Astronot NASA Kembali ke Bumi setelah Perjalanan Sembilan Bulan di Stasiun Luar Angkasa Internasional

by -114 views
by
Astronot NASA Kembali ke Bumi setelah Perjalanan Sembilan Bulan di Stasiun Luar Angkasa Internasional


Butch Wilmore dan Sunita Williams kembali ke Bumi menggunakan kapsul SpaceX setelah terpaksa mengextensikan durasi mereka di Stasiun Luar Angkasa Internasional—ISS sebanyak 9 bulan karena adanya kendala teknis dengan Boeing Starliner.

Astronot NASA Barry “Butch” Wilmore serta Sunita Williams akhirnya dapat kembali ke Bumi pada hari Selasa (18/03). Keduanya telah berada di ruang angkasa selama lebih dari sembilan bulan.

Pasangan tim ruang angkasa tersebut,
tugasnya secara paksa diperpanjang akibat kerusakan
Pada pesawat ulang alik Boeing Starliner yang dimiliki oleh NASA, kedua astronot tersebut diluncurkan kembali menuju Bumi dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada hari Selasa (18/03) di pagi hari menggunakan kapsul SpaceX milik Elon Musk.

Willmore dan Williams beserta kedua anggota tim ISS lainnya — yaitu astronot dari Amerika Serikat Nick Hague serta kosmonot Rusia Aleksandr Gorbunov — memulai petualangan mereka menuju Bumi dalam waktu sekitar 17 jam mulai pukul 01.05 ET (05.05 GMT).

Kapsul yang mengangkut para astronot itu direncanakan untuk mendarat di perairan off Florida pada Selasa (18/03) sekitar pukul 17.57 ET.

Baca Juga:  Demo Desak Pembubaran Ahmadiyah

Astronot NASA pada akhirnya pergi dari stasiun ruang angkasa tersebut.

Siaranlangsung memperlihatkan astronot tersebut terlihat sedang tertawa, berpelukan, serta mengambil pose untuk pemotretan bersama rekannya yang ada di stasiun luar angkasa sebelum akhirnya meninggalkan ISS.

Kemudian mereka dikemas di dalam kapsul sambil memakai pakaian.

re-entry

, sepatu bot, dan helm dilakukan pengujian tekanan akhir, komunikasi, serta uji kebocoran selama dua jam.

Keempat anggota tim ISS itu dengan sah telah bergabung sebagai bagian dari rotasi astronot Kru-9 NASA. “Kru-9 akan kembali ke Bumi,” ujar Komandan Nick Hague di dalam kapsul.

Hague menyampaikan bahwa disambut istimewanya ketika dapat “mengidentifikasi stasiun luar angkasa sebagai tempat tinggal” dalam rangka usaha global menuju “kebaikan ummat manusia.”

Setelah menjalani misi panjang di ruang hampa, ketika mereka kembali ke planet kita, astronot tersebut akan meluangkan waktu sejumlah hari untuk melakukan berbagai tes medis di Stasiun Luar Angka NASA terletak di Houston.

Tugas yang diperluas berubah menjadi pertunjukan politik.

Dua astronot senior dari NASA serta penerbang tes dari Angkatan Laut Amerika Serikat yang telah memasuki masa pensiun, ditempatkan sebagai awak utama untuk pesawat Boeing Starliner menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) di bulan Juni. Misi singkat ini dirancang untuk berjalan dalam jangka waktu beberapa hari saja.

Baca Juga:  Pabrik 171 Hektare VinFast Subang Buka Ratusan Pekerjaan! Cek Link Daftar

Akan tetapi, terdapat kendala teknis pada sistem propulsi wahana ulang alik Starliner yang mengakibatkan berbagai penundaan untuk pengembalian mereka ke bumi. Oleh karena itu, setelah mendarat selama sembilan bulan di ISS, NASA akhirnya menentukan bahwa mereka akan menggunakan pesawat milik SpaceX sebagai alternatif pulangannya.

ap/as (AFP, Reuter)

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.