
“Samoai Rabu jumlah korban tewas 10 orang. Hari ini tercatat 17 orang,“ kata Kasubag Informasi dan hukum RSUD Garut Ade Sunarya, ke wartawan.
Ia mengungkapkan, Ketujuh belas korban tewas akibat miras, masing masing, Andri,19, Erwan,20, Dani,23, Budiman,24.n Sobar,25, Asep,18, Ripal,18, Yayan,24, Sudan.15, Denis,22, Agus,19, Foirman,30, Taryana,27, Enkus,26, Egi,30 dan Deden,20. “Laporan terakhir warga Uci Sanusi, tewas over dosisi miras oplosan. Korban sempat dilarikan ke Pusklesmas Cibatu,“ ucapnya.
Wakapolres Garut Kompol Irfan Nurmansyah, menjelaskan, pihaknya sudah menurunkan tim untuk melakukan pengusutan terhadap kejadian. “Kios penjualan miras oplosan di jalan Gintur, Garut sudah dipoliceline,“ paparanya.
Hasil penyelidilkan, wakapolres menjelaslkan, para korban minuman keras oplosan yang mereka sebut miras merek
Cheribel. Harga minuman merek tersebut rata rata Rp10 sampai 15 ribu per kantong plastik.
“Minuman itu diracik pelaku pasangan suami isteri, R,52, dan isterinya Y,40,. Keduanya sudah ditangkap dan kini masih menjalani pemeriksaan,“ pungkasnya.
(poskota)







