Hindari 5 Kesalahan saat Sahur agar Puasa Lancar,Girls!

by -111 views
by
Hindari 5 Kesalahan saat Sahur agar Puasa Lancar,Girls!



– Puasa sudah berjalan beberapa hari ini girls, jangan sampai kita keluhan tidak tahan puasa sepanjang hari karena masa-masa ibadah belum berakhir ya!

Agar ibadah puasa kita menjadi lebih optimal dan mampu bertahan dari rasa lapar sampai waktu berbuka, terdapat beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan.

Sebagai contoh, ternyata kita tidak boleh langsung tidur setelah sahur!

Hindari Hal-Hal Ini Ketika Sedang Berbuka

Ayo kita langsung ketahui sebabnya mengapa tidak diperbolehkan tidur sesudah sahuran serta beberapa kegiatan lain yang tabu dilakukan selama berpuasa, mari intip:

Merasa Terdapat Perubahan pada Kebiasaan Makan

Dari sudut pandang ilmu nutrisi, sebenarnya tidak harus ada perbedaan dalam pola makan antara saat puasa dan tidak puasa. “Yang membedakannya hanya terletak pada jadwal makan.”

Harap diperhatikan, bahwa berpuasa merupakan suatu bentuk ibadah; oleh karena itu, jangan sampai terjadi perubahan pola makan dibandingkan dengan bulan-bulan biasanya,” jelaskan dokter spesialis gizi Tirta Prawita Sari saat menghadiri acara buka puasa bersama pers.

Baca Juga:  Debit Air Sungai Ciliwung Meningkat, Bendung Katulampa Siaga 3

Pedoman untuk pola makan yang sehat ketika berpuasa pada dasarnya mirip dengan masa bukan berpuasa. “Kendala utama selama bulan puasa terletak pada masalah kekurangan cairan serta menjaga agar perut tetap kenyang dari subuh hingga waktu berbuka tiba,” ungkapnya.

Mengonsumsi Air Terlalu Minim Atau Berlebihan

Dehidrasi dapat dihindari dengan meminum air secukupnya ketika berbuka puasa. Pastikan tidak terlalu banyak dan tidak pula terlalu sedikit.

Jika terlalu banyak makanan, perut bisa menjadi kenyang dan malahan membuat kita merasa lesu ketika melakukan aktivitas.

Langsung Tidur Habis Sahur

Tidur langsung setelah berbuka puasa tidak direkomendasikan. Apalagi jika pada waktu sahur kita mengonsumsi makanan yang sulit dicerna seperti daging.

“Proses pencernaan kita masih berjalan. Hal ini menyebabkan penumpukan gas dalam perut. Sehingga membuat rasa kembung dan tidak nyaman sepanjang hari,” jelas Dr. Tirta.

Konsumsi Makanan Bergula Tinggi

Makanan dengan indeks glikemik tinggi kurang dianjurkan untuk dikonsumsi pada waktu sahur karena kadar glukosa dalam darah yang meningkat pesat di awal sahur bisa membuat Anda merasa lapar lebih cepat.

Baca Juga:  Turnamen Mobile Legends Cibitung Tengah Cup Hari Ini Digelar

Makanan yang memiliki indeks glikemik rendah dapat menyebabkan rasa kenyang lebih tahan lama di perut.

Contoh makanan dengan indeks glikemik rendah adalah nasi merah, roti gandum, kentang rebus dengan kulitnya, ubi rebus.

Proses Pengolahan Makanan yang Mengerek Tingkat Glukosa

Sebenarnya, proses memasak dapat meningkatkan indeks glikemik sebuah makanan. Misalkan saja nasi yang diolah menjadi bubur akan memiliki indeks glikemik yang lebih tinggi. Ia menyarankan untuk menggabungkan sumber karbohidrat dengan serat serta kacang-kacangan supaya rasa kenyang bertahan lebih lama.

Pada saat berbuka puasa, kita baru diperbolehkan untuk mengonsumsi makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi seperti kurma atau semangka.

“Ingatlah, jangan makan berlebihan setelah membuka puasa. Lebih baik lagi, pilih sajian pembuka yang mengandung protein,” ucapnya.

Hei, ini beberapa hal yang sebaiknya tidak kita lakukan saat puasa jika ingin ibadah tetap terjaga hingga waktu berbuka, cewek-cewek.

Sangat bisa langsung kita terapkan nanti ketika akan berpuasa besok yah!

(*)

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.