web analytics

Capres Golkar Bebas Tentukan Siapa yang Jadi Cawapres

September 17, 2013 by  
Filed under Berita, Berita Nasional, Jawa Barat Terkini, Politik

1454186ARb-Idrus-Marham780x390

Ketua Umum Partai Golongan Karya, Aburizal Bakrie (kiri) dan Sekretaris Jenderal Partai Golongan Karya, Idrus Marham menunjukkan nomor urut partai saat Rapat Pleno Pengundian Nomor Urut Partai Peserta Pemilu Anggota DPR dan DPRD 2014 di Kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Senin (14/1/2013). Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan 10 partai politik dan tiga partai politik lokal Aceh lolos menjadi peserta Pemilu 2014. | Sumber: Kompas.com

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham tidak menampik adanya kemungkinan partainya membahas calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Aburizal “Ical” Bakrie dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar. Semua usulan yang masuk menganai cawapres akan menjadi pertimbangan Ical untuk memilih pendampingnya di Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) tahun depan.

Idrus menjelaskan, agenda utama dalam Rapimnas yang akan digelar Oktober nanti adalah melakukan evaluasi kerja politik Partai Golkar. Pembahasannya dikerucutkan pada upaya pemenangan Golkar dalam Pilpres dan pemilihan legislatif (pileg) periode 2014-2019.

“Tema sentralnya pada pemantapan langkah dan strategi pemenangan di pileg dan pilpres. Dalam rapimnas sebelumnya, penentuan cawapres menjadi wewenang capres yang kita usung,” kata Idrus, dalam jumpa pers, di ruang Fraksi Golkar, Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (17/9/2013).

Meski begitu, lanjut Idrus, Golkar akan memerhatikan aspirasi masyarakat yang disampaikan oleh kader-kader Golkar dalam Rapimnas nanti. Menurutnya, pembahasan cawapres dalam Rapimnas Golkar sangat wajar terjadi dan sulit dibendung.

“Misalnya dari Jatim mengajukan Soekarwo dan Khofifah, Kaltim mengajukan Pramono Edhie, ada yang mengajukan Jokowi, Mbak Puan, Mahfud MD, itu akan dipertegas dalam rapimnas. Jadi keputusan diambil setelah memperhatikan aspirasi itu,” tandasnya.

Sebelumnya, Golkar membidik perolehan suara nasional dalam pemilihan umum tahun depan sangat tinggi. Tak tanggung-tanggung, target yang dipatok jauh melebihi target Partai Demokrat dan PDI Perjuangan. Idrus menuturkan, partainya memasang target perolehan suara nasional sekitar 30 persen sampai 35 persen. Target tinggi itu dianggap realistis merujuk pada hasil positif yang diraih dari pemilihan kepala daerah di berbagai tempat.

Sumber: Kompas.com

 

Ojang-Imas unggul pada 29 kecamatan di Subang

September 14, 2013 by  
Filed under Berita, Berita Daerah, Jawa Barat Terkini, Politik, Subang

Pasangan calon Bupati Subang Ojang-Imas (Photo: subang.go.id)

Pasangan calon Bupati Subang Ojang-Imas (Photo: subang.go.id)

Pasangan calon bupati dan wakil bupati incumbent atau petahana Ojang Sohandi-Imas Aryumningsih yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Subang, Jawa Barat, sebagai pemenang pada Pemilihan Umum Kepala Daerah setempat unggul di 29 kecamatan.

Berdasarkan dengan hasil rapat pleno terbuka tentang rekapitulasi hasil perhitungan suara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) yang disiarkan KPU setempat, Jumat, pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Golkar itu unggul di hampir seluruh kecamatan sekitar Subang.

Dari 30 kecamatan yang ada di sekitar Subang, pasangan Ojang/Imas unggul atau meraih suara terbanyak di 29 kecamatan. Sedangkan satu kecamatan yang tidak dimenangkan Ojang/Imas ialah di Kecamatan Sagalaherang.

Di sekitar Kecamatan Sagalaherang, pasangan calon incumbent itu menempati posisi kedua, yakni meraih 5.813 suara, dan suara terbanyak di kecamatan itu diperoleh pasangan Atin Supriatin/Nina Nurhayati dari jalur perseorangan atau independen yang berhasil meraih 5.963 suara.

Sementara itu, dalam Pilkada Subang yang digelar 8 September 2013, pasangan Ojang/Imas unggul di 29 kecamatan seperti di Kecamatan Subang, Cisalak, Kalijati, Pabuaran, Purwadadi, Pagaden, Binong, Ciasem, Pusakanagara, Pamanukan, Jalan Cagak, dan Kecamatan Blanakan.

Selain itu, juga unggul di Kecamatan Tanjung Siang, Compreng, Patokbeusi, Cibogo, Cipunaraga, Cijambe, Cipeundeuy, Legonkulon, Cikaum, Serangpanjang, Sukasari, Tambakdahan, Kasomalang, Dawuan, Pagaden Barat, Ciater, Pusakanagara, serta di Kecamatan Pusakajaya.

Berdasarkan hasil rapat pleno terbuka tentang rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilkada yang disiarkan KPU setempat, pasangan Ojang/Imas ditetapkan sebagai pemenang setelah meraih suara terbanyak.

Pasangan dari PDIP dan Partai Golkar itu memperoleh suara 404.191 suara atau 54,01 persen. Posisi perolehan suara terbanyak kedua pasangan Atin Supriatin/Nina Nurhayati dari jalur perseorangan atau independent yang meraih 108.461 suara atau 14,49 persen.

Disusul pasangan Agus Masykur/Asep R Dimyati dari PKS dan PAN yang meraih 101.668 suara atau 13,59 persen. Kemudian pasangan yang diusung Partai Demokrat Ahmad Juanda/Ade Suhaya meraih 69.332 suara atau 9,26 persen.

Selanjutnya pasangan calon Makmur Sutisna/Asep Muslihat (Partai Hanura dan 13 gabungan partai non parlemen), memperoleh 48.037 suara atau 6,42 persen.

Diposisi perolehan suara terakhir ialah pasangan calon bupati dan wakil bupati Riza Hanafi/Ade Kosasih dari jalur perseorangan yang meraih 16.684 suara atau sekitar 2,23 persen.

Sumber: Antarabogor.com

 

4 Pasang Calon Walikota Tangerang Jalani Tes Kesehatan

208739_deddy-gumelar-alias-miing-dan-suratno-abubakar_663_382Empat pasangan calon walikota Tangerang menjalani tes kesehatan di RSU Tangerang, Senin 15 Juli 2013. Tes dijadwalkan mulai hari ini hingga 21 Juli dan pengumuman hasilnya akan dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota pada 23 Juli 2013.

Ketua KPU Kota Tangerang Syafriel Elain menjelaskan, tes hari ini akan diikuti dua pasangan calon. Dua pasangan lain menyusul hari berikutnya.

Pasangan Harry Mulya Zein-Iskandar dijadwalkan pada pukul 6.30 WIB, sedangkan pasangan Miing-Suratno pada pukul 7.30 WIB.

Hari kedua, pasangan Abdul Syukur-Hilmi Fuad tes pada pukul 6.30 WIB sedangkan Arif Wismansyah-Syahrudin pada pukul 7.30 WIB.

“Pasangan calon walikota ini akan mengikuti tes kesehatan selama 12 jam, dengan 35 tim medis di RSU Tangerang,” kata Syafriel.

Tes kesehatan yang dilaksanakan mulai tanggal 15 sampai 21 juli. Dari hasil tes kesehatan yang dilaporkan oleh IDI tersebut, tanggal 22 akan diadakan rapat pleno dan akan diumumkan oleh KPU Kota Tangerang tanggal 23 Juli 2013.

Berikut partai pengusung para kandidat tersebut. Arief R Wismansyah (Wakil Wali Kota Tangerang)–Sachrudin (Camat Pinang, Kota Tangerang) diusung Partai Demokrat, Partai Gerindra, dan PKB.

Lalu pasangan Abdul Syukur (Ketua DPD Golkar) – Hilmi Fuad (Ketua DPD PKS Kota Tangerang) diusung Partai Golkar dan PKS.

Pasangan Dedy S Gumelar alias Miing (anggota DPR RI)- Suratno Abubakar (Ketua DPD PAN Kota Tangerang) diusung PDI Perjuangan dan PAN.

Pasangan ketiga, Harry Mulya Zein (HMZ/Sekda Kota Tangerang)-Iskandar Zulkarnain (Ketua PPP Kota Tangerang/Anggota DPRD Kota Tangerang) diusung Partai Hanura, PPP dan PKNUI. (vivanews)

Tim Cawalkot Nomor 4 Setuju Sortir Ulang Surat Suara

1806Protes_surat-suaraPerwakilan pendukung nomor 4 Jajang menyetujui jika ada kesepakatan membuat berita acara untuk sortir ulang surat suara. Hal ini disampaikannya di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandung, Jalan Soekarno Hatta, saat puluhan orang pendukung mempertanyakan dugaaan adanya surat suara yang sengaja dicoblos.

“Semua ini juga merugikan kami. Pasangan nomor 4 yang disebut-sebut sengaja ditusuk menunjukkan seperti ada skenario ingin mendiskualifikasi kami. Ini bukan kami yang bikin karena kami tidak punya kekuasaan untuk bermain,” kata Jajang.

Sebelumnya, para pasangan dan tim kampanye pasangan yang bersaing dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2013 mempertanyakan kebenaran kondisi rusaknya surat suara. Mereka mengaku mendengar kabar surat suara rusak akibat ada kesengajaan mencoblos kotak pasangan nomor 4, Ridwan Kamil-Oded M Danial (Rido).

Tidak hanya beberapa pendukung pasangan, calon wali kota nomor 8 Bambang Setiadi, Ketua Tim Advokasi pasangan nomor 5 Ahmad Nugraha, Tim Sukses pasangan nomor 3 Ishak dan semua perwakilan pasangan hadir di KPU. Mereka diterima langsung para komisioner KPU seperti Apipudin, Evie Ariadne Shinta Dewi, Yusi Hasibuan, Rifqy Alimubarok, dan Heri Sapari. (A-199/A-147)***

sumber+foto:pikiran-rakyat.com

Ketua DPD Jabar Hanura Disandera

April 23, 2013 by  
Filed under Jawa Barat Terkini, Politik

kecewa-puluhan-kader-sandera-mobil-ketua-dpd-hanura-jabarPartai politik mayoritas mendaftarkan calon anggota legislatifnya pada injury time atau di hari terakhir pendaftaran, Senin (22/4). Tak ayal, hal ini membuat sibuk petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar. Terbukti meski pendaftaran ditutup pukul 16.00 WIB, namun rekapitulasi persyaratan masih berlangsung hingga malam hari.

Berdasarkan pantauan “GM”, hari terakhir pendaftaran caleg kemarin, diwarnai insiden menyandera mobil yang ditumpangi Ketua DPD Hanura Jabar, Azhar Aung dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu), Fitrun Fitriansyah.

Mobil Ford Escape hitam nopol B 8670 BS disandera oleh puluhan anggota PAC Partai Hanura Kota Bandung usai Azhar mendaftarkan daftar calon sementara (DCS).

Penyandaeraan tersebut diduga karena kecewa atas sikap Azhar Aung yang tidak meloloskan Ketua DPC Hanura Kota Bandung, Tedi Kurniawan sebagai caleg untuk DPRD Jabar.

Menurut Tedi, awalnya ia memang mendaftar menjadi caleg DPR RI. Namun, DPP merekomendasikan agar Tedi dimasukkan sebagai caleg DPRD Jabar. Akan tetapi pihak DPD tidak mencatumkan dirinya dalam DCS DPRD Jabar.

“Ini bukti Azhar tidak menaati fatsun partai. Kami sudah mendaptkan rekomendasi dari DPP, tapi tidak dimasukkan dalam DCS. Kalau alasan saya telat mendaftar, mengapa ada caleg yang baru mendaftar minggu lalu masuk dalam DCS,” kata Tedi.

Sementara itu, saat dikofirmasi wartawan, Azhar Aung mengatakan alasan DPD tidak mendaftarkan Teddy Kurniawan karena belum melengkapi persyaratan.

“Bukan tidak mendaftarkan atau tidak meloloskan, tapi proses tahapan caleg untuk provinsi sudah telat. Ia itu ‘kan daftar ke DPR RI dan belum ada kesempatan untuk lolos. Namun begitu ke provinsi, tahapannya sudah selesai,” kata Azhar.

Keunikan PAN

Sementara itu, pendaftaran caleg PAN Jabar cukup unik. Kedatangan mereka ke kantor KPU diiringi tabuhan kendang yang ditabuh kader perempuan PAN dari pintu masuk Jalan Garut menuju kantor KPU Jabar.

Saat di kantor KPU, Ketua DPW PAN Jabar, Edi Darnadi yang didampingi sejumlah caleg dari PAN langsung menyerahkan berkas pencalegan dari PAN Jabar.

Edi mengatakan dari jumlah bakal calon legislatif dari PAN Jabar, 61 di antaranya caleg laki-laki dan 39 perempuan. Untuk kuota perempuan pihaknya mengaku caleg perempuannya berlebih. Tidak semua calegnya kader PAN tapi ada sekitar 10 persen yang berasal dari profesional atau di luar kader.

“Kader dari luar memang ada, tapi tidak banyak, hanya 10 persen. Itu pun tokoh masyarakat yang dianggap potensial untuk mendongkrak suara partai,” ungkap Edi kepada wartawan.

Dikatakan, pihaknya tidak muluk-muluk menentukan target. Yakni setiap daerah pemilihan mendapatkan satu kursi. “Syukur-syukur dapat 15-30 kursi. Ya alhamdulillah,” katanya.

Edi sendiri diakuinya mendaftar jadi caleg di dapil Bekasi, Karawang, Purwakarta. Selain itu, semua incumbent anggota legislatif DPRD Jabar yang jumlahnya 5 orang kembali nyaleg. Satu di antaranya di DPR RI, yaitu Uum syarif Usman dan sisanya di DPRD Jabar.

sumber :galamedia.com

Agus Hamdani Fokus Urus Pilkada Garut

20130405jbrAgus Hamdani resmi menjadi Bupati Garut setelah dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dalam sidang paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Garut, Jalan Patriot Garut, kemarin.

Ketua DPRD Kabupaten Garut Ahmad Badjuri mengatakan, acara pelantikan dalam sidang paripurna ini terbuka untuk umum. Sidang paripurna, kata Ahmad, hanya mengagendakan pengambilan sumpah jabatan Agus Hamdani menjadi Bupati Garut pengganti Aceng. “Hanya pengambilan sumpah dan jabatan saja,” kata Badjuri. Gubernur Jabar Ahmad Heryawan meminta, agar Agus dapat melaksanakan tugasnya sebagai bupati di sisa masa jabatan ini.

”Saya berpesan kepada Bupati Garut agar lebih fokus pada penyelenggaraan pembangunan yang ditunjang profesionalisme birokrasi, serta political willdemi terciptanya Kabupaten Garut yang lebih baik di masa yang akan datang,” ujarnya. Usai pelantikan, Agus mengaku akan menjalankan tugas sebaik mungkin. Prioritas utama, kata Agus, adalah melanjutkan berbagai program yang telah dirintis oleh bupati sebelumnya, Aceng HM Fikri. ”Langkah awal yang akan saya lakukan, yakni konsolidasi internal yang berkaitan dengan administrasi dan keuangan.

Terlebih, saat ini kepentingan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Garut tengah menanti pencairan dana hibah untuk menunjang kelancaran pemilihan kepala daerah dan pemilihan umum,” katanya. Terpisah, Aceng HM Fikri mengatakan, sangat mendukung atas pelantikan Agus menjadi bupati ini. Dia menyatakan tidak memiliki prasangka buruk kepada penggantinya tersebut.

“Bagaimanapunjuga, AgusHamdani akan melanjutkan masa bakti yang tersisa ini hingga akhir jabatan 2013 nanti. Kami semua harus mendukungnya. Saya sendiri, datang kemari karena diundang. Tidak ada alasan bagi saya untuk menolaknya,” kata Aceng. Usai dilantik, Aceng tampak menyalami Agus yang telah resmi menjabat sebagai bupati. Aceng juga turut memberikan selamat kepada Agus di akhir prosesi pelantikan itu. fani ferdiansyah

Sumber + Foto : koran-sindo.com

PILWALKOT BANDUNG- KPUD Dinilai Tak Konsisten

pilkada bdgTim pemenangan pasangan bakal calon (balon) wali kota dan wakil wali kota dari jalur perseorangan, Budi Setiawan-Rizal Firdaus, menyayangkan kinerja Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bandung.

Mereka menilai KPUD tidak konsisten terhadap aturan yang menjadi landasan tahapan Pilwalkot Bandung 2013. Ketidakkonsistenan itu terlihat ketika surat edaran Nomor 131/KPU-Kota- 011.329135/III/2013 tentang berkas persyaratan administrasi dari pasangan Budi-Riza telah dinyatakan lengkap oleh KPUD. Surat itu ditandatangani Ketua KPUD Kota Bandung Apipudin.

Namun, ada sebuah pernyataan dalam surat itu bahwa persyaratan administrasi pasangan Budi-Riza belum lengkap dan harus disampaikan ke KPUD melalui pokja pencalonan sejak 1–7 April 2013. Padahal, berdasarkan rapat pleno 7 Januari, Keputusan KPUD Nomor 05/kpst/KPUKota- 011.329135/2013 yang ditandatangani ketua KPU menyatakanbalondari jalurperseorangan wajib melengkapi dan memperbaiki surat pencalonan beserta persyaratan pasangan calon perseorangan paling lambat 24 Maret 2013.

”Sehingga apa yang menjadi pegangan KPUD mengubah jadwal yang sudah ditetapkan pada rapat pleno,” kata Ketua Tim Sukses Budi-Riza, Irawan, kemarin. Dia meminta, KPUD merevisi surat edaran yang menyatakan berkas administrasi dapat diberikan pada 1–7 April demi menjaga kepastian hukum agar konsisten pada jadwal tahapan. Ketua KPUD Kota Bandung Apipudin mengatakan, perubahan jadwal tahap ketiga landasan hukumnya adalah hasil rapat pleno KPUD pada 25 Maret 2013. Terkait protes dari tim sukses Budi- Dalton, menurutnya, tidak ada masalah.

“Karena KPUD merasa perubahan dibolehkan dan mengacu pada peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2010,” ucapnya. Pengamat politik UIN Sunan GunungDjatiBandungAsepSaeful Muhtadi mengimbau, KPUD berhati-hati dengan keputusan yang dikeluarkan berupa surat edaran Nomor 131/KPU-Kota- 011.329135/III/2013 pada 26 Maret 2013 tentang Pemberitahuan Hasil Penelitian Persyaratan Administrasi Calon. Sebab, surat edaran itu bisa merugikan pasangan calon lain.

“KPUD harus hati-hati, jangan asal membuat keputusan. Apalagi, sampai merugikan pasangan calon lain,” kata Asep. Saat ini, merupakan tahap pencalonan yang merupakan masa kritis bagi setiap kandidat, baikbakalcalonyangdiusungpartai politik maupun dari jalur independen. “Yang jelas KPUD harus jujur dan obyektif,” ucapnya. Di tempat terpisah, dua bakal calon wali kota Bandung, yakni Ayi Vivananda dan MQ Iswara mengunjungi Kawasan Sentra Rajut di Binong Jati, kemarin.

“Sebelum jadi anggota DPRD Jabar, wakil wali kota Bandung, hingga bakal calon wali kota, saya sudah seperti ini. Dulu membantu keperluan advokasi masyarakat gunung-gunung dan perkotaan untuk melihat seperti apa realitas masyarakat,” kata Ayi. MQ Iswara juga meninjau kirmir rusak di RW 07 Kelurahan Gumuruh, Kecamatan Batununggal. Dalam kunjungan tersebut, balon dari Partai Golkar itu menyoroti Sungai Cikapundung Kolot yang sering meluap ketika hujan deras sehingga warga bantaran sungai terkena dampaknya seperti banjir cileuncang.

“Masih banyak warga membuang sampah ke sungai, selain itu armada pengangkut sampah masih kurang. Setiap hari terdapat 1.600 ton sampah, tapi yang terangkut hanya 1.000 ton, sisanya dibuang ke sungai,” jelasnya. CR-1/ atep abdillah kurniawan/ gita pratiwi

Sumber : koran-sindo.com

Pilkada Bandung Barat : Calon Demokrat Paling Kaya

pilkada-kota-bandung-_130217120909-478Calon Wakil Bupati Bandung Barat dari Partai Demokrat, Kosasih memiliki kekayaan jauh lebih banyak dibandingkan calon lainnya. Harta kekayaan calon yang bersanding dengan calon bupati dari Partai Keadilan Sejahtera, Aep Nurdin mencapai Rp40 miliar.

Harta tersebut berupa aset bergerak, tidak bergerak, giro, dan surat berharga lainnya. Sementara calon lain, Abubakar memiliki kekayaan Rp1,39 miliar, Panji Tirtayasa Rp2,69 miliar, Kusna Sunardi Rp2,84 miliar, Aep Nurdin Rp640 juta, Djamu Kertabudi Rp860 juta, Agus Yasmin Rp4,38 miliar, Erni Rusyani Ernawan Rp12,73 miliar, Samsul Maarif Rp850 juta, dan Yayat T Soemitra Rp18,7 miliar.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) KBB Pokja Pencalonan, Ai Wildani Sri Aidah mengatakan, penyerahan laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) sesuai dengan Surat KPK Nomor B-634/12/- 03/2013 pada 7 Maret 2013. Hal itu diatur dalam ketentuan pasal 74-84 Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2012.

Ada dua model formulir LHKPN yang harus dilengkapi para bakal pasangan calon, yaitu model KPK-A bagi bakal calon yang baru pertama kali membuat laporan kekayaan, dan model KPK-B bagi yang sudah pernah melaporkannya.

“Hasil laporan menunjukkan, jika calon wakil bupati nomor urut dua, memiliki daftar kekayaan terbanyak sampai Rp40 miliar,” tuturnya usai Acara Penandatanganan Naskah Kampanye Damai dan Pengumuman LHKPN Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Pemilukada KBB, di Aula Mapolres Cimahi, kemarin.

Cawabup Kosasih mengaku, melaporkan hartanya apa adanya. Rinciannya, aset tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp25 miliar, harta bergerak berupa kendaraan dan mesin Rp455 juta, dan giro serta surat berharga lainnya Rp7 miliar. Ketua KPUD KBB Asep Mamat meminta, deklarasi damai yang dilakukan seluruh pasangan calon dan simpatisan pendukung bisa dipatuhi. adi haryanto

Sumber : koran-sindo.com

Menuju Bandung 1 : Pasangan Edi Siswadi-Erwan Setiawan Daftar ke KPU

ediPasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang diusung Partai Demokrat Edi Siswadi-Erwan Setiawan mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung, Jln. Soekarno Hatta, Sabtu (16/3) pagi. Pasangan ini tiba setengah jam lebih awal daripada yang direncanakan, yaitu pukul 08.30 WIB.

Edi Siswadi dan Erwan Setiawan yang mengenakan atasan berwarna biru dan celana hitam ini, diantarkan oleh ratusan pendukungnya. Mereka kemudian menyerahkan berkas-berkas dukungan yang disyaratkan oleh PKPU No. 9 tahun 2012 mengenai Pedoman Teknis Pencalonan.

Ketua Pokja Pencalonan KPU Kota Bandung Evi Ariadne menuturkan, terdapat beberapa berkas dari pasangan ini yang kurang lengkap. Mereka dipersilahkan untuk melengkapi kekurangan tersebut hingga 24 Maret 2013.

“Dokumen dukungan dari tujuh parpol pendukung sudah lengkap, tapi ada beberapa dokumen yang belum masuk seperti tidak sedang mengalami pailit, tidak sedang memiliki hutang, dan beberapa dokumen lain,” kata Evi, ketika ditemui “PRLM” usai pendaftaran.

Evi juga menuturkan, meskipun Edi sudah melengkapi dokumen laporan kekayaan, namun Erwan belum melengkapinya.

“Ijazah juga demikian. Edi sudah memberikan ijazah S3 tapi belum dilegalisir, sedangkan Erwan belum. Ada juga kekurangan dokumen administratif lainnya,” kata Evi.

Selain itu, kata Evi, hingga saat ini surat pengunduran diri Erwan Setiawan yang menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Bandung juga belum dikantungi KPU. “Seharusnya hari ini sudah diberikan, bertepatan dengan pendaftaran,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Erwan mengatakan bahwa dirinya belum tahu. “Bingung apakah surat pengunduran diri itu diberikan saat pendaftaran atau penetapan calon, tapi tidak ada masalah, akan segera kami urus,” ucap Erwan.

Hingga saat ini, Erwan juga belum mengetahui siapa Plt Ketua DPRD yang akan ditunjuk menggantikan dirinya selama cuti mengikuti Pilwalkot Bandung 2013. “Mungkin salah satu dari wakil yang ada, nanti akan kami bahas dalam rapat Bamus,” tuturnya. (A-175/A-107)***

Sumber + Foto : pikiran-rakyat.com

LSI prediksi Pilgub Jabar satu putaran

February 25, 2013 by  
Filed under Berita Jawa Barat, Jawa Barat Terkini

prediksi-lsiLembaga Survei Indonesia (LSI) memprediksi Pilgub Jabar 2013 akan berlangsung satu putaran. Pasangan Ahmad Heryawan – Deddy Mizwar yang meraih 33,19 persen dianggap sulit untuk dikejar pesaingnya Rieke Diah Pitaloka – Teten Masduki.

Dalam quick count tersebut pasangan yang diusung PDIP meraih 27,5 persen.

“Kami dari lembaga survei menyatakan bahwa Aher-Dedy akan memenangi Pilgub Jabar, dan berlangsung satu putaran,” ujar Direktur Riset, Hendro Prasetyo di Hotel Savoy Homan, Bandung, Minggu (24/2).

Untuk diketahui, dalam peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar bahwa kandidat yang dinyatakan menang meraih 30 persen plus satu.

Menurutnya, badai PKS yang mendera Presiden Luthfi Hasan Ishaq tidak terlalu mempengaruhi hasil pada dulang suara pasangan nomor urut 4 tersebut. Ditambah popularitas Deddy Mizwar yang tidak bisa dianggap sebelah mata.

“Jadi Aher memang tidak salah pilih menggaet Deddy. Deddy itu saat belum diusung untuk jadi Cawagub saja sudah banyak pendukungnya,” katanya.

Belum lagi Incumbent yang satu sisi bisa menguntungkan. “Iklan-iklan Aher kan gencar ditayangkan di media televisi nampaknya memberi pengaruh tingkat keterpilihan Ahmad Heryawan – Deddy Mizwar,” tegasnya.

Dalam survei tersebut, Dede Yusuf dan Lex Laksamana ditempatkan diurutan nomor 3 dengan 25,43 persen. Diurutan empat ada Yance dan Tatang 11,89 persen. Sementara paling buncit Dikdik-Toyib 1,99 persen.

“Dalam survei tersebut tingkat partisipasi sebesar 65,94 persen,” jelasnya.
Sumber: Merdeka.com

Next Page »