Libur Panjang, Bogor Lumpuh

by -18 views

bogor-macetLibur panjang dimanfaatkan warga Jakarta untuk berwisata. Mereka mengunjungi beberapa tempat wisata favorit yang tak jauh dari Jakarta, salah satunya Bogor.

Banyaknya warga Jakarta yang berwisata ke Bogor membuat arus lalu lintas di kabupaten yang berpenduduk lima juta jiwa, macet parah.  Kemacetan tak hanya terjadi di jalur wisata, seperti Puncak, tapi juga di wilayah Kota Hujan. Tak pelak, hampir seluruh ruas jalan utama disesaki kendaraan. Bukan hanya itu, jalur alternatif tak luput dari kemacetan.

Pantauan Radar Bogor kemarin, sejak pukul 10:00, sejumlah ruas jalan sudah disesaki kendaraan. Kemacetan mulai terlihat di Jalan Jalak Harupat, Pajajaran, Sholeh Iskandar, Abdullah bin Nuh serta Dadali. Hal ini membuat kendaraan mencari jalan alternatif agar terhindar dari kemacetan yang mengular panjang.

Bahkan, hingga menjelang sore hari, kemacetan belum juga normal. Hal ini membuat kendaraan khususnya roda dua harus memperlambat lajunya lantaran hujan deras yang terjadi sejak pukul 14:00.

“Adanya cuti bersama, ditambah libur bagi pelajar membuat Kota Bogor seperti Jakarta. Macet dan banyak kendaraan berplat B,” kata Suprapto (31), salah satu warga kepada Radar Bogor, kemarin.

Menurutnya, sudah biasa kemacetan selalu terjadi di setiap akhir pekan. Namun, baru kali ini ia merasakan di seluruh ruas jalan dipenuhi ribuan kendaraan. “Sekarang nggak seperti libur cuti bersama seperti biasanya. Mungkin karena faktor liburan panjang anak sekolah menjadi penyebab Bogor macet,” keluhnya.

Hal senada juga disampaikan wisatawan asal Jakarta, Sebastian (40), yang mengaku datang ke Bogor untuk berlibur bersama keluarganya. Namun, belum sampai di tempat tujuan mereka sudah terjebak macet. “Kami sekeluarga mau menuju Puncak. Tapi, karena jalur kesana padat, jadi mampir dulu di Bogor sambil menunggu kemacetan mereda,” ungkapnya saat ditemui di pusat jajanan Sukasari.

Kemacetan yang begitu parah membuat Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Bogor Kota turun tangan untuk mengurai titik-titik kepadatan arus lalulintas di sejumlah ruas jalan utama. Satlantas menyiapkan 114 personil di sejumlah pos polisi.

Kami akan bergabung dengan instansi lainnya seperti DLLAJ untuk mengatur arus lalulintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” jelas Kasat Lantas Polres Bogor Kota, AKP Erwin Syah.

Erwin mengungkapkan, sebanyak 20 personel telah dipersiapkan untuk menjadi tim pengurai apabila di titik-titik tertentu terjadi kepadatan arus lalulintas. Seperti beberapa titik yang menjadi tujuan utama wisata di antaranya  Kebun Raya Bogor (KRB), The Jungle dan Taman Topi.

Dijelaskannya, tim pengurai ini nantinya akan meluncur untuk mengurai dan mengatasi kepadatan dengan beberapa cara bertindak (CB), seperti pengalihan arus.

“Guna kelancaran beraktivitas masyarakat kita akan maksimalkan personel. Kita juga dibantu Polsek, serta instasi-instansi lain,” pungkasnya. (rur)
sumber: radar-bogor.co.id