Tampak fantastis dan megah melihat hamparan hijau rumput di lapangan sepakbola yang ada di stadion termegah di Kabupaten Bogor yang terletak di Kampung Cikempong, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong. Sebagai masyarakat olahraga dan masyarakat umum lainnya di Kabupaten Bogor tentunya punya rasa bangga dan memiliki dengan cinta terhadap stadion yang hingga kini belum punya nama resmi tersebut. Apapun nama soal stadion tersebut, mungkin bagi sebagian besar masyarakat Kabupaten Bogor bukanlah hal penting. Tapi, yang akan menjadi penting adalah soal harus tahunya masyarakat olahraga, terutama kalangan pecinta sepakbola terhadap nama dan kualitas rumput serta bagaimana perawatannya terhadap rumput di lapangan Pakanasari. Lapangan di Stadion Pakansari menggunakan jensi rumput Bermuda (Cynodon Dactylon), salah satu jenis rumput yang sangat cocok untuk digunakan sebagai rumput lapangan sepakbola. Tak heran, jika banyak stadion stadion yang ada di Eropa atau Negara-negara maju dalam bidang sepakbola menggunakan jenis rumput Bermuda untuk lapangan sepakbolanya. Hal serupa juga dilakukan di Lapangan Pakansari yang menggunakan rumput Bermuda. “Jenis rumput di lapangan Pakansari termasuk rumput Bermuda, dan harus memerlukan perawatan yang sangat serius. Karena kalau tidak terawat akan cepat stres dan pucat rumputnya. Makanya, hampir setiap hari rumput di lapangan Pakanasari selalu disiram.” Ujar H. Ikin Sodikin, Kasi Sapras Dispora. Perawatan rumput di Lapangan Pakansari dilakukan dari Januari hingga Mei dengan memberikan penyiraman tiap hari, pemotongan tiap minggu. Juga menyiangi rumput tiap hari dan pemberian obat yang disesuaikan dengan kondisi. Selain itu, pemberian pupuk tiap dua minggu. Sementara pada Juni, atau perenam bulan sekali sebenarnya hampir sama dengan bulan Januari sampai Mei tata cara perawatanya. Cuma ditambah dengan melakukan Top Dressing dan Vertycut. Saat memasuki Juli hingga Nopember metode perawatanya sama seperiti yang dilakukan pada Januari sampai Mei. Sedangkan pada Desember kembali seperti yang dilakukan pada Juni dengan menambahkan program Top Dressing dan Vertycut saja. “Merawat rumput Bermuda yang ada di Lapangan Pakansari memerlukan perawatan yang sangat khusus. Selain itu tata cara merawatnya sangat berbeda dengan jenis rumput pada umumnya. Namun, pada dasarnya semua rumput harus memerlukan air yang cukup pertumbuhannya,”papar Ikin lagi. Ikin menambahkan, untuk perawatan rumput yang ada di Lapangan Pakansari ini minimalnya membutuhkan biaya kurang lebih sekitar Rp 480 juta / tahun. Mahalanya, biaya perawatan rumput yang ada di Lapangan Pakansari ini tentunya harus menjadi catatan penting bagi semua elemen yang datang ke Stadion Pakansari. Minimalnya, tidak boleh membuang sampah sembarangan, tidak boleh membuang puntung rokok di area lapangan dan intasan atletik di Stadion Pakansari. Disamping itu, bagi yang akan melintasi lapangan atletik dan masuk ke lapangan sepakbola. Diharapkan harus menggunakan sepatu sport. Karena kalau menggunakan sepatu kantoran akan berdampak kurang bagus bagi lintasan atletik dan juga rumput di lapangan sepakbola Pakansari.