Wisata Religi Ramadan, Ziarah ke Makam Wali Songo

by -29 views

walisongoBanyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk mengisi Ramadan. Salah satunya dalah wisata religi. Kali ini, traveling ziarah ke makam Wali Songo. Seperti apa?

Di Pulau Jawa, penyebar Islam yang paling terkenal adalah Wali Songo. Kesembilan wali ini punya kisah yang bisa ditelusuri dengan wisata ziarah. Ada banyak paket tur yang menawarkan wisata ini, salah satunya tourwisata.com.

Menurut Hasan dari Tourwisata.com, Selasa (8/7/2014), paket ini biasanya berlangsung selama 6 hari 5 malam. Ditambah, kebanyakan yang mengambil paket ini pada bulan Maulud, sekitar Januari atau Februari.

Tapi, tak ada salahnya ziarah saat Ramadan. Tapi jangan lupa mencari teman, karena paket perjalanan ini akan lebih murah jika memiliki banyak peserta.

“Minimal 40 orang, kalau mau lebih sedikit bisa, tapi lebih mahal dibanding yang berkelompok 40 orang itu,” ujar Hasan.

Rutenya mulai dari Jakarta, menuju Cirebon untuk berziarah ke Makam Sunan Gunung Jati. Selain itu, traveler juga bisa melancong ke Masjid Kasepuhan Cirebon. Setelahnya, bus akan berlanjut ke Semarang untuk ke Demak, tepatnya ke Makam Sunan Kalijaga di Desa Daliangu.

Selesai dari Demak, berlanjut ke Kudus untuk berziarah di Makam Sunan Kudus lalu ke Makam Sunan Muria di Desa Colo Kudus. Perjalanan masih berlanjut ke Tuban untuk berziarah ke Makam Sunan Bonang-Tuban, lalu ke Makam Sunan Drajat di Lamongan.

Kemudian ke Gresik, untuk menengok Makam Sunan Maulana Malik Ibraim dan Sunan Giri. Pindah kota ke Surabaya, jadwal di sana adalah berziarah ke Makam Sunan Ampel dan berakhir di Masjid Agung Bangkalan Madura.

Selesai berziarah, masih bisa liburan seperti menengok Jembatan Suramadu dan ke Yogyakarta. Karena kebetulan rute pulangnya akan melewati Yogyakarta. Di sana, bisa melancong ke Keraton Yogyakarta dan belanja oleh-oleh di Malioboro.

“Total perjalanan ini 6 hari 5 malam, tergolong santai karena wisata ziarah tidak bisa diburu-buru,” lanjut Hasan.

Untuk mengambil paket ini, dengan minimal peserta 40 orang, traveler bisa membayar dengan harga Rp 1,8 juta. Harga tersebut sudah termasuk bus pariwisata yang AC dengan fasilitas DVD, toilet dan lainnya.

Selain itu, ada juga makan pagi, makan siang dan makan malam masing-masing sebanyak 5 kali. Harga tersebut juga sudah termasuk akomodasi menginap selama 4 malam di hotel atau penginapan, tiket masuk objek wisata, obat-obatan, parkir bus dan tol, dan tips untuk supir dan pemandu wisata.
(detik.com)