– Melakukan aktivitas fisik ataupun berolahraga telah dibuktikan bisa memperbaiki kondisi kesehatan serta menekan peluang munculnya sejumlah penyakit.
Olahraga memberikan manfaat bagi kesehatan baik secara instan maupun untuk jangka waktu lama yang dapat memperbaiki mutu kehidupan Anda jika dijalankan dengan rutin dan konsisten.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
menjelaskan kegiatan fisik sebagai tiap pergerakan badan yang diproduksi oleh otot rangka dan mengharuskan penggunaan tenaga.
Hal ini mencakup setiap pergerakan mulai dari saat istirahat hingga berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya, serta yang terkandung dalam rutinitas harian Anda.
Gerakan yang dilakukan dengan tingkat kekuatan sedang hingga berat bisa memperbaiki kondisi kesejahteraan tubuh Anda. Berbagai aktivitas seperti jalan kaki, mengayuh sepeda, melakukan perjalanan wisata interaktif, serta berpartisipasi dalam games atau olahraga ringan adalah beberapa ilustrasinya.
Manfaat melakukan aktivitas fisik
Dilansir dari laman
Kementerian Kesehatan Negara Bagian Victoria, Australia
, keuntungan rutin melaksanakan olahraga antara lain:
- Menurunkan kemungkinan mengalami serangan jantung
- Menolong dalam pengaturan berat badan secara efektif
- Mempunyai tingkat kolesterol dalam darah yang lebih rendah
- Menurunkan risiko diabetes tipe 2 dan beberapa jenis kanker
- Memiliki tekanan darah rendah
- Memilikinya tulang, otot, dan persendian yang lebih kuat, dengan tingkat kerentanan terhadap osteoporosis yang lebih rendah.
- Meningkatkan keseimbangan serta menekan peluang tersandung jatuh, terlebih untuk kalangan lanjut usia.
- Bisa sembuh lebih optimal daripada masa perawatan rumah sakit atau waktu beristirahat di ranjang.
- Merasa terbaik, memiliki tingkat energi yang meningkat, dan mood yang jauh lebih baik.
- Merasa lebih tenang dan mendapatkan kualitas istirahat yang lebih baik.
Berapakah jumlah waktu olahraga yang harus dijalani seseorang setiap hari?
Kuantitas gerakan jasmani yang diperlukan oleh tubuh
Dilansir dari laman
Heart Foundation
, di bawah ini terdapat saran lama aktifitas gerak jasmani yang diperlukan tiap individu sesuai dengan tahapan umurnya:
1. Anak-anak dari lahir sampai berusia 5 tahun
Uji coba aktivitas bermain di lantai yang cocok bagi balita kurang dari satu tahun, sertakan setidaknya 30 menit waktu tengkurap bagi si kecil.
Anak yang sudah melewati umur dua tahun perlu melaksanakan beragam kegiatan gerak tubuh selama 180 menit atau tiga jam setiap harinya.
Ubahlah waktu duduk dengan aktivitas yang lebih aktif dan enerjik. Lebih baik menghindari pembatasan gerak mereka melebihi satu jam (seperti menggunakan stroller atau tempat duduk di dalam mobil).
Bermain dengan perangkat elektronik sebajika tidak direkomendasikan bagi balita yang belum mencapai usia 2 tahun. Bagi anak-anak berumur antara 3 sampai 5 tahun, durasinya harus dibatasi hingga maksimal satu jam saja. Semakin singkat semakin bagus.
2. Antara umur 5 sampai dengan 17 tahun
Anak-anak dengan umur antara 5 sampai 17 tahun harus mendapatkan minimal 60 menit aktifitas gerakan sedang (sampai kecil-kecilan keras) tiap harinya.
Mereka bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar apabila aktif selama lebih dari 60 menit setiap hari. Lebih baik untuk mengurangi durasi duduk secara terus-menerus serta membatasi penggunaan perangkat layar menjadi tidak melebihi dua jam sehari.
Sertakan pula kegiatan yang berat bersama dengan latihan untuk menguatkan otot dan tulang minimal 3 kali seminggu.
3. Antara usia 18 sampai dengan 64 tahun
Direkomendasikan agar lebih sering berpartisipasi dalam kegiatan harian, setidaknya selama lima hari atau lebih per minggu.
Usahakan untuk mengejar sekitar 2,5 sampai 5 jam kegiatan olahraga dengan tingkat keterampilan sedang (atau 1,25 hingga 2,5 jam latihan berintensitas tinggi) tiap pekan.
Usahakan melaksanakan latihan kekuatan otot minimal dua kali seminggu. Selain itu, coba kurangi waktu duduk Anda secara berlebihan.
Agar dapat merasakan manfaat bagi kesehatan jantung dan paru-paru, lakukan setiap kegiatan selama paling tidak 10 menit per sesi.
4. Berusia 65 tahun atau di atasnya
Orang tua perlu berusaha menyediakan paling tidak 30 menit aktifitas gerak jasmani dengan tingkat kekuatan sedang selama sebagian besar harinya, idealnya tiap hari dalam satu minggu.
Orang-orang yang sudah menghentikan kegiatan olahraga mereka atau baru saja mulai harus menemui dokter guna mendapat petunjuk bertahap.
Masukkanlatihankeseimbangandanfleksibilitaskanalmostsetiapharidalamsemingguberikutnya,danlakikanalatihankekuatantertentuminimal2hingga3hariperminggu.






