Chris John dan Daud Jordan Siap Habis-habisan

by -3 views
Foto:seputar-indonesia.com

Petinju Indonesia Chris John dan Daud Yordan berjanji tampil habis-habisan di Marina Bay Sands, Singapura, malam ini.

Mereka ingin menang sebagai persembahan kepada Tanah Air yang akan merayakan Hari Pahlawan,besok. Chris, juara dunia super champion kelas bulu WBA,siap mempertahankan gelarnya dari penantangnya asal Thailand Chonlantarn Piriyapinyo. Kemarinsiang, petinjuberjuluk The Dragonitu datang dengan penuh optimisme ke acara timbang badan di Skypark Marina Bay Sands, Singapura. Berbeda dengan penantangnya, Chris datang menuruni eskalator diiringi tepuk tangan audiensi yang hadir. Sementara manajernya mengiringi Chris sambil mengangkat sabuk juaranya.

Dalam timbang badan,Chris memiliki bobot 57,1 kg. Sementara lawannya,Piriyapinyo, memiliki berat 56,8 kg.Dari segi usia, Chris berumur 33 tahun atau enam tahun lebih tua dari penantangnya tersebut. “Dia (Piriyapinyo) lebih muda dan punya rekor bagus. Namun, itu bukan masalah. Saya siap menghadapinya dan optimistis bisa memenangkan duel ini. Kalau menang, ini akan jadi persembahan saya menyambut Hari Pahlawan,10 November nanti,” tandasnya, penuh semangat,kemarin. Petinju kelahiran Banjarnegara itu sudah tiba di Singapura sejak Minggu (4/11).Dia sempat melakukan latihan secara terbuka untuk publik, Selasa (6/11).

“Selama di sini (Singapura), saya hanya melakukan latihan ringan untuk menjaga kondisi. Saya merasa saat ini kondisi saya sudah sangat prima dan siap tempur. Berapa ronde pertarungan ini,lihat saja nanti. Saya hanya akan berusaha tampil maksimal,”tutur Chris. Yang jelas, dengan membukukan 47 kemenangan dengan 22 di antaranya menang knockout( KO),The Dragoningin menghentikan rekor apik sang penantang. Piriyapinyo memangbukan lawansembarangankarenatelah menorehkan 22 kemenangan dengan 11 KO.

“Piriyapinyo punya serangan yang sangat bagus. Saya harus mengantisipasipukulan- pukulancepatdia,” ujar Chris,yang di laga terakhir mengalahkan petinju Jepang Shonji Kimora,Mei lalu. Petinju Indonesia lainnya, Daud, tak kalah yakin dengan Chris. Bahkan, petinju berusia 25 tahun itu sesumbar bakal memukul jatuh penantangnya asal Mongolia Choijiljavyn Tseveenpurev pada perebutan gelar kelas bulu dunia IBO.

“Yang pasti, saya tidak menargetkan di bawah lima ronde. Tapi, saya yakin bisa menyelesaikan duel ini sebelum 12 ronde. Saya akanmenerapkanpermainan agresif setiap rondenya untuk mencari kesempatan menjatuhkan dia,”cetus Daud. Sehari sebelum timbang badan, sesumbar Daud sempat membuat murka Choi, sapaan Choijiljavyn Tseveenpurev, saat keduanya bertemu dalam jumpa pers, Rabu (7/11).“Ya, dia sangat marah,bahkan pelatihnya sempat merampas mikrofon dan mengatakan bahwa Choi akan mengalahkan saya dan mengambil gelar saya besok (hari ini),”papar Daud.

Daud sadar mempertahankan gelar akan lebih sulit ketimbang meraihnya. Karena, bebannya pasti akan lebih berat. Namun,dia mencoba mengubah mindset-nya untuk tetap tampil nothing to lose.“Saya melupakan bahwa ini adalah duel mempertahankan gelar. Saya hanya berpikir untuk selalu menang dan menang. Saya tak mau terbebani,”tandasnya.

Lima bulan belakangan, Daud telah mempersiapkan diri secara maksimal di Kayung Utara, Kalimantan Barat. Menurut pelatihnya, Damianus Yordan, Daud mengalami perkembangan pesat sejauh ini. 

Sumber:seputar-indonesia.com