Pemerintah Daerah Nunukan, Kalimantan Utara, telah mentransfer dana sebesar Rp 22 juta untuk mengikuti kegiatan retret Kepala Daerah di Akmil Magelang.
Pembayaran ini dilakukan berdasarkan surat edaran dari Menteri Dalam Negeri Nomor: 200.5./628/SJ tentang Orientasi Kepemimpinan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2025.
Kabag Protokol dan Koordinasi Pimpinan (Prokopim) Pemda Nunukan, Joned, menjelaskan bahwa biaya yang dikeluarkan mencakup akomodasi, konsumsi, dan perjalanan, yang semuanya menjadi bagian dari investasi dalam kepemimpinan daerah.
“Kan ada keharusan biaya akomodasi dan konsumsi yang harus disetorkan melalui transfer ke PT Lembah Tidar Indonesia. Pemda Nunukan sudah mentransfer uang Rp 2.750.000 x 8 hari, sesuai ketentuan tersebut,” ujar Joned, Kamis (13/2/2025).
Selain biaya akomodasi dan konsumsi, setiap Pemda juga harus menanggung biaya perjalanan pulang-pergi ke Magelang.
Untuk mendampingi Bupati terpilih Nunukan, Irwan Sabri, Pemkab Nunukan juga menunjuk satu orang PIC (Person In Charge) serta membawa ajudan atau ADC (Aide De Camp) selama pelaksanaan retret.
Agenda dan Kewajiban Kepala Daerah
Berdasarkan diagram yang diterima Pemkab Nunukan, pelantikan Bupati Nunukan, Irwan Sabri, akan dilakukan di Istana Negara pada Kamis, 20 Februari 2025.
Setelah itu, pada 21-28 Februari 2025, seluruh kepala daerah akan mengikuti retret di Akmil Magelang, Jawa Tengah.
Retret ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan bagian dari orientasi kepemimpinan yang diwajibkan oleh Kementerian Dalam Negeri.
Wali Kota terpilih Semarang, Agustina, juga menegaskan bahwa kegiatan ini adalah kewajiban, bukan pilihan.
Persiapan dan Kelengkapan yang Harus Dibawa
Selain biaya yang ditanggung Pemda, para kepala daerah juga harus menyiapkan beberapa perlengkapan selama retret, termasuk:
- Pakaian dinas lapangan (PDL) untuk Satpol PP sebanyak satu setel, lengkap dengan sepatu PDL, kaus dalam warna khaki, dan topi dengan logo daerah masing-masing.
- Pakaian olahraga yang terdiri dari celana training warna hitam, baju kaus putih lengan panjang, dan sepatu olahraga.
- Kemeja putih lengan panjang, celana panjang hitam, dasi biru muda, serta sepatu hitam atau pantofel untuk pembelajaran.
- Baju batik tenun daerah lengan panjang sesuai kebutuhan jadwal.
- Obat-obatan pribadi.
“Kita sudah mempersiapkan semua. Kalau pakaian-pakaian yang harus dibawa itu kan memang pakaian sehari-hari Bupati, jadi semua sudah pasti siap. Kita juga akan gladi bersih sebelum keberangkatan ke Jakarta,” jelas Joned.








