Keberagaman Ketupat yang Meriahkan Hari Raya Idul Fitri dan Perayaan lain di Indonesia

by -106 views
by
Keberagaman Ketupat yang Meriahkan Hari Raya Idul Fitri dan Perayaan lain di Indonesia

JABARMEDIA – Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran merupakan salah satu momen paling ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di Indonesia mulai dengan makan ketupat. Selain sebagai momen untuk bersyukur dan merayakan kemenangan setelah menjalani bulan puasa, Lebaran juga menjadi saat yang paling tepat untuk berkumpul bersama keluarga dan kerabat terdekat. Salah satu makanan khas yang selalu hadir di meja saat Lebaran tiba adalah ketupat.

Ketupat merupakan makanan yang terbuat dari beras yang dikukus dalam anyaman janur kelapa. Makanan ini memiliki bentuk segi empat dengan tekstur yang padat. Ketupat biasanya disajikan dengan opor ayam, rendang, sambal goreng, dan berbagai hidangan khas Lebaran lainnya. Namun, yang membuat ketupat begitu istimewa adalah keberagaman bentuk dan cara penyajiannya di berbagai daerah di Indonesia.

Di Jawa Barat misalnya, terdapat ketupat kupat tahu yang dilengkapi dengan tahu goreng dan kuah kacang yang gurih. Sedangkan di Jawa Tengah, ketupat sering disajikan dengan sayur lodeh dan sambal goreng krecek. Di Sumatera, terdapat ketupat ketan yang terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan santan dan disajikan dengan gulai kari yang kaya rempah.

Tidak hanya saat Lebaran, keberagaman ketupat juga turut meramaikan berbagai perayaan tradisional di Indonesia. Misalnya saat perayaan Tahun Baru Imlek, ketupat juga sering disajikan sebagai simbol keberuntungan dan kemakmuran. Ketupat juga menjadi hidangan wajib saat perayaan pernikahan, khitanan, dan acara adat lainnya di berbagai suku di Indonesia.

Keberagaman ketupat tidak hanya terlihat dari bentuk dan cara penyajiannya, tetapi juga berasal dari bahan-bahan tambahan yang digunakan untuk mengisi ketupat. Ada yang menggunakan daging ayam, udang, telur, hingga sayuran sebagai isian ketupat. Hal ini menambah variasi rasa dan tekstur pada ketupat sehingga setiap daerah memiliki ciri khasnya sendiri.

Baca Juga:  Warga Cianjur Selatan Panik Akibat Gempa 4,4 M Dini Hari

Jenis-Jenis Ketupat

Setiap perayaan Hari Raya Idul Fitri Di Indonesia tak terlepas dari beragam kebiasaan unik yang dilestarikan sejak lama. Satu contoh budaya populer ialah Peringatan Ketupat. Istilah ini digunakan karena sajian pokoknya merupakan ketupat, yaitu kuliner dengan komposisi beras atau ketan yang dikukus di dalam kerangkaanyaman dedaunan kelapa muda sampai siap untuk dinikmati.

Namun, ketupat bukan hanya satu jenis hidangan saja yang konsisten di seluruh wilayah Indonesia. Setiap tempat memiliki versi spesifik sendiri-sendiri untuk ketupat ini, dengan perbedaan mulai dari komposisi bahannya, metode pengolahannya, sampai bagaimana disajikan kepada orang-orang. Menurut Malihayati pada buku “Membuat Ketupat Lebaran” tahun 2009, terdapat paling tidak tujuh macam ketupat yang bisa ditemui di beberapa sudut negeri kita. Inilah aneka kreasi ketupat yang menghidupkan dunia masakan Nusantara.

1. Ketupat Katan dari Kapau (Sumatra Barat)

Asli dari wilayah Kapau di Sumatera Barat, ketupat ini terbuat dari beras ketan yang dikukus bersama santan dan rempah-rempah sampai memiliki tekstur yang padat serta cita rasa yang kuat. Ketupek Katan Kapau kerap dikenal sebagai bentuk rebusan dari lemang sebab kedua hidangan tersebut memakai santan selama proses pengolahannya.

Ketupat jenis ini dikenal karena kentalnya santan yang menyerap ke dalam ketan, menciptakan rasa gurih yang unik. Umumnya, Ketupek Katan Kapau dihidangkan sebagai dessert; namun, bisa juga dikonsumsi bersama lauk beraroma pekat seperti gulai angsa cabai hijau ataupun rendang.

2. Kupat Glabed (Tegal, Jawa Tengah)

Dari Tegal, ada Kupat Glabed, sebuah sajian ketupat yang dihidangkan bersama kuah berwarna kuning pekat bernama glabed. Kuah tersebut dibuat menggunakan campuran santan dan rempah-rempah seperti kunyit, menciptakan tampilan warna kuning yang memikat lidah.

Biasanya Kupat Glabed dipotong menjadi beberapa bagian sebelum dihidangkan dan diberi tempe goreng sebagai pelengkapnya. Untuk para penggemar rasa pedas, penambahan sambal dapat memperkuat cita rasanya. Istilah “glabed” pada nama masakan tersebut merupakan ungkapan unik dari orang-orang Tegal yang digunakan untuk mendeskripsikan kepekatan sup atau saus yang tinggi.

Baca Juga:  Bantai Italia 4-2, Spanyol Juara Piala Eropa U-21

3. Ketupat Betawi (Bebanci) (Jakarta)

Ketupat Betawi, yang kadang-kadang dipanggil sebagai Bebanci, merupakan hidangan istimewa dari komunitas Betawi yang punya rasa tersendiri. Hidangan ketupat ini dihidangkan bersama kuah santan lezat serta dilengkapi dengan daging sapi dalamnya.

Ketupat Bebanci memiliki keunikan tersendiri dalam hal bumbunya, yakni kombinasi dari kemiri, bawang merah, bawang putih, cabai, ditambah dengan aneka rempah pilihan yang menghasilkan aroma dan cita rasa istimewa. Namun demikian, hidangan ini kini semakin sulit untuk dijumpai dan termasuk ke dalam golongan makanan tradisional yang sudah mulai punah.

4. Ketupat Blegong (Tegal, Jawa Tengah)

Dari daerah Tegal pula, terdapat jenis ketupat bernama Ketupat Blegong. Masakan ini pada dasarnya adalah variasi lain dari Kupat Glabed, namun dilengkapi dengan lauk utama yaitu daging blengong.

Blengong adalah hasil persilangan antara bebek dan angsa yang menghasilkan daging dengan tekstur lebih padat dan rasa yang khas. Karena perpaduan kuah kental khas Glabed dengan daging Blengong yang kaya rasa, Ketupat Blegong menjadi salah satu makanan khas Tegal yang banyak dicari.

5. Ketupat Bongo atau Kupat Bongko (Tegal, Jawa Tengah)

Ketupat yang satu ini memiliki karakteristik berbeda dari yang lain karena disajikan dengan sayur tempe yang telah mengalami proses fermentasi sehingga rasanya sedikit asam. Perpaduan ketupat dan sayur tempe asam ini menciptakan cita rasa unik yang menarik bagi pecinta kuliner tradisional.

Kupat Bongko juga sering disajikan dengan tambahan lauk lain seperti tahu dan kerupuk agar memberikan variasi tekstur yang lebih kaya dalam setiap suapan.

Baca Juga:  Polonia Media Center Prediksi Serangan Kampanye Hitam

6. Ketupat Cabut Rambak (Solo, Jawa Tengah)

Untuk ketupat khas Solo ini punya cara penyajiannya tersendiri. Ketupat dipotong halus baru ditepoki dengan sambal wijen yang sudah dicampuri kemiri serta kelapa sangrai parut.

Flavor dari sambal ini benar-benar unik; beberapa orang menggemari tingkat kepedasan yang ditawarkannya, sedangkan sebagian lain mungkin lebih condong pada cita rasa asin yang mendominasi. Hidangan ini semakin sempurna saat ditemani dengan ketupat cabuk rambak yang dilengkapi oleh kerupuk nasi populer bernama karak, menciptakan perpaduan antara sensasi gigitan renyah serta bagian yang empuk di setiap suapannya.

7. Ketupat atau Lontong Sayur

Jenis ketupat yang satu ini mungkin paling umum dan bisa ditemukan hampir di seluruh Indonesia. Lontong sayur dibuat dari ketupat yang disajikan dengan kuah santan kental yang gurih dan sering kali dilengkapi dengan soun, telur rebus, serta taburan bawang goreng.

Hidangan ini sangat fleksibel karena bisa disesuaikan dengan berbagai jenis lauk tambahan seperti tahu, tempe, hingga opor ayam.

Selain itu, keberagaman ketupat juga menjadi daya tarik wisata kuliner bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Banyak restoran dan warung makan yang khusus menyajikan berbagai jenis ketupat dengan cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia. Wisatawan dapat mencicipi ketupat Jawa, Sumatera, Bali, Sulawesi, hingga Papua tanpa harus berkunjung ke daerah asalnya.

Dengan keberagaman ketupat yang meriahkan berbagai perayaan di Indonesia. Kita bisa melihat betapa kaya akan budaya dan tradisi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Setiap daerah memiliki keunikan dan kekayaan kuliner yang patut untuk dipromosikan dan dilestarikan. Keberagaman ketupat juga mengajarkan kepada kita untuk menghargai perbedaan dan merayakan keberagaman sebagai bagian dari identitas bangsa.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.