,
Jakarta
–
Tidur
Tidur yang berkualitas sangat penting untuk kesejahteraan fisik dan mental. Akan tetapi, tidak setiap individu menyadarinya; mengonsumsi berbagai macam makanan sebelum terlelap dapat menimbulkan dampak pada mutu waktu istirahat mereka.
Dilansir dari
Everyday Health
, kebiasaan mengonsumsi makanan berat menjelang waktu tidur sangat mempengaruhi siklus sirkadian dalam tubuh. Banyak orang tidak sadar bahwa hal ini dapat menimbulkan masalah.
gangguan pencernaan
.
Seorang ahli gizi dari Los Angeles bernama Carrie Gabriel menjelaskan bahwa konsumsi makanan berat bisa membuat pencernaan bekerja ekstra keras sehingga dapat menimbulkan perasaan heartburn atau bahkan refluks asam lambung. Dia juga menambahkan, “Individu dengan kondisi GERD, yaitu versi persisten dari masalah refluks asam ini, akan merasa kesulitan untuk mendapatkan istirahat yang cukup.”
Briana Rodriguez, seorang nutrisionis dan trainer personal tersertifikasi dari Jenny Craig, mengemukakan pendapat serupa. Dia menjelaskan, “Apabila Anda langsung istirahat setelah konsumsi makanan besar, proses pencernaan menjadi lambat sehingga kalori lebih cenderung disimpan daripada diubah jadi tenaga. Ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan mempengaruhi kualitas tidur.” Begitu pernyataannya dilansir.
Real Simple
.
Para profesional itu merekomendasikan untuk lebih berhati-hati dengan asupan makanan sebelum waktu tidur. Jenis-jenis tertentu dari makanan dapat merusak mutu tidur dan menyulitkan tubuh dalam mencapai rileksasi yang cukup.
Berikut ini adalah enam jenis makanan yang harus dijauhkan sebelum beranjak ke tempat tidur untuk memastikan kualitas rileksasi tetap terjaga dengan baik.
1. Makanan Pedas
Makanan dengan rasa pedas bisa menimbulkan refluks asam serta membuat temperatur badan naik; kedua hal tersebut dapat menggangu pola tidur Anda. Seperti dijelaskan oleh Ruchir P. Patel, seorang direktor medis dari The Insomnia and Sleep Institute of Arizona. “Memakan hidangan pedas saat akan tidur dapat mencetuskan refluks asam, kondisi yang dapat merangsang otak agar bangun lebih sering,” ungkapnya dalam kutipan tersebut.
Huff Post
.
Abhinav Singh, seorang ahli penyakit dalam serta Direktur Medis di Indiana Sleep Center, menyebutkan bahwa konsumsi makanan dengan rasa lebih tajam daripada biasa bisa menambah kadar keasaman pada perut. Menurut Singh, kandungan asam lambung cenderung naik sendiri saat malam hari dan peningkatan ini berpotensi mengacaukan pola tidur seseorang.
2. Pizza
Pizza memiliki efek dwi kali akibat kandungan lemak jenuh serta natrium yang tingginya.
“Mengonsumsi makanan dengan kadar lemak jenuh yang tinggi sebaiknya dihindari saat malam,” demikian katanya.
Carrie Gabriel, RD
.
Lebih baik menghindari konsumsi makanan dengan kandungan natrium dan lemak jenuh tiga jam sebelum beranjak ke tempat tidur karena jenis makanan ini butuh proses pencernaan yang panjang, sehingga bisa menimbulkan gangguan pada istirahat Anda.
Ruchir P. Patel menjelaskan bahwa banyak orang belum mengetahui bahwa saus tomato dalam pizza bisa memicu refluks asam lambung dan gangguan tidur, mirip seperti dampak dari konsumsi makanan berbumbu pedas.
3. Ice Cream
Raj Dasgupta, pemimpin dokter konsultan dari Sleep Advisor, menjelaskan bahwa konsumsi makanan beralkohol tinggi seperti es krim bisa mempengaruhi pola tidur pada malam hari. “Mengonsumsi gula dalam jumlah besar dapat menimbulkan variasi kadar glukosa dalam tubuh Anda, ini juga bisa menciptakan gangguan pencernaan serta meningkatkan kecemasan Anda sehingga sulit untuk tenang dan akhirnya jatuh tertidur,” ucap Raj.
Salah satu contoh es krim yang disebutkan adalah es krim coklat, sebab kadar lemak, gula, serta kafein yang tinggi di dalamnya dapat membentuk campuran tidak baik untuk mengganggu proses tidur.
4. Keju
Walaupun protein di dalam keju bisa memberikan triptofan, yaitu salah satu asam amino yang mungkin berkontribusi pada rileksasi dan kualitas tidur, tetapi bukan berarti semua jenis keju baik dikonsumsi sebelum tidur. Keju dengan intensitas lebih tinggi atau telah fermentasi lama contohnya cheddar memiliki kadar tyramine cukup besar yang memicu peningkatan frekuensi denyut jantung, sehingga hal tersebut dapat menghambat proses relaksasi saat hendak tertidur.
5. Tomat
Tomat dengan berbagai manfaat kesehatannya bisa jadi merusak tidur bila dikonsumsi di akhir malam sebelum tidur. Jenis makanan yang bersifat asam tersebut dapat menyulitkan lapisan perut dan menaikkan tingkat keasaman dalam tubuh, sehingga menciptakan masalah pencernaan, rasa panas di dada, serta penyakit refluks asam—semua kondisi itu bisa mengacaukan pola tidur Anda,”
Walaupun kaya akan vitamin C, zat besi, dan likopen, tomat dipandang memiliki keasaman yang tinggi sehingga sebaiknya dijauhi termasuk dalam berbagai penyajian seperti saus, jus, maupun hidangan lainnya.
6. Makanan Tinggi Protein
Daging merah, ayam, dan
makanan
Protein dengan kandungan tinggi lainnya memerlukan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga bisa membuat tubuh tetap terjaga ketika harus istirahat. Mengonsumsi protein secara berlebihan pada malam hari dapat memperpanjang durasi pencernaan dan mengganggu kualitas tidur Anda.
5 Macam Penyakit pada Sistem Pencernaan








