Serangan Jantung Kembali Tewaskan Pesepakbola

by -7 views

Fabrice Muamba koma saat pertandingan Piala FA. (REUTERS/Suzanne Plunkett)

Serangan jantung kembali menimpa pemain bola saat menjalani pertandingan baru-baru ini. Henry Chinonso, salah satu pemain klub Delta Tulcea, tiba-tiba terjatuh dan tak sadarkan diri saat mengikuti laga persahabatan melawan FC Balotesti, di Rumania, Minggu, 4 Agustus 2012. Kedua klub tersebut merupakan klub lokal di Rumania. Insiden terjadi ketika babak kedua sedang berlangsung. Saat kejadian, tak seorangpun pemain yang berada di dekat Henry. Bahkan pertolongan baru datang setelah pemain asal Nigeria tersebut pingsan selama 15 menit. Henry lalu dilarikan dengan menggunakan ambulans milik Mobile Emergency Service for Resuscitation and Extrication (SMURD) Rumania.

Namun, nyawanya tidak tertolong. Dokter SMURD, John Tanase mengatakan bahwa Henry telah meninggal di lokasi kejadian. “Pasien mengalami gagal jantung. Dia ditemukan dalam kondisi seperti itu dan berusaha disadarkan hingga pukul 13.12. Kru pertolongan pertama tiba antara 3 sampai 4 menit usai dihubungi,” kata Tanase kepada prosport.ro seperti dilansir itv.com. Serangan jantung bukan kali ini saja menimpa pemain sepak bola saat bertanding di lapangan. Awal Maret lalu, pesepakbola yang berlaga di Premier League, Fabrice Muamba, mengalami hal yang sama. Muamba mengalami gagal jantung saat laga Piala FA melawan Tottenham Hotspur. Saat itu dia langsung dilarikan ke London Chest Hospital untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sempat memasuki kondisi kritis bahkan sempat dinyatakan meninggal selama 78 menit, Muamba kini sudah kembali pulih. Berkat semangatnya tersebut, pemain yang kini berusia 24 tahun itu bahkan didaulat menjadi pembawa obor pada Olimpiade London 2012. Namun, tak semua pemain yang terkena serangan jantung seberuntung Muamba.

Sebelumnya, pemain asal Brasil, Frederico Da Costa Pinheiro juga mengalami serangan jantung saat berlaga di ajang Carioca atau divisi II Brasil, Mei lalu. Nyawa gelandang berusia 26 tahun itu tak tertolong meski sempat dilarikan ke rumah sakit.

Sumber : www.viva.co.id