KPU Kota Bandung Evi Ariadne menuturkan, terdapat beberapa berkas dari pasangan ini yang kurang lengkap. Mereka dipersilahkan untuk melengkapi kekurangan tersebut hingga 24 Maret 2013.

“Dokumen dukungan dari tujuh parpol pendukung sudah lengkap, tapi ada beberapa dokumen yang belum masuk seperti tidak sedang mengalami pailit, tidak sedang memiliki hutang, dan beberapa dokumen lain,” kata Evi, ketika ditemui “PRLM” usai pendaftaran.

Evi juga menuturkan, meskipun Edi sudah melengkapi dokumen laporan kekayaan, namun Erwan belum melengkapinya.

“Ijazah juga demikian. Edi sudah memberikan ijazah S3 tapi belum dilegalisir, sedangkan Erwan belum. Ada juga kekurangan dokumen administratif lainnya,” kata Evi.

Selain itu, kata Evi, hingga saat ini surat pengunduran diri Erwan Setiawan yang menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Bandung juga belum dikantungi KPU. “Seharusnya hari ini sudah diberikan, bertepatan dengan pendaftaran,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Erwan mengatakan bahwa dirinya belum tahu. “Bingung apakah surat pengunduran diri itu diberikan saat pendaftaran atau penetapan calon, tapi tidak ada masalah, akan segera kami urus,” ucap Erwan.

Hingga saat ini, Erwan juga belum mengetahui siapa Plt Ketua DPRD yang akan ditunjuk menggantikan dirinya selama cuti mengikuti Pilwalkot Bandung 2013. “Mungkin salah satu dari wakil yang ada, nanti akan kami bahas dalam rapat Bamus,” tuturnya. (A-175/A-107)***

Sumber + Foto : pikiran-rakyat.com

Hasil Pencarian:

LSI prediksi Pilgub Jabar satu putaran

February 25, 2013 by  
Filed under Berita Jawa Barat, Jawa Barat Terkini

prediksi-lsiLembaga Survei Indonesia (LSI) memprediksi Pilgub Jabar 2013 akan berlangsung satu putaran. Pasangan Ahmad Heryawan – Deddy Mizwar yang meraih 33,19 persen dianggap sulit untuk dikejar pesaingnya Rieke Diah Pitaloka – Teten Masduki.

Dalam quick count tersebut pasangan yang diusung PDIP meraih 27,5 persen.

“Kami dari lembaga survei menyatakan bahwa Aher-Dedy akan memenangi Pilgub Jabar, dan berlangsung satu putaran,” ujar Direktur Riset, Hendro Prasetyo di Hotel Savoy Homan, Bandung, Minggu (24/2).

Untuk diketahui, dalam peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar bahwa kandidat yang dinyatakan menang meraih 30 persen plus satu.

Menurutnya, badai PKS yang mendera Presiden Luthfi Hasan Ishaq tidak terlalu mempengaruhi hasil pada dulang suara pasangan nomor urut 4 tersebut. Ditambah popularitas Deddy Mizwar yang tidak bisa dianggap sebelah mata.

“Jadi Aher memang tidak salah pilih menggaet Deddy. Deddy itu saat belum diusung untuk jadi Cawagub saja sudah banyak pendukungnya,” katanya.

Belum lagi Incumbent yang satu sisi bisa menguntungkan. “Iklan-iklan Aher kan gencar ditayangkan di media televisi nampaknya memberi pengaruh tingkat keterpilihan Ahmad Heryawan – Deddy Mizwar,” tegasnya.

Dalam survei tersebut, Dede Yusuf dan Lex Laksamana ditempatkan diurutan nomor 3 dengan 25,43 persen. Diurutan empat ada Yance dan Tatang 11,89 persen. Sementara paling buncit Dikdik-Toyib 1,99 persen.

“Dalam survei tersebut tingkat partisipasi sebesar 65,94 persen,” jelasnya.
Sumber: Merdeka.com

Hasil Pencarian:

KPU Jabar cueki rekomendasi Panwaslu, Rieke-Teten boleh kampanye

February 20, 2013 by  
Filed under Berita Jawa Barat, Jawa Barat Terkini

kpu-jabar-cueki-rekomendasi-panwaslu-rieke-teten-boleh-kampanyeKomisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat menilai rekomendasi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jabar atas pemberian sanksi terhadap pasangan Rike-Teten tidak jelas. Karenanya, KPU tetep memperbolehkan pasangan yang diusung oleh PDIP itu untuk melakukan kampanye.

“Surat rekomendasi yang menyatakan Paten melanggar ternyata tidak jelas menyebutkan jenis pelanggarannya,” kata Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat, di Bandung, Rabu (20/2).

Menurutnya, sepanjang KPU Jabar tak melarang, pasangan Rieke-Teten boleh untuk berkampanye sesuai waktu yang ditetapkan “Itu tetap haknya,” ujar Yayat.

Pihaknya mengaku baru menerima surat rekomendasi dari Panwaslu Jabar pagi tadi. Dalam surat itu hanya dijelaskan pasangan Rieke-Teten melakukan pelanggaran administrasi, tanpa menyinggung jenis pelanggarannya.

“Jadi pembahasan masalah ini kita tunda sampai penjelasan lebih lanjut,” katanya.

Dia mengatakan, jika pasangan Rieke-Teten melakukan pelanggaran administrasi sanksi yang diberikan bukan penghentian kampanye, melainkan teguran.

Menurutnya penghentian kampanye itu termasuk jenis kategori pelanggaran yang berdampak besar pada masyarakat. “Misalnya ada bentrokan. Kalau pelanggaran administrasi teguran saja,” ungkapnya.

Sementara itu juru bicara Tim Sukses Rieke-Teten, Abdi Yuhana mengatakan, pasangan Rieke-Teten hari ini menjalani kampanye terakhirnya di Zona Jabar Timur, yakni Cirebon dan sekitarnya.

“Kami tetap kampanye, karena tidak ada yang menyuruh untuk menghentikan, bahkan kampanye terbuka di Cirebon menghadirkan Megawati,” bebernya.

Seperti diketahui, Panwaslu Jabar merekomendasikan kepada KPU agar melarang pasangan Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki melakukan kampanye di sisa waktu yang ada. Hal itu disebabkan Gubernur DKI Jakarta Jokowi yang menjadi juru kampanye mereka tidak mengantongi cuti dan itu satu kesalahan.

Sumber & Foto : merdeka.com

Hasil Pencarian:

MENUJU JABAR 1 : Hari Ini, KPK Verifikasi Harta Dede Yusuf dan Cecep

February 1, 2013 by  
Filed under Berita Jawa Barat, Jawa Barat Terkini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan verifikasi harta kekayaan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, Rabu (23/1/2013). Kali ini, lembaga antikorupsi itu akan mendatangi kediaman calon gubernur Yusuf Macan Effendi (Dede Yusuf) dan calon wakil gubernur Cecep Nana Suryana Tojib.

“Petugas KPK akan mendatangi kediaman keduanya,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha.

Kediaman Dede beralamat di Jalan Ir Haji Juanda, Nomor 148, RT 003 RW 011, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Sementara Cecep tinggal di Jalan Anggar (BTN Lama) Nomor 27/41 RT 001 RW 05, Keluarahan Karanganyar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Petugas KPK akan mengecek kebenaran antara harta yang dilaporkan keduanya beberapa waktu lalu dengan kondisi pasti di lapangan. Nantinya, hasil verifikasi ini akan diteruskan ke Komisi Pemilihan Umum Daerah. Kelima pasang Cagub dan Cawagub akan diminta mendeklarasikan harta kekayaannya serta menandatangani pakta integritas.

Adapun Dede dan Cecep merupakan calon terakhir yang diverifikasi hartanya oleh KPK. Verifikasi harta calon-calon lainnya sudah dilakukan pada Senin (21/1/2013) dan Selasa (22/1/2013). Dari hasil sementara, diketahui kalau Dikdik Mulyana Arif Mansyur merupakan calon gubernur dengan nilai harta tertinggi. Harta Dikdik mencapai Rp 30,5 miliar dan 99.000 dollar AS.

Sementara Cagub lainnya, yakni Rieke Diah Pitaloka, diketahui memiliki harta Rp 2,7 miliar, kemudian Ahmad Heryawan Rp 4,5 miliar dan 36.000 dollar AS, sedangkan nilai harta Irianto SM Syaifuddin masih dalam pengolahan KPK.

Selain Cagub, KPK sudah melakukan verifikasi harta kekayaan beberapa calon wakil gubernur. Cawagub yang sudah diverifikasi dan diketahui nilai hartanya adalah Deddy Mizwar Rp 27 miliar dan 35.122 dollar AS, Lex Laksamana senilai Rp 7,3 miliar, Teten Masduki sebesar Rp 1,4 miliar, serta Tatang Farhanul Hakim sekitar Rp 5,7 miliar.  (*)

Editor : dar
Sumber : Kompas

Hasil Pencarian:

MENUJU JABAR 1 : Hasil Undian Nomor Kontestan Pilgub Jabar 2013

December 19, 2012 by  
Filed under Berita Jawa Barat, Jawa Barat Terkini

hasil-undian-nomor-kontestan-pilgub-jabar-rev-1Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat resmi mengundi nomor urut setiap pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Hasilnya pasangan incumbent Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar mendapat nomor urut 4. Sedangkan pasangan Dede Yusuf-Lex Laksamana mendapat nomor urut 3.

Sementara pasangan independen, Dikdik Mulyana Arif Mansyur-Cecep NS Toyib mendapat nomor urut 1. Irianto MS Syafiuddin-Tatang Farhanul Hakim nomor urut 2, dan terakhir pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki mendapati nomor urut 5.

Pengundian dilakukan di Auditorium, Sabuga Bandung sekira pukul 20.50 WIB. Selain pejabat KPU Jabar, ratusan pendukung juga tampak mendampingi setiap calon.

Setelah penetapan nomor urut, Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat resmi menutup hasil pengundian tersebut. Dia mengatakan bagi setiap pasangan yang sudah mendapatkan nomor dapat digunakan sebagaimana yang telah ditetapkan yakni.

“Untuk membuat surat suara, keperluan kampanye, dan nomor yang dipasang di TPS,” ungkap Yayat, Selasa (18/12).

Untuk itu, kata Yayat, KPU akan mensosialisasikan nomor yang ditetapkan sesuai dengan nomor 109 ayat 1. Dia juga meminta setelah penetapan dilarang menarik pasangan dalam pencalonan yang sudah dilakukan.

Yayat menyatakan, nomor tersebut akan dipakai di surat suara pencoblosan 24 Februari 2013.

Sumber : merdeka.com

MENUJU JABAR 1 : Dede Yusuf Rahasiakan Iklannya

December 18, 2012 by  
Filed under Berita Jawa Barat, Jawa Barat Terkini

Foto : kompas

Foto : kompas

Calon Gubernur Jawa Barat yang diusung Partai Demokrat Yusuf Macan Effendi atau Dede Yusuf tak hadir dalam penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat periode 2013 – 2018, kemarin.

Dalam acara yang dihelat di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, Jalan Garut, Bandung, hanya pasangan Dede Yusuf, Lex Laksamana yang hadir. Ternyata, ketidakhadiran Dede Yusuf dalam penetapan tersebut karena dia sibuk dengan pembuatan iklan.

Iya, memang tadi saya sibuk bikin iklan dari pagi, jadi tidak sempat datang ke KPU. Kan udah ada Pak Lex yang mewakili,” ungkap Dede kepada wartawan di salah satu markas tim sukses Babarengan di Jalan Laswi, Bandung, Jawa Barat, Senin (17/12/2012) malam.

Namun, Dede enggan menjelaskan iklan apa yang dikerjakannya. Yang pasti, kata dia, iklannya lebih kepada layanan masyarakat. “Rahasia dong, saya enggak mau bocorin, yang pasti dalam pembuatan iklan itu, saya tidak memakai dana APBD,” tegas Dede.

“Intinya begini kita itu harus mengantisipasi momen-momen. Saya pikir yang namanya iklan layanan masyarakat itu wajar-wajar saja, bukan iklan produk kok. Kalau iklan produk saya tidak boleh, kan saya sebagai pejabat negara,” tegasnya.

Dede menyebutkan, hasil pembuatan iklannya itu akan diluncurkan dalam 4-5 hari ke depan. “Tunggu saja, kita lihat saja nanti, saya enggak mau membocorkannya dulu,” tegasnya.

Sumber : kompas.com

Hasil Pencarian:

Next Page »