7 Posisi Tidur Kucing yang Mengungkapkan Sifat Si Kitten Anda

by -108 views
by
7 Posisi Tidur Kucing yang Mengungkapkan Sifat Si Kitten Anda



– Kucing adalah binatang yang banyak waktu luangnya dihabiskan untuk istirahat. Bahkan, kucing dapat tertidur selama 16 jam per hari atau lebih lama lagi pada kucing berusia lanjut.

Kucing memiliki berbagai macam cara untuk tertidur dan posisi tersebut kerap mencerminkan instingt mereka, tingkat kenyamaannya, serta perasaan amannya.

Dari posisi membungkuk layaknya sebuah bola sampai berbaring terlentang dengan perut yang menunjukkan ke atas, mengutip

PetMD,

Pada Minggu (19/1/2025), berikut ini adalah penjabaran mengenai arti dari beberapa posisi tidur yang dilakukan oleh kucing.

Merengkuh: Menjelajahi Kepanasan dan Perlindungan

Kucing yang tertidur melingkar erat layaknya sebuah bola, dengan ujung hidung menyentuh ekornya, mencerminkan sifat alami hewan tersebut dalam mengatur temperatur badannya. Keadaan berbaring seperti itu mendukung kucing agar lebih sedikit terkena angin sejuk, dan hal ini akan membuat suhu tubuh mereka tetap terkontrol.

Di samping itu, mengambil posisi membengkokkan lutut dapat menjaga organ-organ vital di bagian perut tetap aman. Ketika berada dalam kondisi tersebut, struktur seperti jantung, ginjal, serta lambung akan terlindungi oleh tulang rusuk dan juga otot yang lebih tebal.

Posisi itu merupakan hasil evolusi di mana kucing liar perlu tertidur namun tetap siaga menghadapi serangan pemangsa.

Baca Juga:  Dua Hadiah Spesial Aisar Khaled untuk Putri Ria Ricis, Ada Kalung Emas untuk Moana, Berapa Harganya?

Condong: Tenang namun tetap berhati-hati

Tiduran dengan posisi condong dan kaki yang mencuat menunjukkan bahwa kucing sedang merasa tenang serta terproteksi, namun masih di keadaan waspada. Kondisi seperti itu membolehkan mereka untuk segera bertindak apabila dibutuhkan, entah lompat atau kabur secara cepat.

Kucing yang tertidur dengan posisi condong umumnya merasakan kualitas tidur yang lebih baik daripada ketika berbaring pada posisi lain. Kecondongan ini kerap menjadi pilihan mereka apabila sedang ada di tempat yang sunyi dan kurang bising kebisingan.

Telentang: Merasa sangat aman

Saat seekor kucing tertidur terlentang dengan perutnya menghadap ke atas serta kakinya meregang, hal itu berarti hewan tersebut merasa amat terjamin keselamatannya dan betul-betul tenang. Karena perut merupakan area yang paling rawan pada tubuh kucing, ia baru akan bersantai sepenuhnya seperti itu bila memang yakin tak ada bahaya apa pun di lingkungan sekelilingnya.

Tetapi, perlu ditekankan bahwa walaupun kucing kelihatan tenang, mereka umumnya tidak menyukai sentuhan pada bagian perut.

Mengusap-usap perutnya dapat ditafsirkan sebagai ancaman, sehingga kucing mungkin bereaksi dengan menggigit atau mencakar untuk melindungi dirinya sendiri.

Baca Juga:  Dedie Rachim Dapat Piala Apresiasi Kompas TV untuk Majukan Ekonomi Kreatif Kota Bogor

Berdiri di puncak: Memantau sekitaran

Kucing yang memilih untuk tertidur di posisi tinggi seperti pada sandaran Sofa, siku kursi, rak buku, hingga diatas lemari es tersebut merupakan perilaku yang berasal dari insting dasar mereka.

Di hutan lebat, lokasi yang berada di ketinggian menawarkan perlindungan terhadap pemangsa sambil menyediakan posisi ideal untuk memantau mangsa atau ancaman.

Di dalam rumah, posisi istirahat ini memberikan rasa aman bagi kucing terutama dari interupsi, seperti hewan peliharaan lainnya atau anak-anak yang gemar mengikuti mereka. Apabila seekor kucing cenderung lebih banyak memilih lokasi di atas untuk beristirahat, Anda dapat menyediakan sebuah struktur pohon kucing dengan ruang permandian yang nyaman.

Tengkurap: Siap untuk bergerak

Pada kondisi tersebut, kucing bersandar telentang dengan kedua kakinya—depan dan belakang—terbuka lebar layaknya superhero Superman saat melayang di udara. Di posisi ini, hewan peliharaan itu dapat menjaga ketenangan sambil selalu siap bertindak secara spontan.

Kucing yang masih merasa harus tetap waspada meski sudah mengantuk biasanya memilih tidur terlentang.

Area yang panas, seperti permukaan selimut atau bantal lembut, kerap dijadikan pilihan utama oleh mereka untuk beristirahat dalam posisi tersebut, khususnya ketika suhu sedang menurun.

Baca Juga:  Rp 4,2 Triliun Lenyap Gara-gara Trading Error, Knight Capital 'Sekarat'

Beristirahat di dalam peti: Menjelajahi zona perlindungan

Kucing cenderung mencari area terbuka sempit serta aman buat mereka istirahat, layaknya sebuah karton. Karton-karton tersebut menawarkan rasa keamanan karena bisa melindungi dari segala sisi sehingga kucing akan merasa jauh lebih damai.

Di samping itu, berada di dalam kotak menyediakan hangat bagi tubuh si kucing. Banyak kucing pun merasa bahagia ketika ada di ruangan terbatas sebab hal tersebut membuat mereka merasa seperti sedang digendong.

Pose Tak Biasa: Kepuasan Yang Mengejutkan

Kucing kerap ditemui tertidur dalam posisi yang kelihatan ganjil atau kurang nyaman, misalnya merentangkan diri memutar-memutarkan badan mereka atau menarik kaki-kaki mereka ke arah yang tak lazim.

Alasan itu berkaitan dengan sifat tulang belakang kucing yang amat lentur. Dengan cakram tulang belakangnya yang begitu fleksibel, kucing dapat mengambil beragam postur tidur yang tampak mustahil bagi kita orang.

Di samping itu, tulang selangka kucing tidak tersambung secara langsung ke rangka tulang layaknya manusia; justru ia menempel lewat otot. Keadaan tersebut memberikan ruang pergerakan ekstra bagi kucing, bahkan ketika sedang tertidur.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.