7 Tanda Anda Sulit Menerima Pasangan Tanpa Kritikan, Coba Evaluasi Diri!

by -128 views
by
7 Tanda Anda Sulit Menerima Pasangan Tanpa Kritikan, Coba Evaluasi Diri!

Saat mengambil keputusan untuk menikah, pastinya Anda dan pasangan harus bersedia menerima semua sisi positif serta negatif yang ada pada diri masing-masing. Sebab, dengan adanya penerimaan tersebut akan menjadi fondasi bagi pembentukan ikatan keluarga yang tidak hanya bertahan lama tetapi juga damai sejahtera.

Apabila Anda tidak dapat menerima sepenuhnya pasangan Anda, hal itu hanya akan menyebabkan rasa kecewa tanpa henti. Pada gilirannya, kualitas kehidupan perkawinan Anda cenderung menurun, Bela.

Di sini, pada artikel ini, Popbela bakal membagikan 7 ciri yang menunjukkan kesulitan untuk menerima pasangan seadanya. Ayo kita baca lebih lanjut!

1. Kerap mengkritik

Pertama, Anda sering kali menyalahkan pasangan dengan cara yang berlebihan. Tidak hanya tentang keputusan penting yang mereka ambil, tetapi juga soal pilihan-pilihan sederhana layaknya jenis baju apa yang dipilih atau kebiasaan-kebiasaan ringan yang sesungguhnya tak begitu menganggu Anda. Artinya, setiap keputusan dari pasangan belum tentu bisa memuaskan diri Anda.

Di samping itu, kamu hanya memusatkan perhatian pada kesalahan yang dilakukannya, meskipun itu adalah kesalahan kecil sekalipun.

2. Sering kali mengadu pasangan dengan pihak ketiga lainnya

Indikasi kedua bahwa Anda sulit menerima pasangan sebagaimana adanya adalah ketika Anda sering kali memperbandingkannya dengan orang lain.

Yes,

Kamu mengalami perasaan bahwa kekasihmu sering kali diunggulkan oleh orang lain. Baik itu karena orang lain tampak lebih ganteng, lebih menarik, atau bahkan lebih peduli daripada pasangan kamu.

Baca Juga:  Taman Rekreasi Pasir Kirisik: Surga Foto Instagenik di Tasikmalaya

3. Memiliki cara berkomunikasi yang tidak baik

Jika Anda tidak dapat berbicara dengan efektif dengan pasangan, seperti mengelak dari dialog yang jujur, transparan, serta penuh emosi, hal itu mencerminkan bahwa Anda masih kesulitan untuk menerima mereka sepenuhnya, Bela. Kemungkinan besar Anda pun cenderung tidak mau mendengarkan pendapat atau pandangannya, lebih suka menjadikan pembicaraan hanya seputar diri sendiri, bahkan sampai menolak saat dia ingin menyuarakan perasaannya.

4. Minim empati

Kemampuan untuk mengerti situasi serta perasaan seseorang, dikenal sebagai empati, adalah suatu karakteristik penting yang harus selalu dikembangkan khususnya dalam konteks perkawinan. Karena melalui empati tersebut, kedua belah pihak dapat merasakan rasa aman dan kenyamanan bersama-sama sehingga hal ini akan menciptakan kepuasan dalam rumah tangga mereka.

Namun, jika Anda tak bisa menerima pasangan sebagaimana dia adalah, maka kemampuan untuk berempati terhadap dirinya akan hilang. Anda cenderung acuh terhadap perasaan serta pengalamannya. Bahkan, malah sering kali bersikap cuek kepada orang tersebut.

5. Kurangnya keintiman

Mengalami kesulitan untuk menerima pasangan dapat menyebabkan pernikahan tampak kurang dekat. Kekurangan kedekatan tidak hanya diukur melalui aspek fisik semata, tetapi juga bisa dipersepsikan dari ruang emosi yang Anda bangun antara diri sendiri dan pasangan.

Baca Juga:  Monumen Rawagede: Mengenang Peristiwa Pembantaian Rawagede Di Monumen Sejarah Yang Sakral

Mungkin sampai saat ini kamu belum dapat menyampaikan kasih sayangmu kepada pasangan, termasuk melalui berbagai tindakan sederhana seperti menggengam tangannya, memeluknya, atau mencoba merasakan emosinya.

6. Sering bertengkar

Tanda utama bahwa Anda kesulitan menerima pasangan sebagaimana adanya di dalam pernikahan adalah seringnya timbul perselisihan antara kedua belah pihak. Kritisisme konstan serta selalu menyalakan perilaku pasangan dapat memicu pertengkaran tanpa ada titik penghentian. Sikap acuh dan cuek juga ikut berkontribusi pada meningkatnya tensi tersebut.

Akhirnya, hubungan rumah tangga yang seharusnya memberikan kehangatan, kedalaman, dan kesenangan malah berubah menjadi perasaan dingin, Bela.

7. Sering kali memegang kendali penuh atas semua aspek rumah tangga

Indikasi bahwa Anda sulit menerimai pasangan seadanya adalah dorongan kuat Anda untuk mengendalikan semua aspek dalam pernikahan dengan dia.

Ini terjadi lantaran kamu tidak dapat percaya padanya, senantiasa menuduhnya atas semua keputusan yang ia buat, serta berpikir bahwa dia adalah orang yang amat jelek. Alih-alih biarkan dirinya menjadi pemimpin dalam rumah tanggamu, lebih baik kau ambil kendali situasi itu sendiri.

Baca Juga:  Teknologi canggih, desain keren, harga terjangkau: buruan beli 3 motor listrik terbaru!

Tetapi, alih-alih merasa makin gembira karena bisa memegang kendali atas semua aspek perkawinanmu, justru kamu menghadapi tekanan yang terus-menerus.

Penutup

Jadi, sekarang Anda telah memahami apa saja indikator yang mengungkapkan bahwa Anda kesulitan untuk menerimakan aspek-aspek dari pasangan seperti adanya? Penting bagi Anda menyadari jika masalah ini tidak dituntaskan, pasti akan memiliki dampak negatif terhadap perkawinan Anda bersama pasangan tersebut.

Maka dari itu, usahakanlah untuk mengaccept pasangan Anda. Mulailah dengan menyadari kebutuhan apa saja yang tak bisa terpenuhi oleh Anda sendiri, sehingga tanpa disadaríi, Anda ‘meminta’ pasangan untuk menyelesaikannya.

Berikutnya, biasakan diri Anda untuk berbicara jujur dan terbuka dengan dia, tetapkan harapan yang masuk akal, fokus pada kelebihan pasangan Anda, serta usahakan untuk selalu belajar mengampuninya.

Semoga tulisan ini berguna bagi kamu, Bela!




About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.