Ragdoll vs Ragamuffin: Mana yang Lebih Cocok Dipelihara?

by -123 views
by
Ragdoll vs Ragamuffin: Mana yang Lebih Cocok Dipelihara?


JAKARTA,

Kucing Ragdoll dan Ragamuffin tampak sangat mirip satu sama lain. Mereka berdua merupakan jenis kucing dengan ukuran tubuh besar, bulu halus, serta sifat yang penyayang.

Kucing dengan sifat lembut ini mampu mencapai bobot hingga 6,8 kilogram dan umur maksimal 17 tahun.

Tampilan mereka sering kali menyulitkan banyak orang untuk membedakan antara kucing Ragdoll dan Ragamuffin kecuali jika ditilik secara detail.

Namun, Cat Fancier’s Association menilai bahwa Ragdoll dan Ragamuffin merupakan dua jenis kucing yang berbeda dan terpisah.

Karakteristik paling signifikan dari Ragdoll dan Ragamuffin terletak pada bulu mereka, bentuk mata, sifat individunya, cara merawatnya, serta bagaimana mereka bereaksi ketika dilatih.

Tidak ada satupun perubahan dalamras kucing ini yang terjadi secara alamiah. Ragdoll dikembangkan pada dekade 1960 oleh seekor breeder kucing di California, AS.

Akan tetapi, tak ada catatan historis mengenai perkembangan ras Ragamuffin. Kedua jenis kucing ini memiliki sifat luar biasa dan kepribadian yang menyenangkan, sehingga sangat cocok menjadi teman di rumah.

Walaupun bersahabat dekat, kucing ragamuffin dan ragdoll masih memiliki keunggulan serta kelemahan masing-masing yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan hewan peliharaan ideal Anda.

Nah, disadaur dari

AZ Animals

, Jumat (28/2/2025), di bawah ini terdapat beberapa perbandingan antara kucing Ragdoll dan Ragamuffin.

Bulu

Walaupun keduanya mempunyai bulu dengan panjang yang sama dan berekor berumbai, Ragamuffin lebih tahan terhadap penyisiran dan menunjukkan variasi warna bulu yang lebih lebar, mencakup banyak kombinasi putih, namun tanpa adanya jenis warna point seperti pada ras lainnya.

Baca Juga:  Kesadaran Lingkungan Wali Kota Bogor di Ujung Jalan R3

Rambut kucing Ragamuffin tersedia dalam berbagai macam warna yang solid maupun bercak, mulai dari merah muda, coklat, hitam, sampai ungu.

Kucing Ragdoll lahir dengan bulu yang putih secara alamiah. Saat berkembang, bulunya bisa berubah jadi warna coklat, biru, atau ungu.

Di samping itu, bulu Ragdoll memiliki “bintik-bintik” mirip dengan tandanya kucing Siam. Bintik warna ini mengindikasikan bahwa kaki, kukunya, telinga, wajah, serta ekornya berwarna lebih pekat dibandingkan bagian tubuh lain dari Ragdoll.

Namun, Ragdoll mempunyai bulu yang tampak seolah-olah menggunakan “sepatu bot” atau “sarung tangan” putih di ujung kukunya.

Mata

Berikutnya, perbedaan antara kucing Ragdoll dan Ragamuffin terletak pada mata mereka.

Walaupun kedua jenis tersebut sama-sama mempunyai mata yang lebar dan mengesankan, terdapat perbedaan signifikan di antaranya. Kucing ragamuffin memiliki variasiwarna iris yang beragam serta tampilan mata yang cenderung bundar.

Sejak lama, masyarakat percaya bahwa Ragamuffin adalah ragdoll. Baru pada tahun 1994, kucing tersebut diakui sebagai ras terpisah dengan ciri fisik seperti badan yang sangat besar, dada luas, serta leher pendek.

Salah satu ciri terpenting dari kucing Ragdoll adalah matanya berwarna biru langit yang mengagumkan dan mencolok. Setiap kucing ragdoll asli memiliki mata biru tersebut.

Kucing ragdoll yang memiliki warna mata tidak serupa bukan termasuk dalam kategori ras asli. Bentuk mata dari kucing ragdoll cenderung berbentuk oval seperti biji almond dan terlihat lebih halus dibandingkan dengan mata kucing ragamuffin.

Baca Juga:  Tangkuban Parahu Waspada II : Jalur Evakuasi Warga Disiapkan

Kepribadian

Dari segi karakteristik pribadi, kedua jenis kucing tersebut terkenal sangat manis dan tampan. Akan tetapi, Ragamuffin cenderung menjadi pilihan favorit bagi rumah tangga yang memiliki anak-anak lantaran sifat tenang serta bersabar mereka.

Meskipun memiliki berbagai fitur yang menggoda, Ragamuffin mencolok di kalangan kucing karena kemudahannya menerima setiap perubahan pada gaya hidup dan kebiasaan harian mereka.

Di samping itu, mereka dengan ikhlas dan tanpa kesulitan menyambut setiap anggota baru dalam keluarga, termasuk bayi yang baru lahir atau hewan peliharaan yang baru datang.

Ragdoll pun demikian tenang walaupun tak serumah santainya Ragamuffin ketika berada di dekat anak-anak. Meskipun begitu, jangan sampai keliru, kucing Ragdoll adalah hewan penopang emosi yang luar biasa dikarenakan sinkronisasi dengan keadaan psikologis pemiliknya.

Apabila Anda merasa stres atau gelisah, Ragdoll akan segera mendatangi dan mencoba memberikan ketenangan dalam hitungan detik. Selain itu, Ragdoll merupakan kucing pelukan yang luar biasa dan tidak ragu-ragu untuk menuntut perhatian dan kasih sayang.

Seperti halnya Ragamuffin, Ragdoll juga biasanya akan menyapa Anda di depan pintu saat Anda pulang kerumah.

Perawatan

Perawatan juga memainkan peran dalam membedakan antara kucing Ragdoll dan Ragamuffin. Bulu kucing Ragamuffin yang lembut dan berpanjang cenderung tidak mudah tumbuh acak, jadi menyisirnya setiap harinya tidak diperlukan.

Pemeliharaan satu kali dalam seminggu umumnya telah mencukupi. Selain itu, bulu Ragamuffin cenderung tak lepas. Pastikan untuk menyikat gigi, memotong kukunya, serta membersihkan telinganya dengan rutinitas yang teratur.

Baca Juga:  Jamin Pasokan Daging Sapi, Pemkot Depok Siapkan 4000 Sapi Selama Ramadhan

Oleh karena mudah terserang infeksi mata, basuhlah kotoran di sekitar mata kucing Ragamuffin menggunakan tisu atau lap yang halus serta lembab.

Ragdoll memerlukan perawatan yang dua kali lipat dibandingkan Ragamuffin lantaran rambutnya cenderung ikal dan mudah tumbang. Oleh karena itu, disarankan untuk menyisirnya minimal satu kali dalam sehari apabila memungkinkan.

Pelatihan

Akhirnya, perbedaan antara kucing Ragdoll dan Ragamuffin terletak pada proses latihan. Kucing Ragamuffin sangat tertarik untuk menguasai kemampuan baru; namun, hindari penggunaan metode hukuman yang ekstrem ketika melatih jenis kucing ini.

Walaupun mereka terkenal karena sifatnya yang baik hati dan damai, Ragamuffin dan Ragdoll dikenal memiliki memori yang tajam; oleh sebab itu, segala bentukperlakuan tidak menyenangkan pasti akan diingat dan bisa muncul lagi di kemudian hari.

Walaupun dapat melatih Ragdoll dalam beberapa gerakan, seekor kucing ini pada dasarnya tetap mandiri. Ragdoll cenderung menurut iramanya sendiri dan tidak terlalu tertarik untuk membuatmu senang.

Lakukan dengan kecepatan yang lambat dan pastikan untuk selalu menggunakan pendekatan penghargaan positif sepanjang latihan. Kucing dari ras ini akan bereaksi sangat baik terhadap pujian serta perlakuan lembut.

Meskipun begitu, makanan ringan bisa menambah rasa yang baik ke dalamnya, namun ragdoll lebih rentan terhadap obesitas. Oleh karena itu, batasi pemberian camilannya agar tidak berlebihan.

Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara kucing Ragdoll dan Ragamuffin. Ras manakah yang kamu minati untuk dipelihara?

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.