
Kedelapan pertunjukan tersebut untuk mendukung keberadaan ruang dan pusat kreativitas sebagai suatu wadah berekspresi, berkreasi, berapresiasi seni budaya.
“Kita adakan kegiatan pertunjukan agar kesenian khususnya kesenian sunda tidak punah,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut pun sebagai upaya usaha ekonomi berbasis industri kreatif yang dilakukan oleh seniman dan diapresiasi oleh masyarakat.
Anggaran yang dialokasikan guna kegiatan ini sebesar RP2 miliar yang merupakan alokasi dana dari kementerian.
“Ini sesuai dengan program prioritas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yakni Kebudayaan, Kreatifitas, dan Inovasi Teknologi” jelasnya
Berikut jadwal kedelapan pertunjukan dan workshop yang akan digelar.
Pergelaran Kawih Parahyangan tanggal 25 Mei 2013, Pengarsipan Data Audiovisual & foto seni budaya Jawa Barat 27-30 Mei, pergelaran apresiasi seni pelajar 15 Juni, workshop kriya bambu 11-14 Juni, pergelaran angklung 24 Agustus, pergelaran wayang golek 21 september, pergelaran gending karesmen 19 Oktober dan Pergelaran Sendra Tari 16 November. (JAT).
sumber+foto:fokusjabar.com






