Kadin Jabar, Keberatan Besaran UMK 2013

by -4 views

Kamar Dagang danIndustri(Kadin) Jabarkeberatan terhadap kenaikan upah minimum kota (UMK) 2013 di beberapa daerah di Jabar.

Kenaikan UMK secara drastis dikhawatirkan menggangu iklim ekonomi di kawasan ini. Ketua Kadin Jabar Agung Suryamal Sutisno mengatakan, kenaikan UMK di beberapa daerah di Jabar dinilai sangat drastis. Seperti di Kota Bogor,kenaikan UMK sampai 70%.UMK di kota ini naik dari dari Rp1.174.200 menjadi Rp2.002.000 per bulan. Begitupun Kabupaten Bogor dari Rp1.269.320 menjadi Rp2.002.000 di 2013.

“Kenaikan sampai dengan 70%, kami kira terlalu besar.Idealnya,kenaikan UMK sekitar 20%,”ujar Agung di Bandung,kemarin. Menurut dia, hampir 40% industri nasional ada di Jabar. Kenaikan UMK dikhawatirkan menggangu stabilitas ekonomi. Apabila iklim ekonomi tidak kondusif, Kadin khawatir investor akan lari Indonesia. Sampai saat ini,ada dua investor yang menyatakan ingin merelokasi pabriknya dari Indonesia. Agung mengaku, telah menerima keluhan tujuh perusahaan besar di Jabar yang keberatan terhadap kenaikan UMK 2012. Terlebih, mereka memperkerjakan sekitar 800 sampai belasan ribu orang.

“Kami khawatir, ini akan menjadi hambatan bagi bisnis mereka,” ujar Agung. Kadin Jabar berencana membuka posko pengaduan UMK 2013. Posko ini akan dibuka sampai Januari 2013.Perusahaan yang keberatan ttidak melonjak signifikan,” katanya. arif budianto

Sumber:seputar-indonesia.com