web analytics

Gubernur Jabar minta Persib juarai Menpora Cup

September 20, 2013 by  
Filed under Berita Jawa Barat, Jawa Barat Terkini, Persib

GL8Fr3iUbLPersib Bandung akan bertarung dalam turnamen Menpora Cup mulai hari ini. Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), meminta Persib Bandung menjuarai turnamen tersebut.

“Kita sebagai orang Jawa Barat, pengin Persib menang, juara atuh sekali-sekali,” kata Aher kepada Sindo, Jumat (20/9/2013).

Jika juara pada Menpora Cup, itu akan jadi obat bagi bobotoh karena Persib gagal jadi juara ISL musim ini. Padahal target juara selalu dicanangkan Persib dalam beberapa musim terakhir.

“Kalau jadi juara, itu pengobat buat gelar ISL yang lepas. Kemarin kita berharap runner up, kan enggak (terwujud) juga,” ungkapnya.

Meski begitu, Aher menyebut Persib memberi kesan manis di akhir musim setelah berhasil menaklukkan Persiwa Wamena dengan skor 3-2. Padahal selama ini Persiwa sulit dikalahkan jika main di kandangnya.

“Mudah-mudahan tahun depan Persib juara satu ISL, di Menpora Cup juga kesatu,” harap Aher.(sindonews.com)

954 Sekolah Masih Gunakan Kurikulum Lama

July 17, 2013 by  
Filed under Jawa Barat Terkini, Pendidikan

kurikulumSebanyak 954 sekolah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum menerapkan pola pengajaran Kurikulum 2013 yang ditetapkan pemerintah.

Hal itu disebabkan beberapa faktor, di antaranya ketidaksiapan pengajar dan prasarana pendukung, seperti buku guru, buku siswa, termasuk rapor yang berbeda dibandingkan kurikulum lama. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga KBB Agustina Piryanti merinci, sekolah yang sudah melaksanakan Kurikulum 2013 yaitu 10 sekolah jenjang SD, 4 SMP, 3 SMK, dan 8 SMA. Sementara, sekolah yang belum menerapkan kurikulum baru yakni692sekolahjenjangSD, 152 SMP, 73 SMK, dan 37 SMA.

Jumlah itu sudah termasuk sekolah negeri dan swasta. ”Sekolah yang sudah menerapkan Kurikulum 2013 di KBB adalah sekolahsekolah eks rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) dan sekolah standar nasional,” tutur Agustina. Dia mengatakan, pemerintah pusat menargetkan seluruhsekolah sudah menerapkan kurikulum baru pada tahun ajaran 2016/2017. Jadi, selama dua tahun ke depan penerapan Kurikulum 2013 di KBB dilakukan bertahap, termasuk pembenahan guru dan sarana prasarana.

Dia mengatakan, Disdikpora mengambil langkah untuk mempersiapkan agar sekolah dapat menerapkan kurikulum baru, salah satunya melalui persiapan pembinaan teknis tenaga pendidik bekerja sama dengan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP). Kepala SMPN 1 Lembang Wawan Kuswandi mengaku, sekolahnya merupakansalahsatudari empat SMP di KBB yang sudah menerapkan Kurikulum 2013.

Dia menilai tidak ada perbedaan mencolok, baik guru maupun murid kelas 7 sudah siap dan mulai beradaptasi dengan pola pelajaran baru. (koran-sindo)

5.316 Desa Dapat Bantuan Rp100 Juta

Ahmad Heryawan  l bogornews.com

Ahmad Heryawan l bogornews.com

Sebanyak 5.316 desa di Jawa Barat mendapatkan bantuan masing-masing Rp100 juta. Bantuan itu diserahkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menggelontorkan sejumlah bantuan dalam rangkaian Puncak Acara Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-10 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-41 Provinsi Jabar 2013, di Lapangan Upakarti Pemkab Bandung, kemarin.

Gubernur juga menyerahkan bantuan revitalisasi pos pelayanan terpadu (posyandu) dan Pokja Desa/Kelurahan masing-masing sebesar Rp1 juta kepada 49.577 Posyandu dan sebesar masingmasing Rp2,5 juta kepada Pokjanal Posyandu Kecamatan.

Pada acara yang sama, Gubernur juga memberikan bantuan penunjang kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), kepada 13 kabupaten/ kota, masing-masing sebesar Rp75 juta. Kemudian, dana bantuan penunjang kegiatan Bakti Siliwangi manunggal Satata Sariksa (BSMSS) kepada 23 kabupaten/ kota masing-masing sebesar Rp70 juta. Gubernur juga memberi bantuan penunjang kegiatan BBGRM kepada 26 kabupaten/ kota masing-masing sebesar Rp70 juta.

“Semua itu guna menunjang penguatan pembangunan desa dalam kerangka menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan Jawa Barat,” tutur Heryawan di hadapan ribuan hadirin yang memadati lapangan acara. iwa ahmad sugriwa

sumber:koran-sindo.com

Objek Wisata Maribaya Diserahkan ke Swasta

April 25, 2013 by  
Filed under Jawa Barat Terkini, Pariwisata

P9030064Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) sedang mempersiapkan draf perjanjian kerja sama (PKS) pengelolaan objek wisata Maribaya.

Hal tersebut sebagai tindak lanjut Memoraundum of Understanding (MoU) yang sudah ditandatangani oleh pemkab dan PT Akurasi Kuat Mega Indonesia selaku investor yang menanamkan modal untuk pengelolaan Maribaya selama 30 tahun ke depan. “Saat ini draf PKS itu sudah memasuki finalisasi dan segera akan ditandatangani kedua belah pihak,” tutur Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemda KBB Yadi Azhar kepada KORAN SINDOdi Ngamprah, kemarin.

Menurut dia, ketika perjanjian kerja sama sudah ditandatangani maka pihak ketiga sudah boleh melakukan aktivitas pembangunan dan pengelolaan di Maribaya. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar)KBB Asep Ilyas menambahkan, selama draf PKS belum ditandatangani maka pengelolaan Maribaya masih dilakukan oleh Pemkab Bandung Barat. Saat ini ada 25 pegawai dan 106 pedagang yang belum ditarik dari Maribaya. Nantinya, jika pengelolaan sudah sepenuhnya dilakukan pihak ketiga, seluruh personel tenaga honorer lepas akan diserahkan ke pihak pengelola. Semua keputusan ada di manajemen pengelola.

Namun untuk pedagang, Disbudpar meminta pedagang eksisting diprioritaskan untuk kembali berjualan. Asep mengatakan, kendati sudah diserahkan pengelolaannya kepada pihak swasta pihaknya tetap akan melakukan pengawasan. Sebab, dari total 30 tahun dikerjasamakan, setiap lima tahun dilakukan evaluasi terkait kerja sama yang dilakukan. ● adi haryanto

sumber:koran-sindo.com

Longsor di Puncak, 6 Tewas Tertimbun

January 16, 2013 by  
Filed under Berita Daerah, Bogor, Jawa Barat Terkini

JABAR HLHujan deras yang mengguyur wilayah Bogor sejak Selasa (15/1) dini hari mengakibatkan tebing setinggi 40 meter longsor.

Tanah longsor menimpa tiga rumah dan masjid di Kampung Legok Bagong,RT 06/02, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, kemarin pagi.Akibatnya enam orang tewas tertimbun. Para korban yaitu Haris, 55, Hendi, 12, Karminah alias Inem, 45,Roni,17,Robi,15,dan Ita,11.Sedangkan korban lukaluka yakni Udin,60,dan Ira,12.

Bencana itu terjadi saat penghuni rumah hendak beraktivitas dan sebagian lagi masih tidur.“Tiba-tiba terdengar suara gemuruh dan langsung menimbun rumah mereka,” ujar Wawan, 54, kerabat Maman, 48, (ayah dan istri dari Roni,Robi,Ita,dan Inem) yang rumahnya tak jauh dari lokasi.

Lebih lanjut dia menjelaskan, saat kejadian Maman tidak berada di rumah karena sedang bekerja sebagai sopir mobil boks dari Cipanas ke Jakarta.“ Saat itu juga saya langsung menghubungi Maman agar segera pulang tanpa memberi tahu apa yang terjadi.” “Setelah Maman tiba di lokasi baru saya beri tahu bahwa istri dan tiga anaknya tewas tertimbun,” imbuh Wawan.

Berdasarkan pantauan SINDO, proses evakuasi yang dilakukan tim gabungan Search and Rescue (SAR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, BNPB, polisi, dan TNI berhasil mengevakuasi jasad Hendi dan Haris terlebih dahulu pada pukul 07.00 WIB. Sedangkan jenazah Inem,Robi, Roni,dan Ita berhasil ditemukan di bawah timbunan tanah dan puing bangunan sekitar pukul 13.00 WIB.

Para korban ditemukan secara terpisah dengan posisi sebagian besar tertelungkup. Kepala BPBD Kabupaten Bogor Yos Sudrajat mengaku, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait dalam penanganan musibah bencana longsor ini.“Yang jelas saat ini kita lakukan tanggap darurat dan melakukan evakuasi korban tewas maupun luka-luka. Setelah itu baru kita petakan dan langkah apa saja yang mesti dilakukan agar tidak terjadi longsor susulan,”katanya.

Menurutnya, proses evakuasi sempat terkendala dengan kondisi medan yang terjal sehingga menyulitkan tim SAR dalam melakukan pencarian korban.“Jadi evakuasi dilakukan secara manual tanpa bantuan alat berat karena lokasi longsor sendiri berada di bawah tebing,”imbuh Yos.

Kepala Desa Cipayung Cucu Budiawan mengatakan, sebelumnya di lokasi tersebut tidak terjadi longsor. Pihaknya menduga longsor kali ini disebabkan sistem drainase bangunan vila yang ada di atasnya tidak berjalan. “Hasil pengamatan kita dan keterangan warga, longsor terjadi karena selokan di vila yang berada di atas pemukiman penduduk mampat karena sampah sehingga air meluap dan merembes ke tanah,”papar Cucu.

Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturahman mengaku akan segera mengevaluasi keberadaan vila atau bangunan-bangunan di kawasan Puncak yang rawan longsor.“Ketika terjadi seperti ini,mestinya seluruh penghuni yang memiliki bangunan di area rawan longsor bertanggung jawab untuk mencegah bencana,” katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan akan segera merelokasi warga yang masih tinggal di area rawan longsor.“Setelah itu,kami akan mengkaji kelengkapan surat-surat kepemilikan tanah dan bangunan, apakah perlu ganti rugi atau tidak,itu biar pemkab yang menanganinya, ”ungkapnya.

Kapolsek Megamendung AKP Dikdik Kurnianto mengatakan, sementara ini pihaknya masih fokus melakukan evakuasi. Sedangkan mengetahui penyebab longsor masih dalam penyelidikan.“Kita masih mintai keterangan sejumlah saksi, baik warga sekitar maupun pemilik bangunan yang berada di atas kenapa tebingnya tidak difondasi. Padahal di bawah banyak rumah,”katanya. haryudi
Sumber : seputar-indonesia.com

Sejumlah Ruas Jalan Tergenang di Ciamis

December 28, 2012 by  
Filed under Ciamis, Jawa Barat Terkini

Foto : seputar-indonesia

Foto : seputar-indonesia

Hujan deras yang mengguyur Kawasan Ciamis dan sekitarnya membuat sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Ciamis digenangi banjir cileuncang, kemarin. Kondisi tersebut dikeluhkan pengguna jalan dan warga di sekitar genangan. Warga meminta Pemkab Ciamis segera melakukan perbaikan drainase di sejumlah lokasi, karena keberadaan drainase yang sudah tidak berfungsi optimal dinilai sebagai salah satu penyebab terjadinya banjir cileuncang setiap terjadi hujan deras.

”Terus terang, setiap turun hujan deras kami merasa direpotkan dengan banyaknya genangan air di sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Ciamis,” kata Hendi, 29,pengguna sepeda motor. Rahmat, 43, warga Jalan Jenderal Soedirman, mengaku, setiap turun hujan kawasan perempatan Tonjong antara perempatan Jalan Siliwangi dan Jalan Jenderal Soedirman kerap menimbulkan genangan banjir air cileuncang.

Sementara itu, berdasarkan pantauan SINDO, akibat hujan deras, sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Ciamis tergenang. Di antaranya di perempatan Jalan Siliwangi dan Jalan Jenderal Soedirman, Jalan Ahmad Yani Ciamis di kawasan Panoongan, di Jalan Raya Iwa Kusuma Soemantri depan PDAM Ciamis, di Jalan Cipto Mangunkusimo di Kawasan Gayam dan Perempatan dekat Makodim Ciamis.

Direktur Pemerhati Perkembangan Pembangunan dan Partisipasi Masyarakat Kabupaten Ciamis Indra Maulana mengaku, sudah bosan menyampaikan keluhan warga terkait cileuncang di sejumlah ruas jalan di Ciamis. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur menargetkan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana alam mencapai 67% pada 2013 dengan menggunakan anggaran sebesar Rp6,4 miliar.

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur Asep Suhara mengatakan, dalam pelaksanaannya nanti, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait. ”Untuk jumlah kasus bencana yang terjadi selama 2012 ini, memang banyak di bandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun, skalanya kecil,”ujarnya. Berdasarkan data yang dimiliki BPBD Cianjur, selama Januari – September 2012, tercatat telah terjadi 72 peristiwa bencana alam.

Di antaranya, enam peristiwa angin puting beliung, banjir dan banjir bandang empat kejadian serta kebakaran sekitar 49 kejadian. ”Sisanya merupakan bencana tanah longsor. Peristiwa ini merata terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Cianjur, yang menjadi titik rawan bencana, seperti daerah selatan dan utara Cianjur,”ungkapya. ujang marmuksinudin/ ricky susan

Sumber : seputar-indonesia.com

PRESIDEN SBY : Aceng Fikri “TAK BERETIKA”

December 7, 2012 by  
Filed under Berita Daerah, Garut, Jawa Barat Terkini

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta semua pihak tidak menganggap sepele kasus Bupati Garut Aceng HM Fikri.

Menurut Presiden, kasus Aceng yang menikah siri dengan Fany Octora,18, dan menceraikannya empat hari kemudian merupakan tindakan yang melanggar etika dan norma- norma kepatutan.Apalagi kasus ini telah menyita perhatian masyarakat luas dan harus segera cepat diselesaikan.

”Saya sudah menyampaikan arahan baik kepada Mendagri, Gubernur Jawa Barat.Tapi melalui Menteri Sekretaris Negara, sampaikan lagi agar penanganannya dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, cepat, tepat, dan adil,” ujar Presiden SBY saat membuka rapat terbatas di Kolinlamil,Jakarta, kemarin. Pernyataan Presiden yang mengungkapkan kekecewaannya terhadap Aceng disampaikan saat memberikan arahan dalam rapat terbatas bidang ekonomi.

Dalam catatan SINDO, pernyataan Presiden yang menyikapi penyimpangan moral terhadap kepala daerah baru kali ini diungkapkan ke publik dalam sebuah forum resmi kabinet. Menurut Presiden, negeri ini memiliki etika, tata karma, dan norma kepatutan. Nilai-nilai itu perlu dilakukan oleh semua orang, utamanya bagi para pemimpin dan pejabat pemerintahan.

Kasus ini juga harus dituntaskan, sehingga membawa keadilan bagi kaum perempuan. ”Saya minta ditangani dengan tepat, tuntas tetapi tidak perlu secara emosional namun mendidik. Dan itu memberikan ketegasan pada semua bahwa norma, etika, dan tata krama perlu ditegakkan di negeri tercinta ini,”tuturnya.

Sementara itu, Aceng enggan menanggapi pernyataan Presiden SBY yang menilainya telah melanggar etika. Aceng pun tidak mau mengomentari instruksi SBY kepada Mendagri yang harus terus memberikan laporan terkait kelanjutan proses penanganan kasus pernikahan kilatnya.”Saya tidak mau mengomentari hal itu,” kata Aceng usai memberikan klarifikasi terkait perkawinan kilatnya dengan Fany Octora terhadap tim Pansus DPRD Kabupaten Garut di Gedung Badan Koordinasi Pembangunan Wilayah IV Priangan,tadi malam.

Aceng mengatakan, semua persoalan dan proses yang sedang dijalani telah diserahkan penuh kepada kuasa hukumnya, Ujang Suja’i Toujiri. Aceng pun memilih bungkam ketika ditanya mengenai agenda pemberian klarifikasi terhadap tim Pansus. Ketua Tim Pansus DPRD Kabupaten Garut Asep Lesmana Ahlan menuturkan, apa yang disampaikan Aceng telah memenuhi informasi yang diperlukan timnya.

Kendati demikian, politisi Partai Demokrat ini mengaku tidak dapat membeberkan hasil dari agenda pemberian klarifikasi tersebut. ”Mohon maaf, hasilnya tidak bisa disampaikan saat ini. Itu permintaan Bapak Bupati langsung. Karena apa yang diperiksa, apa yang ditanyakan, itu masalah pribadi. Secara umum, tim sudah puas dengan apa yang sudah disampaikannya. Namun sekali lagi mohon maaf,hasilnya baru bisa disampaikan secara terbuka saat Pansus memberikan laporannya di paripurna nanti,”ujar Asep.

Dia mengungkapkan, Aceng sangat kooperatif saat dicecar pertanyaan oleh anggota Pansus.Pihaknya pun memastikan pada pertemuan tertutup itu Aceng tidak melakukan intimidasi terhadap proses investigasi yang dilakukan oleh timnya. ”Tidak pernah ada kontrak. Tidak ada pengaruh-memengaruhi. Kami menjalankan tugas sebagai Pansus seadiladilnya. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini bisa bermanfaat untuk menyelesaikan semua kasus-kasus di Garut,” ucapnya.

Dari pertemuan itu juga, lanjut Asep,agenda tim Pansus untuk memintai keterangan Aceng telah cukup.Apa yang disampaikan sudah memenuhi unsur investigasi tim.”Agenda Pansus akan terus berlanjut. Tidak ada yang bisa menghentikan di tengah-tengah proses,” kata Asep. Sejumlah agenda Pansus setidaknya akan berlangsung selama 14 hari ke depan terhitung Rabu (5/12) lalu.

Di antaranya adalah meminta keterangan dari sejumlah saksi pernikahan Aceng-Fany, berkonsultasi dengan pakar hukum tata negara,pengadilan agama, Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Garut, Gubernur, DPR RI,hingga Mendagri. Selain agenda untuk memintai keterangan Aceng, kemarin tim Pansus juga dijadwalkan telah mengundang para saksi pernikahan.

Namun hingga petang hari, sejumlah saksi yang diundang ke Gedung DPRD Kabupaten Garut itu tidak kunjung datang. ”Saya sendiri belum mengetahui apa alasan mereka tidak datang. Mereka tidak mengonfirmasikannya. Undangan untuk memintai keterangan mereka perlu dijadwal ulang,”ujar Asep.

Seperti diketahui,sebelumnya Asep mengungkapkan timnya akan melakukan investigasi terkait perkawinan kilat Bupati Aceng HM Fikri dengan mantan istri sirinya, Fany Octora, beberapa waktu lalu. rarasati syarief / fani ferdiansyah

Sumber:seputar-indonesia.com

Empat Rumah Warga Ambles di Kabupaten Bandung Barat

Foto:seputar-indonesia.com

Empat rumah warga di Kampung Cinangsi, RT1/2, Desa Karangtanjung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) rusak dan ambles.

Kondisi itu disebabkan oleh longsor.Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena para pemilik rumah sempat menyelamatkan diri,namun perabotan rumah tangga termasuk pakaian yang ikut terbawa longsor. Rumah warga yang mengalami rusak itu milik Suparman, 58, yang didiami 5 orang; Jaja,55 ditempati 3 orang; Oman,55 ada 3 orang; dan Jalil, 35 terdiri dari 3 orang.Rumah mereka ambles akibat tanahnya mengalami longsor.

Tinggi tebing tanah yang longsor mencapai 100 meter dan berada di atas Kali Cililin.Walau tidak ada korban,namun kerugian materi akibat peristiwa ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Suparman mengatakan,peristiwa longsor yang merusak rumahnya terjadi sebanyak dua kali.Pertama pada Minggu (18/11) malam dan yang kedua terjadi pada Senin (19/11) petang sekitar pukul 16.00.

Penyebab longsor adala hujan yang turun terus menerus setiap hari, dan kondisi tanah di dekat rumahnya yang merupakan tebing sehingga rawan mengalami longsor. ”Awalnya antara bibir tebing dengan tembok rumah saya jaraknya sekitar lima meter. Sekarang tidak terlihat karena tanah yang amblas dan longsor itu tepat menghancurkan bagian dapur,”kata Suparman saat ditemui SINDO di lokasi kejadian,kemarin.

Istri Jalil, Ika,20, menerangkan pada saat longsor yang pertama sempat membuat ia suami dan anaknya panik.Itu dikarenakan peristiwanya terjadi saat tengah malam saat itu dia dan keluarganya sedang tertidur pulas. Dia terbangun setelah mendengar suara gemuruh dari tanah yang mengalami longsor. Seketika dirinya membangunkan suami dan membawa anaknyakeluarrumah.” Hanya beberapa menit saya keluar rumah tiba-tiba rumah saya roboh,” ujar Ika yang harus rela rumah semi permanen miliknya berukuran 7×6 meter hancur dan tidak bisa ditempati lagi.

Ditemui terpisah, Kepala BadanPenanggulanganBencana Daerah (BPBD) KBB Maman Sulaiman mengatakan,sudah mengirimkan bantuan logistik kepada warga yang menjadi korban. Sedangkan untuk upaya penanganan, pihaknya sudah melakukan studi lapangan ke. tebing yang mengalami longsor harus di beronjong.

Pihaknya pun tidak merekomendasikan tempat itu dijadikan hunian karena rawan terjadi lagi longsor. ”Pilihannya warga harus direlokasi,tapi kami sedang berkoordinasi dengan aparat kewilayahan apakah ada tanah carik yang bisa dipakai relokasi atau tidak,” kata Maman. adi haryanto

Sumber:seputar-indonesia.com

Rusunawa Batujajar Diresmikan – Disambut Antusias Pekerja Industri

Foto:tataruangindonesia.com

Pemkab Bandung Barat akan meresmikan Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) Batujajar pada Januari 2013.Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Anugrah mengatakan, saat ini pembangunan rusunawa yang memiliki 87 hunian ini sudah hampir selesai, dan tinggal tahap akhir seperti pemasangan instalasi listrik, air,dan penataan lahan parkir.

“Jika tidak ada kendala berarti, Januari 2013 rusunawa pertama di KBB ini akan diresmikan,” kata Anugrah kepada SINDO di Batujajar,kemarin.Menurut dia, dengan sisa dua bulan ke depan, pihaknya optimistis rusunawa bisa selesai sebelum waktu peresmian. Nantinya, Rusunawa Batujajar akan menjadi hunian sewa bagi kalangan pegawai industri yang berada di kawasan Batujajar, Cimareme, Padalarang, dan Ngamprah.

Bukan hanya meresmikan Rusunawa Batujajar,DinasCipta Karya jugasedangmencarilahan baru untuk pembangunan rusunawa twin block kedua di Kabupaten Bandung Barat (KBB).Ini dilakukan karena Rusunawa Batujajar yang pembangunannya sudah hampir beres tapi belum digunakan,sudah banyak diminati. “Pembangunan rusunawa pertama di KBB ini dianggap berhasil, sehingga Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) akan kembali memberikan bantuan pembangunan rusunawa berikutnya. Hanya saja sampai saat ini kami masih mencari lahannya,”ujarnya.

Karena itu, Pemkab Bandung Barat sudah mengusulkan ke Pemprov Jabar untuk bersama-sama menyediakan lahan yang diminta.Kemenpera hanya membantu mengenai pembiayaan pembangunan, sedangkan pengadaan lahannya ditanggung oleh pemerintah daerah. Anugrah mengatakan, sebenarnya ada lahan seluas satu hektare yang menjadi incarannya. Akan tetapi, pihaknya belum mau menyebutkannya karena khawatir ketika tahu lahan tersebut akan dibeli pemda harganya akan naik.

Anugrah mengatakan, saat ini sedang dilakukan penyusunan perda terkait dengan mekanisme sewa Rusunawa Batujajar.Kajian tersebut dilakukan oleh Pemprov Jabar mengingat rusunawa ini adalah milik Pemprov Jabar. Hanya saja, dirinya berharap dalam pembahasan perda ini, Pemkab Bandung Barat juga dilibatkan mengingat secara kewilayahan rusunawa ini ada di KBB. Jika memungkinkan, kata Anugrah, KBB akan memohon pengelolaannya supaya bisa dilakukan oleh Pemda KBB.

Hal ini dimaksudkan agar KBB juga mendapatkan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) dari penyewaan rusunawa ini. Sebab, nantinya rusunawa ini akan disewakan dengan tarif per bulan dan maksimal satu keluarga menempatinya selama tiga tahun. Itu dengan asumsi jika di tahun keempat mereka sudah bisa mencicil rumah sendiri. “Rusunawa ini nantinya hanya tempat transit karena jika sudah mempunyai rumah sendiri, mereka diwajibkan untuk pindah,”ucapnya.

Hal ini sesuai dengan tujuan pembangunan rumah susun sewa yang merupakan salah satu alternatif pemecahan masalah kebutuhan perumahan. Sebab, pembangunan rumah susun dapat mengurangi penggunaan tanah, membuat ruang-ruang terbuka kota yang lebih lega.

Rusunawa Batujajar dibangun di atas lahan seluas 5.680 meter persegi terdiri dari satu twin block sebanyak tujuh lantai dan memiliki sebanyak 87 unit hunian tipe 27. adi haryanto

sumber:seputar-indonesia.com

Kang Yance Terima SK Cagub Malam Ini

Foto:kangyance.com

Irianto MS Syafiuddin alias Yance akan menerima SK penetapannya sebagai calon gubernur resmi dari Partai Golkar Jawa Barat malam ini. SK rencananya akan diserahkan pukul 21.00 WIB oleh Sekjen Partai Golkar Idrus Marham di kantor DPD Golkar Jabar Jalan Maskumambang, Kota Bandung.

Namun dipastikan tak ada deklarasi pasangan seperti isu yang berseliweran di kalangan wartawan. ”Untuk deklarasi masih belum lah, kan baru penetapan cagub,” ujar Yance saat dihubungi SINDO, kemarin. Saat ini Yance mengaku belum memiliki nama calon pendamping dirinya.

Kemarin Yance dipanggil Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie ke rumahnya. Oleh Ical,Yance diperintahkan mencari tiga nama calon pendampingnya dalam pilgub 2013. Sebelumnya diberitakan SINDO,tiga nama yang disebutsebut akan mendampingi Yance. Mereka yakni anggota DPR RI Nurul Arifin dan Tantowi Yahya, serta Herman Sutrisno, Wali Kota Banjar.

Namun ketika diminta konfirmasinya kemarin, kembali Yance mengaku belum mengantongi nama. ”Saya diminta tiga nama untuk posisi wakil gubernur,nanti oleh DPP akan digodog lalu ditetapkan. Mudah- mudahan secepatnya bisa (ada nama),”ujar Yance. Namun ia memastikan nama calon pendampingnya akan segera muncul sehingga paling lambat bulan ini sudah ada deklarasi pasangan dari Golkar. ”Pokoknya sebelum pendaftaran (calon ke KPU) sudah ada deklarasi,”ungkap Yance.

Wakil Sekretaris DPD Golkar Jabar Pulihono mengatakan pemanggilan Yance ke rumah Ical karena yang bersangkutan tak datang saat penetapan oleh DPP, Jumat (12/10) malam. Adapun penyerahan SK penetapan cagub sendiri akan dihadiri oleh beberapa anggota DPR perwakilan Golkar Jabar,anggota DPRD Jabar,seluruh Ketua DPC Golkar, anggota Dewan Pembina, dan tentunya para simpatisan partai pohon beringin itu.

Sama seperti Yance,Pulihono tak menyebut tiga nama calon pendamping ketuanya itu. Namun,kata Pulihono,ada kriterianya. ”Harus ada chemistry, visi dan misi sama,serta nilai plus untuk pemenangan partai,”kata Puli. Apakah berarti kriteria yang dimaksud adalah artis beken dengan fan relatif banyak ? Puli menjawab diplomatis.

Yang jelas, kata dia, saat ini Golkar ingin sekali menjalin kerja sama dengan PDIP. Ia merujuk Provinsi Banten antara Ratu Atut (Golkar) dan Rano Karno (PDIP) yang menurutnya merupakan formasi kuning merah yang solid.”Fakta membuktikan Golkar dan PDIP solid, insya Allah bisa bersama,” kata Puli.

Sementara itu, pekan depan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Akan menentukan pasangan calon wakil gubernur pendamping Dede Yusuf.Calon wakil gubernur itu akan dituangkan dalam surat keputusan tentang Dede Yusuf sebagai Calon Gubernur Jabar incumbment untuk Pilgub Jabar 2013.

”Siapa pendamping saya? Insya Allah minggu depan diumumkan, soalnya sudah ada tanda-tanda,”ucap Dede di sela kunjungan kerjanya ke Majalengka dalam rangka Gebyar Sosial PNPM Mandiri dan Peninjauan Lokasi Pembangunan Bandar Udara Kertajati, kemarin.

Namun Dede tidak menyebutkan, tanggal berapa tepatnya SK tersebut dikeluarkan termasuk nama pendamping serta dari partai mana yang akan ditunjuk.Dijelaskan oleh Juru Bicara Macan Center Adang D.Bokin,SK Dede Yusuf sebagai Cagub Jabar 2013, secara otomatis merangkap dengan pasangannya. ”Berbeda dengan partai lain yang menentukan calon gubernurnya terlebih dahulu,”ucap Adang, dalam kesempatan yang sama.

Namun soal calon pendamping Dede Yusuf,menurutnya tidak tidak akan jauh dari lima nama yang telah diajukan Macan Center.Kelima nama itu adalah Anna Sophanah (Bupati Indramayu), Herman Sutrisno (Walikota Banjar), Aang Hamid Suganda (Bupati Kuningan), Rieke Diah Pitaloka (Anggota DPR RI), dan Lex Laksamana (Sekda Pemprov Jabar).

Namun dari kelima nama tersebut, lanjut dia, peluang Anna Sophanah dan Herman Sutrisno kini menyempit untuk menjadi pendamping Dede Yusuf. Pasalnya, DPP Partai Golkar sudah menentukan Calon Gubernurnya untuk Jawa Barat, yakni Irianto MS Syafiuddin (Yance). ”Kan kecil kemungkinannya satu partai mengusung dua calon untuk pasangan berbeda. Artinya, probabilitas Bu Anna dan Pak Herman ini menjadi kecil sebagai calon pendamping Dede Yusuf,”katanya.

Maka, calon pendamping Dede peluangnya tinggal Rieke, Aang,dan Lex.Namun,akankah salah satunya atau bahkan tak satupun yang akan terpilih, semuanya kembalike kebijakan Majelis Tinggi Partai Demokrat.

”Yang jelas,berdasarkan informasi yang kami terima,DPP kini sudah menunjuk beberapa utusan untuk melakukan lobi politik ke beberapa partai.Ada yang melakukan komunikasi intensif dengan PDIP, ada juga yang mengejar partai lainnya. Lobi itu dilakukan di tingkat pusat ya,”papar Adang. rudini/ atep abdillah kurniawan/ inin nastain.

sumber:seputar-indonesia.com

Next Page »