Francesco Bagnaia: Lebih dari Sepeda Motor, Menyambut Kembali Marc Marquez dengan Sikap Santai

by -180 views
by
Francesco Bagnaia: Lebih dari Sepeda Motor, Menyambut Kembali Marc Marquez dengan Sikap Santai


Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, saat ini dalam kondisi prima setelah meraih kemenangan berturut-turut di kedua perlombaan perdana MotoGP 2025.

Ronde balapan selanjutnya, MotoGP Amerika Serikat 2025 yang digelar di Sirkuit Austin, Texas, menunjukkan bahwa Marquez kemungkinan besar akan mendapatkan hasil mirip sebelumnya.

“Sesudah dua perlombaan awal ini, beberapa hal penting sudah kelihatan. GP23 ternyata tidak memuaskan bagi para pemain utama dalam kategorinya,” ungkap Alberto Vergani, sang manajer dari mantan pebalap Ducati, Danilo PetruCCI.

Alex Marquez menempati posisi kedua dalam klasemen dengan GP24-nya, unggul dari Bagnaia.

Saya rasa gambarnya sudah sangat jelas, di mana Marc Marquez kelihatan tenang, senang, serta gembira, namun yang paling utama adalah ia merasa lepas dari bebannya.

Saya merasa iba dengan Bagnaia karena terlihat begitu kaku saat mengendarai motornya dan dipenuhi tekanan, hal ini seharusnya tidak terjadi.

Menurut Vergani, Marquez yang selama empat tahun terakhir mengalami penurunan karena cedera serta performa motor Honda yang kurang baik sekarang tampaknya telah keluar dari neraka.

Baca Juga:  Pemkot Bogor tertibkan kabel tak terawat di jalan raya

“Marc merupakan pembalap lepas, datang kembali dari kehancuran, seperti seorang Mesias, yang membawa kegembiraan bagi setiap orang disekitarnya,” jelas Vergani.

Dia benar-benar menyadari dirinya sejak tahun lalu dan telah menikmati hasilnya. Saya rasa ia tak pernah merasakan kedamaian seperti itu meskipun masa-masa lamanya di Honda.

Dia pun menyampaikan ide inti dengan tegas: “Saya tak perlu membuktikan sesuatu pada siapapun.” Hal ini membuatnya terbebas dari segala bebannya, dan kita dapat melihat dia meraih kemenangan sekali lagi.

Sebaliknya, Bagnaia tengah bertarung dengan dirinya sendiri.

Terkait dengan situasi yang ia hadapi, menurut saya sendiri: Bagnaia perlu mengawasi kondisinya dan tidak terpaku pada aspek lain dari timnya meskipun Marquez berhasil memenangkan setiap perlombaan,” ungkap Vergani.

Dirinya perlu berpikir untuk diri sendiri, bekerja keras, sambil tidak mengizinkan rasa putus asa menguasainya. Saya merasa iba dengan Bagnaia sebab dia tampak begitu kaku saat balapan dan terlalu tertekan, hal itu tak benar.

Dia sudah meraih tiga juara dunia dan perlu menghilangkan semua tekanan tersebut, mulai dari Marquez.

Baca Juga:  Jabar Diterjang Bencana Alam

Seharusnya dia tak perlu mengkhawatirkan Marquez atau prestasinya. Cukup dengan melepaskan pikiran terhadap hal tersebut, dia akan kembali menjadi lebih kuat dan cepat karena Bagnaia merupakan seorang juara dan kita sudah mengetahui nilai daripadanya.

Bagnaia harus mencoba untuk memulai dari awal, mengakui situasinya, lalu beranjak untuk kembali merasakan kesenangan dalam balapannya.

Pada saat yang sama, motor GP24 menyebabkan Alex Marquez tertawa lebar.

“GP24 sudah menghadirkan senyuman di wajah Álex, sebab semua kesulitan yang dia hadapi dalam GP23 akhirnya sirna,” ungkap Vergani.

Dia menjalankan tanggung jawabnya dengan luar biasa, dan saya mengenalinya sebagai individu yang damai, senang hati, serta penuh kesadaran.

Dia balapan tanpa ada bebannya atau tekanannya, sama seperti kakaknya. Meskipun ia berharap bisa menang, namun sangatlah susah untuk mengungguli seorang juara seperti Marc pada masa kini.

Vergani menyatakan bahwa orang yang paling menikmati dirinya sendiri sekarang ini adalah Manajer Umum Ducati, Luigi Dall’Igna.

Gigih (nama panggilan akrab untuk Luigi) memahami motornya lebih dalam dibandingkan orang lain, dan apa yang dia sampaikan sebelum perlombaan di Barcelona menjelaskannya semua: ‘Márquez sudah melaksanakan sesuatu yang tak bisa didefinisikan lewat GP23.’

Baca Juga:  Oposisi Venezuela Tolak Hasil Penghitungan Suara

“Demikianlah deskripsi lengkapnya, deskripsi yang paling menggambarkan persepsi keseluruhan,” kata Vergani.

Saat ini kami hanya berada di awal musim, namun ada cukup banyak balapan yang akan datang, meskipun begitu Marquez sudah memperlihatkan kualitas sejatinya secara gamblang serta unggul dibandingkan motornya.

Bagnaia harus mencoba untuk memulai kembali, mengakui situasinya, lalu dari titik itu dia bisa merasa lebih nyaman dengan dirinya sendiri diatas motornya lagi. Hanya begitu.

Prioritas Pecco adalah menikmati balapan kembali dengan Ducati, setelah itu dia akan mempertimbangkan bagaimana caranya untuk mengungguli Marc.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.