Pemkab Bogor Gelar Pencanangan BELKAGA Tingkat Nasional

by -517 views
by

belkagaPemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menjadi tuan rumah Bulan Eliminasi Kaki Gajah (BELKAGA) tingkat nasional, di lapangan Tegar Beriman Kabupaten Bogor, Kamis (01/10). Pencanangan Belkaga resmi dilakukan dengan care menekan tombol serine dan melakukan video teleconfrence dengan sejumlah Kota dan Kabupaten di Indonesia. Belkaga ini dilakukan secara serentak di 241 Kota dan Kabupeten seluruh Indonesia, kegiatan ini dilakukan untuk memberantas penyakit berbahaya kaki gajah yang dapat menyebabkan cacat permanen.

Bupati Bogor, Nurhayanti mengatakan, ia sangat mengapresiasi karena dapat menjadi tuan rumah kegiatan BELKAGA tingkat nasional tahun 2015. Diharapkan dengan ini bisa meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya di Kabupaten Bogor, pencanagan BELKAGA ini memiliki relevansi yang kuat untuk meningkatkan derajat kesehatan seluruh masyarakat. Peningkatan kesehatan ini terus secara fokus dilakukan, bahkan untuk pencegahan kaki gajah dan penyakit lainnya dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dialokasikan dana sebesar 15,4 persen. “Kami optimis dengan BELKAGA ini dimulai hari ini hingga lima tahun kedepan Kabupaten Bogor dan seluruh wilayah di Indonesia bisa terbebas kaki gajah. Ini juga diharapkan bisa meningkatkan kemampuan mencegah penyakit mulai dari diri sendiri, keluarga serta lingkungan,” tutur Nurhayanti.

Baca Juga:  Kapolres Bogor Kota Melarang Anak Buahnya Libur Lebaran

ia pun menambahkan untuk mengantisipasi berbahaya kaki gajah, Pemerintah Kabupaten Bogor akan melakukan menguatkan di tingkat dasar melalui sosialisasi di puskesmas dan juga kita akan sebar kader kader, agar masyarakat paham tentang bahaya penyakit kaki gajah.

Sementara itu, Kementarian Kesehatan (Kemenkes) RI, Nila Moeloek menuturkan, BELKAGA ini adalah salah satu tujuan terwujudnya pembangunan manusia di Indonesia. Artinya seluruh masyarakat Indonesia bisa terbebas dari penyakit apapun terutama penyakit berbahaya kaki gajah. Sehingga tidak lagi ada masyarakat yang terjangkit kaki gajah, kini kaki gajah secara perlahan mengalami penurunan dari 19 persen menjadi 4 persen. Lima tahun kedepan semua bisa terbebas dari penyakit eliminasi kaki gajah.

“Pemberian obat secara masal ini akan dilakukan selama lima tahun berturut-turut, kami juga meminta mulai dari lurah, kepala desa, para kader posyandu, hingga masyarakat luas bisa berkomitmen mewujudkan Indonesia bebas kaki gajah. Laksanakan sebaik-baiknya, dan terus tingkatkan Pola Hidup Bersih (PHBS),” imbuhnya. Menkes juga menegaskan bahwa upaya pengendalian kaki gajah tidak bisa dilakukan senderi oleh Kementrian Kesehatan. Dukungan diperlukan dari berbagai pihak, seperti Pemerintah Pusat dan Daerah serta lintas sektor, masyarakat dan layanan kesehatan.

Baca Juga:  Soal UN Matematika Hasil Jiplakan Milik PISA

Menkes juga mengharapkan, perlu dukungan daeri seluruh pimpinan di jajaran Pemerintah Pusat dan Daerah dari tingkat Gubernur hingga lurah, dukungan yang diharapkan diantaranya berupa komitmen dalam mewujudkan Indonesia bebas kaki gajah 2019, dukungan kebijakan yang efektif, dukungan sumber daya, serta dukungan operasional untuk menggerakkan seluruh komponen masyarakat, dalam kesempatan itu pun Menkes berkesempatan berdialog dengan beberapa Bupati di Indonesia dan melakukan cuci tangan dengan di dampingi oleh para anak-anak, Menkes pun berkesempatan memberikan Doorprize kepada mereka. (bogorkab.go.id)

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.