Mengenal Tekanan pada Wanita Berusia 40-an: Temukan 8 Alasannya

by -114 views
by
Mengenal Tekanan pada Wanita Berusia 40-an: Temukan 8 Alasannya



Sering mengalami tekanan pada usia 40-an? Ini delapan sebab umum yang mungkin berdampak pada emosi dan kesehatan mental wanita dalam tahap tersebut.



Saya memiliki banyak kolega wanita yang berada dalam rentang usia 40 tahunan. Sebelumnya, topik umur tersebut telah kita bahas, namun sekarang aku tertarik untuk lebih mendalamkan penyebab mengapa begitu banyak wanita menderita depresi ketika memasuki fase hidup ini.

Berikut ini adalah 8 elemen umum yang biasanya berpengaruh pada perasaan wanita dalam rentang usia 40-an.


1.Perimenopause

Kemungkinan perubahan hormon selama periode perimenopausa, misalnya pengurangan kadar estrogen dan testosteron, bisa berdampak pada mood, tingkat energi, serta gairah seksual seseorang.

Pengurangan kadar estrogen menyebabkan wanita menjadi kurang terfokus pada pemeliharaan orang lain dan lebih berpikiran untuk merawat dirinya sendiri.


2.Citra Tubuh

Metabolisme yang menurun serta perubahan fisik normal bisa mempengaruhi bagaimana seorang wanita menyaksikan dirinya sendiri.

Apabila harga diri Anda sebelumnya sangat tergantung pada penampilan luar, perubahan ini mungkin akan menjadi suatu tantangan yang mempengaruhi emosi.

Baca Juga:  Mantan Pejuang Indonesia, Kini Cari Nafkah dari Barang Bekas


3.Penyesalan dalam Pengasuhan Anak

Banyak ibu mulai mengkaji kembali metode mereka mendidik anak-anak.

Apabila terasa kurang berperan baik secara emosi maupun fisik, mereka bisa jadi akan merasakan rasa bersalah serta penyesalan yang sangat dalam.


4.Bersalah atas Pilihan Jadi Istri Pengurus Rumah tangga

Perempuan yang memutuskan untuk mengurus anak dan tetap berada di rumah mungkin merasakan hilangnya peluang karir atau keterikatan secara ekonomi.

Saat buah hati berkembang dan semakin bertambah usia, rasa tersesat kerap datang menghampiri.


5.Penyesalan Karier

Sebaliknya, perempuan yang memfokuskan banyak waktunya pada pekerjaan mungkin meratapi kurangnya kesempatan berkualitas dengan keluarganya.

Mereka pun bisa merasa dikurung dalam profesi yang kini tak lagi memuaskan.


6.Hatinya berduka saat anak-anaknya tumbuh menjadi dewasa

Anak-anak yang makin mandiri bisa menyebabkan sebagian wanita merasa hilangnya posisi mereka sebagai ibu tunggal.

Rasanya mungkin akan semakin berat untuk orang-orang yang memiliki ikatan emosional yang kuat dengan anak-anak mereka.


7.Masalah Pernikahan

Perempuan berusia 40-an kerap memulai proses penilaian terhadap perkawinannya.

Baca Juga:  Bupati Bogor Apresiasi Dedikasi dan Kinerja Damkar

Saat anak-anak berkembang, berbagai permasalahan yang sebelumnya disepelekan mulai terlihat dengan jelas, seperti rasa bosan, ketidaksukaan secara emosi, serta hubungan intim yang kurang menyenangkan.


8.Kewajiban Menjaga dan Memelihara orang tua

Banyak perempuan menemui dirinya terdorong untuk menjaga orangtua yang sudah lanjut usia, suatu hal yang dapat menghasilkan tekanan serta lelah secara psikologis.

Ini dapat menyebabkan rasa terperangkap atau bersalah ketika mereka mengalami beban berat.

Memahami bahwa banyak perempuan merasakan hal yang sama bisa meringankan rasa kesepian. Konseling, mendapatkan dukungan dari lingkungan sekitar, serta menemukan kembali tujuan dalam hidup pada masa pertengahan kehidupan bisa jadi penyelesaian yang tepat.

Apabila Anda atau orang terdekat Anda menghadapi masalah tersebut, jangan sungkan untuk menemui tenaga ahli.

Tahap kehidupan tengah hidup benar-benar menghadirkan berbagai rintangan, namun hal itu pun dapat dijadikan momen bagi perkembangan pribadi serta pencarian jati diri yang lebih dalam.

(TribunSytle.com/Aris/yourtango.com)

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.