Sejumlah Ruas Jalan Tergenang di Ciamis

by -8 views
Foto : seputar-indonesia
Foto : seputar-indonesia

Hujan deras yang mengguyur Kawasan Ciamis dan sekitarnya membuat sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Ciamis digenangi banjir cileuncang, kemarin. Kondisi tersebut dikeluhkan pengguna jalan dan warga di sekitar genangan. Warga meminta Pemkab Ciamis segera melakukan perbaikan drainase di sejumlah lokasi, karena keberadaan drainase yang sudah tidak berfungsi optimal dinilai sebagai salah satu penyebab terjadinya banjir cileuncang setiap terjadi hujan deras.

”Terus terang, setiap turun hujan deras kami merasa direpotkan dengan banyaknya genangan air di sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Ciamis,” kata Hendi, 29,pengguna sepeda motor. Rahmat, 43, warga Jalan Jenderal Soedirman, mengaku, setiap turun hujan kawasan perempatan Tonjong antara perempatan Jalan Siliwangi dan Jalan Jenderal Soedirman kerap menimbulkan genangan banjir air cileuncang.

Sementara itu, berdasarkan pantauan SINDO, akibat hujan deras, sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Ciamis tergenang. Di antaranya di perempatan Jalan Siliwangi dan Jalan Jenderal Soedirman, Jalan Ahmad Yani Ciamis di kawasan Panoongan, di Jalan Raya Iwa Kusuma Soemantri depan PDAM Ciamis, di Jalan Cipto Mangunkusimo di Kawasan Gayam dan Perempatan dekat Makodim Ciamis.

Direktur Pemerhati Perkembangan Pembangunan dan Partisipasi Masyarakat Kabupaten Ciamis Indra Maulana mengaku, sudah bosan menyampaikan keluhan warga terkait cileuncang di sejumlah ruas jalan di Ciamis. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur menargetkan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana alam mencapai 67% pada 2013 dengan menggunakan anggaran sebesar Rp6,4 miliar.

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur Asep Suhara mengatakan, dalam pelaksanaannya nanti, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait. ”Untuk jumlah kasus bencana yang terjadi selama 2012 ini, memang banyak di bandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun, skalanya kecil,”ujarnya. Berdasarkan data yang dimiliki BPBD Cianjur, selama Januari – September 2012, tercatat telah terjadi 72 peristiwa bencana alam.

Di antaranya, enam peristiwa angin puting beliung, banjir dan banjir bandang empat kejadian serta kebakaran sekitar 49 kejadian. ”Sisanya merupakan bencana tanah longsor. Peristiwa ini merata terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Cianjur, yang menjadi titik rawan bencana, seperti daerah selatan dan utara Cianjur,”ungkapya. ujang marmuksinudin/ ricky susan

Sumber : seputar-indonesia.com