Craig Goodwin dari tim serangan Australia menyatakan bahwa kekhawatirannya utama adalah melawan Timnas Indonesia karena hal itu dapat menimbulkan frustasi pada seluruh rekanya sewaktu berlaga.
Pada beberapa jam menjelang pertandingan antara Timnas Indonesia dan Australia yang akan berlangsung di Sydney pada hari Kamis, 20 Maret 2025, Craig Goodwin menyuarakan ketidaknyamanannya.
Pengalaman negatif saat bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) melawan Timnas Indonesia tampaknya masih mempengaruhi Craig Goodwin hingga kini.
Kepada media lokal Australia, pemain berusia 33 tahun itu menceritakan bagaimana ia dan rekan setimnya melalui malam yang buruk di Jakarta.
Sesuai dengan informasi yang umum dikenal, pertandingan yang diselenggarakan di bulan September 2024 kemarin berkesudahan dengan skor nol-nol tanpa ada gol yang berhasil dicetak.
Sayangnya untuk Australia, setelah pertandingan itu, Graham Arnold sebagai pelatih Socceroos menyatakan akan meninggalkan posisinya.
Kondisi bagi Australia makin memburuk, terutama setelah mengalami kekalahan dari Bahrain di markas mereka pada laga sebelumnya.
Berbicara tentang seri di Jakarta, Goodwin terkesima dengan strategi permainan yang digunakan Indonesia ketika tim tersebut masih dilatih oleh Shin Tae-yong.
Jay Idzes dan kawan-kawannya tetap kokoh tanpa tergoda untuk membuka permainan, sehingga kesempatan yang dihadirkan Australia tidak bisa dioptimalkan dengan baik.
Kondisi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang dirasakan oleh Goodwin sebagai kurang baik turut memperparah kekecewaan tim sepak bola Australia tersebut.
” mereka menyulitkan, menghalangi jalannya, kemudian berusaha untuk bertarung kembali, ” ujar Goodwin sebagaimana dilansir oleh Australian Associated Press (APP).
Makin bertambah waktu pertandingan tanpa gol dan hasilnya tetap seri 0-0, makin menjengkelkan.
Malam itu di lapangan kurang menyenangkan, karena kita gagal mengambil kesempatan di awal pertandingan dan juga tidak berhasil memanfaatkan berbagai peluang selama permainannya.
“Hal itu menghalangi kita dari pembukaan diri lebih lanjut dan mendorong mereka agar berpartisipasi dalam gaya permainan yang lebih luas,” tambahnya.
Dari kesuksesan tersebut, gilirannya adalah Australia yang akan menyambut Indonesia, laga ini akan berlangsung di Sydney dan pasti bakal diserbu oleh para pendukung setempat.
Namun demikian, Goodwin masih berhati-hati karena ia menganggap Timnas Indonesia adalah sebuah tim kuat yang dipenuhi oleh beberapa pemain bermutu.
Dia menyatakan bahwa pertandingan menghadapi Indonesia merupakan sebuah tantangan besar, oleh sebab itu Australia pasti akan tampil dengan kepercayaan diri penuh.
“Mereka perlahan merasa yakin akan kemampuan mereka sendiri dan menjadi sebuah tim yang solid dengan sejumlah pemain berbakat,” jelas Goodwin tambahnya.
Meskipun ini adalah laga yang menantang, namun dengan dorongan dari para pendukung di kandang dan atmosfer serta semangat yang unik, kami siap menghadapinya.
“Kami akan bertaruh dengan kepercayaan diri penuh bahwa kita bisa mengalahkan lawan dalam laga ini,” tegasnya.
Tunggu saja bagaimana kelanjutan dari pertandingan tersebut, menentukan tim mana yang akan berhasil meraih kemenangan serta mendapatkan tiga poin penting itu.
Tentu saja, Publik Tanah Air penuh harapan terhadap kesempatan yang dimiliki Timnas Indonesia, meskipun hasilnya masih ditentukan oleh perjalanan pertandingan itu sendiri.








