Kejadian itu bermula saat ketiga korban hendak menjalankan ritual pengobatan oleh guru spiritual di Danau Kuari pada Kamis (13/7/2023) sekitar pukul 22.00 WIB.
Kapolsek Cigudeg Kompol Wagiman mengatakan, kala itu MDR (20) salah seorang korban didiagnosa mengalami gangguan jiwa dan hilang ingatan. MDR merupakan warga Rumpin Bogor yang dibawa keluarganya untuk berobat ke seorang guru spiritual.
“Pengobatannya dengan cara ditenggelamkan sebanyak 7 kali. Tubuhnya saja sampai kepala, direndam nanti diangkat, terus direndam kembali, sampai 7 kali,” tambahnya.
Pasien Mengamuk
Sementara itu, Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin, menambahkan korban MDR didampingi 6 orang saat menjalani ritual pengobatan secara spiritual di pinggir danau.
“Menurut keterangan saksi diketahui ada 7 orang termasuk 3 korban yang tenggelam. Awal mula kejadian ada 7 orang sedang melakukan pengobatan alternatif dengan mandi di pinggir danau dan saat melakukan pengobatan 1 orang yang akan diberikan pengobatan alternatif dipegang oleh 2 orang,” kata Jalaludin dalam keterangannya.
“Saat melakukan pengobatan korban mengamuk dan 2 orang yang menahan amukan terbawa dan ikut tenggelam ke tengah danau yang kedalaman kurang lebih 3 sampai 10 meter, diketahui 3 orang korban ini tidak bisa berenang,” tambahnya.
3 Korban Tenggelam Ditemukan Tewas
Jalaludin mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (13/7/2023) sekitar pukul 22.00 WIB. Tim BPBD dan potensi SAR lainnya melakukan pencarian sejak peristiwa itu dilaporkan pada pukul 01.30 WIB, Jumat (14/7) dini hari.
Pencarian tiga korban tenggelam sempat dihentikan karena terkendala penerangan dan keamanan. Tim SAR gabungan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Damkar dan warga melanjutkan pencarian mulai Jumat (14/7/2023) sekitar pukul 07.00 WIB.
“Korban ketiga atas nama Cecep ditemukan pada pukul 14.30 WIB di kedalaman 4 meter. Titik korban ditemukan berbeda-beda dan pada kedalaman yang berbeda,” kata Jalaludin.
“Korban ditemukan oleh tim gabungan yang lakukan penyelaman secara bergantian sejak pagi tadi,” tambahnya
(Detik/idram)








