
Ketua Tim Kampanye Aher-Deddy, Imam Budi mengatakan, alokasi anggaran tersebut digunakan untuk kebutuhan promosi untuk pasangan nomor 4 tersebut. Melalui media massa, alat peraga, dan atribut.
“Tidak lupa juga buat logistik kebutuhan kampanye, dana ditaksirkan sekitar Rp 25 sampai 30 miliar,” kata Imam di Bandung, Selasa (26/2).
Dana kampanye itu menurutnya akan dilaporkan ke KPU Jawa Barat. Langkah itu bagian dari transparansi dan komitmen bagi setiap pasang calon, yang sudah di deklarasikan beberapa waktu lalu.
Dia mengaku bahwa masa promosi yang sudah dilakukan sebelumnya, cukup mempengaruhi hasil dalam peraihan suara.
“Pengaruh suara tentu ada, tapikan dari kandidat sendiri sudah populer, kedua program kerja, lalu struktur tim kampanye yang solid, dan terakhir peran media itu sendiri,” katanya.
Sumber + Foto : merdeka.com






