– Sedikit orang yang mengetahui bahwa ada komponen kecil dari Yamaha Mio yang menjadi unggulan bagi mekanik dalam memodifikasi Yamaha R25 agar lebih cepat.

Bagian kecil ini umumnya dipakai untuk meningkatkan efisiensi kerja mesin serta memperbaiki kinerjanya.

Lukman Hakim, seorang anggota dari El Speed Mame Team Workshop, memberikan informasi tentang komponen-komponen Mio yang umumnya digunakan dalam balapan R25.
“Teknik yang umum digunakan adalah memasangkan pin piston dari Mio ke dalam mesin Yamaha R25,” jelas Lukman.
Sama halnya dengan Yamaha Mio, R25 juga mengadopsi pin piston berdiameter 14 mm.
Walaupun ukuran keduanya sama, ternyata pin piston yang dipakai oleh Mio dan R25 ini memiliki perbedaan.
“Lihat saja, bodi piston pada R25 ini lebih tebal daripada yang ada di Mio,” ujar Lukman dengan percaya diri.
Maka itu, bobot pin piston dari R25 lebih berat daripada yang dimiliki Mio.
“Bobot pin piston R25 adalah 39,62 gram. Sementara itu, pin piston Mio memiliki berat 20,14 gram,” jelasnya.
“Perbedaan berat kedua komponen tersebut mencapai 19,48 gram. Dengan menggunakan pin piston Mio, bisa mengurangi hampir separuh berat pin piston standar R25,” jelas Lukman dari bengkelnya di Jl. Moh Kahfi, Ciganjur, Jakarta Selatan.
Walaupun selisih beratnya tidak begitu mencolok, namun menurut Lukman, dampak yang dialami bakal sangat signifikan sebab komponen tersebut terpasang secara langsung pada mesin.
Oleh karena itu, tak mengherankan jika teknik ini kerap digunakan oleh mekanik untuk meningkatkan kinerja pada motor R25 yang digunakan dalam balapan.
Harga pin piston untuk Yamaha Mio cukup terjangkau, yaitu sebesar Rp 21 ribu.
Kalau mau dipasang di R25, kamu perlu membeli dua buah, sehingga biayanya menjadi Rp 42 ribu.
Biayanya cukup besar untuk biaya pembongkaran dan pemasangan mesin saat mengganti pin piston ini Sob.








