Jalan Penghubung Cikakak dan Cisolok Rusak Parah

by -7 views

ilustrasi

Jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Cikakak dan Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi mengalami kerusakan parah, sehingga mengganggu aktivitas warga sehari-hari. Kerusakan jalan yang menghubungkan beberapa desa yaitu Desa Cileungsing, Desa Margalaksana, Desa Ridogalih, Desa Sirnarasa, Desa Cirendang, dan Desa Gandasoli tersebut sudah hampir delapan tahun ini tidak diperbaiki, sehingga jika musim hujan jalanan menjadi licin dan berbahaya khususnya bagi pengendara sepeda motor.

“Terakhir diperbaiki sekitar tahun 2004 saat mau pemilihan Bupati. Dulu jalannya masih tanah, lalu diperrbaiki jadi aspal, tapi itu tidak bertahan lama dan rusak sampai sekarang,”ujar Habib Ibrahim, warga Kampung Lembur Situ, Desa Cileungsing, Kecamatan Cikakak, Selasa (18/9).

Dia menambahkan keinginan warga saat ini adalah jalan tersebut bisa diperbaiki, karena ini merupakan akses utama untuk menuju Palabuhanratu, dan sekitarnya sehingga setiap hari warga mengandalkan jalan ini. “Inginnya pemerintah bisa memperbaiki jalan ini secepatnya, karena sudah lama dibiarkan rusak,” katanya.

Berdasarkan pantauan “PRLM” kerusakan jalan ini terjadi selepas Kecamatan Cikakak, hingga desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok dengan kerusakan jalan kurang lebih 25 Km. Bahkan di beberapa ruas kerusakan terbilang parah, karena selain aspalnya yang telah mengelupas, jalanan juga berlubang cukup dalam, sehingga sangat membahayakan pengendara yang lewat. “Sudah banyak pengendara motor yang jatuh, terutama saat hujan karena jalanan jadi licin. Selain itu kalau sedang musim kemarau seperti sekarang jalanan jadi berdebu,” tutur Endang warga Desa Ridogalih.

Kepala Desa Margalaksana, Pahrudin menuturkan dulu sempat ada pengukuran untuk perbaikan jalan. Namun, hingga saat ini hal tersebut juga belum terlaksana. “Dulu pemerintah berjanji setiap tahun akan memperbaiki jalan sepanjang tiga kilometer. Namun janji tersebut sampai sekarang belum ada,” katanya.

Dia menambahkan rusaknya jalan tersebut membuat jalur ekonomi masyarakat menjadi terhambat, karena perjalanan yang ditempuh menjadi lebih lama dari yang seharusnya. “Kalau misal jalannya bagus biasanya waktu yang ditempuh dari Margalaksana ke Palabuhanratu hanya sekitar 15 menit sampai setengah jam,” ujarnya.

Kerusakan jalan juga terjadi menuju ke arah Kasepuhan Ciptagelar, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Bahkan jalan menuju ke desa tersebut masih mengandalkan bebatuan yang ditumpuk, sehingga otomatis hanya mamppu dilalui oleh sepeda motor dan kendaraan penggerak roda empat (4WD).

Padahal jika Pemerintah Kabupaten Sukabumi jeli, dan memperbaiki jalan menuju ke Ciptagelar. Maka bukan tidak mungkin pemasukan PAD akan kembali bertambah, karena selain memperlancar jalur ekonomi, juga akan menambah kunjungan wisatawan ke Ciptagelar sebagai salah satu aset dan sarana pariwisata di Kabupaten Sukabumi.

Juru bicara Kasepuhan Ciptagelar Aki Upat berharap agar akses jalan Ciptagelar dari Kabupaten Sukabumi dapat diperbaiki, mengingat akses jalan menuju Ciptagelar dari arah Lebak Banten telah diperbaiki oleh pemerintah setempat. “Jalan ke pelosok dan listrik sudah masuk di Lebak, bahkan jalan perbatasan sampai ke Kabupaten Sukabumi telah di aspal. Sekarang dari pemerintah Kabupaten Sukabumi bagaimana. Aki berpesan kepada Bupati, di sini ada komunitas adat Ciptagelar dan butuh akses jalan yang bagus. Karena dengan jalan yang bagus bisa untuk meningkatkan ekonomi di kasepuhan Ciptagelar,”ujarnya.(A-193/A-147)***

sumber;pikiran-rakyat.com