Momen Mengerikan 4 Wisatawan Tenggelam di Curug Teko Garut

oleh

Empat orang hilang di Curug Teko, Desa Sirnajaya, Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (18/3) siang. Menurut kesaksian korban yang selamat dan melihat momen mengerikan di lokasi kejadian, empat wisatawan itu terseret bah.

“Pas lagi di pinggir curug (air terjun), tiba-tiba ada air besar dan korban terseret,” ujar Sopi Maulana (25), wisatawan yang saat kejadian tengah berada di lokasi kepada detik, di lokasi kejadian, Senin (19/3/18).

Ada sekitar 14 orang yang berada di sekitaran Curug Teko saat kejadian. Sebelum diterjang bandang, Curug Teko terlihat sangat tenang.

“Jadi kejadiannya sekitar jam satu (siang), saat saya ke sana, airnya jernih dan cuacanya cerah. Tidak hujan,” katanya.

Namun, tak lama berselang, sambung Sopi, terdengar suara gemuruh dari atas Curug Teko dan air berubah menjadi kecokelatan.

“Ya kemudian air bah datang, deras sekali. Para korban terseret,” ujar Sopi.

Ada beberapa orang dari 14 wisatawan yang terseret air. Namun, beberapa diantaranya bisa menyelamatkan diri. Namun empat orang dari mereka tenggelam dan hingga kini belum ditemukan.

“Tadi ada juga yang berusaha menolong.yang ditolongnya selamat, malah yang nolongnya tenggelam,” katanya.

Empat orang korban yang tenggelam adalah Rifki (21), Mustofa (19), Syifa Anjani (22) serta Tomi Permana (24). Sopi menjelaskan bahwa Tomi serta Syifa merupakan temannya.

“Enggak ada, sampai sekarang belum lihat lagi. Hilang,” ucap Sopi.

Proses pencarian keempat wisatawan saat ini dihentikan. Medan yang curam dan situasi yang gelap membuat pencarian dirasa tidak optimal. Petugas gabungan polisi, TNI, Basarnas dan pemerintah setempat rencananya melanjutkan pencarian pagi ini.

(Detik.com)