Film “Innocence of Muslims Jilid II” Siap Dirilis

by -9 views
Foto;(http://rt.com)
Foto;(http://rt.com)

Setelah ‘Innocence of Muslims’, sebuah film kontroversial tentang Nabi Muhammad kembali akan dirilis. Film itu berjudul ‘The Innocent Prophet: Life of Muhammad from the Point of View of an Ex-Muslim.’

Pembuat film itu adalah Imran Firasat. Dia seorang mantan Muslim berkebangsaan Pakistan yang tinggal di Spanyol. “Jika kita ingin mengetahui kebenaran Islam, kita harus memahami kehidupan Muhammad untuk mencari tahu apakah dia orang dikirim oleh Tuhan atau dia hanya seorang penganiaya anak, pembunuh, dan seseorang yang memproklamirkan diri sebagai nabi,” kata Firasat dalam trailer film seperti dikutip Digital Journal.

Firasat mengaku bekerja sama dengan Pastor asal Amerika Serikat, Terry Jones, yang dikenal pernah membakar Alquran. Jones itulah inspirator Firasat dalam membuat film yang dinilai provokatif ini.

Sementara, Jones mengatakan, “Ini merupakan harapan dan keinginan kami untuk menyajikan gambar Muhammad yang mungkin belum terungkap di masa lalu, yang akan membantu orang-orang di dunia Barat, dan bahkan Muslim, untuk lebih memahami Muhammad, hidup, dan ajarannya.”

Rencananya, film ini akan dirilis pada 14 Desember 2012. Tapi rencana itu telah menimbulkan ancaman teror di Belgia. Otoritas di Belgia bereaksi. Status keamanan ditingkatkan menjadi level tiga dan kemungkinan besar menjadi level empat. Menteri Dalam Negeri Belgia, Joelle Milquet, mengatakan keputusan itu diambil berdasarkan analisis teror dan koordinasi unit terkait.

Laman RT Network menuliskan polisi Belgia di daerah-daerah imigran asal Arab dan Afrika Utara telah mendapat peringatan itu. Polisi Belgia juga telah diperintahkan memantau situs-situs kelompok Islam.

Firasat pun menyatakan kemungkinan membatalkan rilis film itu setelah mengetahui reaksi pemerintah Belgia. Firasat akan menunjukkan karyanya itu kepada pihak berwenang untuk meyakinkan bahwa film ini dilindungi oleh kebebasan berekspresi. Dia mengaku tidak ingin film yang dibuat itu menimbulkan kerusakan pada kemanusiaan. (adi)

Sumber:viva.co.id