
Selain itu, sebanyak 117 rumah atau sekitar 468 jiwa terancam longsor. Dua rumah rusak akibat diterjang material longsor.
“Sebenarnya kejadian sejak Jumat, namun kami baru bisa memberikan informasi ke desa Minggu, karena memang akses jalan yang rusak parah,” kata salah seorang warga setempat, Hanafi (35) kepada “PRLM”, Selasa (17/12/2013).
Hanafi mengatakan banjir memang kerap terjadi di desa mereka namun tahun ini merupakan banjir yang paling parah dalam tiga tahun terakhir karena membuat empat jembatan hancur. (pikirn-rakyat.com)






