Google Blokir “Innocence of Muslims” di Malaysia

by -4 views

(VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

Google memblokir akses film kontroversial “Innocence of Muslism” di Malaysia. Mengutip laman Channel News Asia, langkah ini dilakukan setelah pihak berwenang di negeri jiran itu mengajukan keberatan secara resmi.

Permintaan ini dilakukan Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia, yang sejak Sabtu meminta Google untuk menghapus klip dari film tersebut. Juru bicara YouTube pun mengatakan telah melakukan pembatasan akses sesuai aturan yang berlaku di negara tertentu.

“Ketika video itu melanggar aturan-aturan itu, maka kami hapus. Kami telah meluncurkan YouTube secara lokal, dan jika ditemukan video itu ilegal di negara itu, kami akan membatasi akses setelah sejumlah pertimbangan,” kata juru bicara Google, seperti dikutip dari Channel News Asia.

Ini sesuai dengan pernyataan Google sebelumnya, yang menyatakan telah memblokir akses ke video itu di sejumlah negara muslim. Adapun negara muslim itu antara lain Indonesia, Libya, Mesir, serta India.
“Mengingat situasi yang sangat sensitif di negara-negara itu,” demikian pernyataan resmi Google, dilansir dari Reuters, kemarin.

Google menyatakan lebih memilih menerapkan kebijakan membatasi akses ke klip-klip video di YouTube daripada berurusan dengan hukum atau tekanan politik setempat. Karena itu Google menolak permintaan Gedung Putih untuk mencabut penayangan film anti-Islam tersebut.

Pejabat-pejabat Gedung Putih hari Jumat lalu meminta Google agar mempertimbangkan apakah video tersebut melanggar ketentuan YouTube. Google menyatakan video itu masih masuk batas-batas yang dibolehkan dalam ketentuan mereka.

“Kami tidak dapat dan tidak akan memberangus kekebasan berekspresi di setiap negara. Tapi kami ingin YouTube dan Google meninjau kembali penayangan video tersebut,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Jay Carney. (sj)

sumber:viva.co.id