5 Buah Ampuh Untuk Mengendalikan Gula Darah Tinggi – Cek Sekarang!

by -93 views
by
5 Buah Ampuh Untuk Mengendalikan Gula Darah Tinggi – Cek Sekarang!



– Hiperglikemia merupakan salah satu faktor pemicu utama diabetes. Keadaan tersebut muncul apabila tubuh tak dapat memanfaatkan gula dalam darah secara optimal.

Meski demikian, gula darah tinggi bisa terjadi pada siapa saja, termasuk orang yang tidak menderita diabetes.

Dikutip dari

Health

(20/2/2024), menjaga pola makan yang baik bisa memperbaiki kontrol glukosa dalam darah dan menekan risiko kondisi medis terkait diabetes, misalnya gangguan pada jantung dan hipertensi.

Beberapa penderita diabetes berpikir untuk menghindari buah karena sebagian besar buah mengandung karbohidrat dan gula alami yang tinggi.

Padahal, buah segar bisa menjadi bagian dari diet yang ramah bagi penderiata diabetes.

Maka, buah-buahan apakah yang dapat membantu mengurangi kadar glukosa dalam darah?


Buah yang dapat mengurangi kadar glukosa dalam darah Tinggi

Penelitian terbaru menunjukkan, beberapa jenis buah dapat membantu menurunkan kadar gula darah, terutama bagi penderita diabetes.

Saat mengonsumsi buah-buahan, tubuh akan meresapkan fruktosa. Akan tetapi, sel-sel dalam tubuh tak bisa memanfaatkan fruktosa sebagai bahan bakar utama dikarenakan preferensi alami terhadap jenis gula lainnya bernama glukosa untuk dijadikan sumber energi.

Untuk menyelesaikannya, enzim di dalam lever merubah mayoritas fruktosa pada buah menjadi glukosa. Setelah itu, glukosa tersebut dikeluarkan ke dalam sirkulasi darah yang kemudian membuat kadar gula darah naik.

Namun demikian, buah-buahan pun memiliki kandungan serat yang bisa membantu menurunkan laju glukosa terlarut ketika masuk ke dalam aliran darah.

Berikut adalah salah satu alasannya kenapa sejumlah buah dapat membantu meredakan kadar glukosa dalam darah yang berlebihan, seperti diambil dari sumber ini:

Web MD.

Berikut beberapa jenis buah yang bisa menurunkan gula darah tinggi dan baik untuk penderita diabetes:

Baca Juga:  Serangan Udara Israel Hancurkan Rumah Sakit Indonesia di Gaza

1. Buah beri

Buah beri, seperti

blueberry

,

raspberry

, dan

blackberry

diketahui mengandung banyak serat, vitamin, mineral, serta zat antosianin.

Efek positif buah beri pada diabetes diperoleh dari kandungan seratnya yang dapat membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.

Buah ini mengandung banyak antioksidan serta senyawa penghambat peradangan, seperti flavonoid yang bisa mendukung peningkatan tingkat glukosa dan insulin dalam tubuh berkat sifat antidiabetiknya.

Studi juga telah menunjukkan hubungan antara pengonsumsian buah beri dengan perbaikan kontrol glukosa dalam darah.

Misalnya, sebuah tinjauan pada 2020 menemukan bahwa makan buah beri dapat membantu mengurangi kadar insulin dan gula darah setelah makan yang bermanfaat bagi penderita diabetes.

Tinjauan pada 2022 yang mencakup 22 penelitian menemukan bahwa konsumsi blueberry dan cranberry secara signifikan menurunkan gula darah puasa dan penanda kontrol gula darah jangka panjang hemoglobin A1c (HbA1c) pada penderita diabetes.

2. Alpukat

Avokad merupakan jenis buah yang memiliki kandungan karbohidrat rendah serta lemak tinggi. Satu setengah potong avokad saja sudah mencakup 8,5 gram karbohidrat dan memberikan lebih dari 30 gram lemak sehat.

Kandungan dalam komposisi itu menjadikan alpukat sebagai buah yang baik untuk orang yang mengikuti pola makan rendah karbohidrat.

Alpukat juga mengandung lemak tak jenuh tunggal yang tinggi. Lemak ini telah terbukti bermanfaat bagi penderita diabetes.

Sebuah tinjauan pada 2016 terhadap 24 penelitian menunjukkan, diet tinggi lemak tak jenuh tunggal dikaitkan dengan kontrol glikemik yang lebih baik pada penderita diabetes tipe 2.

Baca Juga:  Kisah Rindu di Balik Siomay Pink

Avokad juga tinggi akan serat yang bisa menenangkan peningkatan kadar glukosa dalam darah setelah menyantap makanan.

3. Jeruk

Jeruk dapat menjadi pilihan yang baik untuk penderita diabetes.

Selain mempunyai indeks glikemik (IG) yang rendah, jeruk juga dipenuhi dengan zat-zat bergizi yang bisa membantu menekan inflamasi serta mendorong pengaturan gula darah yang baik.

Jeruk mempunyai indeks glisemik (GI) sebesar 43, kategori ini termasuk dalam golongan rendah. Oleh karena itu, konsumsi jeruk tidak memberikan dampak besar terhadap kadar gula darah seseorang jika dibandingkan dengan buah bernilai glykemik tinggi misalnya semangka.

Penelitian terdahulu menunjukkan, makan buah dengan GI rendah secara teratur dapat membantu penderita diabetes menurunkan HbA1c, tekanan darah, dan risiko penyakit jantung.

Di samping itu, jeruk kaya akan zat tumbuhan berupa antioksidan dengan kadar tinggi, seperti naringenin, yaitu jenis polifenol yang mempunyai manfaat antidiabetes yang signifikan.

4. Apel

Apel adalah buah rendah gula yang kaya akan nutrisi penting untuk pengendalian diabetes.

Apel berukuran sedang mengandung kira-kira 5 gram serat, terdiri dari serat yang dapat larut, sehingga membantu memperlambat absorpsi gula ke dalam sirkulasi darah.

Makan makanan yang kaya akan serat larut dapat membantu meningkatkan kadar gula darah dan lemak darah yang sehat, yang penting bagi penderita diabetes tipe 2.

Penelitian mengindikasikan bahwa konsumsi apel bisa memberi manfaat untuk individu yang memiliki masalah dalam pengaturan kadar gula darah.

Baca Juga:  Tolak Bayar Paket Sandal, Konsumen Todongkan Pistol ke Kurir

Penelitian yang dilakukan tahun 2022 menyatakan bahwa memakan apel terlebih dahulu sebelum konsumsi nasi dapat secara signifikan menurunkan kadar gula dalam darah pasca makan bagi individu dengan disfungsi toleransi glukosa, berbanding lebih baik jika dibandingkan saat mereka mengonsumsi nasi sebelum buah apel tersebut.

Para peneliti mengatakan, serat larut dan senyawa antidiabetes yang ditemukan dalam apel, bisa bermanfaat bagi orang dengan kadar gula darah tinggi, seperti penderita diabetes.

5. Delima

Pohon delima dikenal memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan seperti membantu menurunkan tekanan darah, glukosa dalam darah, dan tingkat kolesterol sambil juga memperkuat respons tubuh terhadap insulin.

Pohon buah delima merupakan sumber zat kimia alami seperti ellagitannin, antosianin, dan asam organik yang bisa mendukung peningkatan perlindungan terhadap kerusakan sel dan pengurangan inflamasi.

Penelitian menunjukkan, mengonsumsi produk buah delima secara khusus dapat bermanfaat bagi kesehatan penderita diabetes tipe 2.

Penelitian pada 2019 menemukan, minum 200 ml jus delima per hari selama enam minggu menghasilkan penurunan yang signifikan pada tingkat tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita diabetes tipe 2 dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Pasalnya, penderita diabetes diketahui memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi).

Di samping itu, delima pun bisa menolong dalam menjaga tingkat glukosa darah agar tetap seimbang.

Bijinya bisa menjadi pilihan bagi mereka yang menderita diabetes karena kaya akan serat yang dapat membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.