Jokowi Ingin LRT Dibangun dari Bogor ke Jakarta

by -8 views

keretaPresiden Joko Widodo (Jokowi) kembali melakukan rapat membahas rencana pembangunan transportasi Light Rapid Transit (LRT) Jabodetabek. Jokowi ingin LRT dibangun dari Bogor ke Jakarta.

Direktur Utama PT Adhi Karya Tbk, Kiswodarmawan mengatakan, Jokowi meminta Jabodetabek semua dilalui oleh transportasi ini. “Jabodetabek berarti Bogor menuju Jakarta dalamnya lewat Cawang,” kata Kiswo usai rapat di Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/5/2015).

Adhi Karya merupakan BUMN yang ditunjuk sebagai pelaksana proyek tersebut. Selain Bogor, transportasi ini juga akan tersambung hingga ke Bekasi.

Kiswo mengatakan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono sudah memberikan izin agar kereta ini bisa menggunakan tepi jalan tol untuk jalur relnya.

“Bekasi lewat tepinya tol menuju ke tol kota, diharapkan sampai bandara Soekarno-Hatta,” kata Kiswo.

Soal investasi, Kiswo mengatakan, untuk membangun LRT dari Bogor hingga ke Dukuh Atas membutuhkan investasi Rp 24 triliun sepanjang 72 km. Ini belum termasuk bila LRT dibangun hingga Bandara Soetta.

Investasi per km LRT, ujar Kiswo, mencapai Rp 200 miliar-Rp 300 miliar. Investasi ini sudah termasuk kereta dan rel. Rencananya jalur ini akan melayang atau elevated.

Soal kereta LRT, Kiswo mengatakan, sedang diseleksi dari Jepang, Korea, dan China. Bila sudah dipilih, maka pihak yang menang tender kereta harus bekerja sama dengan BUMN produsen kereta, yaitu PT INKA.

Pemancangan tiang pertama alias groundbreaking proyek ini akan dilakukan pada 17 Agustus 2015. Ini untuk rute Bogor-Cawng-Dukuh Atas. Proyek ini ditargetkan selesai 2018. Tarif per kilometer sekitar Rp 1.000.

Untuk mendukung pendanaan, Adhi Karya berharap ada Peraturan Presiden (Perpres) penunjukkan untuk proyek ini. Sehingga BUMN ini mudah mendapatkan pinjaman untuk pendanaan proyek. “Saya berharap Perpres keluar Mei ini,” kata Kiswo.

(Heibogor)