BMKG Rilis Wilayah Berpotensi Gelombang Tinggi hingga 22 Maret, Mana Saja?

by -196 views
by
BMKG Rilis Wilayah Berpotensi Gelombang Tinggi hingga 22 Maret, Mana Saja?



– BMKG telah menerbitkan laporan tentang ombak besar yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

Menurut akun Instagram resmi @infobmkg, BMKG menduga bahwa awan siklon 91S dapat menyebabkan ombak besar yang berlangsung dari tanggal 19 Maret 2025 pada jam 07:00 Waktu Indonesia Barat sampai dengan 22 Maret 2025 pada waktu yang sama.

Pada peringatan yang diberikan, mereka menyampaikan situasi laut karena keberadaan Bibit Siklon 91S di lautan Hindia bagian baratdaya Banten.

“Bibit siklon 91S (12 derajat LS 98,9 derajat BT), yang diamati di bagian selatan Barat Daya Banten di Samudera Hindia, menyebabkan meningkatnya kecepatan angin serta ketinggian ombak,” demikian tertulis dalam pernyataan dari BMKG yang dipost melalui akun Instagram resminya, seperti dilaporkan pada hari Rabu (19/3/2025).

Karena situasi tersebut, angin yang mengalir melintasi daerah bagian utara dan selatan Indonesia memiliki kecepatan antara 8 hingga 30 knot.

Berdasarkan informasi dari BMKG, pola angin di area Indonesia sebelah utara biasanya mengalir dari arah tenggara menuju timur dengan kelajuan angin antara 8 hingga 30 knot, sementara itu untuk daerah Indonesia sebelah selatan, aliran angin cenderung berasal dari baratdaya menuju timurlaut dengan rentang kecepatan yang sama yakni 8 sampai 30 knot.

Baca Juga:  Pakaian Koko Terkini untuk Ayah Anda dengan Harga Menggiurkan di Transmart Full Day Sale

Berdasarkan laporan dari BMKG, sejumlah daerah akan menerima angin dengan kekuatan di atas rata-rata, antara lain Natuna, Selat Karimata, dan juga Samudra Hindia.

“Angin paling kencang diamati di Laut Natuna Utara, Selat Karimata, Laut Jawa, bagian Barat Samudera Hindia dari Bengkulu sampai Lampung, serta bagian Selatan Samudera Hindia dari Banten hingga Jawa Tengah,” tambah mereka.

Selanjutnya, BKMG juga menyebarkan informasi mengenai daerah-daerah yang akan terkena dampak gelombang besar bersama dengan tingkat risikonya.

Peringatan wilayah dengan gelombang tinggi

Akibat pergantian arah angin, sejumlah area laut di Indonesia bakal terkena peningkatan ombak mulai dari 1,25 sampai dengan 4 meter.

Area yang rawan terhadap ombak tinggi sekitar 1,25-2,5 meter

  • Samudera Hindia bagian Barat meliputi Aceh, Kepulauan Mentawai, Kepulauan Nias, Bengkulu dan Lampung.
  • Laut Pasifik di utara Maluku, Papua, dan Papua Barat
  • Selat Malaka bagian utara
  • Selat Karimata bagian utara
  • Bagian tengah, barat, dan timur Laut Jawa
  • Laut Sumbawa
  • Laut Flores
  • Laut Banda
  • Laut Seram
  • Selat Makassar terletak di bagian utara, tengah, dan selatan
  • Laut Maluku
  • Laut Sulawesi bagian timur
  • Samudera Pasifik di bagian utara Papua Barat
  • Laut Arafuru terdiri atas bagian utara, tengah, barat, dan timur.
Baca Juga:  Pedagang Jalan Tangkuban Parahu Subang Dapat Rp 10 Juta per Orang

Di samping itu, BMKG menyatakan bahwa ombak dengan ketinggian 1,25-2,5 meter tersebut dapat membahayakan petualangan para nelayan yang menggunakan perahu serta kapal-kapal besar.

Terlebih lagi bila kecepatan angin meningkat hingga 15-16 knot bersamaan dengan ketinggian ombak yang mencapai 1,25-1,5 meter.

Area dengan risiko ombak tinggi 2,5-4 meter

  • Lautan Hindia bagian selatan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur
  • Lautan Hindia bagian selatan Bali, NTB, dan NTT
  • Laut Natuna Utara
  • Samudera Pasifik di bagian barat daya Papua Barat.

Sama seperti ketinggian gelombang 1,25-2,5 meter, BMKG menambahkan bahwa kondisi ini berisiko untuk Kapal Ferry jika kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang 2,5 meter.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.