Gubernur Jabar Ingatkan Masyarakat Berperan Aktif Agar Tak Terjadi Macet

by -300 views
by

aher-mudiklebaranGubernur Jabar, Ahmad Heryawan mengaku tak masalah jika Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan & RB) tak merespon usulannya agar libur Lebaran 2014 digeser ke H-5 Lebaran. Dengan begitu, masyarakat harus berperan aktif agar tak terjadi kemacetan di mana-mana gara-gara mudik serentak di H-2 Lebaran.

“Saya sih tak masalah. Ya paling masyarakat harus berperan aktif agar tak terjadi macet,” katanya saat membuka pameran dalam rangka Hari Koperasi 2014 tingkat Jawa Barat di Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, Jumat (18/7) sore.

Menurut Heryawan, tadinya ia melayangkan surat ke Kemenpan & RB agar tak terjadi penumpukan pemudik karena libur terlalu mepet ke Lebaran. “Tahun lalu kan libur mulai H-6 Lebaran, tapi tahun ini H-2. Otomatis semua orang akan mudik bersamaan, dan ini yang berpotensi macet,” katanya.

Seharusnya, kata Heryawan, Kemenpan & RB mempertimbangkan hal itu. “Semoga saja pikirannya nanti berubah. Saya sih masih punya harapan (usulan bisa dikabulkan),” ujarnya.

Meski pada akhirnya ternyata libur PNS tetap dimulai H-2 Lebaran, Heryawan berharap pegawai swasta bisa libur lebih awal. Dengan begitu, para pegawai swasta bisa mudik lebih dulu dan tak terjadi kemacetan parah pada H-2 atau H-1 Lebaran.

Baca Juga:  Bupati Aceng Fikri Gugat DPRD ke PTUN

Jabar, kata dia, merupakan salah satu provinsi yang dilintasi pemudik setiap Lebaran tiba. Ada belasan juta kendaraan yang melintasi Jabar, baik di Jalur Pantura, Selatan maupun Jalur Tengah. (tribunnews.com)

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.